Category Archives: Kuliner

Catatan Kuliner: Sop Buntut Mbak Par Bogor

Makan sop buntut Mbak Par bareng sastrawan yang berbaju Polisi :)

Makan sop buntut Mbak Par bareng sastrawan yang berbaju Polisi :)

Sop buntut adalah menu makanan yang selalu mengundang selera. Dari semua sop buntut yang pernah saya cicipi, sop buntut paling top menurut saya adalah Sop Buntutnya Mbak Par Bogor. Tepatnya di belakang Plasa Pranganggo (dulu Internusa) jalan Pajajaran, Bogor.
Continue reading

About these ads

Catatan kuliner: RM Lestari Gombong-Kebumen

RM Lestari di Gombong-Kebumen. Selalu ramai.

RM Lestari di Gombong-Kebumen. Selalu ramai.

Mencari warung/rumah makan di perjalanan susah-susah gampang. Terutama jika kita tidak mengenal daerah itu, bisa salah masuk ke warung makan yang mahal dengan rasa alakadarnya. Sama seperti jika kita naik bis malam atau travel, menu masakannya banyak yang dipaksakan masuk ke mulut.

Saya termasuk sering lewat jalur pantura (pantai utara) atau pansel (pantai selatan) jawa menggunakan angkutan umum (bis atau travel). Jadi sering juga makan di warung-warung langanan bis atau travel ini. Salah satu rumah makan yang masakannya enak dan bikin ketagihan adalah RM Lestari di Gombong-Kebumen, Jateng. RM ini ada di jalur pansel.
Continue reading

Kuliner Soto di Jambon Magelang

Penjual soto banyak ditemui di sekitar Jambon Jl. P. Diponegoro Magelang. Tidak kurang dari enam warung soto ada di sepanjang jalan ini. Meskipun letak warung-warung ini berdekatan, namun warung ini laris. Mereka punya pelanggannya sendiri-sendiri.

Ketika saya kecil dulu, sekitar tahun 80-an, hanya ada satu penjual soto yang mangkal di Jambon jl. Diponegoro ini. Tepatnya persis di trotoar depan hotel Pringgading Jambon. Nama penjualnya Pak Sarju. Pagi hari setelah subuh, Pak Sarju sudah mendorong gerobaknya dari kampung Bayeman ke depan hotel Pringgading. Pelanggannya kebanyakan ibu-ibu yang membelikan soto untuk sarapan anaknya sebelum berangakat sekolah, atau bapak-bapak yang sarapan pagi sebelum pergi ke tempat kerja.

Gerobak soto ini semakin laris. Kemudian Pak Sarju membuka tenda di lahan kosong seberang hotel Pringgading ini yang dekat dengan perempatan Jambon. Tempatnya lebih luas dan bisa lebih banyak diletakkan kursi dan meja. Entah kapan persisnya, Pak Sarju yang sudah tua meninggal. Usahanya ini diteruskan oleh anaknya, Pak ….. dan menempati di tempat yang sama. Salah seorang pembantu Pak Sarju, yaitu Pak No, kemudian juga membuka gerobak sotonya sendiri. Pak No, ini berjualan di jl. Merbabu yang letaknya kurang dari 50 m dari tempat Pak Sarju.

Waktu terus berlalu, entah sejak kapan mulainya, warung soto di jambon ini semakin banyak. Di sebelah timur perempatan Jambon ada warung soto Pak Trimo, letaknnya juga kuran dari 50 meter dari warung sotonya Pak Sarju. Kemudian di dekat lapangan gladiool juga dibuka satu warung soto. Kini setelah gladiool disulap jadi real estate, warung soto ini pindah ke singoranom. Warung soto Pak No juga kemudian pindah beberapa kali mencari tempat yang lebih luas, dan kini mangkal di SMUN 1 Magelang dekat dengan Taman Kyai Langgeng. Warung soto yang lain buka di krekopan dekat kantor kelurahan Magelang.

Dari sekian banyak warung soto itu, soto Pak ….. dan Soto Pak Trimo adalah yang paling banyak pelanggannya. Setiap pagi banyak mobil atau motor parkir di sekitar warung soto. Kebanyakan mereka makan untuk sarapan. Warung soto ini biasanya buka dari pagi hingga jam 10 atau 11 siang saja.

Soto di Jambon Magelang ini adalah soto ayam dengan kuah bening. Soto Magelang lebih mirip dengan soto ayam Kudus. Sotonya terdiri dari bihun putih, kecambah, suwir-suwiran daging ayam, dan perkedel. Pak …. dan Pak No memakai perkedel dari ketela atau kimpul. Sedangkan Pak Trimo menggunaka perkedel kentang. Di meja makan disediakan juga sate ayam atau sate usus, tersedia juga ada juga gorengan tempe atau tahu.

Sarapan soto memang segar dan nikmat. Silahkan menikmati soto kota Magelang.

Jajanan Ndeso di Pasar Tukangan Magelang

isroi_kuliner_tukangan-1

Jenang Blendung, gempol, tiwul, gatot, lopis, biji jali-jali, gendar, ketan, jenang jewawut, jenang kacang ijo kupas, jenang candil, coro bikan, semua jajanan ‘ndeso’ ini bisa dijumpai di pasar Tukangan Magelang. Meskipun pasar ini kecil, dan berada di gang tukangan, tapi ramai sekali. Pasarnya bersih, tdk bau, dan barang-barang yang dijual berkualitas.

Orang luar Magelang mungkin tidak akan mengira jika di balik gang di gapura ini ada pasar yang cukup ramai. Meskipun tempatnya di lorong sempit dan tidak terlalu besar, di dalam pasar ini dijual jajanan ‘Ndeso’ yang mengoyang lidah.
Sekilas dari luar gapura ini tidak jauh beda dengan gapura di gang-gang lain. Di balik gapura inilah terletak ‘Pasar Tukangan’ Magelang. Posisinya di tengah kota di daerah Pecinan (Pecinaan). Daerah ini memang dikenal dengan nama pencinan, karena memang mayoritas warganya adalan para keturuanan cina. Seperti daerah pecinaan yang lain, banyak toko-toko di wilayah ini.

isroi_kuliner_tukangan-1-11

Lebar gang ini hanya sekitar 2 meter. Sempit. Tetapi begitu masuk ke gang ini di kedua sisinya banyak penjual yang menjajakan dagangannya. Panjang lorong ini tidak terlalu panjang, mungkin sekitar 100 – 150 meter saja. Meskipun begitu, para pedagang sudah berjejalan mulai dari satu ujung ke ujung yang lain. Hampir semua barang kebutuhan sehari-hari bisa ditemukan di pasar ini. Mulai dari sayuran, buah-buahan, daging, ayam, jamu, ikan, bahkan daging babi pun banyak yang jual. Meskipun kecil, barang-barang yang dijual di pasar ini berkualitas baik. Maklum para pembelinya adalah encik-encik yang berkantong tebal. Pokoknya barang dagangannya pilihan. Harganya pun menyesuaikan dengan kualitasnya.

isroi_kuliner_tukangan-1-6

Kadang-kadang saya mengantar istri ke pasar. Jika di pasar-pasar lain biasanya saya hanya menunggu di luar, tapi kalau di pasar Tukangan saya sering ikut masuk ke pasar. Alasannya karena di pasar ini jajanan pasarnya enak-enak. Jajanan yang mungkin sudah jarang ditemui di tempat lain, di pasar ini bisa ditemukan.


Jenang Blendong

isroi_kuliner-1-6

Jenang blendong adalah jajanan pasar yang dibuat dari jagung putih lokal dituangi dengan jenang beras putih manis. Jagungnya adalah jagung lokal yang pulen. Jagung ini ditaburi parutan kelapa dan sedikit garam. Rasanya gurih enak. Rasanya semakin lengkap setelah dicampur dengan rasa manis dari jenang beras putih. Mak Nyus tenan…….

isroi_kuliner_tukangan-1-9
Continue reading

Kuliner Khas Pati; Sego Gandul Gajah Mati & Soto Kemiri

Setiap daerah memiliki masakan khas yang bisa mengoyang lidah, termasuk Pati, kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah. Pati memiliki kuliner khas yang tidak ditemukan di kota-kota lain, yaitu: Soto Kemiri dan Nasi Gandul Ds Gajah Mati.

Sego Gandul Gajah Mati

Sego Gandul Gajah Mati

Sego Gandul dari desa Gajah Mati, kuliner khas Pati

Namanya Sego Gandul, tapi jangan terkecoh dengan namanya. ‘Gandul’ dalam bahasa jawa artinya adalah buah pepaya, sedangkan ‘sego’ artinya adalah nasi. Namun sego gandul bukanlah nasi pepaya. Sego Gandul adalah nasi yang diberi masakan daging kuah.

Daging sapi yang telah dibubui dan dimasak tersedia di meja dengan berbagai pilihan, seperti empal, kulit, hati, lidah, paru, dan telur rebus. Daging-daging dan telur itu telah direbus dengan bumbu yang menurut saya seperti bumbu bacem. Pembeli memilih daging mana yang disukai. Daging pilihan itu akan dipotong-potong dengan gunting, diletakkan di atas nasi putih, diberi kecap manis, bawang merah goreng, dan sambel kalau suka pedas. Kuahnya adalah kuah santan yang sangat kental berwarna coklat kemerahan, seperti kuah gulai atau coto makasar. Kuah ini nikmat dengan rasa kaldu sapi yang dibuat dengan merebus lemak, tulang, tulang kaki atau kikil. Kuah kental itu diguyurkan ke atas nasi dan potongan daging tadi.

Piring tempat makannya diberi lapisan selembar daun pisang. Daun pisang ini memberi citarasa yang khas pada sego gandul. Makannya bisa menggunakan sendok logam atau sendok daun pisang alias ‘suru’. Daun pisang disobek beberapa centi lebarnya, kemudian dilipat dan ditekuk sedemikian rupa sehingga bisa untuk menyendok nasi.

Sego Gandul memiliki citarasa asli Jawa Tengah yang terkenal gurih dan manis. Kuahnya yang kental menambah kuat rasa dagingnya. Sego gandul sangat nikmat dimakan dalam kondisi panas dan dipadu dengan tempe goreng atau krupuk.

Warung sego gandul biasanya diberi embel-embel tulisan ‘Asli Gajah Mati’. Memang sego gandul ini berasal dari Ds Gajah Mati, salah satu desa di sisi timur kota Pati yang dekat dengan terminal bis. Di pingir-pingir jalan desa ini memang banyak dijumpai warung sego gandul. Kini warung sego gandung tidak hanya ada di desa Gajah Mati. Warung sego gandul hampir bisa ditemui di semua ruas jalan kota Pati, terutama ruas jalan utama. Jika Anda kebetulan sedang lewat kota Pati via jalur pantura, rasanya kurang afdhol jika tidak mampir makan sego gandul.
Continue reading

Informasi Tempat Membeli Kue kering dan Cemilan Grosir Murah untuk Lebaran di Magelang Jawa Tengah

Menyambut hari raya lebaran biasanya orang menyediakan banyak makanan kue kering dan cemilan untuk suguhan tamu. Di toko dan supermarket memang banyak menyediakan kue-kue kering untuk lebaran. Namun harganya cukup tinggi. Kalau Anda membutuhkan banyak kue kering untuk persediaan lebaran alangkah baiknya jika membeli di toko-toko grosir. Harganya cukup miring dan kualitasnya tidak kalah dengan kualitas kue yang dijual di supermarket.

Ada beberapa tempat penjualan kue kering grosir yang harganya cukup murah. Pertama adalah di Toko Aneka yang ada di sablongan Magelang. Toko ini cukup terkenal di kota Magelang. Letaknya di dekat KSD sebelum pasar. Di toko ini Anda akan melihat banyak sekali kaleng dan stoples kue-kue kering yang bermacam-macam dengan harga relatif murah.

Grosir kue kering dan cemilan magelang jawa tengah

Grosir kue kering dan cemilan di Magelang jawa tengah


Continue reading

Bermacam-macam Kuliner Jajanan Jenang di Magelang Jawa Tengah

This slideshow requires JavaScript.

Jajanan jenang mungkin bisa ditemukan di mana-mana, tetapi di Magelang ada warung yang menyediakan jenang yang unik dan nikmat. Lokasinya di dekat pasar Tukangan Magelang, ada warung jenang yang berjualan di emperan toko di atas trotoar jalan. Jenang yang dijual di warung ini bervariasi, unik, dan rasanya nikmat. Jenang yang dijual di warung ini antara lain adalah: jenang candil, jenang ketela, jenang mutiara, jenang kacang ijo kupas, jenang sagu ambon, dan yang paling unik adalah jenang jewawut.

Kalau kebetulan Anda sedang lewat kota Magelang dan suka mencoba kuliner, rasanya tidak rugi kalau mampir sejenak di warung jenang ini. Tidak sulit menemukan warung jenang ini. Letaknya di tengah kota. Jika Anda dari arah Semarang, langsung saja melalui jalur utama lewat jalan Pemuda (pusat pertokoan kota Magelang), sebelum pasar gede Magelang ada pertigaan ke kanan menuju pasar tukangan. Di perempatan pasar tukangan belok ke kanan sedikit. Jika Anda dari arah Yogyakarta atau Purworejo, jalan terus melalui jalan utama sampai ke pasar gede Magelang. Dari pasar gede belok ke kiri, sebelum RSU Magelang di pertigaan pertama belok ke kanan terus sampai ke perempatan pasar tukangan. Warung jenang ini tidak jauh dari perempatan pasar tukangan.
Continue reading

Gulai Kepala Salmon

image

Masih segar dalam ingatan saya waktu makan di RM Padang Pagi Sore di Palembang. Salah satu menu favorit saya adalah gulai kepala kakap. Satu piring berisi satu kepala, sudah cukup memenuhi isi perut. Meskipun hanya bagian kepala, tapi dagingnya banyak sekali. Makannya pun mesti sabar dan pakai tangan, ‘sendok alami’ karunia Allah.

Nah, di Göteborg tidak ada yang namanya ikan kakap. Memang sih di sini dekat laut dan banyak yang jual ikan, namun harganya itu ….minta amphyunnn….. Salah satu makanan ikan yang mewah adalah ikan Salmon. Dagingnya yang merah segar rasanya nikmat sekali. Ikan salmon di makan mentah tanpa di masak. Dagingya dipotong tipis-tipis. Daging salmon biasa dimakan dengan kentang, menu tambahan baquete, atau susi.

Continue reading

Ayam Bakar Mbah Saliyan, Resep Rahasia Keluarga

ayam bakar mbah saliyan

Resep ayam bakar sudah banyak sekali, tetapi rasanya tidak ada yang seperti resepnya Mbah Saliyan. Resep keluarga yang sudah jarang dipraktekkan. Rasanya enak banget.

Resep ini adalah resep rahasia keluarga istriku. Nenek kami tinggal di kampung saliyan, karena itu kimi sering memanggilnya Mbah Saliyan. Mbah Saliyan punya resep ayam bakar yang sangat nikmat. Ayam bakar ini hanya disajikan di acara-acara spesial saja dan selalu jadi sajian favorite keluarga, seperti awal Ramadhan, lebaran, atau acara kumpul-kumpul keluarga.

Mbah Saliyan sudah lama sekali meninggal. Tidak banyak yang ditinggali resep ayam bakar ini. Salah satu anak/cucu yang masih punya catatan resep Mbah Saliyan adalah bapak mertuaku. Bapak masih menyimpan sobekan kertas berisi tulisa tangan resep rahasia ini. Biasanya, puasa hari pertama, kami akan meraktekkan lagi resep rahasia keluarga ini.

ayam bakar mbah saliyan
Continue reading

Resep Rahasia Membuat Daun Pepaya Tidak Terasa Pahit

Waktu itu saya sedang melakukan acara bakti desa. Kami tinggal di desa selama beberapa hari untuk saling berbagi pengalaman dengan petani di desa. Kami menginap di rumah salah satu penduduk desa. Suasana pedesaan yang tenang dan asri.


Continue reading