Buku Tentang Kompos

bukukompos

Pupuk organik dan kompos akhir-akhir ini mendapat perhatian banyak orang. Selain karena desakan ekonomi, orang mulai sadar akan efek negatif dari penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Pupuk organik menjadi alternatif pilihan untuk mensubsitusi pengunaan pupuk kimia. Bahan aku utama pupuk organik adalah kompos. Seiring dengan meningkatnya permintaan pupuk organik, permintaan kompos pun juga meningkat.

Buku KomposSaya juga melihat dipasaran banyak sekali beredar buku-buku yang membahas tentang kompos. Tidak kurang dari 15 judul buku sudah beredar yang membahas topik ini. Umumnya buku-buku itu diterbitkan oleh Penebar Swadaya atau AgroMedia dan sebagian oleh penerbit-penerbit kecil lainnya.

Buku-buku kompos membahas tentang kompos dan pupuk organik dari beragam sisi, misalnya ada sebuah buku yang sudah ditulis sejak tahun 80-an: Membuat Kompos. Buku ini sudah dicetak beberapa belas kali. Sebenarnya bukunya sederhana dan tidak membahas tentang kompos lebih mendalam. Tetapi buku ini cukup ringkas dan bisa dijadikan sebagai panduan awal membuat kompos.

Kemudian ada buku-buku lain yang khusus menyampaikan kompos dari sampah, kompos dari kotoran ternak, dan pembuatan pupuk organik. Setiap buku memiliki kelebihan dan kekurangannya. Ada buku yang terlalu dangkal, tetapi ada juga buku yang pembahasanya terlalu rumit dan sulit diikuti. Mungkin karena penulisnya adalah dosen.

BTW. Dengan banyaknya buku-buku ini semakin menambah kaya khasanah ilmu tentang pengomposan. Dan tentunya saya juga berharap semakin banyak orang yang membuat kompos dan pupuk organik.


Buku Komposku


About these ads

5 responses to “Buku Tentang Kompos

  1. ifan musyarief

    Mas Is yth,

    Kesuburan tanah tidak terlepas dari keseimbangan biologi, fisika dan kimia. Tanpa disadari selama ini sebagian besar pelaku tani di Indonesia hanya mementingkan kesuburan yang bersifat kimia saja, yaitu dengan memberikan pupuk anorganik seperti: urea,TSP/ SP36,KCL dan NPK secara terus menerus dengan dosis yang berlebihan.
    Pemupukan akan efektif jika pupuk yang ditebarkan dapat menambah atau melengkapi unsur hara yang telah tersedia di dalam tanah. Karena hanya bersifat menambah atau melengkapi unsur hara, bener ga mas hehehe……tolong dong dijelaskan utk hilangkan kebutuhan unsur kimia tanah yg banyak orang gunakan pupuk anorganik tsb. Bagaimana menanggulangi kekurangan unsur kimia tersebut dgn gunakan bahan yg ramah lingkungan/organik dan sejauh apa pentingnya unsur kimia tersebut.
    Trimakasih mas.

    • Pertanyaannya singkat, tetapi jawabannya perlu kuliah kesuburan tanah sebanyak 3 SKS. Kalau ada waktu saya akan tulis sedikit-sedikit. Lha wong harus mbuka-mbuka buku lagi je…
      BTW, ini Pak Polisi kok malah ngurus dunia pertanian melulu, lalu siapa yang ngurus ‘dunia hitam’? :)

  2. ifan musyarief

    Dunia hitam tdk bisa hilang selagi dunia ini masih ada hehehehe….tetapi kalau dunia pertanian kita maju, dan bisa membuka peluang kerja insya allah akan mengurangi pelaku-pelaku dunia hitam. amien….

  3. Menurut mas, apakah usaha membuat kompos organik (dgn mesin-mesin canggih yg bisa memproses kompos hanya 5 hari) msh memiliki peluang yg bagus? Mengingat kebijakan pemerintah yg mensubsidi kompos organik? Sekarang ini harga kompos organik padat sekitar Rp 500/Kg. Kompos organik cair berkisar Rp 20.00 – Rp 40.000 per botol.

    Mohon analisisnya mas. Terima kasih.

    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s