Yang Kesasar
- 3,656,207 hits
Choose Your Language
Cari di sini
- Buku Tamu
Silahkan isi buku tamu, agar saya tahu Anda pernah berkunjung. Klik di sini, atau Follow @Isroi Be My Friend on Facebook
Follow me on Twitter
- Dasar hukum KPK sita harta LHI dipertanyakan | SINDOnews nasional.sindonews.com/read/2013/05/2… #SINDOnews 19 hours ago
- KPK wajib jelaskan ke publik alasan sita harta LHI | SINDOnews nasional.sindonews.com/read/2013/05/2… #SINDOnews 19 hours ago
- Portrait series: abah #photography #portrait #people goo.gl/ssYhi http://t.co/vi0Qx3BwMT 19 hours ago
- Biodecomposer Bioethanol Biofertilizer Biofuel Download Fotografi Göteborg Jamur Jerami Kompos Komputer Kuliner Lignoselulosa Limbah Perkebunan Literatur MS PowerPoint MyFamily MyPoems MyResearch OpenOffice Organik Pestisida Nabati PROMI Pupuk Pupuk Organik Cair Pupuk Organik Granul Sampah Tikus Uncategorized Unik
-
Recent Posts
Kategori
Archives
Pustaka
- ASM
- Bank Pengetahuan Padi
- Bioresources
- Biotechnology for biofuel
- Canadian Journal of Microbiology
- Cari PDF
- Cellulosic Ethanol
- DocStroc
- Elseiver
- Fermentasi
- Fermentasi 2
- Gudang Ebooks
- Japan Society for bioscience
- JBC
- Journal Biological Chemistry
- Kelapa Sawit
- Lignin by Lundquist
- MDPI
- Mycologia
- National Agricultural Library
- NCBI
- Proquest
- PubMed
- Pustaka Biofuel
- Pustaka Gratis
- Science Direct
- springerlink
- Teori Distilasi
- USDA Library
Category Archives: Uncategorized
Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Kompos, Literatur, MyBooks, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Uncategorized
Tagged cair, Organik, padi, pangan, petani, Pupuk, sayuran, tanaman
Kompos Jerami, solusi bagi petani Indonesia
Artikel terkait: Presentasi Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Jerami, Kompos, Lignoselulosa, Limbah Perkebunan, Literatur, MyBooks, Organik, Pupuk, Uncategorized
Tagged gapoktan, jerami, Kompos, Organik, padi, petani, poktan, PROMI, Pupuk, subsidi
Mulai Membaca Lagi
Entahlah. Mungkin karena aku sudah jenuh dengan bacaan jurnal-jurnal ilmiah yang seperti membuatku berputar-putar setiap membacanya, atau mungkin karena mataku terasa nanar setiap kali membaca ulang draft tulisanku, kini aku mulai membaca hal-hal lain. Aku kini rajin datang ke perpustakaan kecil di kotaku, sekedar duduk-duduk membaca majalah atau buku-buku lusuh di sana.
Aku mencoba untuk mengalihkan pikiranku dengan draft tulisan yang sudah aku kerjakan beberapa bulan ini. Aku mecoba melupakannya untuk sejenak dan mengendapkan semuanya ke bagian paling dasar di dalam otakku. Aku melakukan ini agar ketika aku membaca draft tulisanku itu lagi, aku seperti membaca tulisan orang lain. Agar aku bisa melihat semua kesalahan-kesalahannya, semua bolong-bolong dalam setiap paragraf yang aku tulis, semua cacat-cacat yang mungkin terhalang oleh kejenuhanku ketika menulisnya.
Di perpustakaan aku biasanya membaca buku bacaan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan draft yang kau tulis itu. Jauh-jauh sekali. Misalnya aku mulai membaca buku-buku kumpulan cerpen para penyair sebelum kemerdekaan atau penyair tahun 45. Aku membaca kisah-kisah klasiknya Charles Dickent, atau terjemahan-terjemahan cerpen rusia. Atau aku cari-cari kembali buku kumpulan sajaknya Pak Sapardi Djoko Damono. Masih tersimpan dalam pikiranku, dulu aku sering membaca buku ini di perpustakaan sekolahku dulu. Kadang-kadang aku baca juga terjemahan karya-karya Khalil Gibran yang melankolis.
Tidak jarang aku mampir di rak buku tentang renovasi rumah, buku ketrampilan, buku kerajinan, atau buku apa saja yang menarik perhatianku.
Dari perpustakaan aku mampir ke masjid besar, sholat berjamaah dhuhur. Dan setelah itu, lesehan di lantai masjid yang sejuk dan segar, sambil membaca buku. Atau kadang-kadang, aku berteduh di bawah pohon beringin yang rindang di alun-alun depan masjid. Udaranya yang segar dan sejuk membuatku betah lama-lama membaca buku-buku perpustakaan itu.
Untuk sejenak, aku ingin lari sejauh-jauhnya dengan rutinitasku. Ku ingin ketika aku kembali lagi, aku kembali dengan semangat baru, dengan tenaga baru, seperti ketika aku mulai membuat draft itu lagi. Insya Allah.
Posted in Uncategorized
Silent Language of Hands
Reblogged from Steve McCurry's Blog:
Behold the hands
how they promise, conjure, appeal, menace, pray, supplicate,
refuse, beckon, interrogate, admire, confess, cringe, instruct, command,
mock and what not besides, with a variation and multiplication of
variation which makes the tongue envious.
- Michel de Montaigne
Our hands often reveal what we really think but do not say.
They can show a range of feelings and emotions from confusion and frustration…
Superb pictures by Steve McCurry
Posted in Uncategorized
Memahami Kondisi Cuaca Penyebab Kejadian Banjir Besar Jakarta 17 Januari 2013
T. Djamaluddin
Deputi Sains (Membawahi Pusat Sains Atmosfer), LAPAN
(Gambar banjir Jakarta dari Solopos. Data diperperoleh dari berbagai pusat data --LAPAN, BoM Australia, TRMM-NASA, peta pasanglaut)
Jakarta mengalami banjir yang luas sejak 16 Januari 2013 yang puncaknya terjadi pada 17 Januari 2013, termasuk wilayah sekitar Bundaran HI dan Istana Negara. Banjir terutama disebabkan oleh faktor cuaca, yang diperparah oleh faktor lingkungan yang rusak.
Memahami kondisi penyebab banjir yg ditulis oleh ahli astronomi/cuaca
Posted in Uncategorized
Charles Bukowski, Arthur C. Clarke, Annie Dillard, John Cage, and Others on "The Meaning of Life"
by Maria Popova | Brainpickings
“We are here to laugh at the odds and live our lives so well that Death will tremble to take us.”
The quest to understand the meaning of life has haunted humanity since the dawn of existence. Modern history alone has given us a plethora of attempted answers, including ones from Steve Jobs, Stanley Kubrick, David Foster Wallace, Anais Nin, Ray Bradbury, and Jackson Pollock’s dad.
Posted in Uncategorized
Segernya Berenang di Kolam Renang Pisangan di Pagi Hari
Menjaga kesehatan dan kebugaran dengan berolah-raga adalah keharusan. Salah satu caranya dengan berenang. Olahraga air yang menyenangkan ini terasa lebih segar jika dilakukan pagi hari. Apalagi kolamnya jernih, airnya segar, tidak ada bau kaporit, dan tiket masuknya murah lagi.
Kolam renang Pisangan letaknya di sisi timur kota Magelang, di dekat kali Elo. Konon kolam renang ini sudah ada sejak jaman penjajahan dulu. Penjajah Belanda konon kabarnya yang membangun kolam renang ini pertama kali. Di desa Pisangan ini ditemukan mata air yang besar di sebuah lembah. Airnya benar-benar melimpah ruah. Penjajah Jepang membangun kolam renang di dekat mata air ini, karena itu dikenal dengan kolam renang Pisangan.
Setelah jaman kemerdekaan, kolam renang ini dikelola oleh militer. Ada dua kolam renang besar yang dibangun. Kolam renang pertama yang berada di dekat mata air dikembangkan oleh Akmil Magelang, namanya Kolam Renang Sukotjo. Sedangkan yang kedua dimiliki oleh Kodim Magelang, namanya Kolam Renang Tirta Kencana. Para tentara baik taruna Akmil maupun tentara kodim kota Magelang menggunakan kolam ini untuk latihan. Meskipun milik para serdadu, kolam renang ini dibuka untuk umum.
ebi
Sebenarnya di kota Magelang ada dua kolam renang besar yang bersumber dari mata air langsung, yaitu Pisangan dan Kali Bening, Payaman. Namun, saya rasa Pisangan lebih menjadi tempat favorit bagi warga Magelang untuk berenang. Pertama memang airnya yang bersih-sih. Kedua karena harga tiket masuknya yang super murah. Harga tiket masuk di Pisangan sangat murah. Harga tiket masuk di KR (Kolam Renang) Sukotjo sebesar Rp. 5000, sedangkan di Tirta Kencana cuma Rp. 3000. Jauh lebih murah dibandingkan kolam renang tempat lain. Harga tiket masuk di Payaman Rp. 25.000, di Hotel Sriti Rp. 15.000, di Kyai Langgeng juga sebesar itu.
Saya lebih suka berenang di Tirta Kencana, jelas karena tiketnya lebih murah. Selain itu lebih bersih daripada kolam di sebelahnya. Penjaga kolam ini membersihkan kolam 4 kali seminggu. Namun, karena harga tiketnya yang super miring, kolam renang ini juga sangat ramai di hari dan jam-jam tertentu. Untuk menghindari keramaian itu saya biasanya berenang di pagi hari.
Kadang-kadang habis subuh sekitar jam 5 pagi sudah ada di kolam renang. Meskipun masih pagi buta, sudah ada orang yang berenang di kolam. Ada atlit renang yang biasa berenang setiap pagi hari selama satu – dua jam. Ada juga beberapa teman keturunan Cina yang rajin berenang hampir setiap hari. Mereka adalah perenang yang handal. Meskipun sudah berumur, mereka sanggup berenang mengelilingi kolam tanpa henti sampai 10 putaran. Hebat. Ada lagi bapak-bapak pensiunan tentara yang sanggup berenang hampir sampai satu jam. Gile banget nih pak tentara. Kalau agak malas, saya berangkat berenang jam 7.30 pagi. Biasanya menunggu Cak Kandar pulang mengantar anak sekolah baru berangkat berenang.
Saya mencoba mengikuti kebiasaan bapak-bapak yang biasa berenang di pagi hari. Mereka berenang untuk kebugaran. Sekali ‘nyemplung’ lalu terus berenang tanpa henti sampai capek baru naik ke pingir kolam. Ketika mencoba pertama saya hanya sanggup satu putaran. Sekarang, saya sudah sanggup berenang tanpa berhenti sampai 30 menit berputar-putar mengelilingi kolam. Saya cukup berenang satu jam saja. Setelah itu segera mandi bilas dan ganti baju.
Di kolam renang Pisangan ada warung yang menyediakan makanan dan minuman. Saya biasa jajan di warung ini sejak dulu kala, ketika masih SD dulu. Makanan favoritnya adalah mie goreng plus sambel kacang. Ada juga berbagai macam gorengan: tahu susur, ubi goreng, tahu goreng, bakwan, dan mendoan. Warung ini menyediakan juga mie instant. Sehabis berenang pasti terasa lapar sekali, makanan di warung ini bisa jadi penganjal perut.
Sekarang saya lebih rajin berenang. Seminggu bisa dua atau tiga kali. Setelah berenang, badan terasa segar bugar.
Posted in Uncategorized
***
***
Apa yang istimewa di hari ini
matahari yang terbit pagi ini
adalah matahari yang sama yang terbit di hari
ketika Adam dikirim ke bumi
Adalah matahari yang sama
ketika seorang Rasul lahir dari rahim yang suci
ketika Abrahah menyerang Kakbah
ketika Rasul Mulia hijrah ke tanah harapan
Saat kan terus berlalu
Bumi kan terus berputar
Waktu kan terus berlari mengejar
Apa yang tertinggal tak akan pernah kembali
masa depan adalah misteri
kita pun tak pernah tahu
apakah esok masih bisa melihat terbitnya sang mentari
Berjalan dan berkerja
Melangkah dan berkarya
onak duri adalah ujian
topan badai adalah tantangan
Tetap di jalan-Nya yang lurus
apa yang kita tanam
pasti akan kita panen
Mgl, 1 Muharam 1434H
isroi
************************
Selamat Tahun Baru 1434H











































