Tag Archives: islam

99 + 1 = 0

99 + 1 = 0. Rumus yang menyalahi kaidah matematika. Tapi artinya dalam dan filosofis sekali. Rumus itu saya dapatkan dari sabahat baru saya, Pak Bambang S. Rumus yang jadi peringatan untuk mengarungi kehidupan ini.

Rumus itu didapatkan dari pengalaman hidup Pak Bambang sendiri yang penuh liku-liku. Pak Bambang orang yang hidup mapan. Kuliahnya di Amerika. Bekerja di tempat yang ‘basah’, tidak hanya sekedar ‘basah’ tapi ‘basah kuyup’. Punya istri yang baik dan cantik, dikaruniai anak-anak yang baik-baik dan pinter-pinter. Istrinya tipikal istri yang soleh, rajin mengaji dan haus akan ilmu agama. Seperti sempurna hidupnya.

Namun semua itu kemudian barubah. Secara lahiriyah, perubahan itu bukan perubahan yang ‘buruk’. Namun ini hanya permukaan luarnya saja.

Suatu hari istrinya, yang memang suka mengaji, belajar agama dan membaca, mendapatkan sebuah buku. Buku itu dicap oleh orang sebagai ajaran menyimpang, karena penasaran dia tetap menelaahnya sampai selesai. Menurut istrinya itu isinya bagus banget, buku yang mengajarkan kebaikan, suka menolong, banyak sedekah, rajin beribadah, dan semua perbuatan kebajikan yang lain. Istrinya semakin penasaran dan ingin ketemu langsung dengan yang mengajarkannya. Maka dia pun mencari alamatnya. Gampang dicari tinggal tanya mbah Google saja.

Kalau orang Jawa bilang ‘lha kok ndelalah’; kebetulan di tempat yang ditujunya itu istrinya bertemu dengan kawan sekolahnya dulu, bapak2 yang sudah lebih dulu mengikuti ‘ajaran baru’ ini. Singkat cerita istrinya kemudian akrif di pengajian dan pertemuan yang dilakukan oleh kelompok itu. Isinya baik semua. Bahkan baik banget. Orangnya juga baik-baik. Tidak melakukam kekerasan atau menyakiti orang. Istrinya semakin masuk ke dalam. Saking rajinnya beribadah sholat malam saja diwajibkan dalam kelompok itu. Dari ketiga anaknya dua orang akhirnya ikut masuk juga. Pak Bambang pun semakin binggung.

Setelah lama mulai kelihatan ‘penyimpangan-penyimpangannya’. Kemudian dia tahu syahadat kelompok itu diubah. Sekilas seperti tidak ada yang salah, artinya bener. Beberapa ibadah mulai ada ‘improvisasi’ dan ‘modifikasi’. Ujungnya yang memberi ajaran itu dindeklarasikan sebagai ‘nabi baru’. Pengikutnya banyak, bahkan sempat heboh di Indonesia. Dalam sejarah agama-agama samawi, nabi2 adalah laki-laki, kalau ini nabinya ‘wanita’. Kelompok ini percaya ‘akhir jaman’ sudah dekat, karena itu turunlah ‘nabi yang dijanjikan’ itu.

Kehidupan yang ‘sempurna’ itu akhirnya berubah. Biduk rumah tangganya pecah. Satu anaknya berhasil lepas dan ‘kembali’ ke jalan yang lurus. Mantan istrinya akhirnya menikah dengan laki2, kawan lamanya yang bertemu pertama kali di rumah ‘nabi baru’ itu.

****
Kisah ini dituliskan oleh Pak Bambang dalam sebuah buku. Bukunya belum diterbitkan karena banyak pertimbangan.

Godaan syaitan ternyata tidak hanya yang jahat-jahat saja. Syaitan mengoda dengan yang ‘baik-baik’, bagus-bagus, sholeh-sholeh. Godaan itu dibungkus dengan kebajikan-kebajikan. Namun, semuanya hanya ‘fatamorgana’ saja. Semua kebaikan itu hancur lebur dan tidak berbekas karena satu hal saja: akidahnya menyimpang. Tuhannya bukan Allah SWT, nabinya bukan Nabi Muhammad, dan kitabnya bukan Al Quran. Kasihan.

Advertisements

Software Quran Lengkap, Multiplatform dan Gratis dari King Saud University

Quran Ayat King Saud University Tafsir

Tampilan aplikasi Quran dari King Saud University.

Quran adalah kitab suci orang muslim di seluruh dunia. Membaca Quran setiap hari menjadi wirid harian yang banyak pahalanya. Mempelajari dan mengamalkan Quran adalah keharusan bagi setiap muslim. Di masa sekarang aplikasi Quran menjadi salah satu aplikasi wajib yang diinstall di komputer, PC, laptop, gadget maupun smartphone lainnya. King Saud University mepublikasikan sebuah softwere aplikasi Quran yang lengkap,gratis, mudah digunakan dan sangat bermanfaat bagi kaum muslimin seluruh dunia.

Aplikasi ini adalah apikasi multiplatform, tersedia untuk semua OS (operating system), baik Microsoft Windows, Android, Apple Mac, Symbian dan Blackberry. Intinya apapun perangkat yang Anda pakai bisa mendownload dan menginstall aplikasi Quran ini. Silahkan kunjungi link berikut ini untuk menginstall aplikasi Quran http://quran.ksu.edu.sa/ayat/?l=en.

Tampilan halaman download Ayat Quran King Saud University

Tampilan halaman download Ayat Quran King Saud University

Saya sudah coba install aplikasi ini di HP Smartpone Samsung Galaxy yang pakai Android. Aplikasi berjalan smooth. Sudah instaal di Apple MacBook, iPad dan Iphone. Semua bisa berjalan dengan lancar jaya.

Sebelumnya saya sudah install aplikasi iQuran yang berbayar di Android. Kemudian saya install juga aplikasi ini. Ada beberapa kelebihan aplikasi ini daripada aplikasi Quran yang sudah saya install sebelumnya:

  1. Tampilannya seperti Quran versi cetak. Jadi bisa digunakan untuk tilawah dengan batasan pojok.
  2. Tersedia banyak sekali tilawah Quran yang bisa didownload: Syeih Husary, Syeih Sudais, Syeih Al Ghamdi dan lain-lain. Saya download Syeih Husary, karena bacaan ini mengingatkan saya akan Masjid Fatimatuzzahra.
  3. Tersedia tafsir Quran untuk berbagai bahasa.
  4. Ada fasilitas pengulangan bacaan tilawah. Sangat memudahkan untuk yang sedang menghafal Quran.
  5. Ada fasilitas untuk mengingat hafalan Quran.

Saya sangat merekomendasikan bagi Anda untuk mendownload aplikasi ini di gadget atau komputer Anda.

Semoga, siapa pun yang membuat aplikasi ini, mendapatkan pahala dan barokah dari Allah. Amin.

Cara Penyembelihan Hewan Qurban

Berkurban adalah salah satu sunnah muakad yang dilaksanakan pada hari raya Idhul Qurban. Saya menemukan beberapa video menarik dari YouTube tentang cara-cara penyembelihan hewan Qurban. Video yang paling menarik adalah video dari Sam Kouka. Terus terang, saya penakut dengan darah. Pingin banget mempraktekkan sendiri tapi tidak berani. Silahkan kalau ada yang mau mempraktekkannya. Ada juga video lain yang saya peroleh dari group WA.

Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis

image

Buku kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami

Saya akan kutipkan penggalan cerpen A.A. Navis yg judulnya ‘Robohnya Surau Kami’. Meskipun cerpen ini pertama kali terbit sdh cukup lama (1956), namun isinya masih tetap relevan sampai sekarang. Dikisahkan bahwa H Saleh yang rajin ibadah berdemo kepada Allah karena dimasukkan ke neraka. Mereka tidak terima dimasukkan ke neraka, padahal waktu hidupnya hanya dihabiskan hanya untuk beribadah dan menyembah Allah semata. Berikut cuplikannya:
‘Kalian di dunia tinggal di maja?’ Tanya Tuhan.
‘Kami adalah umat-Mu yang tinggal di Indonesia, Tuhanku.’
O, di negeri yang tanahnya subur itu?’
‘Ya, benarlah itu,Tuhanku.’
‘Tanahnya yang mahakaya raya, penuh oleh logam, minyak, dan berbagai bahan tambang lainnya, bukan?’
‘Benar. Benar. Benar. Tuhan Kami. Itulah negeri kami.’
Mereka mulai menjawab serentak. Karena fajar kegembiraan telah membayang di wajahnya kembali. Dan yakinlah mereka sekarang, bahwa Tuhan telah silap menjatuhkan hukuman kepada mereka itu.
‘Di negeri di mana tanahnya begitu subur, hingga tanaman tumbuh tanpa di tanam?’
‘Benar. Benar. Benar. Itulah negeri kami.’
‘Di negeri, di mana penduduknya sendiri melarat?’
‘Ya. Ya. Ya. Itulah negeri kami.’
‘Negeri yang telah lama diperbudak oleh orang lain.’
‘Ya. Tuhanku. Sungguh terlaknat penjajah itu. Tuhanku.’
‘Dan hasil tanahmu, mereka yang mengeruknya, dan diangkut ke negerinya, bukan?’
‘Benar, Tuhanku. Hingga kami tak mendapat apa-apa lagi. Sungguh laknat mereka itu.’
‘Di negeri yang selalu kacau itu, hingga kamu dengan kamu selalu berkelahi, sedang hasil tanahmu orang lain juga yang mengambilnya, bukan?’
‘Benar, Tuhanku. Tapi bagi kami soal harta benda itu kami tidak mau tahu. Yang penting bagi kami adalah menyembah dan memuji Engkau.’
‘Engkau rela tetap melarat, bukan?’
‘Benar, kami rela sekali, Tuhanku.’
‘Karena kerelaanmu itu, anak cucumu tetap melarat, bukan?’
‘Sungguhpun anak cucu kami melarat, tapi mereka semua pintar mengaji. Kitab-Mu mereka hafal di luar kepala.’
‘Tapi seperti kamu juga, apa yang disebutnya tidak dimasukan ke hatinya, bukan?’
‘Ada, Tuhanku.’
‘Kalau ada, kenapa engkau biarkan mereka melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedangkan harta bendamu kau biarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedangkan aku meyuruh engkau semuanya beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja. Tidak. Kamu semua mesti masuk neraka. Hai, malaikat halaulah mereka ini kembali ke neraka. Letakkan di keraknya!’

Sungguh. Apa yang diceritakan itu memang seperti kenyataan di negeri ini. A.A. Navis berdakwah tanpa perlu menyitir ayat2 dan hadist2. Kata2nya langsung menusuk ke ulu hati, ke jantung bangsa ini.
Mestinya cerpen ini dibaca oleh para pemimpin negeri, para ulama, para ustad, para cerdik cendekia, para ulama, para pejabat, dan rakyat. Khususnya ummat Muslim.

Catatan buku: Hadits Arbain Imam Nawawi

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Jangan anggap remeh buku mungil ini. Meski ukurannya kecil, tapi buku ini adalah salah satu buku luar biasa. Andaikan ada penghargaan tentang buku paling laris sepanjang abad, buku yang dicetak ulang beribu-ribu kali, buku yang paling banyak dibaca, buku yang paling banyak dihafal, buku yang paling mendunia, dan buku yang paling banyak diterjemahkan, buku kecil ini layak mendapatkannya.

Buku kecil karya Imam Nawawi ini adalah salah satu karya monumental beliau. Imam Nawawi menuliskannya pada tahun 6.. H atau …. M. Artinya ditulis ….. tahun yang lalu. 

Hadits-hadits ini dikumpulkan berdasarkan sebuah hadits dari Rasulullah, bahwa Rasulullah bersabda:
“Barang siapa di antara umatku menghafal empat puluh hadits tentang agamanha maka dia akan dibangkiykan Allah pada hari kiamat bersama golongan ahli-ahli figh dan para ulama.”

Banyak ulama-ulama sebelumnya yang mengumpulkan empat puluh hadits. Namun, kita empat puluh hadits Imam Nawawi ini yang paling terkenal dan paling banyak dipelajari oleh Umat Islam di seluruh dunia.

Diceritakan oleh Ustad bahwa ketika memilih hadits-hadits yang akan dimasukkan ke dalam kumpulan hadits ini Imam Nawawi melakukan sholat istikhoroh berkali-kali. Beliau memilih dari ribuan hadist Rasulullah berdasarkan ilmu yang beliau kuasai. Namun, Imam Nawawi tetap ‘berkonsultasi’ kepada Allah untuk diberi petunjuk memilih hadits yang benar. Hadits2 di dalam buku kecil itulah hasilnya. Subhanallah.

Sungguh luar biasa amal jariyah dari Imam Nawawi itu. Pahala amal itu terus mengalir dari dulu hingga sekarang dan mungkin akan terus mengalir sampai hari kiamat nanti.

image

image

Buku kusam ini saja sudah cetakan ke-35..

Catatan buku: Islam dan Kebatinan

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Buku ini salah satu koleksi buku ‘kuno’ yang ada di rak buku kami. Judulnya “Islam dan Kebatinan” karangan Prof. Dr. H. M. Rasjidi. Buku ini ditulis 47 tahun yang lalu. Pertama kali buku ini saya dapatkan ada di tumpukan bawah meja tahu rumahnya Pak Arifin Mukti. Ternyata isinya menarik dan tidak saya dapatkan di buku2 keislaman kontemporer. Lalu, buku ini saya minta bersama dengan beberapa buku kuno yang lain. Isi buku ini menarik karena membahas tentang beberapa aliran kebathinan yang ada di masyarakat dan sebagian “bercampur aduk” dengan Islam.

Realitanya kebathinan memang eksis dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika SMA dulu saya pernah membeli sebuah buku terjemahan dari bahasa jawa. Judulnya: Kitab Gatoloco dan Kitab Darmogandul. Buku itu dijual di toko buku Cahaya yang ada di samping masjid Agung Magelang. Toko buku ini adalah toko buku Islam yang paling besar dan paling lengkap waktu itu. Saya tertarik membelinya karena di pengantarnya tertulis bahwa buku ini menceritakan tentang sejarah masuknya Islam di Indonesia. Bukunya cukup unik, karena dicetak dalam dua bahasa; satu sisi bahasa jawa dan sisi yang lain terjemahannya.

Saya mulai membaca buku itu. Ternyata isinya benar2 diluar dugaan saya. Isi buku itu bukannya tentang cerita sejarah Islam di Indonesia, tapi justru isinya melecehkan ajaran Islam. Saya tidak meneruskan membaca buku itu. Beberapa bulan kemudian saya mendengar di tvri kalau peredaran buku itu dilarang. Saya jadi ingat dan saya cari buku2 itu lagi. Tidak ketemu. Entah saya buang ke mana buku2 itu. Beberapa tahun kemudian baru saya tahu kalau buku itu merupakan salah satu kitabnya orang kebathinan.

Ketika kuliah saya pernah menginap di rumah teman saya di lereng gunung Sumbing. Bapak teman saya memiliki beberapa koleksi buku di ruang tamunya. Iseng2 saya baca satu buku. Saya terkejut ketika membaca isinya; isinya tentang ibadah yang campur2 dan tentang kitab kejadian manusia. Ternyata bapak teman saya adalah penganut aliran kebathinan.

Ketika KKN saya tinggal di desa terpencil di lereng pegunungan Dieng di Kab. Banjarnegara. Warga di desa saya ada dua kelompok penganut agama; Islam dan Hindu. Ternyata; di desa itu atau di kecamatan itu ada juga penganut aliran kebathinan.

Ketika saya menemukan buku ini baru saya memahami jika orang2 tersebut adalah penganut aliran kebathinan atau aliran kepercayaan. Di KTP mereka mungkin saja tertulis Islam, tapi mereka tidak menjalankan syariat Islam. Mereka beribadah denga cara lain. Ya…kebathinan itu.

Budaya manusia akan saling mempengaruhi. Dalam kasus kebathinan ini entah Islam yang mempengaruhi ‘kebathinan’ orang dulu atau justru ‘kebathinan’ yang mengotori ajaran Islam. Sesudah ratusan tahun Islam masuk ke Indonesia, masih ada beberapa kelompok orang Islam yang mencampur adukkan antara ajaran Islam dengan kebathinan. Akan lebih baik jika orang-orang ini mengikuti dan memilih salah satu saja. Dalam Islam, syirik adalah dosa yang tidak terampuni. Saya rasa demikian juga dalam ‘kepercayaan’ lain. Kalau tidak ‘murni’ tidak akan ‘diterima’ amalannya.

Buku karya Prof. Rasjidi ini sangat membantu saya dalam memahami tentang ‘kebathinan’ itu. Untung saja saya tidak melanjutkan sampai selesai ketima membaca kitab Gatoloco dan Darmogandul. Namun, saya kecewa karena kedua buku itu hilang dan tidak pernah saya temukan sampai sekarang.

Salam membaca.

Catatan buku: Buku-buku Panduan Do’a

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Berdoa adalah intinya ibadah. Islam mengajarkan untuk selalu berdoa dalam setiap kesempatan, setiap keadaan, dan setiap waktu. Ibaratnya sejak bangun tidur sampai tidur lagi ada doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah. Sebut saja; doa bangun tidur, doa masuk wc, doa keluar wc, doa berwudhu, doa setelah wudhu, doa keluar rumah, doa berangkat ke masjid, doa masuk ke masjid, doa setelah adzan, doa setelah sholat, doa keluar masjid, doa pagi hari, doa pakai baju, doa berangkat kerja/keluar rumah, doa naik kendaraan, doa mulai kerja, doa mau makan, doa setelah makan, doa sore hari, doa mau tidur, doa ketika mimpi buruk. Masih ada lagi doa-doa untuk keadaan tertentu; doa ketika bersin, doa ketima melihat sesuatu yang mengembirakan, doa ketika hujan, doa ketika mendengar petir, doa menengok orang sakit, doa mohon kesembuhan, doa memohon keturunan yang baik dan masih banyak doa-doa yang lain.

Kita tidak perlu menghafal semua doa-doa itu. Hafalkan saja sesuai kemampuan kita dan amalkan secara rutin dan istiqomah agar kita mendapatkan pahala atas setiap perbuatan kita.

Doa-doa itu ada yang bersumber dari Al Quran dan ada pula yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Karena doa adalah ibadah kita perlu belajar dari sumber-sumber yang terpercaya. Terutama untuk doa-doa yang bersumber dari hadist Rasul.

Kami membeli beberapa buku tentang doa-doa itu. Mulai dari buku yang tipis hingga tebal. Mulai dari buku yang kecil hingga buku yang besar. Kami mencoba menghafal doa-doa itu.

Salah satu koleksi buku tentand berdoa yang bagus menurut saya adalah buku “Kumpulan Doa dalam Al Quran dan Hadist” karya Syech Al Qothoni. Saya pernah ditunjukki oleh ustad versi asli dari buku saku ini. Buku ini telah diterjemahkan dengan ukuran yang sama dengan buku aslinya.

image

Keunggulan buku ini adalah ukurannnya yang kecil sehingga mudah disaku dan dibawa ke mana-mana. Dalil2 yang digunakan shahih dan terpercaya. Penulisnya juga salah satu ulama terkenal yang terpercaya. Isinya lengkap dan hampir meliputi setiap aktivitas seorang muslim.

Jika Anda sedang mencari buku rujukan tentang doa, sebaiknya Anda membeli buku ini. Selamat berdoa dan selamat membaca.

Percaya pada Pertolongan Allah

Lanjut lagi tentang ‘teman baru‘ saya. Salah satu yang sangat berkesan bagi saya adalah cerita Beliau tentang hakekat ‘pertolongan Allah’.

Sebagai seorang muslim, kita harus percaya pada ‘pertolongan Allah’. Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (QS.1:214). Kalimat ini mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kadang-kadang kita khilaf dan seakan tidak percaya bahwa Allah pasti akan memberi pertolongan pada hambanya yang memohon pertolongan. Beliau memberikan sebuah cerita nyata tetang bagaimana kekuatan iman dan kekuatan keyakinan pada ‘pertolongan Allah’.

Kisah ini tentang temannya yang sedang membutuhkan banyak uang. Temannya itu membutuhkan uang segera untuk membayarkan uang kuliah untuk anaknya esok hari. Jumlah yang dibutuhkan cukup besar, sedangkan tabungannya tidak mencukupi. Dia sudah berusaha berbagai cara untuk mendapatkan uang tersebut. Namun, sampai hari terakhir dia belum juga mendapatkannya. Salah satu cara untuk mendapatkan uang adalah dengan meminjam ke ‘rentenir’ (saya sebut saja begitu).
Continue reading

Tips Android: Applikasi Al Qur’an untuk Smartphone Android

Al Qur’an adalah kitab suci umat lslam. Membaca, mempelajari, mengkaji, dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari bernilai ibadah.  Menginslall applikasi Al Qur’an dalam smartphone seperti menjadi keharusan. Ada banyak app Al Qur’an di Play store, salah satu yang bagus adalah iQuran.

iQuran teradia dalam dua versi, iQuran Lite yang gratis dan iQuran Pro yang berbayar. iQuran Lite sudah lebih dari cukup untuk membaca al qur an. Al qur an ini dilengkapi dengan terjemahan bahasa inggris dan bacaan al qur an oleh Syeik Husary. Namun fasilitas dan fitur fiturnya terbatas.

Continue reading

Alunan Adzan di Masjidil Haram Mekkah

Mungkin kita sering mendengar lantunan adzan dari Masjidil Haram Mekkah, di HP, di komputer, di laptop, di televisi, atau di radio. Tetapi, pernahkan melihat muadzinnya? Silahkan dinikmati video muadzin dari masjidil haram ini.