Category Archives: Unik

Tanaman Juga Punya ‘Perasaan’

Dua tahun yang lalu saya menulis tentang pengalaman orang-orang yang berbicara dengan tanaman (lihat link-nya di sini: Berbicara dengan Tanaman). Waktu itu saya belum menemukan bukti-bukti ilmiah, hanya cerita-cerita dan pengalaman-pengalaman orang atau pengalaman sendiri. Kini saya menemukan bukti-buktinya. Bahkan ada video-nya di YouTube. Bukti yang sangat meyakinkan. Subhanallah.

Video ini adalah salah satu bukti ilmiah jika tanaman juga bisa ‘merasakan’ dan memberikan respon terhadap perlakuan yang diberikan oleh manusia. Tanaman bisa ‘mendengar’ meski tidak punya telinga. Tanaman bisa ‘melihat’ meski tidak punya mata. Tanaman bisa juga ‘sedih’ dan ‘gembira’. Tanaman juga bisa merasakan kesakitan. Tanaman punya ‘perasaan’.

Oleh karena itu, sayangilah tanaman Anda. Berikan perhatian dan perlakuan yang baik, maka tanaman akan memberikan yang terbaik untuk kita. Ajaklah bicara tanaman-tanaman kita. Berikan rangsangan-rangsanga positif.

Advertisements

Pak Supar; Tidak Sekolah, Jadi Petani Saja Bisa Kaya

Petani Kaya Lampung

Pak Supar di Kebun Sayurannya, Lampung

Laki-laki tua yang di sebelah kiri itu namanya Pak Supar. Pak Supar adalah contoh nyata bahwa profesi menjadi petani bisa jadi kaya raya. Tidak perlu sekolah tinggi-tinggi untuk jadi petani. Belajar sambil bekerja;’Learning by doing’. Setelah sekian tahun jadi petani, Pak Supar kini memiliki lahan (tanah, kebun dan sawah) yang luasnya puluhan ha, punya pabrik tapioko medern dengan pengering bahan bakar biogas, pengolahan jagung dan lahan pertanian yang subur.

Pak Supar lahir di Kediri, Jawa Timur. Masa kecilnya bandel dan tidak mau sekolah. Pak Supar kecil hanya mau sekolah selama 10 bulan di kelas 1 SD. Setelah itu nggak mau sekolah dan memilih untuk kerja kasar. Umur 15 tahun merantau ke Lampung, daerah bukaan transmigrasi baru yang masih rawan. Kerja serabutan apa saja, jadi kuli panggul singkong dan pindah-pindah dari satu kota ke kota lain di Lampung.

Badannya yang kecil membuatnya tidak cukup kuat dan tangkas untuk jadi kuli panggul. Mandor kuli dan teman-temannya tidak mau memakai tenaganya. Lalu dia belajar dan coba-coba untuk menjadi pedagang singkong saja, yang kerjanya menyetor singkong ke pabrik-pabrik tapioka di Lampung. Usahanya maju, dia dipercaya oleh engkoh-engkoh juragan pabrik tapioka. Sampai akhirnya dia punya beberapa truk untuk mengangkut singkong.

Pak Supar berteman baik dengan engkoh-engkoh juragan pabrik tapioka itu. Pak Supar memang tidak bisa membaca tulis, tapi bisa berhitung. Kalau uang tau lah. Tambah-tambahan tahu. Pak Supar banyak belajar dari Engkoh-engkoh itu. Belajar bagaimana cara orang-orang china berbisnis dan berdagang, termasuk belajar bagaimana mereka memanfaatkan pinjaman dari Bank.

Tahun 1997 terjadi krisis. Ekonomi memburuk dan banyak usaha yang tumbang, termasuk usaha pabrik tapioka. Pasokannya ke pabrik pun turun drastis. Banyak orang yang tidak punya kerja, mengganggur. Termasuk tetangga-tetangganya sendiri. Pak Supar merasa kasihan dan ingin membantu memberikan lapangan kerja untuk tetangga-tetangganya yang jadi penggangguran. Lalu dia memberanikan diri untuk membuat pabrik tapioka sendiri. Semuanya masih manual.

Petani Kaya Lampung

Berkunjung ke rumah pak Supar

Barokah dari Allah. Usahanya maju dan berkembang. Pak Supar mulai berani memajukan usahanya. Pak Supar mendapat pinjaman dari Bank. Karena dia tidak bisa baca tulis, orang bank-nya yang membantu dia mengisi semua formulir. Pokoknya dia hanya tandan tangan dan dapat pinjaman. Dengan uang itu dia mulai membangun pabriknya, sampai dia bisa membangun pabrik dengan nilai lebih dari Rp. 6 M.

Pak Supar juga mengambangkan usaha pertanian yang lain. Pak Supar menanam singkong sendiri, jagung, berternak sapi, menanam padi, sayuran, tomat, terong dan buah-buahan. Dia senang dan bahagia, terutama bisa memberikan lapangan kerja untuk tetangga dan saudara-saudaranya.

Bahkan Pak Supar salah satu pengusaha kecil yang berhasil memanfaatkan limbah dari pabri tapioka menjadi biogas. Kolam limbah biogasnya besar dan berukuran 40m x 70m. Metodenya covered lagoon. Penutup lagoonnya itu mengembung tinggi sekali, bahkan bisa dinaiki motor di atasnya. Energi dari biogas ini digunakan untuk mesin pengering pabrik tapioka, memasang dan kebutuhan lainnya.

Petani Kaya Lampung

Pabrik tapioka milik Pak Supar


Continue reading

Penjelasan Teori Relativitas Einstein

Selokan untuk Kolam Ikan

promi sampah warga larangan sidoharjo

Selokan yang dijadikan untuk memelihara ikan lele, Perum Mutiara Citra Graha, Larangan – Sidoharjo – Jawa Timur.

Selokan berukuran lebar 50 cm dan dalam 60 cm biasanya tidak difungsikan sama sekali. Airnya kotor, bau dan banyak sampahnya. Namun, warga Perum Mutiara Citra Graha – Larangan – Sidoharjo – Jawa Timur ini memanfaatkan selokan untuk memelihara ikan lele. Hasilnya pun cukup banyak.
Continue reading

Fonomena Batu yang Tetap Eksis di Dunia Maya: Sakti Permata Group

blue topaz london

Blue Topaz London

Dunia ‘perbatuan’ di Indonesia masih tetap ramai di dunia maya. Memang tidak seheboh beberapa tahun yang lalu. Meski banyak yang sudah ‘tumbang’, pengemar dan pedagang batu masih banyak yang masih bertahan. Salah satunya adalah Sakti Permata Gemstone (SPG) yang lebih banyak bermain di dunia maya (on-line). Dalam kondisi yang kata sebagian orang ‘lesu’, SPG masih bisa mendapatkan omzet yang besar hingga 20 juta rupiah per hari.

Batu sebagai perhiasan sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Terutama batu-batu mulia seperti zamrud, ruby, topaz, sapphire, opal, intan dan batu permata lainnya. Batu menjadi simbol status seseorang. Mahkota Raja dihiasi banyak batu mulia. Keluarga bangsawan memakai cincin, lionting, anting dan perhiasan-perhiasan lain yang berhias batu mulia. Di Indonesia sempat booming batu akik selama beberapa tahun. Batu-batu akik (agate) asli Indonesia harganya melonjak luar biasa. Entah siapa yang dulu memulainya. Rasanya hampir semua orang gila batu. Tukang gosok batu berjamuran di mana2. Lomba2 batu diadakan dengan hadiah jutaan rupiah. Harga batu pun mencapai miliaran rupiah. Yang paling gila2an harga batu Bacan. Masing2 daerah menonjolkan batu dari daerah masing2. Seperti Red Baron Pacitan, Ijo Garut, Solar Aceh, Sungai Dareh dan lain-lain. Namun, pamor batu pelan2 meredup. Banyak tukang batu yang gulung tikar. Lapak2 batu hilang satu per satu. Pasar batu mulai sepi dan harga batu terjun bebas.

Penggemar batu musiman memang mulai hilang. Tapi orang yang benar2 penghobi batu masih tetap eksis. Mereka memiliki komunitas sendiri. Khususnya di dunia maya. Medsos, khususnya Facebook, menjadi sarana alternatif untuk berkumpul dan berbisnis. Komunitas yang masih tetap ramai adalah komunitas batu Kalimaya dan batu mulia. Postingan2 masih ada setiap hari. Transaksi2 masih ada setiap hari. Lelang2 batu masih saja ramai dan meriah. Batu Kalimaya memang sudah terkenal dari jaman dulu kala. Batu yang tergolong jenis opal ini memang indah.

Bos Kiki SPG

Bos Kiki

Continue reading

Perpustakaan Sampah Pak RT Elan Pamoyanan Bogor

image

image

Jangan membayangkan kalau perpustakaan sampah isinya hanya sampah saja. Perpustakaan ini adalah perpustakaan di kampung yang kalau mau meminjam buku bayarnya pakai sampah. Pak RT Elan yang mempunyai ide ini. Lokasinya ada di RT 02/RW 12, Kp. Nagrok,  Kel. Pamoyanan, Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor.

Pak RT Elan resah dengan kondisi di lingkungan RTnya yang kurang bersih dan kesadaran warganya yang masih kurang tentang sampah. Masih ada warga, terutama anak2 yang membuang sampah sembarangan. Kebun di depan rumahnya banyak sampah berserakan. Selokan air banyak sampahnya. Kampung yang rumahnya berhimpit-himpitan itu menjadi terlihat kumuh. Berbagai upaya untuk menyadarkan warganya belum juga membuahkan hasil.

Di kampungnya banyak anak2 usia sekolah. Sepulang sekolah mereka hanya main2 saja. Lalu muncul ide untuk mengisi waktu luang anak2 itu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan sekaligus merangsang kepedulian mereka tentang sampah. Lahirlah perpustakaan sampah ini.

Continue reading

Memanfaatkan Sampah Botol Plastik Bekas untuk Pot Tanaman

pot dari botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

Kreasi Sampah Botol Plastik untuk Pot Tanaman

Sampah botol plastik bisa menjadi masalah jika dibuang sembarangan. Sampah botol plastik ini bisa dimanfaatkan sebagai pot tanaman. Ada banyak cara pemanfaatan sampah botol plastik ini. Saya mencoba mengumpulkan ide-ide pemanfaatan sampah botol plastik sebagai pot tanaman. Foto-foto sampah botol plastik ini saya ambil dari banyak sumber, sampai lupa ambil dari mana saja. Contoh-contoh ini merupakan pemanfaatan sampah botol plastik dari berbagai belahan penjuru dunia.

Jika diatur dan ditata dengan baik, pot-pot yang dibuat dari sampah botol plastik bekas ini bisa menjadi sangat menarik dan menambah keindahan taman, jalan kampung, atau halaman rumah kita. Botol plastik juga bisa dimanfaatkan sebagai pot untuk vertical garden. Bisa juga digunakan untuk hidroponik maupun aquaponik.

Pot yang dibuat dari botol plastik bekas juga bisa dimanfaatkan untuk pembibitan sampai tanaman yang sudah produksi. Bahkan ada yang memanfaatkan sebagai tempat untuk menanam sayuran organik. Pot dari sampah plastik botol juga bisa dimanfaatkan untuk urban farming di dalam rumah, di teras rumah yang sempit atau bahkan hanya di jendela rumah yang sempit.

Semoga kumpulan foto-foto ini bisa memberikan ide bagi Anda untuk memanfaatkan sampah botol plastik bekas sebagai pot tanaman.

Gunakan Media Kompos untuk Pot dari Botol Bekas

Media tanam untuk pot dari sampah botol plastik ini bisa memanfaatkan kompos dari sampah organik yang diolah dengan menggunakan aktivator Promi. Silahkan lihat di link berikut ini, tentang cara pembuatan kompos dari sampah organik (daun-daunan) dan sampah rumah tangga dengan Promi: Kompos Sampah Organik.

Agar tanaman tumbuh subur dan sehat selain pemberian kompos yang dibuat dari sampah organik, tanaman bisa diberi hormon tumbuhan. Ada berbagai macam hormon tumbuhan, seperti: giberelin, sitokinin dan auksin. Penggunaan hormon ini bisa untuk merangsang perakaran, memperbesar daun dan buah, membuat bunga lebih banyak dan buah yang lebat. Informasi lebih lanjut tentang hormon tumbuhan bisa dilihat di link Hormon Tumbuhan.

Koleksi Foto-foto Kreasi Berbagai Macam Pot dari Botol Plastik Bekas

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah


Continue reading

Membuat Vacuum Cleaner dari Barang Bekas

Banyak kreatifitas yang bisa dibuat dari barang-barang bekas, salah satunya adalah membuat vacuum cleaner dari barang-barang bekas. Meski sederhana, vacuum cleaner ini sudah bisa menyedot debu dan kotoran-kotoran yang memandel. Bahan-bahannya pun mudah diperoleh di sekitar kita, yaitu: botol plastik minuman ukuran besar, kaleng alumunium, motor listrik, lem, selotape double side, kabel dan lem. Vacuum cleaner ini bisa digunakan untuk membersihkan mobil, sofa, jok kursi, meja, rak buku dan lain-lain.

Alat sederhana untuk mendaur ulang sampah botol plastik

Video YouTube ini menunjukkan bagaimana membuat sebuah alat yang sangat sederhana untuk mendaur ulang sampah botol plastik. Alat ini bisa dibuat sendiri dengan menggunakan pisau dari serutan pensil, skrup, dan ring. Mudah, simple dan sangat bermanfaat.

Mata pisau yang digunakan bisa menggunakan pisau serutan pensil atau pisau isi cutter. Bisa juga menggunakan pisau dapur yang tajam. Bisa menggunakan barang-barang bekas. Yang paling penting adalah pisaunya harus tajam sekali. Gunakan ring yang seragam. Tinggi ring ini menentukan lebar tapi plastik yang akan dibuat. Semakin tinggi tumpukan ring akan semakin lebar tali plastiknya.

Tali plastik bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam hal. Manfaat pertama tentunya sebagai tali pengikat. Tali ini bisa juga dikencangkan dengan menggunakan pemanas/pengering angin seperti hair dryer. Bisa juga dijadikan kerajinan tangan yang menarik. Silahkan berkreasi sendiri.

Silahkan dicoba.

Belajar sesuatu dari sebuah sensasi

Saya sudah beberapa kali mengikuti pelatihan/seminar on-line. Salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan adalah dengan memanfaatkan media sosial. Itu yang pertama, yang kedua adalah membuat sesuatu yang sedikit sensasional atau kontravesial. Saya melihat sendiri teknik ini dipakai oleh beberapa orang dan berhasil membuat orang itu terkenal, blog dan websitenya dikunjungi puluhan ribu orang setiap hari.

Hari ini saya belajar dan mencoba memahami bagaimana sebuah kontraversi bisa meningkatkan kunjungan. Saya melakukannya dengan secara tidak sengaja. Saya suka mendengar. Dan dua hari yang lalu saya mendengarkan cerita horor dari sebuah seorang penjual sepatu langganan kami. Seperti biasanya saya menuliskan cerita itu. Cerita horror adalah cerita yang menarik. Saya menuliskan cerita itu karena memang cerita yang menarik untuk ditulis, tanpa ada maksud-maksud tertentu.

Saya posting cerita itu disebuah group FB dan benar saja, cerita itu menarik rasa penasaran banyak orang. Ternyata postingan itu menjadi kontraversial dengan cepat ketika pemilik rumah itu ikut berkomentar dan membantah cerita-cerita itu. Konon cerita itu sengaja dibuat karena rumah pinggir jalan itu menjadi incaran banyak orang. Mereka membuat cerita-cerita horor untuk menjatuhkan harga rumah itu. Komentar miring pun bersahut-sahutan.

Tentunya saya harus bertanggung jawab dengan semua yang sudah saya tulis dan saya posting. Saya sengaja biarkan postingan itu. Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada pemilik rumah untuk memberikan klarifikasi dan cerita yang sebenarnya. Klarifikasi dari pemiliknya langsung akan lebih baik dan lebih dipercaya. Ternyata ada beberapa anggota group yang panas dan memberikan komentar yang macam-macam. Semakin banyak yang kontra, semakin banyak yang komentar dan di dunia FB. Saya baru menyadari kalau semakin banyak yang komentar bearti memberi kesempatan pada postingan ini untuk selalu berada dibagian atas. Dan postingan itu berada di peringat atas.

Efek dari sebuah kontraversi

Efek dari sebuah kontraversi

Yang saya pelajari dari kasus ini adalah:
1. Orang tertarik dengan sensasi dan kontraversi.
2. Di dunia FB, jika ada yang me-like atau memberi komentar, maka status itu akan naik posisinya.

Tapi resikonya juga lumayan, membuat kontravesi harus siap-siap dibully dan dicaci maki. Saya salut dengan orang-orang yang bisa bertahan dengan kondisi ini dan bisa bermain dengan ‘cantik’, sehingga popularitasnya naik terus. ‘Stamina’ seperti ini yang saya belum punya.

Di dunia FB banyak postingan-postingan yang kontravesial, aneh atau sensasional. Banyak orang yang mem-share status itu, artinya akan semakin banyak peluang orang untuk memberi komentar atau memberi penilaian (like) pada status itu. Ternyata strategi ini yang juga banyak dipakai oleh para marketer di FB. Lihat saja, ada banyak akun-akun FB atau Fan Page yang mere-post status-status yang sensasional, atau memuat ulang video-video dan foto-foto yang memberikan dampak untuk dilihat orang. Semakin banyak yang melihat akan semakin banyak peluang orang untuk melihat iklan-iklan yang mereka buat.

Cara-cara ini juga yang dipakai oleh akun-akun robot untuk mendongkrak popularitas orang tertentu. Disinyalir ada banyak akun-akun robot yang pekerjaannya men-share, memberi komentar, memberi penilaian (me-like) atau mengkounter status-status di FB.

Teman saya menyampaikan pendapat yang cukup mengejutkan bagi saya. Penetrasi internet di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Tetapi penggunaan FB dan media sosial lainnya sangat tinggi di Indonesia. Jadi, kalau mau meyerang ‘Indonesia’ bisa dilakukan melalui FB dan media sosial. Media sosial sarana yang sangat efektif untuk pemasaran, pencitraan atau bahkan untuk menjatuhkan.

So…..manfaatkan sebaik-baiknya media sosial.