Media untuk Pertumbuhan Jamur: Media Kentang

Media yang paling umum digunakan untuk menumbuhkan jamur/kapang/fungi adalah media PDA (Potato Dextrose Agar). Bahan baku utama media ini adalah ekstrak kentang dengan penambahan sumber karbon berupa dextrose. Saat ini sudah ada media PDA instant dari Merk, tetapi harganya selangit. Terakhir aku beli tahun lalu sudah di atas rp. 1 jt/kg. Membuat PDA sendiri cukup mudah, namun gula dextrose-nya yang harganya juga lumayan mahal. Untuk penggunaan rutin pemakaian PDA cukup memakan biaya.


Oleh karena itu untuk perlu sedikit kreativitas dan modifikasi agar biaya kultur menjadi lebih mudah. Salah satu modifikasi media PDA yang sudah sering kami lakukan di laboratorium adalah dengan menganti sumber karbon dengan sumber karbon yang mudah didapat dan murah, yaitu: GULA PASIR alias Sukrosa. Kemudian untuk agarnya juga menggunakan agar teknis yang harganya relatif murah. Kalau terpaksa tidak ada juga bisa menggunakan agar Swallow yang banyak dijual di warung-warung.

Karena menggunakan sukrosa, rasanya nama media ini lebih baik diubah menjadi POTATO SUCROSE AGAR alias PSA. Berikut ini resep dan metode pembuatan media PSA.

Resep PSA:

  1. Kentang 200 gr
  2. Gula pasir 100 gr
  3. Agar 14-15 gr (tergantung pada agar yang digunakan)
  4. Aquades 1000 ml

Cara pembuatan:

  1. Kentang dikupas bersih dan dicuci,
  2. Kentang yang sudah bersih dipotong dadu kecil-kecil seperti untuk membuat sayur,
  3. Timbang kentang sebanyak 200 gr,
  4. Rebus kentang dengan aquades hingga lunak,
  5. Saring air rebusan ketang dan dimasukkan ke dalam gelas Beker.
  6. Tambahkan gula pasir sebanyak 100 gr dan diaduk (menggunakan stirer) sampai tercampur merata,
  7. Tambahkan agar sebanyak 14-15 gr,
  8. Tambahkan aquades hingga volume totalnya menjadi 1000 mL,
  9. Panaskan dengan api kecil atau suhu sekitar 100oC hingga semua agar dan gula larut,
  10. Masukkan ke dalam Labu Erlenmeyer. Perhatikan: volume media yang ditambahkan maksimal ½ dari volume erlenmeye,
  11. Tutup erlenmeyer dengan kapas dan dibungkus lagi dengan kertas atau plastik,
  12. Sterilkan media dengan autoclave pada suhu 121oC selama 15 menit,
  13. Media siap digunakan.

Media PSA merupakan media umum yang kaya seperti halnya PDA. Sejauh ini PSA bisa digunakan untuk menumbuhkan berbagai macam jamur/kapang atau fungi, antara lain: Aspergillus sp, Penicillium sp, Gonoderma sp, Pleurotus sp, Trichoderma sp, Pholiota sp, Agraily sp, Phanerochaete chrysosporium, Murcor sp, Rhizopus sp, dan yeast.

About these ads

55 responses to “Media untuk Pertumbuhan Jamur: Media Kentang

  1. ini Jamurnya untuk keperluan bidang apa ya??

    • Jamur apa aja, yang penting dari kelopok jamur. Bisa jamur merang, jamur kuping, jamur lingshi, shiitake, jamur tempe, jamur oncom, dan semua temen-temennya.

  2. waduhhh makasih sekali atas ilmunya

  3. saya mau tanya perbedaan antara Dextrose dgn Sucrose (gula pasir) itu apa?Dan berapakah nilai perbamdingannya [misal, Sucrose (gula pasir) 100gr = Dextrose ??gr]

    Trima kasih.

    • Untuk membuat media jamur ya? Saya buat sama saja, biar gampang ngitungnya. Sukrosa itu disakarida yg terdiri dari fruktosa dan glukosa. Kalau dextrosa itu polysakarida rantai pendek, monosakaridanya glukosa. Kurang lebih begitulah.

  4. klw jamur fusarium sp. sih gmna????

  5. KAYANYA BAGUS UNTUK JUDUL PENELITIAN YA????? MEMBEDAKAN PERTUMBUHAN JAMUR YANG MENGGUNAKAN DEXTROSE DAN SUKROSA…….MAKASIH BANYAK TUK INFONYAN…

  6. mohon bantuan’a bwt tugas saya..
    maksud dari kentang PDA dan NA oxoid ap y?
    dan mngapa PDA cocok untuk pertumbuhan kapang,zat ap yg trkandung dlm PDA?
    trma kasih,mudah”n say mndapat jwbn’a dsini..

    • PDA singkatan dari Potato Dextrose Agar. Sedangkan NA singkatan dari Nutrien Agar. Oxoid nama perusahaan yang memproduksinya. PDA dan NA adalah media umum bisa untuk menmbhkan kapang dan bakteri. PDA dan MEA umum digunakan untuk menumbuhkan kapang/jamur.

  7. Dextros buatan luar negeri sehingga harganya amit2. Tapi kalau gula pasir banyak dibuat di jember oleh PG semboro dari tebu yang ditanam petani Indonesia. Gitu aja kok repot……….
    Tahx infonya.

  8. infonya bagus bgt ini. makasih ya
    saya mw coba buat dari produk lokal. karena selain murah juga secara tidak langsung membantu para petani untuk sesuap nasi

  9. terimakasih,,

  10. Assalammualaykum Pak, boleh minta tolong alternatif media pertumbuhan bakteri contoh Agar broth, dll.. yang murah meriah dan dapat mudah dipasaran bagaimana cara menyusunnya ??

  11. Assalammualaykum

    pak saya mau tanya, untuk menghomogenkan media / mikroorganisme.. yang paling baik.. antara penggunaan magnetic stirrer dengan rotary shaker bagusan mana hasilnya… ada perbedaan, apa sama saja ….kualitas produk yang dihasilkan bagaimana ??

    terima kasih …

  12. Assalammualaykum

    pak saya mau tanya, untuk menghomogenkan media / mikroorganisme.. yang paling baik.. antara penggunaan magnetic stirrer dengan rotary shaker bagusan mana hasilnya… ada perbedaan, apa sama saja ….kualitas produk yang dihasilkan bagaimana ??

    terima kasih …

  13. maaf terlewat :: saya bermaksud membuat kultur gojlok (shaked culture)..

  14. pak, mau tanya nih. apa PSA ini bisa untuk menumbuhkan metarhizium dan beauveria?

  15. Bagaimana membuat jamur fusarium sp. hidup dalam kemasan cairan, tolong dijelaskan caranya bagaimana, Pak? Terimakasih.

  16. Bagaimana cara mengembang-biakkan jamur Fusarium sp. dan disimpan dalam kemasan cair. Tolong petunjuknya, Pak. Terimakasih.

  17. asslmkm
    pak saya mau bertanya apakah PSA bagus untuk menumbuhkan jamur fusarium sp.
    apakah bisa kita ganti gula merah dengan gula pasir.
    terimakasih

  18. selamat siang,
    pk saya mau tanya, kalau tidak ada autoclave untuk mensterilkan hal tsb diatas penggantinya dengan menggunakan apa, berapa lama dan dengan temperatur berapa?, trims atas jawabannya

  19. salam Mas. mau nanya kalau media PSA nya sudah jadi dan di masukan jamur Fusarium SP. berapa lama perkembang biakan nya sebelum digunakan? terima kasih.

  20. salam Mas, untuk inokulasi pohon gaharu Mas.

  21. pak, mau tanya . saya sudah beli promi. kan ada simbol P,T,dan A . kata bapak yang ada jamur pelapuk putih simbolnya P, kita mau ambil jamur pelapuk putihnya pak. Cara ngambil jamurnya gimana pak ?

  22. Bergagi memang sangat baik.mau tanya apa anda pwrnah mengunakan pda cair tanpa mengunakan agar2.lalu mwngunakan shaker?

  23. trimakasi atas ilmu yg anda berikan
    bagi sy pribadi sangat bermanfaat,.

  24. mau tanya pak klau kentang,kta ganti dengan ubi jalar atau singkong kira kira bisakah?
    Sy mau buat jamur fusarium sp,
    untuk sy coba buat sendiri inokulum gaharu.

    • Media ini diciptakan oleh orang barat yg banyak makan kentang. Di sana tidak ada ubi jalar atau singkong. Terus terqng aya belum pernah mencobanya, tapi ini ude yang menarik dan bisa dicoba. Siapa tahu berhasil. Apalagi untuk jamur asli Indonesia.

  25. malm pak.mau taya saya kan coba untuk membuat kultur jaringan mirni..dgn media pda dgn koposisi kntang gula dan agar..di lakukan seteril..tp untuk hasil hasil tdk menjalar atau merata pd mediaya

  26. kira2 yang kurang apa y..

  27. Kalo untuk perbnyakan tricoderma cair gmna caranya pak?

  28. mlm pak..mau naya..knpa setiap bkn psa setelah brapa hari ada sperti lendir warna putih susu..dan ekplan d tumbui mesilium..tapi tidak menumbui psa tsbt..yang kurang apa..tlg informasiya

  29. makasih..banget informasiya smoga makin sukses untuk bpk

  30. Berarti media ini bisa berfungsi untuk penumbuhan jamur walau tampa agar ya pak?

  31. mlm pak..mau naya klo psa yang sudah d sterisasi dgn panci presto..maksimal pemdinginan sampai media psa kras brapa hari pak

  32. maaf mas aya mau tanya, kira2 kalau pake media psa akan ada bakteri kontaminan tidak? yang saya bungungkan, jamur bisa tumbuh pada media tersebut kalau bakteri tidak tumbuh kan berarti dalam kentang ada zat penghambat untuk bakterinya? kira2 zat apa ya mas yang ada di dalam kentang sehingga bakterinya tidak tumbuh? sebelumnya terima kasih mas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s