Hormon Tanaman: Giberelin

Sejarah Singkat Giberelin

giberelin hormon tanaman zptSejarah giberelin sedikit unik. Awal mulanya giberelin ditemukan oleh Eiichi Kurowasa, orang Jepang, pada tahun 1926. Pada tahun itu Pagerang Diponegoro sedang giat-giatnya berperang melawan penjajah londo. Kurosawa sebenarnya sedang meneliti tentang penyakit aneh pada padi yang disebut ‘bakane’. Padi yang terserang penyakit ini tumbuh membesar tidak normal. Batang dan daunnya membesar dan memanjang. Kurosawa berhasil mengisolasi jamur penyebab penyakit ini yang dinamakan Giberrella fujikori. Ketika jamur ini diinfeksikan ke tanaman yang sehat, tanaman yang sehat memperlihatkan gejala itu. Ya…mengikuti postulat Koch yang terkenal itu.

Kurang lebih satu dasawarsa kemudian penelitian ini dilanjutkan oleh Yabuta dan Hayashi tahun 1939. Kedua orang jepang ini melangkah lebih maju dan berhasil mengisolasi kristal protein yang dihasilkan oleh Giberrella fujikori. Kristal ini bisa menstimulasi pertumbuhan akar kecambah.

Setelah perang dunia ke dua, pada tahun 1951 Stodola dan teman-temannya melanjutkan penelitian ini dan menemukan ‘Giberelin A’ dan ‘Giberelin X’. Hasil penelitian selanjutnya ditemukan varian dari giberelin, yaitu GA1, GA2, dan GA3. Pada saat yang hampir bersamaan dilakukan penelitian juga di Laboratory of the Imperial Chemical Industries di Inggris. Dari penelitian ini juga ditemukan GA3. Selanjutnya nama Gibberellic acid disepakati oleh kelompok peneliti itu dan populer hingga jaman sekarang.

Saat ini telah ditemukan tidak kurang dari 126 macam giberelin. Giberelin diberi nama dengan GAn….., diurutkan berdasarkan urutan ditemukannya senyawa giberlin tersebut. Giberelin yang ditemukan pertama kali adalah GA3.

Karakteristik Kimia Giberelin

Semua giberelin yang ditemukan adalah senyawa diterpenoid. Semua kelompok terpinoid terbentuk dari unit isoprene yang memiliki 5 atom karbon (C). Unit-unit isoprene ini dapat bergabung menghasilkan monoterpene (C-10), sesqueterpene (C-15), diterpene (C-20), dan triterpene (C-30). Asam diterpenoid disintesis melalui jalur terpenoid dan dimodifikasi di dalam retikulum endoplasma dan sitosol sampai menjadi senyawa yang aktif.

Semua molekul giberelin mengandung ‘Gibban Skeleton’. Giberelin dapat dikelompokkan mejadi dua kelompok berdasarkan jumlah atom C, yaitu yang mengandung 19 atom C dan 20 atom C. Sedangkan berdasarkan posisi gugus hydroksil dapat dibedakan menjadi gugu hidroksil yang berada di atom C nomor 3 dan nomor 13.

Penelitian lebih lanjut juga menemukan beberapa senyawa lain yang memiliki fungsi seperti giberelin tetapi tidak memiliki ‘Gibban Skeleton’.

giberelin GA1
Struktur GA1 (sumber: wikipedia)

asam giberelin
Struktur GA3 (sumber: wikipedia)

ent-gibberellane
Struktur Ent-Gibberellane (gibbal skeleton) (sumber: wikipedia)

Fungsi Fisiologis Giberelin

Fungsi giberelin pada tanaman sangat banyak dan tergantung pada jenis giberelin yang ada di dalam tanaman tersebut. Beberapa proses fisiologi yang dirangsang oleh giberelin antara lain adalah seperti di bawah ini(Davies, 1995; Mauseth, 1991; Raven, 1992; Salisbury dan Ross, 1992).

  • Merangsang batang dengan merangsang pembelahan sel dan perpanjangan.
  • Merangsang lari / berbunga dalam menanggapi hari panjang.
  • Breaks dormansi benih di beberapa tanaman yang memerlukan stratifikasi atau cahaya untuk menginduksi perkecambahan.
  • Merangsang produksi enzim (a-amilase) di germinating butir serealia untuk mobilisasi cadangan benih.
  • Menginduksi maleness di bunga dioecious (ekspresi seksual).
  • Dapat menyebabkan parthenocarpic (tanpa biji) pengembangan buah.
  • Dapatkah penundaan penuaan dalam daun dan buah jeruk.
  • Genetik Dwarsfism

Penjelasan singkat dari masing-masing fungsi fisiologis tersebut.

Pembungaan
Peranan giberelin terhadap pembungaan telah dibuktikan oleh banyak penelitian. Misalnya penelitian yang dilakukan oleh Henny (1981), pemberian GA3 pada tanaman Spathiphyllum mauna. Ternyata pemberian GA3 meningkatkan pembungaan setelah beberapa minggu perlakuan.

Genetik Dwarsfism
Genetik Dwarsfism adalah suatu gejala kerdil yang disebabkan oleh adanya mutasi genetik. Penyemprotan giberelin pada tanaman yang kerdil bisa mengubah tanaman kerdil menjadi tinggi. Sel-sel pada tanaman keril mengalami perpanjangan (elongation) karena pengaruh giberelin. Giberelin mendukung perkembangan dinding sel menjadi memanjang. Penelitian lain juga menemukan bahwa pemberian giberelin merangsang pembentukan enzim proteolitik yang akan membebaskan tryptophan (senyawa asal auksin). Hal ini menjelaskan fonomena peningkatan kandungan auksik karena pemberian giberelin.

Pematangan Buah
Proses pematangan ditandai dengan perubahan tekture, warna, rasa, dan aroma. Pemberian giberelin dapat memperlambat pematangan buah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aplikasi giberelin pada buah tomat dapat memperlambat pematangan buah. Pengaruh ini juga terlihat pada buah pisang matang yang diberi aplikasi giberelin.

Perkecambahan
Biji/benih tanaman terdiri dari embrio dan endosperm. Di dalam endoperm terdapat pati yang dikelilingi oleh lapisan yang dinamakan ‘aleuron’. Pertumbuhan embrio tergantung pada ketersediaan nutrisi untuk tumbuh. Giberelin meningkatkan/merangsang aktivitas enzim amilase yang akan merubah pati menjadi gula sehingga dapat dimanfaatkan oleh embrio.

Stimulasi aktivitas kambium dan xylem
Beberapa penelitian membuktikan bahwa aplikasi giberelin mempengaruhi aktivitas kambium dan xylem. Pemberian giberelin memicu terjadinya differensiasi xylem pada pucuk tanaman. Kombinasi pemberian giberelin + auksin menunjukkan pengaruh sinergistik pada xylem. sedangkan pemberian auksin saja tidak memberikan pengaruh pad xylem.

Dormansi
Dormansi dapat diistilahkan sebagai masa istirahan pada tanaman. Proses dormansi merupakan proses yang komplek dan dipengaruhi banyak faktor. Penelitian yang dilakukan oleh Warner menunjukkan bahwa aplikasi giberelin menstimulasi sintesis ribonuklease, amulase, dan proteasi pada endosperm biji. Fase akhir dormansi adalah fase perkecambahan, giberelin perperan dalam fase perkecambahan ini seperti yang telah dijelaskan di atas.

Sumber: http://www.plant-hormones.info/, Wikipedia, dll

Info hormon tanaman hubungi Manto: 085643907204 atau klik di sini Giberelin

About these ads

15 responses to “Hormon Tanaman: Giberelin

  1. mas isroi, giberelin yg mas produk ini organik apa sintetik ya? mohon pencerahannya. terima kasih.

  2. Kang, ada gak formulasi untuk mencampur hormon tanaman dgn poc, perbandingan yg tepat. kalo formulasinya gak tepat apa ada pengaruh negatif krn tidak seimbang.

  3. Kepada yth mas isroi
    nama saya bu ida, bisakah saya dibantu untuk dikirim penjelasan dengan gambar mekanisme GA3 ini yang diberikan ke tanaman bawang merah ubtuk dapat meningkatkan bunga bawang merah , tentag hasl penelitian atau mungkin dari pengalaman produk GA 3, kemudian jika kita pesan berapa hari dan ongkos kirim berapa
    Terima kasih

  4. assalmualaikum…
    bagaimn aplikasi yang tepat perkecambahan biji menggunakan giberellin..
    terimakasih

  5. Assalamualaikum WR. WB. Mohon bimbingannya Pak Isroi,
    Bisakah Pupuk Organik Cair dioplos dengan Pupuk Daun Kimia seperti KNO ato Multi KP untuk penyemprotan Cabe ato Tomat.
    Trimakasih dan semoga Alloh SWT membalas kemuliaan hati Pak Isroi.

  6. assalamualikum..
    pohon kelapa sawit usia tiga tahun, apabila diberikan giberelin, apakah pertumbuhan batangnya akan cepat meninggi?
    berapa minggu ,baru bisa kelihatan hasilnya?
    bila dosisnya di tinggikan, what gonna happen to it?
    thanks

  7. Aplikasi ga3 untuk memacu pertumbuhan tanaman padi bekas gigitan tikus,kira2 bisa tumbuh serempak lagi nggak mas??tks.

  8. assalamualaikum, mas mau nanya kl giberelin bisa juga dipake buat tanaman air g?

    tq

  9. Mas isroi apakah giberelin GA3 Bsa untuk merangsang pembungaan tanaman cabai dan brp hari reaksinya. Kalo pesan harganya brp?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s