Mengedit Style Sitasi dan Daftar Pusataka pada Mendeley

Applikasi Mendeley sangat membantu dalam manajemen sitasi untuk penulisan ilmiah. Kadang-kadang kita perlu menyesuaikan gaya (style) penulisan sitasi maupun daftar pustaka dengan style yang digunakan dalam publikasi ilmiah tersebut. Mengedit sitasi memang tidak semudah menuliskan langsung ke dokumennya.

Ada beberapa cara untuk mengedit sitasi, bisa diedit secara langsung dengan Notepad atau dengan menggunakan visual editor di website-nya Mendeley. Saya lebih suka menggunakan visual editor on-line. Berikut ini langkah-langkah yang saya lakukan ketika mencari dan mengedit style di Mendeley.

1. Cari style yang paling mirip dan sesuai dengan style yang akan kita pakai. Ada banyak sekali pilihan style. Jadi saya lakukan pencarian style dulu sebelum mengeditnya.

2. Jika masih ditemukan ketidak sesuaikan. Misalnya, huruf nama harus miring atau dicetak tebal, jumlah nama di dalam sitasi, dll, baru kita lakukan pengedita style. Tandai bagian-bagian yang perlu di edit ini.

3. Login ke website Mendeley.com atau langsung ke Visual Editor Mendeley.

Di visual editor ini ada banyak pilihan untuk mengatur sitasi dan daftar pustaka. Awalnya mungkin terlihat membingungkan, namun sebenarnya sangat mudah. Ada dua kelompok utama: inline citation dan bibliography. Silahkan coba di-klik di menu yang tersedia dan lihat pilihan-pilihannya.

Selamat menggunakan Mendeley.

Advertisements

Review: Plant Growth Hormone Cytokinins Control the Crop Seed Yield

sitokinin

Sitokinin

Dosis aplikasi, cara aplikasi dan informasi harga sitokinin bisa dilihat di link ini: Sitokinin.

Informasi dan Pemesanan hubungi: Ummi Happy: WA dan SMS 082325489277 | Manto: 085643907204
Cara Pemesanan klik di sini: Pemesanan

Sitokinin (Cytokinin)

Sitokinin (cytokinine) adalah salah satu zat pengatur tumbuh (zpt) tanaman yang perperan dalam pembelahan sel (sitokinesis) di bagian akar dan tunas. Peranan sitokinin terutama pada pertumbuhan sel dan diferensiasi sel, juga berperan pada dominansi apikal, pertumbuhan tunas, dan proses penguningan daun. Diketahui ada dua jenis sitokinin, yaitu: 1) sitokinin type adenin, seperti: kinetin, zeatin dan 6-benzylaminopurine, dan 2) sitokinin type phenylurea, seperti: diphenylurea dan thidiazuron. Sebagian besar sitokinin disintesis di akar. Kambium dan bagian tanaman yang aktif membelah juga mensintesis sitokinin. Peranan sitokinin tidak terlepas dari peranan hormon tanaman lainnya, terutama auksin.

Sitokinin cytokinin

Rumus molekul zeatin, salah satu hormon sitokinin (Sumber: Wikipedia.com)

Rasio antara auksin terhadap sitokinin memegang peranan penting di dalam efeknya terhadap pertumbuhan tanaman. Percobaan dengan menggunakan sel parenkim menunjukkan bahwa perlakuan sitokinin saja tidak memberikan efek pada sel parenkim. Namun, ketika diberikan auksin dan sitokinin, sel-sel akan berkembang dan berdiferensiasi. Percobaan pada kultur jaringan menemukan bahwa auksin dan sitokinin yang diberikan dengan rasio yang sama tidak memberikan efek pada sel kalus. Apabila sitokinin diberikan dalam jumlah yang lebih besar akan merangsang pembentukan tunas tanaman, apabila auksin diberikan dalam jumlah yang lebih besar akan merangsang pertumbuhan akar. Sitokinin diketahui juga berperan dalam banyak metabolisme tanaman. Sitokinin banyak diaplikasikan ke tanaman untuk meningkatkan produksi tanaman.

sitokinin

Sitokinin

Dosis aplikasi, cara aplikasi dan informasi harga sitokinin bisa dilihat di link ini: Sitokinin.

Informasi dan Pemesanan hubungi: Ummi Happy: WA dan SMS 082325489277 | Manto: 085643907204
Cara Pemesanan klik di sini: Pemesanan

Hormon Paclobutrazol Bag. 2

Paclobutrazol atau sering disingkat dengan PBZ adalah zat pengatur tumbuh tanaman yang termasuk dalam klas bahan kimia trizole. Mekanisme kerja PBZ berlawanan dengan kerja hormon giberelline. Rumus kimia paclobutrazol adalah C15H20ClN3O. Paclobutrazol menghambat biosintesis giberelline, menghambat perpanjangan sel dan perpanjangan buku-buku tanaman. Meskipun biosintesis giberelline terhambat, pembelahan sel tetap terjadi namun sel tidak mengalami perpanjangan/pembesaran. Akibatnya adalah buku-buku menjadi lebih pendek, diameter batang dan ranting menjadi lebih kecil, tanaman menjadi kerdil. Paclobutrazol meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stress. Paclobutrazol bersifat menghentikan proses pertumbuhan tanaman sehingga cadangan karbohidrat menjadi lebih banyak sehingga memungkinkan tanaman untuk segera berbunga dan berbuah. Aplikasi hormon paclobutrazol dalam dosis kecil bermanfaat untuk meransang pembungaan dan pembuahan yang serempak. Hormon paclobutrazol bisa digunakan untuk tanaman hias (bunga) maupun buah-buahan. Penggunaan paclobutrazol tidak direkomendasikan untuk diaplikasikan secara terus menerus karena bisa mengakibatkan tanaman kerdil permanen.

Rumus molekul paclobutrazol

Rumus molekul paclobutrazol (Sumber: wikipedia.com)

Dosis aplikasi, cara aplikasi dan informasi harga paclobutrazol bisa dilihat di link ini: Paclobutrazol dan Hormon Paclobutrazol.

Paclobutrazol lebih banyak diserap melalui akar dan batang, namun hanya sedikit melalui daun. Aplikasi Paclobutrazol biasanya dilakukan ke tanah, meskipun bisa juga dengan cara disemprotkan ke tanaman. Tanaman menyerap paclobutrazol dengan cepat dalam waktu sekitar 30 menit, sehingga penyiraman tanaman dapat dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah aplikasi paclobutrazol.

Aplikasi paclobutrazol untuk tanaman hortikultura/hias digunakan untuk meransang pembungaan dan pembuahan secara serempak, atau merekayasa pembuahan/pembungaan di luar musim. Aplikasi paclobutrazol secara terus menerus tidak disarankan, karena bisa menyebabkan efek kerdil permanen pada tanaman.

Informasi dan Pemesanan hubungi: Ummi Happy: WA dan SMS 082325489277 | Manto: 085643907204
Cara Pemesanan klik di sini: Pemesanan

Hormon Paclobutrazol

Hormon Paclobutrazol

Membuat Tanaman Variagata dengan Perlakuan Hormon/ZPT

Antrurium variagata (foto dari Google.com)

Antrurium variagata (foto dari Google.com)

Variagata adalah cacat pada tanaman yang berupa belang putih/kuning pada tanaman. Belang-belang ini terjadi karena mutasi genetik di mana tanaman gagal membentuk pigmen. Tanaman hias yang mengalami variagata memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada tanaman normal. Variagata bisa terjadi secara alami dan bersifat permanen atau bisa dibuat dengan melakukan treatment hormon/ZPT (zat pengatur tumbuh) tanaman. Variagata yang dibuat dengan perlakuan hormon bisa bersifat temporer (sementara) dan bisa juga bersifat permanen.

Beberapa hormon yang digunakan untuk membuat tanaman variagata adalah hormon strepson, colchicine, 2.4-D dan streptomycin (antibiotik). Cara aplikasinya adalah dengan menyemprotkan hormon tanaman atau kombinasi beberapa hormon tanaman pada daun dengan dosis tertentu. Interval penyemprotan bisa setiap hari hingga tiga hari sekali hingga terbentuk daun variagata.

Continue reading

Hormon 2.4 D (2,4 Dichlorophenoxyacetic acid)

Hormon 2,4 – D (2,4 Diclorophenoxyacetic acid) adalah hormon menimbulkan mutasi genetik – variagata pada daun dan batang tanaman dan untuk meningkatkan performa tanaman hias. Mutasi yang disebabkan oleh pemakaian hormon 2,4 – D tidak bisa diatur atau direncanakan. Pemakaian dosis kecil dapat memacu pertumbuhan dan pembelahan sel. Pemakaian dalam dosis tinggi berfungsi sebagai herbisida. Hormon lain yang juga dimanfaatkan untuk menimbulkan variagata adalah hormon strepson (https://isroi.com/2017/03/26/hormon-strepson/)

Informasi lebih lanjut klik Paclobutrazol

Isi Kemasan:

  • 100 mg 2,4 D dalam 100 ml. Kemasan 100 ml, 500 ml dan 1000ml
  • hormon pekat 1 gr dalam 100 ml. Kemasan 100ml

Aplikasi Dosis:
A. Aplikasi hormon 2,4 D biasa (100mg dalam 100ml):

  1. Larutkan 10 – 15 ml dalam 1 liter air.
  2. Aduk hingga tercampur merata.
  3. Semprotkan ke tanaman setiap hari atau 3 hari sekali sampai terbentuk variagata.

B. Aplikasi hormon 2,4 D pekat (1 gr dalam 100ml):

  1. 2,4 D pekat bisa dipakai langsung atau diencerkan menjadi 10 liter air. Simpan hormon di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.
  2. Dosis pemakaian 2,4 D pekat adalah 0.5 ml s/d 5 ml dilarutkan dalam 1 liter air.
  3. Semprotkan ke tanaman setiap hari atau 3 hari sekali sampai terbentuk variagata.
Hormon 2.4 - D

Hormon 2.4 – D

Hormon Paclobutrazol

Hormon paclobutrazol adalah hormon yang digunakan untuk menstimulasi/merangsang pembungaan. Paclobutrazol berkerja berlawanan dengan kerja hormon giberelin. Paclobutrazol bersifat menghentikan proses pertumbuhan tanaman sehingga cadangan karbohidrat menjadi lebih banyak sehingga memungkinkan tanaman untuk segera berbunga dan berbuah. Aplikasi hormon paclobutrazol dalam dosis kecil bermanfaat untuk meransang pembungaan dan pembuahan yang serempak. Hormon paclobutrazol bisa digunakan untuk tanaman hias (bunga) maupun buah-buahan. Penggunaan paclobutrazol tidak direkomendasikan untuk diaplikasikan secara terus menerus karena bisa mengakibatkan tanaman kerdil permanen.

Informasi lebih lanjut klik: Paclobutrazol atau Paclobutrazol.

Isi Kemasan:

  • 10 mg paclobutrazol dalam 100 ml. Kemasan 100 ml, 500 ml dan 1000ml
  • hormon pekat 1 gr dalam 100 ml. Kemasan 100ml

Aplikasi Dosis:
A. Aplikasi hormon paclobutrazol biasa (100mg dalam 100ml):

  1. Larutkan 10 – 15 ml dalam 1 liter air.
  2. Aduk hingga tercampur merata.
  3. Semprotkan ke tanaman seminggu s/d dua minggu sekali.

B. Aplikasi hormon paclobutrazol pekat (1 gr dalam 100ml):

  1. Paclobutrazol pekat bisa dipakai langsung atau diencerkan menjadi 10 liter air. Simpan hormon di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.
  2. Dosis pemakaian gibereline pekat adalah 0.5 ml s/d 5 ml dilarutkan dalam 1 liter air.
  3. Semprotkan ke tanaman seminggu s/d dua minggu sekali.
paclobutrazol

Paclobutrazol. Hormon untuk merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman

Informasi dan Keterangan Paclobutrazol

Informasi lebih lanjut klik: Paclobutrazol

paclobutrazol

Paclobutrazol. Hormon untuk merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman

Informasi lebih lanjut klik: Paclobutrazol

Masalah Sampah Plastik di Berbagai Belahan Dunia

India

Rusia

Lutan Indonesia

Daur Hidup Plastik