Tag Archives: hormon

Cara Aplikasi Paclobutrazol Larutan Pekat untuk Merangsang Buah

Cara Aplikasi Paclobutrazol Larutan Pekat untuk Merangsang Buah

https://isroi.com/jualanku/hormonzat-pengatur-tumbuh-zpt-tanaman/#paclobutrazol
https://isroi.com/?s=paclobutrazol

1. Hormon yang dipakai adalah Paclobutrazol Larutan Pekat konsentrasi 10.000 ppm 100ml.
2. Konsentrasi larutan hormon paclobutrazol yang diaplikasikan ke tanaman 10 ppm.
3. Pembuatan larutan stok 1 liter:
a. 100 ml Paclobutrazol pekat (10.000 ppm) diincerkan dengan menjadi 1 liter
b. Tambahkan 100 ml paclobutrazol pekat dengan 900 ml aquadest..
c. Aduk hingga tercampur merata.
d. Masukkan ke dalam botol yang tertutup rapat dan disimpan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.
e. Konsentrasi hormon paclobutrazol di dalam larutan stok adalah 1000 ppm.
4. Pengenceran hormon untuk aplikasi ke tanaman:
a. Ambil 10 ml paclobutrazol dari larutan stok yang sudah dibuat sebelumnya.
b. Tambahkan 990 ml aquadest.
c. Aduk secara merata dan dimasukkan ke dalam botol.
d. Konsentrasi larutan paclobutrazol ini adalah 10 ppm.
5. Aplikasi Paclobutrazol 10 ppm ke tanaman dengan cara penyumtikan:
a. Bor tanaman dengan posisi miring ke bawah hingga masuk ke dalam bagian kayu. Kedalaman disesuaikan dengan diameter batang tanaman.
b. Jika perlu dalam satu batang tanaman bisa dibuat 2-3 lubang.
c. Masukkan 10 ml hormon paclobutrazol ke dalam lubang.
d. Tutup lubang dengan kapas.
6. Aplikasi bisa diulang dua atau tiga kali dalam satu musim dengan selang waktu ½ – 1 bulan.

Advertisements

Penggunaan Hormon Tumbuhan/Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) untuk tanaman buah-buahan

Hormon tanaman atau ZPT (zat pengatur tumbuh) tanaman bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas buah-buahan, seperti untuk memperbesar buah, membuat buah tanpa biji atau mengecilkan biji buah-buahan. Berikut ini adalah beberapa cara aplikasi hormon tumbuhan/ZPT untuk mengurangi biji dan mengecilkan biji buah-buahan. Cara ini diperoleh dari akun FB Bapak Mulyana Ahmad (Ahli Nanoteknologi) yang banyak menggunakan hormon tumbuhan/ZPT untuk aplikasi pertanian.

Aplikasi hormon auksin.
1. Konsentrasi hormon yang disemprotkan adalah 100 ppm,
2. Penyemprotan pada bunga 3 hari sebelum mekar,
3. Penyemprotan pada saat bunga mekar,
4. Penyemprotan pada bunga 2 hari setelah mekar.

Aplikasi hormon giberelin (GA3).

1. Penyemprotan pada buah kelengkeng pada saat masih kecil, berukuran sebesar kacang hijau,
2. Penyemprotan diulang pada buah kelengkeng sebesar kacang kedelai,
3. Penyemprotan diulang pada buah kelengkeng sebesar kacang tanah.

zpt hormon auksin

Hormon Auksin

giberelin

Silahkan klik di sini: Giberelin untuk informasi pemakaian dan pembelian Hormon Giberelin.

Artikel Ilmiah Penggunaan Hormon Paclobutrazol untuk Meningkatkan Hasil Panen Gabah

Hormon tanaman juga dipakai untuk meningkatkan hasil panen gabah/padi. Beberapa hormon tanaman sudah dicoba, seperti: auksin, giberelin, sitokinin, dan paclobutrazol. Dari penelitian yang dilakukan oleh kelompok peneliti dari China, ternyata hormon tanaman Paclobutrazol yang secara significant meningkatkan hasil panen padi.Paclobutrazol ini diberikan pada akhir vase vegetatif atau ketika mulai masuk fase generatif. Salah satu pengaruh paclobutrazol adalah menghambat pertumbuhan vegetatif. Apliksinya kurang lebih pada usian 40-50 HST dengan konsentrasi 10 ppm. Pemberian paclobutrazol bisa meningkatkan hasil panen gabah hingga 8 ton per ha, lebih tinggi daripada hasil panen tanpa pemberian paclobutrazol yang hanya kurang lebih 6.8 ton per ha. Hasil panen yang cukup tinggi pada perlakuan kontrol tanpa pemberian hormon menunjukkan bahwa budidaya padi sudah cukup baik dan pemupukannya sudah optimal. Pemberian hormon paclobutrazol bisa meningkatkan hasil panen lebih baik lagi.

Selain pemberian hormon paclobutrazol, padi perlu dipupuk dengan pupuk lengkap yang cukup dan berimbang. Selain itu, pengendalian hama dan penyakitnya pun harus baik.

Trichoderma – Kapang yang Bermanfaat untuk Tanaman

trichoderma

Percobaan pengaruh Trichoderma terhadap pertumbuhan biji arabidopsis di cawan petri

Trichoserma sp sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu bahan aktif biofertilizer dan biocontrol. Banyak spesies Trichoderma yang sudah terbukti bisa meningkatkan pertumbuhan tanaman, melarutkan fosfat dan menghasilkan hormon tanaman. Beberapa spesies Trichoderma juga dikenal bisa menjagi agen antagonis untuk berbagai penyakit tular tanah. Contoh yang sudah cukup dikenal adalah penggunaan Trichoderma untuk pengedalian penyakit Ganoderma pada tanaman kelapa sawit dan penyakit busuk pangkal batang pada tanaman komoditas lainnya.

Saya sedang iseng-iseng mencari literatur tentang Trichoderma dan menapatkan litratur baru yang menguraikan peranan Trichoderma oleh Lopez-Bucio et al 2015. Di dalam paper itu ditunjukkan salah satu percobaan untuk membuktikan pengaruh Trichoderma terhadap pertumbuhan benih Arabidopsis. Dan hasilnya sangat mencengangkan saya. Jelas sekali terlihat perbedaan pertumbuhan kecambah yang ada trichodermanya dan yang tidak ada trichodermanya. Ruar biasa.

Di dalam paper itu juga disebutkan beberapa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh Trichoderma. Ada banyak sekali seperti yang ada di gambar di bawah ini.

Trichoderma

Metabolit yang dihasilkan oleh Trichoderma

López-Bucio, José, Ramón Pelagio-Flores, and Alfredo Herrera-Estrella. “Trichoderma as biostimulant: exploiting the multilevel properties of a plant beneficial fungus.” Scientia horticulturae 196 (2015): 109-123.

PETUNJUK PEMAKAIAN HORMON PACLOBUTRAZOL UNTUK MERANGSANG PEMBUNGAAN DAN BUAH DI LUAR MUSIM

Keterangan singkat hormon paclobutrazol:

Paclobutrazol atau sering disingkat dengan PBZ adalah zat pengatur tumbuh tanaman yang termasuk dalam klas bahan kimia trizole. Mekanisme kerja PBZ berlawanan dengan kerja hormon giberelline. Rumus kimia paclobutrazol adalah C15H20ClN3O. Paclobutrazol menghambat biosintesis giberelline, menghambat perpanjangan sel dan perpanjangan buku-buku tanaman. Meskipun biosintesis giberelline terhambat, pembelahan sel tetap terjadi namun sel tidak mengalami perpanjangan/pembesaran. Akibatnya adalah buku-buku menjadi lebih pendek, diameter batang dan ranting menjadi lebih kecil, tanaman menjadi kerdil. Paclobutrazol meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stress. Paclobutrazol bersifat menghentikan proses pertumbuhan tanaman sehingga cadangan karbohidrat menjadi lebih banyak sehingga memungkinkan tanaman untuk segera berbunga dan berbuah. Aplikasi hormon paclobutrazol dalam dosis kecil bermanfaat untuk meransang pembungaan dan pembuahan yang serempak. Hormon paclobutrazol bisa digunakan untuk tanaman hias (bunga) maupun buah-buahan. Penggunaan paclobutrazol tidak direkomendasikan untuk diaplikasikan secara terus menerus karena bisa mengakibatkan tanaman kerdil permanen.

Manfaat hormon paclobutrazol:

– merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman di luar musim
– membuat bunga atau buah lebih seragam

Kemasan hormon paclobutrazol:

– hormon encer konsentrasi 100 ppm @100ml
– hormon pekat konsentrasi 10.000 ppm @100ml

Cara aplikasi:

Aplikasi hormon paclobutrazol bisa dilakukan dengan tiga cara:

  • disemprotkan ke daun; untuk tanaman semusim, tanaman perdu, dan tanaman yang berbatang rendah dan memungkinkan untuk dilakukan penyemprotan melalui daun.
  • disuntikkan/diinfuskan ke batang; untuk tanaman tahunan, tanaman keras dan tanaman berkayu lainnya, tanaman yang sudah tinggi dan tidak memungkinkan untuk dilakukan penyemprotan ke daun.
  • diinfuskan ke akar; untuk tanaman tahunan, tanaman keras dan tanaman berkayu lainnya, tanaman yang sudah tinggi dan tidak memungkinkan untuk dilakukan penyemprotan ke daun.

A. Penyemprotan hormon paclobutrazol ke daun

  • encerkan hormon menggunakan air bersih dengan konsentrasi kurang lebih 5 – 10 ppm dan aduk hingga hormon tercampur merata,
  • masukkan larutan hormon ke dalam tangki semprot,
  • semprotkan larutan hormon ke seluruh permukaan daun hingga semua daun terbasahi sempurna,
  • penyemprotan dilakukan di pagi hari atau di sore hari ketika tidak hujan, jika terjadi hujan lakukan penyemprotan ulang,
  • penyemprotan dilakukan dua minggu sekali selama dua atau tiga bulan,
  • jangan lakukan penyemprotan paclobutrazol terus menerus sepanjang musim.

B. Penyuntikan ke daun

  • encerkan hormon menggunakan air bersih dengan konsentrasi kurang lebih 10 ppm dan aduk hingga hormon tercampur merata,
  • gunakan bor dengan diameter kurang lebih 1 cm,
  • bor batang pohon hingga ke bagian kambium,
  • masukkan larutan hormon sebanyak 10-20 cc (tergantung besarnya pohon) ke dalam lubang tersebut,
  • oleskan fungisida ke bagian sekitar lubang untuk menghindari infeksi jamur,
  • tutup lubang dengan potongan kayu, vaseline atau tanah untuk menghindari infeksi jamur/patogen
  • penyuntikan dilakukan dua minggu sekali selama dua-tiga bulan,
  • jangan aplikasikan hormon paclobutrazol terus menerus sepanjang tahun/musim.

C. Infus akar tanaman

  • encerkan hormon menggunakan air bersih dengan konsentrasi kurang lebih 5 ppm dan aduk hingga hormon tercampur merata,
  • gali tanah di sekitar batang yang memiliki perakaran bagus. Pilih akar yang sehat dan segar dengan ukuran kurang lebih sebesar 0.5 s/d 1 cm,
  • gunakan botol kecil denga volume kurang lebih 250 ml,
  • masukkan larutan hormon sebanyak 100ml ke dalam botol,
  • masukkan potongan akar ke dalam botol berisi larutan hormon tersebut,
  • tutupi bagian mulut botol dengan kapas atau kain untuk menghindari masukkan tanah ke dalam botol,
  • timbun botol dengan tanah.

Keterangan lebih lanjut silahkan kunjungi:
https://isroi.com/jualanku/hormonzat-pengatur-tumbuh-zpt-tanaman/#paclobutrazol

Penjelasan Tentang Hormon Tumbuhan dari Bio-Resources

Berikut ini adalah sebuah video yang memberikan penjelasan umum tentang hormon tumbuhan dari Bio-Resources. Ada banyak jenis hormon tumbuhan. Masing-masing hormon tumbuhan memiliki fungsi dan peranannya masing-masing. Namun, peranan hormon ini tidak berdiri sendiri. Hormon berfungsi dalam interaksinya dengan berbagai hormon lain atau pun faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Beberapa hormon tumbuhan yang umum dan banyak dipakai di dunia pertanian untuk merangsang buah, bunga, daun, akar dan tunas adalah giberelin, auksin, sitokinin, kolkisin, paclobutrazol dan lain-lainnya.

Penjelasan ini sangat menarik dan bisa digunakan untuk memahami jenis-jenis hormon tumbuhan, peranan, fungsi, manfaat dan penggunaan dari hormon-hormon tumbuhan ini. Beberapa video YouTube ini memberikan penjelasan umum tentang hormon tumbuhan atau zpt.

Silahkan klik di link ini untuk mengetahui tentang hormon tumbuhan.

Materi Presentasi tentang Penggunaan Hormon Tumbuhan Auksin, Giberelin dan Sitokinin

Dokumen berikut ini adalah materi presentasi yang menarik tentang penggunaan berbagai macam hormon tumbuhan atau zpt (zat pengatur tumbuh) tanaman di dalam budidaya pertanian dan hortikultur. Materi presentasi ini merupakan materi yang disampaikan oleh mahasiswa pacasarjana yang bernama Mara Grossman.

Penggunaan hormon tumbuhan seperti auksin, giberelin dan sitokinin atau pun hormon-hormon tumbuhan yang lain sudah banyak diterapkan dalam budidaya tanaman. Hormon mengatur karakteristik fisik dan kimia tanaman. Misalnya saja, hormon bisa dimanfaatkan untuk memperbesar ukuran daun, batang, dan buah. Hormon bisa dimanfaatkan untuk meransang percabangan tanaman. Hormon juga bisa digunakan untuk merangsang pembungaan dan produksi buah, sehingga tanaman bisa berbuah di waktu yang bukan musimnya.

Kemampuan hormon ini sangat menarik. Seperti diketahui bahwa komoditas tanaman sangat fluktuatif. Harga biasanya turun di saat-saat musim buah dan akan naik ketika musim buah itu berakhir. Apabila petani bisa mengatur agar tanamannya bisa berbuah pada saat harga naik/tinggi, petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hormon tumbuhan yang biasa dimanfaatkan untuk mengatur dan merangsang pembungaan/pembuahan adalah paclobutrazol. Di perkebunan karet, aplikasi hormon juga dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi lateks/karet. Hormon yang dipakai adalah etilen. Aplikasi hormon etilen terbukti bisa meningkatkan produksi latek/karet.


Informasi tentang hormon tumbuhan auksin, giberelin dan sitokinin silahkan klik di link ini: Hormon Tumbuhan.


Cara aplikasi hormon umumnya dengan cara disemprotkan ke bagian daun tanaman. Hormon diaplikasikan dalam konsentrasi yang sangat rendah, beberapa ppm saja. Hormon juga bisa diaplikasikan dengan cara disuntikkan atau diinfus. Contoh cara aplikasi hormon dengan cara disuntikkan adalah hormon paclobutrazol untuk merangsang buah di luar musim. cara suntik digunakan untuk tanaman yang sudah besar dan berkayu. Hormon disuntikkan ke batang. Cara aplikasi hormon dengan sistem infus mirip dengan infus pada manusia. Cairan hormon dimasukkan ke dalam tubuh tanaman melalui selang dan jarum. Contoh hormon yang diapliksikan dengan cara diinfus adalah hormon etilen. Infus juga bisa dilakukan pada akar tanaman.

Cara Aplikasi Paclobutrazol untuk Merangsang Pembungaan – Sistem Bor

Ada beberapa metode yang biasa dipakai untuk merangsang pembungaan di luar musim dengan hormon tumbuhan Paclobutrazol. Salah satu caranya adalah dengan sistem bor pada batang. Secara sederhana, batang tanaman buah-buahan yang akan diinduksi agar segera berbunga di bor dengan bor berukuran kurang lebih 1 cm. Selanjutnya larutan hormon paclobutrazol sebanyak 20 ml disuntikkan ke dalam lubang tersebut. Lubang ditutup dengan kertas dan dilapisi lilin/vaselin. Hormon paclobutrazol akan segera diserap oleh tanaman. Dalam waktu yang tidak begitu lama, tergantung dengan jenis pohonnya, pohon akan segera berbunga. Silahkan dicoba.

Informasi tentang hormon paclobutrazol silahkan kontak ke nomor WA/SMS: 082325489277

Video lain tentang injeksi hormon tanaman ke pohon.

Pembuahan Mangga Podang di Luar Musim dengan Paclobutrazol

Informasi hormon paclobutrazol silahkan klik: Paclobutrazol atau kontak ke WA dan SMS ke nomor 082325489277

Inovasi Teknologi dan Diseminasi Pembuahan Mangga di Luar Musim di Jawa Timur dengan Paclobutrazol

Informasi hormon paclobutrazol silahkan klik: Paclobutrazol atau kontak ke WA dan SMS ke nomor 082325489277