Tag Archives: Jamur

Pestisida Bubur California

Bubur California adalah salah satu pestisida klasik yang bisa dibuat sendiri. Pestisida ini bahan-bahannya sangat mudah didapat dan car pembuatannya pun sangat sederhana.

Bahan-bahan untuk pembuatan bubur California adalah:

  • 1 kg belerang
  • 2 kg kapur tohor
  • 10 kg air

Bahan-bahan ini bisa dibeli di toko bahan bangunan dan toko kimia.

Cara pembuatan:

  • panaskan 5 liter air, masukkan 2 kg belerang. Aduk sampai mendidih.
  • setelah mendidih, masukkan sisa kapur sedikit demi sedikit sampai seluruh kapur tohor tercampur merata.
  • aduk terus dan air ditambahkan sedikit demi sedikit.
  • setelah semua bahan tercampur merata, bubur didinginkan dan disimpan dalam jerigen tertutup.
  • pestisida bubur California siap digunakan.

Aplikasi Pestisida Bubur California;

A. Aplikasi Pelaburan Batang

Batang pohon/tanaman yang akan diaplikasi dibersihkan. Bubur california diaduk agar tercampur merata. Bubur California dicat/diulaskan ke batang tanaman. Lakukan pada saat hari sedang tidak hujan. Perlakuan bisa diberikan dua kali setahun

B. Semprot ke Daun

Aplikasi ke daun digunakan untuk pengendalian jamur yang menyerang daun. Bubur California yang mengendap, ambil bagian atas yang jernih. Satu liter diencerkan dengan 14 liter air. Semprotkan secara merata ke daun tanaman.

Advertisements

Jamur Aspergillus tubingensis yang bisa makan plastik

Link download artikelnya: Aspergillus tubingensis

Buku Gratis: A Handbook of rice seedborne fungi

Pestisida Buatan Sendiri: Bubur Bordo (Bordeaux)

Bubur bordo atau Bordeaux adalah salah satu pestisida yang bisa dibuat sendiri. Pestisida ini sudah dikenal sangat lama dan terbukti manjur untuk mengatasi serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur.


Baca juga: Pestisida Nabati


Bahan-bahan:

  1. ¼ Kg Gamping/Kapur
  2. ¼ Kg Belerang
  3. ¼ Kg Prusi atau terusi atau CuSO4
  4. Air 6 liter

Alat-alat:

  1. Ember dua buah
  2. Panci
  3. Kompos
  4. Lumpang/ulekan

Cara membuat:

  1. Masukkan prusi ke dalam ember.
  2. Haluskan gamping dan belerang jadi satu, kemudian dimasukkan ke dalam ember kedua
  3. Rebus 6 liter air sampai mendidih.
  4. Masukkan 3 liter air mendidih ke dalam ember satu yang berisi trusi. Aduk hingga tercampur merata.
  5. Masukkan 3 liter air mendidih sisanya ke dalam ember ke dua. Aduk hingga tercampur merata.
  6. Satukan masing-masing adonan dan diaduk sampai merata.
  7. Diamkan adonan semalaman hingga terbentuk cairan bening dan ada endapannya.
  8. Ambil cairan yang berwarna bening dan gunakan untuk menyemprot daun tanaman yang terserang penyakit.
  9. Endapan bisa digunakan untuk dicampurkan dengan media tanam.

Cara Aplikasi:

  1. Dosis penyemprotan adalah 50 sampai 70 ml per tangki (14 liter), atau satu gelas aqua untuk tiga tangki penyemprot.
  2. Semprotkan secara merata ke tanaman yang terserang penyakit.
  3. Interval penyemprotan seminggu sekali

PERHATIAN:
Pakailah pestisida ini secara bijak. Jangan menggunakannya secara berlebihan. Penggunaan berlebihan akan menyebabkan penyakit menjadi tahan terhadap pestisida.

Penyakit Jahe: Bercak Daun Phyllosticta


Saya bukan ahli penyakit jahe, jadi catatan ini disarikan dari buku “Ginger The Genus of Zingiber” dan beberapa sumber lain. Sebagian foto2 diambil dari buku tersebut.

Ada beberapa penyakit pada tanaman jahe yang disebabkan oleh kapang, antara lain: busuk rimpang (soft rot) yang disebabkan oleh kapang Pythium, kuning (yellows) yang disebabkan oleh Fusarium, bercak daun (Phyllosticta leaf spot) yang disebabkan oleh Phyllosticta, bercak daun heminthosporium (Helminthosporium leaf spot) yang disebkan oleh Helminthosporium, dan Thread blight yang disebabkan oleh Pellicularia filamentosa. Saya akan coba membuat catatan tentang penyakit-penyakit tersebut.

Penyakit-penyakit tersebut sebagian bisa diatasi dengan menggunakan menggunakan jamur antagonis, seperti Trichoderma dan Aspergillus. Kedua jamur ini ada di dalam Aktivator Promi. Sebagai tindakan preventif, Anda bisa menggunakan Aktivator Promi dalam media tanam jamur.

Pupuk Organik Cair Khusus Jahe klik di sini.


Bercak Daun Phyllosticta

penyakit bercak daun jahe

Daun tanaman jahe yang terkena serangan ringan bercak daun.

Penyakit ini menyebabkan bercak-bercak atau spot di daun jahe. Spotnya kecil sampai sedang, berbentuk bulat atau memanjang berukuran 1mm sampai 10 mm x 0.5m sampai 4mm. Bercak-bercak ini terutama pada daun muda. Bercak memiliki titip pusat yang memutih dan pinggiran coklat gelap dan dikelilingi oleh lingkaran yang menguning. Bercak-bercak bisa semakin membesar dan bergabung membentuk bercak yang lebih besar lagi. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phyllostica zingiberi.

Kelembaban yang tinggi menjadi salah satu kondisi yang menyebabkan jamur ini berkembang biak dengan cepat. Spora jamur yang tertinggal di seresah-seresah daun jahe bisa menjadi sumber infeksi penyakit. Spora ini bisa bertahan hingga 14 bulan. Jadi jika daun-daun jahe yang terserang dibiarkan di lahan bisa menjadi sumber penyakit.

penyakit bercak daun jahe

Daun jahe yang terserang penyakit bercak ( http://agridr.in/tnauEAgri/eagri50/HORT282/lec01.html )

Salah satu cara pencegahannya adalah dengan memberikan naungan. Penelitian di India menemukan bahwa tanaman jahe yang ditumbuhkan di bawah naungan bisa mengurangi serangan penyakit bercak daun ini.

Continue reading

Petani Jamur di Luar Sono

Metode Analisa Enzyme Ligninolitik; lac, MnP, LiP

Jamur Raksasa

Lagi browsing di internet nemu foto jamur raksasa ini. Sayangnya tidak ada keterangan yang lengkap.

giant mushroom

Giant mushroom

Jamur Pelapuk Putih: Dichomitus squalens

Dichomitus squalens
[Source: http://www.taigaekologerna.se/Bildarkiv%20o%20bildsidor/svampar/index%20svampbild1.htm]

Dichomitus squalens
[Source: http://www.mycobank.org/MycoTaxo.aspx?Link=T&Rec=312964%5D

Dichomitus squalens
[Source: http://www.mycobank.org/MycoTaxo.aspx?Link=T&Rec=312964%5D


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW


Jamur Pelapuk Putih: Bjerkandera adusta (Willd.) P. Karst. 1880

Bjerkandera adusta
[Source: http://www.eol.org/pages/1009755]

Bjerkandera adusta
[Source:http://www.eol.org/data_objects/5824849]

Bjarkandera adusta
[Source: http://www.bioimages.org.uk/html/r156676.htm]


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW