Menanam Cabai dengan Kompos Promi dari Limbah Singkong

kompos promi cabai

Tanaman cabai yang dipupuk dengan kompos Promi di Lampung

Kompos Promi ini digunakan untuk menanam cabai. Pak Waluyo selalu mengirimkan kabar terbaru tentang kondisi tanaman cabainya yang sehat. Memang sekarang belum memasuki masa panen. Tanaman cabainya terlihat subur, sehat, hijau dan segar-segar.

Salah satu bahan aktif dari Promi ini adalah Trichoderma sp. Kapang ini dikenal sebagai salah satu pengendali penyakit tular tanah. Saya sendiri belum pernah mencobanya. Petani-petani seperti Pak Waluyo ini yang mencobanya sendiri. Ternyata, aplikasi Promi bisa menghindarkan serangan penyakit tular tanah pada tanaman cabai. Bahkan salah seorang petani cabai di Pengalengan, Bandung, menceritakan jika tanaman cagainya yang hampir mati terkenal layu bakteri bisa sembuh kembali setelah diberi Promi.

Tulisan ini akan saya update terus dengan kabar-kabar terbaru dari Pak Waluyo.

Teman-teman yang ingin mendapatkan Promi bisa mmelihat alamat kontak yang ada di link ini: Promi.

kompos promi cabai

Bibit cabai yang ditanam dengan menggunakan kompos Promi


Continue reading

Advertisements

Kebiasaan Mengunyah Pinang dan Sirih Masyarakat Papua

Ketika saya turun dari pesawan di Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, saya melihat satpam dan beberapa petugas bandara yang orang asli Papua mengunyah sesuatu. Begitu juga ketika saya keluar dari Bandara, saya melihat beberapa orang asli Papua yang mengunyah sesuatu. Kemudian saya tahu bahwa orang-orang Papua ini mengunyah buah pinang dan kapur sirih. Mirip kebiasaan yang dilakukan oleh nenek-nenek dan orang tua di Jawa jaman dulu.

Ternyata kebiasaan ini adalah kebiasaan yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat asli Papua. Kebetulan saya jalan-jalan di pasar Timika, saya melihat banyak sekali pedagang yang menjual buah pinang. Buah pinangnya disusun berkelompok di atas meja. Ada juga kapur sirih yang dibungkus dengan plastik. Yang menarik adalah orang Papua tidak menggunakan daun sirih sebagai campuran buah pinang yang dikunyah, tetapi menggunakan bunga sirih yang berbentuk panjang-panjang.

Saya minta ijin untuk merekam video Bapak-bapak ini yang sedang mengunyah buah pinang.

Noken, Tas Rajut Tradisonal Khas Papua

Noken adalah tas rajut tradisional dari Papua. Masyarakat Papua menggunakan noken untuk berbagai macam keperluan. Aslinya tas noken ini terbuat dari kulit kayu yang dipilin menjadi tambang kecil dan dirajut menjadi tas. Sekarang noken lebih banyak terbuat dari benang dengan warna bermacam-macam.

Ukuran tas noken bermacam2, ada yang berukuran kecil untuk membawa barang berukuran kecil. Ada juga yang berukuran besar yang bisa digunakan untuk mengendong anak kecil atau bahkan babi. Noken besar juga dipakai untuk membawa barang belanjaan dari pasar.

Masyarakat Timika, Papua juga punya cara unik untuk membawa noken, yaitu talinya dikaitkan ke kepala. Kalau kita biasanya diselempangkan ke badan. Noken yang yang kecil biasanya dikalungkan ke leher.

Harga noken bervariasi. Noken yang terbuat dari kulit kayu harganya mahal. Bahkan ada yang harganya sampai 5 juta rupiah. Noken dari benang harganya lebuh murah. Mulai dari beberapa puluh ribu sampai ratusan ribu.

Noken ini tradisi masyarakat Papua, karenanya pemda Papua mewajibkan pegawai negeri dan anak sekolah memakai noken setiap hari senin.

noken tas rajut khas papua

Ibu-ibu membawa tas noken di kepala untuk membawa barang belanjaan di pasar

noken tas rajut khas papua

Tas noken dari kulit kayu seharga Rp. 5 juta rupiah

noken tas rajut khas papua

Tas noken dari kulit kayu seharga Rp. 5 juta rupiah

noken tas rajut khas papua

Penjual tas noken asli papua

noken tas rajut khas papua

Bapak-bapak membawa tas noken yang dikalungkan di kepala.

Tamu dari Dinas Perindustrian Kab. Banjarnegara Mencicipi Edible Bioplastik

Pagi ini saya kedatangan beberapa orang tamu dari dinas perindustrian kab. Banjarnegara. Mereka sedang melakukan studi banding ke kota Bogor untuk melihat peluang-peluang pengembangan produk-produk agro industri dari Kab. Banjarnegara. Salah satu dari tamu tersebut adalah kawan satu tempat dulu ketika saya tinggal jadi marbot di Masjid Fatimatuzzahra.

Banyak hal yang kita diskusikan, salah satunya adalah mereka tertarik untuk mencoba memanfaatkan edible bioplastik. Kab. Banjarnegara memiliki potensi produk/jajanan/makanan yang diolah dari hasil pertanian, seperti: carica, salak dan buah-buahan lainnya.Salah satu produk olahannya adalah dodol. Dodol dari buah ini umumnya lengket. Nah, kalau bisa dibungkus dengan bioplastik, dodolnya tidak perlu dibuka bungkusnya, tetapi langsung dimakan seplastik-plastiknya.

Menarik sekali.

Tips Naik Gojek Murah

gojekHarus saya akui kalau saya pelanggan setia GoJek. Saya lebih sering menggunakan jasa ojek online ini dibandingkan layanan lainnya. Karena sering menggunakan Gojek, saya mencoba untuk mempelajari agar bisa mendapatkan harga layanan yang lebih murah. Silahkan dicoba.

Gunakan GoPay

Saya lupa sejak kapan Gojek menyediakan layanan GoPay ini. Awalnya saya tertarik menggunakan GoPay karena ada iming-iming diskon pembayaran jika menggunakan GoPay. Memang kita diminta untuk menstransfer uang terlebih dahulu ke rekening GoJek. Sedikit berkorban untuk menaruh uang di GoJek tidak apa-apa. Timbal baliknya diskon yang cukup mengiurkan. Jadi saya hampir selalu membayar dengan menggunakan GoPay.

Awalnya ketika saya pernah teledor, tanpa saya sadari saya mentransfer uang saya ke GoPay dalam jumlah cukup besar, bagi saya, yaitu: Rp. 600rb. Saya coba kontak ke Hot Line Gojek, uang tersebut tidak bisa diuangkan (ketika itu, sekarang sudah bisa) dan hanya bisa digunakan untuk pembayaran layanan GoJek. Mau tidak mau, saya gunakan uang saldo saya ini. Kurang lebih dua setengah bulan baru habis saldo saya.

Gunakan Pengaturan Posisi Manual

GPS HP saya agak bermasalah, jadi posisi saya tidak selalu tepat ketika digunakan untuk memesan Gojek on-line. Saya pernah mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan ketika memesan Gojek di Jakarta. GPS melihat posisi saya melenceng kurang lebih 50 meter dari posisi sebenarnya. Ketika saya memesan dengan pengaturan posisi secara otomatis, biayanya tertera Rp. 16rb dan jaraknya agak jauh dari tujuan. Padahal saya tahu, jaraknya mestinya lebih dekat dari itu dan biayanya juga mestinya lebih murah. Setelah saya perhatikan, ternyata masalahnya karena applikasi GoJek melihat saya di posisi yang salah dan algoritmanya mencari rute pengantaran yang lebih jauh.
Continue reading

Suntik Vaksin Meningitis di KKP Soekarno Hatta

suntuk vaksin meningitis KKP Soeta haji umroh

Kartu bukti sudah disuntuk vaksin meningitis di KKP Bandara Soekarno Hatta.

Meningitis adalah penyakit radang selaput otak atau membram pelindung syaraf pusat. Penyakit yang sangat berbahaya. Untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit ini perlu disuntik vaksin meningitis. Terutama untuk masyarakat yang ingin berangkat haji dan umroh. Salah satu klinik yang melayani suntik vaksin meningitis adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta,

Vaksin ini diwajibkan oleh pemerintah Saudi sejak tahun 2002 bagi jamaah haji dan umroh dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Calon jamaah haji dan umroh sangat banyak di Indonesia, permintaan suktik vaksin ini pun sangat banyak. Tidak heran kalau sampai mengantri lama untuk vaksin meningitis.

Salah satu klinik yang melayani suntik vaksin ini adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta. Lokasinya ada di komplek perkantoran Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Jakarta. Jika Anda ingin suntik vaksin di sini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

suntuk vaksin meningitis KKP Soeta haji umroh

Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta yang melayani suntik vaksin meningitis untuk calon jamaah haji dan umroh.


Continue reading

Tips Agar Whatsapp Tidak Lemot

Whatsapp (WA) memiliki banyak fitur. WA tidak hanya sekedar tempat ngobrol (chatting) tapi juga berbagi foto, video dan dokumen. Sayangnya, WA menjadi lamban, lemot dan banyak makan memori HP. Berikut ini beberapa tips agar WA tidak cepat lemot.

WA akan Mengilas SMS, MMS dan E-mail

Whatsapp (WA) menjadi salah satu aplikasi messenger wajib di dalam smartphone. Saat ini WA menggantikan fungsi SMS dan MMS. Bahkan, pelan tapi pasti WA akan menggilas e-mail juga dengan kemampuannya untuk saling berbagi foto, video dan dokumen. WA juga bisa untuk menelpon via jaringan internet seperti Skype. Komplit fasilitasnya.

SMS dan MMS fitur komunikasi kuno yang biasanya per satuan pesan. Berbeda dengan WA yang biayanya berdasarkan besarnya memori pesan tersebut. WA menawarkan biasa komunikasi yang jauh lebih murah dibandingkan SMS dan MMS.

Salah satu yang menarik dari WA saat ini adalah fasilitas untuk berbagi dokumen, seperti pdf, docx, xlsx dan pptx. File2 ini bisa langsung dibuka dengan HP smartphone. Dokumen2 yang dulu biasa dikirim via e-mail, kini mulai dikirim via smartphone. WA web yang bisa dibuka dengan laptop/pc menambah fungsionalitas WA yang menggantikan fungsi e-mail.

Namun, karena banyaknya fasilitas ini seringkali WA menjadi lemot alias lamban dan memori membengkak dengan cepat. Apalagi jika kita menggikuti banyak sekali group WA. Percakapan yang intensif dan ramai akan diikuti dengan membengkaknya memori WA. Ada satu group WA yang saya ikuti memakan penyimpanan hingga 3G dan total memori WA 5 GB. Gila…..

Besarnya memori yang dimakan oleh WA bisa memperlemah kemampuan smartphone. Tapi jangan khawatir, berikut ini beberapa tips agar WA menjadi lebih ‘jinak’ dan tidak banyak memakan resource/sumber daya smartphone kita.

Menonaktifkan Download/Loading Otomatis

File yang banyak memakan memori dan kuota internet adalah file foto, video, pesan suara dan dokumen. Secara default, file2 ini akan didownload secaran otomatis. Sayangnya, sebagian besar foto dan video ini tidak terlalu penting. Kadang2 isinya hanya guyonan dan candaan saja.

Salah satu cara agar WA tidak banyak memakan memori adalah membatasi loading otomatis dari file2 ini. Saya mematikan semua setting/pengaturan loading otomatis. Dengan pengaturan ini, foto, video dan pesan suara hanya akan diloading ketika kita memberinya ijin. Jadi kita bisa kemilih foto atau video mana yang akan kita lihat.
Continue reading

Mengatasi Error 205 Enable to Authenticate Your Identity pada mBanking BCA

Mobile banking memudahkan transaksi perbankan. Namun, kalau kebetulan sedang error bisa jadi menghambat transaksi keuangan kita. Seperti yang saya alami sore ini ketika akan mengecek transfer yang masuk, tiba2 aplikasi BCA saya muncul pesan “205 – Enable to Authenticate Your Identity”. Cara mengatasi masalah ini ternyata mudah.

Aplikasi mBanking BCA terkoneksi dengan nomor HP yang kita daftarkan ke BCA dan perangkat HP yang kita gunakan. Error ini terjadi ketika aplikasi BCA tidak bisa mengenali nomor kita atau HP yang kita gunakan. Saya baru sadar jika saya baru saja mengupdate HP saya, versi HP maupun softwerenya.

Cara mengatasi error ini adalah dengan cara menginstall ulang aplikasi mBanking BCA tersebut. Pertama hapus aplikasi BCA yang lama. Restart HP dan download kembali aplikasi mBanking BCA. Aplikasi ini akan kembali mengkonfigurasi informasi kita. Kita akan diminta nomor kartu debit/kredit dan memasukkan kembali pin mBanking BCA. Setelah itu aplikasi akan kembali sehat seperti sedia kala.

Error 205 mBanking BCA

Daun Gatal; Obat Tradisional Papua

daun gatal obat tradisional papua

Daun gatal (Laportea ducumana), salah satu obat tradisional papua.


Papua terkenal dengan obat-obatan tradisional yang diambil dari hutah. Beberapa yang sudah terkenal adalah buah merah dan sarang semut. Ada satu lagi obat tradisional Papua yang unik, yaitu daun gatal (Laportea ducumana). Seperti namanya, daun ini menyebabkan gatal-gatal pada kulit, tetapi setelah itu badan akan terasa lebih enak dan nyaman.

Bentuk Daun Gatal (Laportea ducumana)

Saya kebetulan menemukan daun ini ketika sedang jalan-jalan di pasar Timika. Ada penjual warga asli Papua yang menjual daun unik. Saya tanya pada ibu penjualnya:
“Apa ini, mama?”
“Ini daun gatal.”
“Untuk apa daun gatal ini?”
Beberapa mama-mama di sekitar situ menjelaskan bagaimana menggunakan daun ini dan manfaatnya. Katanya daun ini bisa untuk menyegarkan badan, mengobati masuk angin dan pegal-pegal.

Saya pun tertarik untuk mencoba khasiat daun ini.

Guide yang mengantarkan saya menggatakan kalau daun ini sangat gatal dan perih sekali. Kalau tidak kuat sebaiknya jangan mencobanya.

Daun ini beruukuran cukup besar. Panjangnya sekitar 20 cm dan lebarnya 15 cm. Ujung daun meruncing dan bagian pangkalnya membulat. Warnanya daun hijau tua. Namun di bagian tengahnya terdapat pola warna daun yang lebih muda. Permukaan daun bagian atas dan bawah tidak rata dan berbulu-bulu kecil. Bulu-bulu ini seperti jarum kecil yang akan menempel pada kulit yang terkenal daun ini.


Continue reading

Desain Alat Pirolisis Sederhana untuk Membuat BBM dari Sampah Plastik

Tulisan ini masih kelanjutan dari tulisan sebelumnya tentang membuat BBM alternatif dari sampah plastik. Desain alat Pirolisisnya dari penjelasan Pal Asep yang membuatnya. Desain alat Pirolisis yang sangat sederhana dan murah. Biaya pembuatan dan operasioalnya sangat murah. Bisa menjadi solusi untuk teman2 di daerah terpencil/pelosok untuk membuat BBM alternatif sendiri. Membuat bensin dan solar sendiri.

Alat Pirolisis dari Kaleng Bekas Biskuit

Sayang saya tidak bisa menunjukkan foto alatnya. Jadi saya sampaikan berdasarkan penjelasan dari Pak Asep ketika pertama kali membuat alat Pirolisis sederhana ini. Bahan yang dipakai pertama kali adalah kaleng bekas biskuit Kong Guan. Bagian atas kaleng dilubangi dan diberi pipa L. Pipa ini dibuat panjang agar fraksi plastik yang menguap bisa terkondensasi dan mencair memjadi BBM. Bagian ujung pipa diberi penampung. Sederhana.

Cara kerjanya juga sangat sederhana. Sampah plastik dibersihkan dari kotoran-kotoran bukan plastik. Kalau perlu dicuci bersih dan dikeringkan. Plastik dimasukkan ke dalam kaleng, dipadatkan sampai penuh. Satu kaleng bisa menampung kurang lebih 3 kg plastik. Kemudian ditutup rapat, diklem agar tidak ada kebocoran di sisi-sisinya. Jika perlu diberi seal dari karet ban dalam untuk menghindari kebocoran itu.

Kemudian, bagian bawah dipanaskan dengan api yang besar dan stabil. Dipanasi terus sampai minyak menetes dari ujung pipa. Jika belum menetes, tetapi hanya keluar asam, pipa yang digunakan kurang panjang. Jika masih belum keluar juga, tetap terus dipanasi. Kata Pak Asep, dari 1 kg plastik bisa mendapatkan kurang lebih 700 ml minyak. Atau kurang lebih rendemennya sekitar 70%. Satu kaleng bisa mendapatkan 2,1 liter.

BBM alternatif yang diperoleh hanya satu macam, karena mereka belum memisahkan minyak yang berat dan minyak yang ringan. Minyak yang berat, mungkin lebih dekat atau mirip dengan minyak solar atau minyak tanah. Sedangkan minyak yang ringan lebih mirip dengan bensin/premium. BBM alternatif ini dipakai untuk menjalankan traktor atau mesin diesel.

Agar biaya operasional murah, pembakaran menggunakan bahan-bahan yang juga tidak terpakai atau bisa diperoleh dengan gratis. Mereka menggunakan tongkol jagung, sabut-sabut kelapa, kayu, ranting atau bahan apa saja yang bisa dibakar.

Kekurangannya, kaleng biskuit sangat tipis dan tidak cukup kuat. Kaleng biskuit ini hanya bisa dipakai beberapa kali saja, setelah itu akan rusak.

Alat Pirolisis dari Drum Bekas

Pirolisis Plastik Jadi BBM

Alat pirolisis sederhana untuk merubah sampah plastik menjadi BBM dari drum bekas

Dari keberhasilan percobaan sebelumnya, mereka membuat alat pirolisis sederhana yang lebih besar lagi. Kali ini dengan menggunakan drum bekas volume 200 liter. Desainnya hampir mirip dengan desain dengan kaleng biskuit. Hanya berbeda skala saja.

Bagian atas drum diberi lubang dengan diamter kurang lebih 20 cm. Tutupnya diberi klem ulir, sehingga bisa mengunci lebih kuat dan diberi seal dengan karet ban dalam.

Bagian samping dekat ujung atas dibuagn lubang pipa dengan jaran kurang lebih 20 cm. Pipanya dari besi/baja yang cukup panjang, kurang lebih 1.2 meter. Lalu pipa ini disambung dengan selang plastik tahan panas dan dilapisi dengan kain. Dibuat panjang sekali agar uap plastiknya bisa terkondensiasi. Bagian ujung diberi penampung dari gelas/kaca.

Di sisi yang berseberangan dibuat pipa berukuran cukup besar dengan diamter kurang lebih 10 cm.Pipa ini digunaan untuk mengeluarkan sisa-sipa plastik yang tidak habis terbakar.

Satu drum bisa untuk menampung kurang lebih 40 kg sampah plastik. Sampah plastik ini dipadatkan sebisanya. Kemudian ditutup rapat. Setelah semua siap, drum mulai di bakar. Karena volumenya besar dibutuhkan waktu cukup lama hingga minyaknya menetes. Satu drum dibutuhkan waktu kurang lebih 4 jam pembakaran. Minyak yang dihasilkan ada dua macam. Dari pipa bagian bawah akan diperoleh minyak setara solar, sedangkan dari pipa bagian atas diperoleh minyak setara bensin.

BBM alternatif yang dihasilkna memang belum jenih, tetapi masih keruh. Maklum peralatannya sangat sederhana. Namun, dengan peralatan sederhana ini mereka sudah punya pelangan tetap yang menggunakan BBM alternatif yang mereka hasilkan. BBM Alternatif ini banyak digunakan untuk bahan bakar traktor di derah atas/pegunungan. Sedangkan, bensin alternatinya dipakai oleh motor-motor ojek di gunung-gunung.

Mereka menghargai BBM alternatifnya cukup murah, sekitar Rp. 5000 per liter. Bisa diperkirakan omzetnya. Satu drum bisa diperoleh 120 liter minyak kali Rp. 5000 = Rp. 600 rb. Menurut mereka dengan harga ini mereka sudah mendapatkan keuntungan meski tidak besar.

Sisa Pirolisis Sampah Plastik

Bagian yang tersisa dan tidak terurai dari proses pirolisis sederhana ini sebesar kurang lebih 30% dari sampah plastik yang dimasukkan ke dalam drum. Satu drum bisa menghasilkan kurang lebih 10 kg. Bahan ini oleh Pak Asep dan Koeprasi Dangiang dicoba dimanfaatkan sebagai pencampur aspal. Sayanya belum berhasil dengan baik.

Ada anggota koperasi yang memanfaatkan sisa plastik ini untuk pembuatan batako dan paving blok. Katanya hasilnya lebih bagus dan kuat. Sayang saya tidak bisa mendapatkan contoh batako dari sisa pembakaran ini.