Tip Produksi Pupuk Organik Granul (POG): Agar Granul Seragam & Sedikit yg Rejek

Praktek granulasi POG

Praktek granulasi POG

Membuat pupuk organik granul (POG) gampang-gampang susah. Apalagi menggunakan pan granulator, membuat POG sebenarnya sangat mudah. Namun, demikian membuat granul dengan pan granulator perlu keahlian plus perasaan.

Buku Pupuk Organik GranulPOG yang baik seharusnya ukurannya seragam dan bulat sempurna. Seringkali bentuk granul penjol-penjol dan banyak yang besar-besar. Tingkat kegagalan juga harus tinggi. Granul yang rejek yang baik di bawah 10%, yaitu granul yang terlalu besar atau granul yang terlalu kecil. Granul yang kecil-kecil bisa langsung dikembalikan ke pan granulator untuk dibuat granul kembali. Sedangkan granul yang besar-besar perlu dihaluskan kembali sebelum masuk ke dalam pan granulator.

granulasi pupuk organik

Granulasi POG

Berikut ini ada beberapa tip agar ukuran granul seragam dan tidak banyak yang rejek.

1.Tingkat kehalusan bahan baku harus dijaga. Bahan baku POG, seperti kohe, pukan, kompos, dan lain-lain sebaiknya di ayak terlebih dahulu dengan ayakan 3 mm. Sehingga kerikil-kerikil atau gumpalan bahan tidak masuk ke dalam pan granulator. Kerikil atau gumpalan bahan ini akan menjadi inti granul pada saat granulasi dan ukurannya bisa besar-besar sekali.
2.Bahan harus tercampur merata. Jadi pada saat pencampuran bahan harus diupayakan semerata mungkin. Campuran yang tidak merata bisa menyebabkan proses granulasi tidak sempurna. Ada bahan yang cepat tergranulasi dan ada juga bahan yang sulit atau bahkan tidak bisa menggranul. Bahan yang cepat tergranulasi akan menjadi besar-besar. Dan bahan yang sulit tergranulasi akan menjadi granul yang kecil-kecil atau serbuk.
3.Air yang digunakan untuk granulasi diupayakan bisa disemprotkan secara merata dan kecil. Tidak mengocor terus. Air (bisa juga larutan molases untuk perekat) yang mengocor besar akan membuat granul berukuran besar-besar. Ini sering terjadi pada POG yang menggunakan molases sebagai perekat. Konsentrasi molases juga bisa menyebabkan ukuran granul tidak seragam. Granul yang terbentuk duluan akan terus membesar dan membesar jika tidak segera keluar dari pan granulator.
4.Upayakan agar bahan-bahan pupuk organik tidak menempel di dinding pan granulator. Pada saat proses granulasi sering terjadi bahan-bahan menempel pada plat pan granulator. Bahan-bahan yang menempel ini harus dijaga (dengan menggunakan sekop) agar tidak terus menempel. Ketika bahan yang menempel sudah menebal dan dikeruk dengan sekop, ukuran bahan menjadi besar-besar dan membuat granul yang besar-besar juga.
5.Atur tingkat kemiringan dan kecepatan pan granulator agar menghasilkan granul yang terbaik. Tingkat kemiringan yang terlalu tegak akan menyulitkan bahan untuk menggranul. Sedangkan yang terlalu landai akan membuat granul menjadi berukuran besar dan kurang padat. Putaran pan yang terlalu cepat juga menyebabkan bahan sulit menggranul atau ukuran granulnya terlalu kecil. Jika putaran terlalu lambat, proses granulasi akan berjalan lambat dan ukuran granulnya tidak seragam.
6.Operator pan granulator. Orang atau pekerja yang membuat granul dengan pan granulator sebaiknya orang yang sudah terlatih dan terampil. Bagian ini sangat krusial sekali. Pekeerja yang tidak terampil bisa menyebabkan produktifitas tidak mencapai target dan bentuk granul yang tidak seragam dan banyak yang rejek.


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

About these ads

2 responses to “Tip Produksi Pupuk Organik Granul (POG): Agar Granul Seragam & Sedikit yg Rejek

  1. terima kasih atas tips-tipsnya. Mas Isroi, saya juga minta izin untuk download buku mengenai POG-nya.

  2. Mas Isroi yth, sangat informatif tips bpk sangat membantu pemahan. Sy akan mempelajari lebih lanjut. Terima kasih

    !achrul Chairi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s