Category Archives: Tutorial

Tutorial menggunakan android

Tips MacBook: Spotlight Search

iOS besutan Apple memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan OS Windows buatan Microsoft. Salah satunya adalah Spotlight Search. Saya bertahun-tahun menggunakan Windows dan kini lebih banyak menggunakan iOS, Spotlight Search ini memang berbeda dan sangat berguna ketika bekerja dengan MacBook. Kegunaan utama Spotlight adalah untuk melakukan pencarian dengan cepat isi MacBook. Spotlight Search adalah search engine untuk MacBook. Mudahnya kita bisa melakukan pencarian apa saja dengan menggunakan Spotlight Search ini.

Di Windonws memang ada juga fasilitas pencarian, namun tidak secanggih Spotlight. Dulu Google juga pernah membuat Google Desktop. Fungsinya mirip seperti Spotlight. Namun Google Dekstop terasa berat dan ada kecurigaan kalau Google mengumpulkan data dari seluruh komputer yang terinstall Google Dekstop.

Nah, kalau Anda adalah pengguna iOS, berikut ini ada beberapa shotcut yang berhubungan dengan Spotlight yang wajib Anda ketahui.

Empat Shortcut Spotlight Dasar

Berikut ini adalah empat shotcut dasar untuk menggunakan Spotlight:

  • Membuka Menu Spotlight Search – Command+Space
  • Membuka Spotlight di dalam Finder – Command+Option+Space
  • Menutup kotak pencarian Spotlight – Escape
  • Menutup menu Spotlight – tekan Escape dua kali

Tujuh Shortcut untuk Menggunakan dan Navigasi pada keyboard

Shorcut (tombol pintas) ini digunakan untuk berinteraksi dan navigasi pada hasil pencarian yang diperoleh dari Spotlight:

  • Membuka hasil pencarian pertama –> Return (Enter)
  • Beralih/berpindah hasil pencarian –> Tombol Naik dan Tombol Turun
  • Membuka lokasi hasil pencarian pertama di dalam Finder –>Command+Return
  • Menampilkan tampilan/preview dari hasil pencarian pertama –>tombol Command atau melewatkan kursor di atas hasil pencarian
  • Menampilkan lokasi hasil pencarian –>Command+Option sambil kursor diarahkan di atas hasil pencarian
  • Melompat ke kategori dari hasil pencarian –>Command+tombol panah ke atas atau tombol ke bawah

Dua Tombol Shorcut Bonus

  • Menjalankan aplikasi –> ketikan nama apliasi dan tekan tombol Return/Enter
  • Mendapatka definisi –> ketikkan kata yang ingin diketahui definisinya, lalu letakkan kursor di atas dan pilih menu “Look up”.

Saya yakin, dengan menggunakan tombol pinas (shortcut keyboard) Spotlight Search ini akan memudahkan pekerjaan kita.

Selamat mencoba.

Advertisements

Menghindari Jalur Ganjil-Genap di Jakarta dengan Waze

Saya bukan orang Jakarta dan tidak hafal jalan-jalan di Jakarta. Pemberlakuan aturan ganjil genap membuat saya perlu berhati-hati agar tidak kena denda jika salah masuk jalur. Saat ini tidak perlu pusing-pusing lagi mencari jalur alternatif untuk menghindari jalur agar tidak salah jalur ganjil genap. Applikasi navigasi Waze sudah memberikan fasilitas untuk bisa mengenali atura ganjil genap ini dan mencarikan rute alternatifnya.

Saya punya pengalaman buruk dengan atura ganjil genap ini. Mobil yang saya pakai nomornya ganjil, Di hari genap saya akan menghadiri undangan rapat di Batan, Jakarta, yang kena aturan ganjil genap ini. Saya masuk ke jalur itu jam 10.10 menit dan masuknya hanya sekitar 100 meter saja. Mobil kami dihentikan petugas…..mampus dah…..!!!!
Untungnya waktu itu masih masa ujicoba, jadi kami hanya diberi peringatan saja.

Teman saya, Pak Tri Panji mengalami hal yang sama. Kena tilang gara-gara salah masuk ganjil genap, meski pun waktunya hanya lewat beberapa menit saja. Tetap saja kena tilang dan harus ikut sidan dan bayar denda yang jumlahnya lumayan.

Aplikasi Waze Indonesia sudah mengakomodir atura ini. Jadi, dengan sedikit pengaturan di Waze, Waze akan memberikan jalur-jalur alternatif agar tidak kenal tilang gara-gara salah masuk jalur ganjil genap. Caranya mudah sekali.

Pertama masuk ke akun Waze Anda, kemudian masuk ke menu Setting > Navigation > Licence plate restriction. Di menu ini tambahkan dua digit terakhir dari nomor plat mobil kita. Angka nol dianggap sebagai nomor genap. Kemudian kembali ke halaman depan.

Dengan pengaturan ini, Waze secara otomatis akan mengenali apakah plat mobil kita berpotensi melanggar aturan ganjil genap atau tidak. Jika kebetulan kita akan melanggar atura ini, Waze secara otomatis akan mencarikan jalur-jalur yang tidak terkenal aturan ganjil genap. Bahkan, saya pernah membuktikan kecanggihan aplikasi ini. Waktu itu belum jam ganjil genap belum dimulai, jadi Waze memberikan rute yang melewati Jalan Sudirman. Tapi, karena jalanan macet sampai hampir melewati jam mulai berlakukan nomor ganjil genap. Waze secara otomatis akan mengalihkan jalur ke rute-rute alternatif yang tidak terkena aturan ganjil genap.

Seilahkan dicoba.

waze alternatif jalur ganjil genap

Menambahkan pengaturan untuk menghindari jalur ganjil genap DKI Jakarta

waze alternatif jalur ganjil genap

Menambahkan dua digit nomor plat mobil kita ke pengatura Waze untuk menghindari jalur ganjil genap dan mencari jalur alternatifnya.

Mengedit Format Sitasi untuk Digunakan di Mendeley

Mendeley adalah salah satu aplikasi manajemen daftar pustaka yang saat ini paling sering saya gunakan. Aplikasi ini tidak kalah dengan aplikasi sejenis yang berbayar, seperti: Endnote. Nah, saya satu yang permasalahan yang sering muncul adalah menyesuaikan format sitasi dengan format baku yang digunakan dalam penulisan pustaka di jurnal tertentu. Ternyata mengedit sitasi untuk digunakan di Mendeley tidaklah sulit.

Ada beberapa saran saya sebelum Anda melanjutkan ke langkah-langkah berikutnya. Pertana, Anda sudah menginstall Mendeley Dekstop di komputer yang Anda gunakan. Silahkan kunjungi website resmi Mendeley untuk mendownload file installer yang sersuai dengan OS yang anda Gunakan: Mendeley. Langkah kedua yang tidak kalah pentingnya adalah membuat akun Mendeley. Caranya sangat mudah. Kunjungi website https://www.mendeley.com/ dan klik menu Registration atau login. Ikuti panduan langkah-langkahnya. Membuat akun ini penting, agar kita bisa singkronisasi antara database di komputer dengan database on-line akun kita. Demikian juga untuk style-style sitasi yang kita gunakan.

Setiap jurnal ilmiah atau publikasi ilmiah memiliki aturan penulisan sitasi dan daftar pusataka yang baku. Akan lebih mudah bagi kita untuk mengikuti panduan ini jika disebutkan juga naman format penulisan sitasi ini yang baku yang digunakan oleh jurnal-jurnal besar di dunia. Misalnya: APA, Havard, dan lain-lain. Permasalahan timbul jika jurnal ilmiah tidak menyebutkan nama formatnya atau memiliki aturan penulisan sendiri yang sedikit berbeda dengan aturan format yang standard. Misalnya saja, setelah nama di dalam daftar pustaka tidak boleh diberi tanda koma atau tanda titik. Tanda koma digunakan hanya untuk antar author/penulis.

Yang biasa saya lakukan adalah mencari format sitasi/penulisan daftar pustaka yang paling mirip dengan aturan penulisan dari jurnal ilmiah yang sedang kita tulis. Setelah itu, cermati perbedaan-perbedaan detail. Biasanya perbedaan ini tidak banyak dan hanya berupa penambahan atau pengurangan tanda baca saja.

Mendeley menggunakan Citation Style Language (CSL) untuk mengedit format penulisan sitasi dan daftar pustaka. Cara mengeditnya memang perlu ketekunan. Tidak sulit, hanya perlu tekun saja. Kalau Anda pernah belajar HTML dan CSS mungkin agak sedikit mudah memahami aturan untu mengedit format sitasi ini. Berikut ini beberapa langkah yang biasa saya lakukan untuk mengedit foramt aturan penulisan sitasi dan daftar pustaka.

Pertama. Kunjungi website CSL https://csl.mendeley.com/. Kemudian cari format penulisan yang paling mendekati dengan aturan penulisan yang akan kita gunakan. Untuk mencarinya Anda bisa menggunakan dua macam cara: 1) pertama dengan menguliskan nama format standardnya atau 2) menggunakan contoh penulisan sitasi/daftar pustaka.

Kedua, klik menu atau tombol Edit yang ada di bagian bawah nama sitasi tersebut. Untuk bisa mengedit anda perlu login terlebih dahulu ke Mendeley. Silahkan login dulu.

Halaman untuk Visual CSL Editor terbagi menjadi tiga jendela. Kolom kiri adalah daftar fungsi-fungsi atau macro untuk mengatur tampilan sitasi dan daftar pustaka. Bagian kanan atas adalah contoh tampilan dari sitasi atau daftar pustaka. Jendela kanan bawah adalah informasi dari fungsi-fungsi itu.

Kalau Anda bingung, cobalah klik salah satu bagian di jendela contoh (Example Citation). Bagian yang aktif akan mengantarkan pada kita fungsi-fungsi mana yang mengatur tampilan ini. Di bagian inilah kita akan mengeditnya. Coba telusuri bagian-bagian itu dan perhatikan perubahan-perubahan pada jendela yang lain. Dengan mencoba-coba ini, Anda akan dengan cepat memahami bagaimana cara mengedit sitasi dengan Visual CSL Editor ini.

Selamat mencoba.

Tips Agar Whatsapp Tidak Lemot

Whatsapp (WA) memiliki banyak fitur. WA tidak hanya sekedar tempat ngobrol (chatting) tapi juga berbagi foto, video dan dokumen. Sayangnya, WA menjadi lamban, lemot dan banyak makan memori HP. Berikut ini beberapa tips agar WA tidak cepat lemot.

WA akan Mengilas SMS, MMS dan E-mail

Whatsapp (WA) menjadi salah satu aplikasi messenger wajib di dalam smartphone. Saat ini WA menggantikan fungsi SMS dan MMS. Bahkan, pelan tapi pasti WA akan menggilas e-mail juga dengan kemampuannya untuk saling berbagi foto, video dan dokumen. WA juga bisa untuk menelpon via jaringan internet seperti Skype. Komplit fasilitasnya.

SMS dan MMS fitur komunikasi kuno yang biasanya per satuan pesan. Berbeda dengan WA yang biayanya berdasarkan besarnya memori pesan tersebut. WA menawarkan biasa komunikasi yang jauh lebih murah dibandingkan SMS dan MMS.

Salah satu yang menarik dari WA saat ini adalah fasilitas untuk berbagi dokumen, seperti pdf, docx, xlsx dan pptx. File2 ini bisa langsung dibuka dengan HP smartphone. Dokumen2 yang dulu biasa dikirim via e-mail, kini mulai dikirim via smartphone. WA web yang bisa dibuka dengan laptop/pc menambah fungsionalitas WA yang menggantikan fungsi e-mail.

Namun, karena banyaknya fasilitas ini seringkali WA menjadi lemot alias lamban dan memori membengkak dengan cepat. Apalagi jika kita menggikuti banyak sekali group WA. Percakapan yang intensif dan ramai akan diikuti dengan membengkaknya memori WA. Ada satu group WA yang saya ikuti memakan penyimpanan hingga 3G dan total memori WA 5 GB. Gila…..

Besarnya memori yang dimakan oleh WA bisa memperlemah kemampuan smartphone. Tapi jangan khawatir, berikut ini beberapa tips agar WA menjadi lebih ‘jinak’ dan tidak banyak memakan resource/sumber daya smartphone kita.

Menonaktifkan Download/Loading Otomatis

File yang banyak memakan memori dan kuota internet adalah file foto, video, pesan suara dan dokumen. Secara default, file2 ini akan didownload secaran otomatis. Sayangnya, sebagian besar foto dan video ini tidak terlalu penting. Kadang2 isinya hanya guyonan dan candaan saja.

Salah satu cara agar WA tidak banyak memakan memori adalah membatasi loading otomatis dari file2 ini. Saya mematikan semua setting/pengaturan loading otomatis. Dengan pengaturan ini, foto, video dan pesan suara hanya akan diloading ketika kita memberinya ijin. Jadi kita bisa kemilih foto atau video mana yang akan kita lihat.
Continue reading

Mengatasi Error 205 Enable to Authenticate Your Identity pada mBanking BCA

Mobile banking memudahkan transaksi perbankan. Namun, kalau kebetulan sedang error bisa jadi menghambat transaksi keuangan kita. Seperti yang saya alami sore ini ketika akan mengecek transfer yang masuk, tiba2 aplikasi BCA saya muncul pesan “205 – Enable to Authenticate Your Identity”. Cara mengatasi masalah ini ternyata mudah.

Aplikasi mBanking BCA terkoneksi dengan nomor HP yang kita daftarkan ke BCA dan perangkat HP yang kita gunakan. Error ini terjadi ketika aplikasi BCA tidak bisa mengenali nomor kita atau HP yang kita gunakan. Saya baru sadar jika saya baru saja mengupdate HP saya, versi HP maupun softwerenya.

Cara mengatasi error ini adalah dengan cara menginstall ulang aplikasi mBanking BCA tersebut. Pertama hapus aplikasi BCA yang lama. Restart HP dan download kembali aplikasi mBanking BCA. Aplikasi ini akan kembali mengkonfigurasi informasi kita. Kita akan diminta nomor kartu debit/kredit dan memasukkan kembali pin mBanking BCA. Setelah itu aplikasi akan kembali sehat seperti sedia kala.

Error 205 mBanking BCA

Google Schoolar: Download Jurnal International Full Paper Gratis

Google Schoolar Search Engine Khusus untuk Literatur Ilmiah

Google schoolar adalah layanan Google favorite saya untuk mendapatkan jurnal ilmiah internasinal. Hebatnya lagi, dengan Google Schoolar kita juga bisa mendapatkan full paper jurnal tesebut secara gratis dalam bentuk file pdf. Cara mendapatkan dan mendownload full paper jurnal imiah ini sangatlah mudah dan sangat cepat. Catatan: tergantung dengan kecepatan koneksi internet anda.

Langkah-langkah Mendownload Full Paper PDF dari Jurnal Ilmiah dari Google Schoolar

Berikut ini langkah super cepat untuk mendapatkan jurnal ilmiah full paper gratis dari Google Schoolar.

1. Masuk ke Google Schoolar.
2. Masukkan kata kunci dari jurnal ilmiah yang ingin anda cari.
3. Tambahkan strink ini: filetype:pdf. Parameter tambahan ini meminta kepada Google Schoolar untuk menampilkan jurnal-jurnal ilmiah yang bisa didownload full papernya dalam bentuk pdf.
4. Lihat hasil pencariannya. Link untuk mendapatkan full paper dalam format file pdf ada di kolom kanan hasil pencarian.
5. Tinggal klik saja link pdf tersebut dan kita sudah mendapatkan jurnal ilmiah internasional full paper secara gratis tis………!!!!!

Silahkan dicoba.

Baca juga cara mengelola daftar pustaka dengan Mendeley: Klik Di sini.

jurnal ilmiah full paper gratis

Menambahkan strink filetype:pdf di dalam kotak pencarian Google Schoolar.

jurnal ilmiah gratis dari Google Schoolar

Link untuk mendownload full paper dalam format PDF dari Google Schoolar

Studi Literatur dengan Google Schoolar

Google Schoolar untuk Pencarian Jurnal Ilmiah

Google memiliki fasilitas khusus untuk melakukan pencarian literatur-literatur ilmiah, namanya Google Schoolar. Dengan menggunakan Google Schoolar pencarian dan studi literatur jurnal-jurnal ilmiah menjadi sangat mudah dan menyenangkan. Saya mengalami jaman-jaman sebelum Google lahir, mencari literatur apalagi full papernya sungguh sulit sekali. Beruntunglah generasi sekarang yang menikmati kemudahan ini. Saya ingin berbagi dengan pengunjung blog ini tentang pengalaman melakukan studi literatur dengan menggunakan Google Schoolar.

Sebelum dilanjutkan, dalam melakukan studi literatur atau studi pustaka ini, saya menggunakan juga aplikasi manajemen literatur Mendeley. Ada banyak aplikasi manajemen literatur yang lain, seperti: Endnote, Zotero, JabRef dan lain-lainnya. Silahkan, Anda pilih menggunakan aplikasi yang Anda sukai. Anda sebaiknya sudah terbiasa menggunakan aplikasi ini, karena akan saya jelaskan secara singkat saja. Silahkan baca di link berikut ini untuk aplikasi manajemen literatur.

Mengapa perlu melakukan studi literatur dan studi pustaka?

Studi literatur ini sangat penting dilakukan sebelum melakukan penelitian. Baik untuk penelitian skripsi, thesis, disertasi atau pun penelitian-penelitian lanjut lainnya. Studi literatur menjadi pijakan awal sebelum melakukan penelitian. Studi literatur bisa digunakan untuk pencarian ide-ide penelitian, kebaruan penelitian, mempertajam ide, mencari metode yang cocok, atau bahkan untuk melakukan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Jujur saja, tidak ada penelitian yang benar-benar baru 100%, selalu ada irisan dan duplikasi. Yang penting adalah dalam melakukan penelitian tidak boleh menjiplak, plagiat atau mengulang mentah-mentah penelitian yang sudah ada.

Studi pustaka ini juga bisa digunakan ketika menulis sebuah tulisah ilmiah, baik itu menulis skripsi, thesis, disertasi, makalah seminar, artikel ilmiah atau pun laporan penelitian. Studi literatur ini juga bisa digunakan untuk membuat proposal penelitian.


Artikel penting lainnya bisa dilihat di link ini:
Artikel ilmiah gratis dari internet
Studi patent
– aplikasi manajemen referensi: Mendeley, Zotero, Jabref.
Daftar website penyedia artikel jurnal ilmiah gratis


Continue reading

Menulis Tulisan yang Google Friendly

Lautan Informasi dan Tulisan di Jagad Maya

Saya mulai suka menulis sejak masih SD. Menulis di buku tulis KIKI, lalu berlanjut menulis di dunia maya. Tujuan menulis hanya satu, menuangkan isi kepala. Mau dibaca orang atau tidak, saya tidak peduli. Tapi, kini saya berpikiran lain; ‘Ngapain menulis kalau tidak ada yang baca…?????’

Ada milyaran artikel dan tulisan di dunia maya. Tulisan kita tenggelam di lautan data dan informasi. Tulisan kita tidak ada manfaatnya jika tidak ada yang membacanya. Agar tulisan kita dibaca orang, maka tulisan kita harus mudah dicari oleh masyarakat dunia maya atau netizen. Dan, netizen mencari dengan bantuan mesin pencari: Mbah Google. Karena itu tulisan yang kita tulis di dunia maya harus mudah dikenali dan dicari oleh Mbah Google. Istilahnya tulisan yang ditulis di internet mesti Google Friendly.

Mengapa harus membuat tulisan yang Google Friendly

Saya tahu sudah cukup lama, tapi baru menyadarinya akhir-akhir ini. Lalu, saya mencoba mencari tahu dan belajar tentang cara-cara membuat tulisan yang Google Friendly. Maka ketemulah saya dengan ‘mahluk’ yang namanya SEO. ‘Mahluk’ yang sudah cukup lama saya dengar, tapi belum pernah ‘berinteraksi’ dengannya.

Ada beberapa buku yang saya baca. Saya juga mencarinya di internet. Banyak sekali, jadi ‘lier’ bacanya. Saya coba memahaminya pelan2. Maklum, sudah mulai berumur, jadi ‘stamina’ belajar juga berkurang.

Karena tulisan yang sudah saya buat cukup banyak, dan semuanya tidak ada pertimbangan ‘Google Friendly‘ atau tidak, saya mulai dari tulisan2 ini. Praktek menerapkan belajar menulis yang Google Friendly jadi dibalik. Tulisan2 yang sudah saya buat saya evaluasi dan perbaiki. Istilahnya di SEO; optimasi on-page.

Masih banyak yang belum saya pelajari dan saya praktekkan. Tapi, saya menikmati setiap proses belajar ini. Meski pelan tapi dipelajari terus dan dipraktekkan. Semoga hasilnya menjadi lebih baik.

Tulisan ini adalah contoh tulisan yang ditulis tanpa mempertimbangkan Google Friendly. Masih pakai metode lama, pokoknya menulis terus dan terus menulis.

Beberapa Tips dari Internet untuk Menulis Tulisan yang Google Friendly

Ada banyak sekali tips yang disampaikan di internet. Ada macam-macam. Saya akan mulai dari yang saya tahu dan sudah saya praktekkan. Pembahansan di artikel ini akan saya update dan mungkin belum selesai. Mohon maaf pembaca. Harap maklum.

Buat Tulisan yang Baik dan Bermutu

Tulisan yang baik, berbobot dan bermutu dengan sendirinya akan selalu menarik perhatian orang dan memberikan manfaat bagi pembacanya. Untuk dapat membuat tulisan yang baik perlu banyak latihan dan memahami kaidah-kaidah bahasa dan tata bahasa yang baik dan benar. Tulisan yang bermutu menyampaikan banyak informasi yang disusun secara logis, sehingga pembaca lebih mudah memahaminya. Meskipun tidak di-optimasi agar Google Friendly, tulisan yang baik akan mendapatkan ranking yang baik dari Google atau pengunjung dunia maya.

Saya mencoba sedikit searching di Google dan mencari tulisan-tulisan yang ada di halaman pertama pencarian Google. Banyak artikel-artikel yang memang bagus dan layak untuk menduduki posisi pertama. Tapi ada juga artikel-artikel yang di halaman pertama, tetapi isinya kurang bermutu, tapi tulisan ini sudah dioptimasi agar Google Friendly.

Membuat sebuah tulisan yang baik mungkin perlu di bahas dalam artikel dan postingan tersendiri. Insya Allah.

Masukkan Kata Kunci di Judul, Heading/Lead Paragraf, dan Isi Tuliran

Orang melakukan pencarian di halaman Google dengan mengetikkan kata kunci dari informasi yang ingin mereka dapatkan. Kata kunci ini bisa bermacam-macam dan banyak sekali kombinasinya. Sebelum menulis sebuah artikel, bisa juga setelah-nya sih…., kita bisa mencoba kombinasi kata kunci dari ide pokok tulisan kita ini dengan Google. Jadi coba ketikkan katan kunci di Google. Google biasanya memberikan beberap saran kata kunci di bawah kotak pencarian tersebut. Di bagian bawah hasil pencarian Google juga menampilkan beberapa kata kunci yang terkait dengan kata kunci yang sudah kita masukkan tadi.

Nah…. Gunakan kata-kata kunci dari Google tersebut untuk judul, heading atau lead tulisan kita, juga beberapa di dalam tubuh artikel yang kita buat.

Buat Struktur dan Sistematika Tulisan yang Baik dan Logis dan Gunakan tag h1, h2 dan h3 untuk menandai struktur tulisan tersebut

Lengkapi dengan Multi Media: Foto, Gambar, Video dan lain-lain

Optimasi Foto, Gambar dan Video

Tambahkan Internal Link dan Eksternal Link

Gunakan Meta Discription

Semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Sampah Botol Bekas untuk Penyiraman Tanaman

Sampah botol plastik bekas selain bisa dimanfaatkan untuk pot tanaman, botol plastik bekas ini juga bisa dimanfaatkan untuk pengairan atau penyiraman tanaman. Dengan memanfaatkan botol sebagai penampung air untuk tanaman, penyiraman menjadi lebih mudah dan tidak perlu sering-sering dilakukan. Air ini akan perlahan-lahan membasahi tanah dan menyediakan air untuk tanaman. Ada banyak ide yang bisa dicontoh selain ide-ide di video di bawah ini. Kita bisa membuat kreasi kita sendiri yang disesuaikan dengan kondisi setempat.
Selamat mencoba.

Berbagai macam ide untuk pemanfaatan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman bisa dilihat di link ini: Sampah Botol Plastik untuk Pot Tanaman.

Cara Mematikan iPhone dan iPad Secara Paksa

iPhone iPad Apple

iPhone yang sedang hang

Produk-produk Apple seperti iPhone, iPad dan MacBook terkenal dengan kebandelannya. Pengalaman saya, produk Apple jarang sekali bermasalah. Tapi kadang-kadang gadget Apple ini juga nge-hang dan tidak tidak bisa diapa-apakan. Misalnya saja layarnya jadi ‘beku’ (freezes). Biasanya setelah di-restart iPhone atau iPad ini akan kembali ‘sehat seperti sediakala’. Lalu bagaimana caranya mematikan iPhone atau iPad secara paksa ketika sedang freezes, error atau hang.

Mematikan dan me-restart iPhone dan iPad cukup mudah. Jadi Anda tidak perlu panik ketika iPhone atau iPad Anda nge-hang atau error. Berikut ini adalah cara paling mudah untuk mematikan iPhone dan iPad secara paksa. Cara ini sama untuk semua versi iPhone dan iPad.

  1. Tekan tombol Power yang ada di bagian atas atau bagian samping iPhone. Tekan dan jangan dilepaskan.
  2. Selanjutnya tekan tombol bulat yang ada di bagian bawah. Tekan bersamaan.
  3. Tekan terus selama beberapa detik hingga layar menjadi gelap atau mati. Setelah itu akan muncul logo Apple.
  4. Lepaskan tombol dan tunggu sampai iPhone atau iPad Anda melakukan proses restart.

Setelah hidup, silahkan buka iPhone dan iPad Anda. iPhone dan iPad Anda sudah kembali seperti semula.

Mudah sekali bukan. Silahkan dicoba.