Graffiti

This slideshow requires JavaScript.

Graffiti hampir saya temukan di setiap kota yang pernah saya kunjungi. Coretan-coretan dinding ini tersebar di berbagai sudut-sudut kota. Mereka mencoret-coret di dinding-dinding yang tak bertuan, rumah-rumah tua, bahkan ada juga yang mencorat-coret di tembok toko-toko. Sebagian menganggap mereka anak kurang ajar (mungkin yang punya dinding), anak-anak berandalan. Ada juga yang menganggap anak kreatif dan ungkapan expresi anak remaja.

Pernahkan Anda memperhatikan coreta-coretan itu. Mereka berteriak “Berikan Kami Ruang”, “Ruang Kami Diserobot Iklan”, dll.

Advertisements

One response to “Graffiti

  1. Ini coretan usil anak bangsa, kreatif dengan karya-karya seninya, apa ini karya kartun sdm penerus bangsa yg ekspresikan keresahan jiwa , masadepan yang belum atau tak tertampung pada tempat yang benar menjadi anak jalanan tidak punya tuan yang bijak? Dengan coretan liar di sebarang tempat tanpa kulanuwun akibatnya metropolitan jadi kotor tampa Kalpataru.
    Solusinya karyanya perlu disalurkan, disponsori atau ditampung pada tempat yang benar dan karyanya yang kreatif perlu dimusiumkan, contohnya itu seniman-seniman di Polandia …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s