Category Archives: Organik

Menanam Kol dengan Polybag di Pekarangan Rumah

pertanian, kol, polybag

Pak Doddy dengan kol yang ditanam di pekarangan rumah dengan polybag.

pertanian, kol, polybag

pertanian, kol, polybag

Menanam kol dengan polybag di pekarangan rumah


Continue reading

PENGOMPOSAN KOTORAN KAMBING DENGAN PROMI

Belajar Kimia Organik lagi: amylosa dan amylopectin

Belajar tentang glukosa memang sangat menarik. Glukosa ini bisa tersusun dengan beragam cara. Sebelumnya saya sudah sampaikan tentang susunan glukosa dalam selulosa. Susunan glukosa yang lain juga terdapat dalam polimer lain, yaitu pati. Pati ini terdiri dari dua macam komponen, yaitu amylosa dan amylopectin. Seperti ini model struktur kimia pati.

1329761849amylopectin

1329761636amylose

Pembuatan Pupuk Organik Padat dan Cair dari Kohe Sapi dengan Promi

Literatur Tentang Penggunaan Hormon Tanaman dalam Produksi Tanaman

Untuk teman-teman yang suka belajar dan ingin mempelajari tentang penggunaan hormon tanaman pada budidaya tanaman silahkan download literatur ini.

HORMON TANAMAN

auksin sitokinin giberelin

Memanfaatkan Sampah Botol Plastik Bekas untuk Pot Tanaman

pot dari botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

Sampah botol plastik bisa menjadi masalah jika dibuang sembarangan. Sampah botol plastik ini bisa dimanfaatkan sebagai pot tanaman. Ada banyak cara pemanfaatan sampah botol plastik ini. Saya mencoba mengumpulkan ide-ide pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot tanaman. Foto-foto ini saya ambil dari banyak sumber, sampai lupa ambil dari mana saja. Contoh-contoh ini merupakan pemanfaatan botol plastik dari berbagai belahan penjuuru dunia.

Jika diatur dan ditata dengan baik, pot-pot yang dibuat dari botol plastik bekas ini bisa menjadi sangat menarik dan menambah keindahan taman, jalan kampung, atau halaman rumah kita. Botol plastik juga bisa dimanfaatkan sebagai pot untuk vertical garden. Bisa juga digunakan untuk hidroponik maupun aquaponik.

Pot yang dibuat dari botol plastik bekas juga bisa dimanfaatkan untuk pembibitan sampai tanaman yang sudah produksi. Bahkan ada yang memanfaatkan sebagai tempat untuk menanam sayuran organik. Pot dari plastik botol bekas juga bisa dimanfaatkan untuk urban farming di dalam rumah, di teras rumah yang sempit atau bahkan hanya di jendela rumah yang sempit.

Semoga kumpulan foto-foto ini bisa memberikan ide bagi Anda untuk memanfaatkan sampah botol plastik bekas sebagai pot tanaman.

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah

pot botol plastik bekas

Pot tanaman dari botol plastik bekas untuk menghias tanam atau rumah


Continue reading

Pot Tanaman dari Botol Bekas

Saya mendapatkan foto-foto dari sebuah group FB pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot tanaman. Semoga bisa memberiman ide untuk teman2 yang sedang memberdayakan masyarakat untuk gemar menanam.
———————————————-

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman


Continue reading

Komposter Sampah Organik Sederhana yang Tidak Pernah Penuh

Bp. Elan Jaelani, Ketua Rt. 2, Rw. 12, Pamoyonana, Kec. Bogor Selatan, menjelaskan tentang komposter sederhana untuk pengomposan sampah organik rumah tangga. Keistimewaan komposter ini dibandingkan komposter yang sudah saya postin sebelumnya adalah komposter ini tidak pernah penuh meski diisi terus menerus. Kompos yang sudah jadi ada di bagian bawah dan tertampung di bagian bawah. Kompos ini dipanen/diambil terus, sehingga komposter ini tidak akan penuh.

Komposter ini dibuat dari tong plastik berukuran 50 L. Bisa saja dibuat dari tong yang lebih besar jika digunakan untuk volume sampah organik yang lebih besar. Bagian bawah, di sisi sampingnya, tong ini diberi lubang untuk pintu memanen kompos yang sudah jadi. Sedikit di lubang panen ini dipasang pejangga dari pralon yang disusun sedemikian rupa untuk menahan kompos/sampah organik. Bagian tutupnya diberi lubang seukuran pralon. Di atas penahan pralon ini diberi saringan plastik yang ukuran lubang-lubangnya besar. Kira-kira berukuran 3 cm. Lubang ini harus cukup besar agar kompos bisa turun ke tempat penampungan. Jika ukuran lubang-lubang saringan ini terlalu kecil, kompos akan sulit turun ke tempat penampungan kompos.

Cara pemakaianya sangat mudah dan sederhana sekali. Pertama, dibagian bawah diberi lapisan daun. Lapiran daun ini berfungsi sebagai alas penahan. Bisa juga diberi sobekan kertas karton. Kedua, dibagain bawah diberi selapis kompos yang sudah jadi atau tanah topsoil/tanah atas yang subur. Setelah itu baru ditambahkan sampah organik.

Sampah organik tidak perlu disemprot air, karena sampah organik umumnya sudah cukup mengandung air. Air hanya perlu ditambahkan jika sampah organiknya kering sekali. Kemudian ditambahkan dekomposer, misalnya: Promi atau MOL atau dekomposer yang lain. Pengunaannya sedikit saja. Dekomposer ini berfungsi untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik menjadi kompos. Sampah organik ditambahkan secara bertahap setiap hari.

Sesekali tong ini digoyang-goyang agar kompos yang sudah jadi turun ke bawah ke tempat penampungan. Dengan demikian, tumpukan kompos akan turun secara bertahap pula. Jika penambahan sampah organik sebanding dengan kecepatan dekomposisi, tong komposter tidak akan pernah penuh.

Kompos yang dihasilkan dari komposter ini dimanfaatkan untuk memupuk tanaman di pekarangan sendiri.

Herbal Daun Bluntas: cara tradisional mengobati wasit/ambeien

Herbal daun bluntas; bisa untuk mengobati sakit wasir/ambeien luar.

Herbal daun bluntas; bisa untuk mengobati sakit wasir/ambeien luar.

Saya main ke rumah tentangga, Pak Yanto. Saya lihat di depan rumahnya ada tanaman yang saya kenal. Saya tanya ke Pak Yanto:
“Wit opo ki, Pak Yanto?” (Tanaman apa ini, Pak Yanto)
“Ooo… kuwi wit nggo tombo ambeien.” (ooo….itu tanaman untuk obat ambeien/wasir)
“Mosok tho….” (Massa sih)
“Koncoku ki loro ambeien. Njur diobati nggango godong wit iki. Lha ndelalah kok yo mari.” (Temanku itu sakit ambeien. Trus diobati pakai daun ini. Ternyata bisa sembuh)
“Carane yo mung dienggo lalap ngene wae.” (caranya cuma dengan dimakan sebagai lalapan saja)
Pak Yanto lalu mengambil satu daun dan dimakan.
“Rasanya enak tidak pahit.”

Saya kenal tanaman ini. Namanya adalah Bluntas atau Beluntas (Pluchea indica L.). Banyak ditemui di Jawa (jawa tengah jawa timur). Biasa digunakan sebagai lalapan atau disayur sop/lodeh. Rasanya enak dan tidak pahit. Daun Bluntas mudah di tanam. Tanamanya perdu, daunnnya lunak dan pingir-pingirnya bergerigi. Saya pernah juga menemukan tanaman ini di kebun percobaannya PKTH yang di Ciawi. Di Desa Balumbang Jaya, Bogor saya juga pernah menemukan tanaman ini di depan rumah warga. Kalau di tempat saya dulu, tanaman ini juga dikenal bisa menghilangkan bau badan, sama seperti khasianya daun kemanggi. Ternyata daun bluntas/beluntas juga bisa digunakan untuk mengobati sakit ambeien/wasir. Tanaman ini menjadi salah satu tanaman herbal kekayaan negeri ini.

Jika Anda kebetulan sakit ambeien/wasir, bisa mencoba memakan daun beluntas ini. Siapa tahu sakit ambeien/wasir Anda bisa segera sembuh.

Semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Kompos dari Sampah Organik untuk Kebun Rumahan

Sampah organik rumah tangga bisa dibuat kompos dengan teknik yang sederhana dan murah. Pupuk kompos yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai media tanam, misalnya untuk tanaman sayuran, tanaman buah-buahan dan tanaman hias. Untuk tempat penanaman bisa memanfaatkan botol bekas air mineral atau botol-botol bekas lainnya. Lokasinya pun bisa memanfaatkan sisa lahan pekarangan yang ada. Meskipun sempit, lahan kosong ini bisa menghasilkan sayuran atau buah-buah. Keunggulan lainnya adalah tanaman ini dibudidayakan secara organik, sehingga produk sayuran yang dihasilkan juga organik. Sayuran organik lebih sehat dan lebih aman bagi kesehatan.