Category Archives: Unik

A little pieces og my memories in Guthenberg, Sweden. Vol. 1. Faces.

About these ads

Hidup ini Indah

Hidup ini indah, maka jangan disia-siakan. Kesulitan ada batasnya. Kesedihan ada akhirnya. Perjuangan ada buahnya. Pengorbanan ada imbalannya. Darah & air mata ada balasannya. Janji Allah itu pasti ditempati. Sunnatullah itu pasti & tidak pernah berubah. Rahmat Allah itu maha luas, maka jangan pernah berputus asa.
#selfmotivation

Penyelamatan luar biasa dari kecelakan dengan kekuatan teleportation cahaya di China

Saya mendapatkan video ini di YouTube. Di dalam video hasil rekaman kamera CCTV di sebuah persimpangan di China ini terlihat jelas seseorang yang menyelamatkan pengendara sepeda motor roda tiga dari sebuah kecelakaan. Suasana malam hari yang relatif sepi. Mungkin lampu pengatur lalu lintas sudah dimatikan, sehingga pengendara dapat melintas tanpa berhenti dulu. Rupanya ada seorang pengendara yang berjalan tanpa melihat kiri-kanan dulu. Sebuah mobil box melaju kencang, dari arah lain seorang pengedara sepeda motor roda tiga melintas juga. Tabrakan sepertinya tidak terhindarkan. Namun, pada saat yang sangat genting itu terlihat seseorang menyelamatkan pengendara sepeda motor itu dengan cepat. Orang itu seperti mengubah pengendara sepeda motor menjadi cahaya dan memindahkannya ke tepi jalan. Selamat.

Saya tidak tahu apakah video ini asli atau tidak. Silahkan, Anda boleh percaya atau tidak.

Ada postingan lain yang menganalisa video itu. Menurut postingan ini, video ini adalah palsu. Lihat ulasannya di video di bawah ini

Status-status di Bak Belakang Truk

This slideshow requires JavaScript.


Jauh-jauh hari sebelum ada FB (Facebook), para sopir truk sudah menuliskan status-statusnya di bak balekang truk. Tulisan-tulisan itu kadang-kadang lucu, nyentrik, norak, santun, dan memberi inspirasi. Atau sekedar ungkapan dan kekesalan rakyat kecil. Kadang-kadang saya senyam-senyum sendiri. Kadang-kadang seperti terhenyak dan mengingatkan saya tentang sesuatu. Kadang-kadang memberi inspirasi dan memunculkan ide-ide. Tapi tidak jarang juga membuat jengkel. Saya mencoba untuk memotret tulisan-tulisan ini sambil ‘nyetir’ di jalan. Belum semua sempat saya foto. Silahkan menikmati.
- Pergi Dicari, Pulang Dimarahi
- Pergi karena kerja, pulang karena Cinta
- P6: Pergi Pagi Pulang Malam Penghasilan Pas-pasan
- Selalu Curiga
- Bukan Bang Thoyib
- Tak Butuh Cinta
- Jarang Pulang
- Ojo Ndodro (jangan kebablasan)
- Teko Sing Sabar (Yang Sabar Saja)
- Bekerja Sambil Berdoa
- Cintamu Tak Seberat Muatanku
- Piye, Nger..isih enak jamanku, tho..???? (Bagaimana, nak. lebih enak jamanku, kan???) — Enak Mbahmu…
- Penak Saiki
- Bukan Tak Mampu
- Biasa
- Dibuang sayang dimadu berang
- Rindu Terlarang
- Abot Sanggane (Berat beban -hidup-nya )
- Bos Muda
- Terserah apa maumu…
- Cobalah Mengerti Aku..
- Tak Seperti Yang Dulu. http://www.westobatcoy.com
- Buronan Mertua
- Sing Ati-ati; http://www.pesenebosse.com
- Muasalah buat loe….????!!!!
- Bunga Surga
- isih ayu sing nang omah (masih cantik yang di rumah)
- rumput tetangga
- Mergo ora sekolah (karena tidak bersekolah)
- Kadung ndugal (terlanjur bandel)
- Tali Kotang (Tali BH)
- Racun Asmara
- Tonggo sok usil
- Goyang dikit dapat duit
- Kutunggu Jandamu
- Putus Cinta Soal Biasa, Putus Rem Mati Kita
- Dongane Ma’e (Doa Ibu)

Lali Rupane Ora Lali Rasane

Lali Rupane Ora Lali Rasane (Lupa Wajahnya, Tidak Lupa Rasanya)

Putus Cinta Soal Biasa

Putus Cinta Soal Biasa, Putus Rem Mati Kita (dr detik forum)

Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu (dr forum detik)

Rindu Terlarang

Rindu Terlarang

Continue reading

Sampah: Sepeda yang dibuat 100% dari Sampah Karton Bekas

Ada banyak cara memanfaatkan sampah kertas menjadi produk yang bermanfaat. Salah satunya yang dilakukan oleh Izhar Gafni. Dia membuat sepeda dari kertas karton bekas. Meskipun dari kertas, sepeda ini tetap bisa berfungsi dengan baik, bahkan bisa menahan beban sampai ratusan kg. Memang kertas yang dijadikan bahan bukan kertas biasa, tetapi kertas karton tebal. Silahkan lihat sendiri videonya di bawah ini:

Sumber

Indra Keenam Rizki

Rizki, anak dengan indra keenam

Rizki, anak dengan indra keenam.

Namanya Rizki, umurnya baru lima tahun. Rizki tak ubahnya seperti anak-anak seumurnya yang suka bermain dan masih sering manja dengan orang tuanya. Namun, Rizki memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh anak-anak lain seusianya. Rizki memiliki ‘indra keenam’ yang bisa merasakan dan melihat mahluk-mahluk lain yang tidak ‘kasat mata’.

‘Keistimewaan’ Rizki ini pertama kali disadari oleh orang tuanya ketika Rizki berumur sekitar dua tahun. Pada saat itu Rizki diajak ke kamar Bu Dhenya di rumah neneknya. Rumah itu cukup besar dengan beberapa kamar. Perlu diketahui, rumah ini tepat di belakang rumah salah satu pasangan para(tidak)normal terkenal di negeri ini yang menjadi anggota DPR/MPR. Sang para(tidak)normal ini memiliki rumah yang besar dan sebuah padepokkan. Kabarnya sang para(tidak)normal ini memiliki ‘kesaktian’ dan memelihara banyak ‘dedemit’. (Wallahu a’lam kebenarannya). Nah, ketika Rizki memasuki kamar itu tiba-tiba dia menangis meraung-raung. Sebuah tangisan yang tidak sewajarnya. Ketika dia sudah mulai tenang, Rizki mengatakan kalau ada kakek-kakek tua berpakaian hitam yang duduk di salah satu ujung kamar itu, karena itu dia takut dan menangis.
Continue reading

Menyeberangi Kali Progo Magelang

This slideshow requires JavaScript.


Lima anak menyeberangi kali Progo untuk kembali ke desa mereka. Kali Progo ini memisahkan antara desa mereka dengan kota Magelang. Menyeberang kali ini merupakan jalan terdekat daripada mesti melalui jembatan yang jaraknya sekitar 1 sampai dua kilo dari tempat ini. Kali Progo di posisi ini cukup lebar, mungkin sekitar 40-50 meter lebarnya. Kali Progo juga banyak batu-batu besar, airnya keruh dan cukup dalam. Namun, ada beberapa bagian kali yang airnya dangkal. Bagian yang dangkal inilah yang sering dilalui warga desa Gemulung untuk menyeberang menuju kota. Ketika menyeberang mereka mesti ekstra hati-hati dan memilih jalur yang dangkal. Kalau tidak hati-hati, mereka bisa hanyut terbawa arus sungai.

Menyeberangi kali Progo butuh keberanian, nekad, dan pengalaman. Karena nyawa taruhannya. Sungai ini sudah banyak memakan korban jiwa, terutama ketika musim penghujan dan air sangat deras. Sudah banyak orang yang hanyut dan meninggal terbawa arus sungai.

Gelandangan di jalan ‘Ngarakkan’

gelndangan magelang

gelandangan magelang

Malam itu saya mengantar umminya anak-anak ke dokter. Istri saya sudah beberapa hari batuk dan belum juga reda meskipun sudah meminum obat batuk. Dalam perjalanan kami melihat seorang gelandangan yang sedang duduk di depan sebuah ruko yang sudah tutup. Pakaiannya compang-camping, sudah robek di sana-sini. Rambutnya pun panjang dan gimbal karena tidak pernah mandi. Kami ingat gelandangan ini, beberapa hari yang lalu kami juga melihatnya di sisi jalan yang lain. Malam-malam dia berjalan di kegelapan, kemudian berhenti di sebuah tong sampah dan mengais-ngais isinya. Mungkin dia lapar lalu mencari-cari sisa makanan yang bisa untuk mengisi perutnya.

Kali ini dia duduk di trotoar yang sedikit gelap. Cahaya remang-remang dari arah depan membuat tubuhnya terlihat seperti siluet. Dia duduk termenung dan sekali-kali mengais-ngais isi keranjangnya. Entah apa yang dia cari.
‘Kasihan dia, Bi!’, celetuk istri saya.
‘Iya’, jawab saya lirih.
Continue reading

Graffiti Seputaran Magelang

This slideshow requires JavaScript.


Graffiti atau coretan di dinding banyak ditemui di kota Magelang.

Di Bak Belakang Truk

This slideshow requires JavaScript.

Bak belakang truk sering dihiasi dengan tulisan,lukisan, maupun grafiti yang menarik pengendara di belakangnya. Tulisan atau gambar-gambar tersebut kadang-kadang lucu, norak, santun, puitis, pantun, atau bahkan menjengkelkan. Saya sering senyum-senyum sendiri ketika membaca tulisan-tulisan itu. Tak jarang tulisan itu memberi ide, memotivasi, dan semangat.