Tag Archives: bunga

Aplikasi Paclobutrazol untuk Merangsang Pembungaan – Sistem Bor

Ada beberapa metode yang biasa dipakai untuk merangsang pembungaan di luar musim dengan hormon tumbuhan Paclobutrazol. Salah satu caranya adalah dengan sistem bor pada batang. Secara sederhana, batang tanaman buah-buahan yang akan diinduksi agar segera berbunga di bor dengan bor berukuran kurang lebih 1 cm. Selanjutnya larutan hormon paclobutrazol sebanyak 20 ml disuntikkan ke dalam lubang tersebut. Lubang ditutup dengan kertas dan dilapisi lilin/vaselin. Hormon paclobutrazol akan segera diserap oleh tanaman. Dalam waktu yang tidak begitu lama, tergantung dengan jenis pohonnya, pohon akan segera berbunga. Silahkan dicoba.

Informasi tentang hormon paclobutrazol silahkan kontak ke nomor WA/SMS: 082325489277

Video lain tentang injeksi hormon tanaman ke pohon.

Advertisements

Pembuahan Mangga Podang di Luar Musim dengan Paclobutrazol

Informasi hormon paclobutrazol silahkan klik: Paclobutrazol atau kontak ke WA dan SMS ke nomor 082325489277

INDUKSI PEMBUNGAAN DAN PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM TANAMAN BUAH DENGAN PENGGUNAAN PACLOBUTRAZOL

Informasi hormon paclobutrazol silahkan klik: Paclobutrazol atau kontak ke WA dan SMS ke nomor 082325489277

Bunga Merah Zingiber spectabile yang menawan

Zingiber spectabile beehive ginger

Zingiber spectabile (beehive ginger) (Foto koleksi pribadi)

Bunga cantik merah nan menawan ini nama kerennya adalah Zingiber spectabile atau beehive ginger. Dari namanya saja sudah bisa ditebak kalau bunga ini masih kerabat dengan jahe-jahean. Daunnya yang menjulang memang mirip dengan daun jahe. Tetapi tanaman ginger ini tidak memiliki rimpang yang beraroma panas seperti jahe.

Keunikan dari bunga merah ginger ini adalah tandan bunganya yang besar dan berwarna menyolok. Ada beberapa varian warna, yaitu merah, kuning, dan hijau. Warna merah yang banyak disukai, karena menyolok dan terlihat cantik.

Zingiber spectabile beehive ginger

Zingiber spectabile (beehive ginger) (Foto koleksi pribadi)

Continue reading

Fotografi: Memotret Anggrek dengan Latar Belakang Hitam

image

Foto anggrek yang indah ini hanya saga foto dengan menggunakan kamera HP saja. Hasilnya boleh diadu dengan kamera DSLR. Triknya sederhanya saja, hanya menempatkan latar belakang hitam.

Sekelias ketika saya pertama melihat bungga anggrek ini sangatlah tidak menarik. Tanamannya kurang terawat. Bahkan akarnya kering kerontang dan banyak sarang laba-laba. Namun, bunga anggrek kuning ini unik. Jarang saya melihat bunga anggrek dengan warna ini. Saya jadi ingin memotretnya.

Lokasi anggrek ini ada di rumah kaca. Latar belakangnya yang sedikit kurang teratur tidak cocok untuk latar belakang pemotretan. Jadi saya berfikir untum memakai latar belakang putih atau hitam. Kebetulan ada kain hitam, jadilah kain ini sebagai latar belakang. Dengan bantuan teman saya mulai memotrer.

image

Pot sata taruh di atas kursi dan kainnya dipegang dengan tangan.

Cahaya di dalam rumah kaca cukup bagus untuk memotret. Cahayanya lunak, sehingga tidak membuat kontras dan mengurangi bayangan. 

Saya memotret menggunakan HP Samsung Note 2. Beberapa setting kamera yang saya lakukan adalah: meteringnya terpusat, fokusnya macro, iso terendah, quality terbaik. Saya memotret beberapa kali. Hasilnya seperti foto di bawah ini. Foto2 ini tidak saya edit. Editing hanya untuk mengurangi ukurannya saja agar mudah diupload.

image

image

image

Alhamdulillah, akhirnya kami punya rumah sendiri

Royan dan Ummi

Royan dan Umminya di depan rumah kontrakan pertama kami

Sebagai karyawan honorer waktu itu gaji saya masih sangat kecil. Uang gaji saya hanya cukup untuk makan dan bayar kontrakan saja. Saya bekerja sambil melanjutkan kuliah S2 di IPB Bogor. Meskipun gaji saya pas-pasan, saya memberanikan diri untuk segera memenuhi separo agama; menikah. Dihitung pakai calculator apa pun, uang gaji saya tidak pernah cukup untuk menghidupi anak orang. Saya mengakhiri masa lajang dengan modal 1% keberanian dan 99% nekad. Saya percaya rizqi Allah yang mengatur. Alhamdulillah, meskipun rizqi pas-pasan, saya dan istri tidak pernah sampai kelaparan.

Setelah menikah kami mengontrak rumah petak berukuran kira-kira 6 x 6 m terpotong. Rumah itu berada paling pojok, dibangun di atas bekas empang kecil, dan bentuk tanahnya miring seperti trapesium. Di rumah itu hanya ada satu kamar tidur, ruang tamu, dan dapur yang menyatu dengan kamar mandi. Di samping rumah masih ada sedikit kolam ikan yang disisakan dan tepat di teras rumah masih ada lubang sumurnya. Meskipun kami tinggal di rumah yang boleh dibilang RSSSS (Rumah Sangat-Sangat Sederhana Sekali), kami tinggal dengan tentram, senang, dan bahagia. Di rumah mungil ini, alhadulillah, setahun kemudian anak pertama kami lahir; Arroyan.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin meningkat, selain kerja honorer, saya mencoba untuk berusaha dan berkerja apa saja. Menjelang hari raya qurban biasanya saya berjualan hewan qurban domba dan sapi. Penjualan hewan qurban cukup laris, omzetnya pernah mencapai 210 ekor domba plus 10 ekor sapi. Sampai-sampai teman-teman saya menjuluki saya JURKAM (Juragan Kambing). Saya juga pernah berjualan komputer bekas ex luar negeri. Dari usaha kecil-kecilan itu Allah memberikan rizqi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saya masih bisa bershodaqoh dan menambung dari sisa rizqi yang ada. Alhamdulillah.
Continue reading

Tips Memotret Bunga dengan Kamera Saku

This slideshow requires JavaScript.

Lihat galeri foto saya di FACEBOOK klik di link ini: http://www.facebook.com/isroi/photos

Beauty of Nature. Alam selalu indah dan jadi ‘foto model’ yang menggoda untuk di-‘jepret’ dengan kamera. Apalagi bunga-bunga yanng sedang bermekaran selalu jadi ‘foto model’ yang indah. Memotret bunga dengan kamera saku gampang-gampang susah. Seringkali kita kecewa melihat foto bunga yang kita jepret tidak seindah aslinya. Berikut ini sedikit trik memotret bunga dengan kamera saku agar bunga yang kita foto lebih indah dari aslinya.

Peralatan:

  1. Kamera yang ada fungsi macro atau close-up. Boleh pakai kamera apa saja asalkan masih berfungsi. Saya menggunakan kamera saku.
  2. Kertas karton tebal warna putih dan hitam. Kalau tidak ada kertas, pakai kain juga boleh. Asal jangan nyuri persediaan kain kafannya Pak Modhin aja.
  3. Tripod. Alat ini optional alias kalau ada akan lebih bagus, kalau tidak punya ya nabung dulu sampai cukup untuk beli tripod…he…he…he.
  4. Payung. Lho..kok???!!!…Ingat kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Daripada gagal memotret gara-gara hujan, mendingan sedia payung dulu.

Continue reading

Di Bukit Indah Berbunga

isroibunga01

000_0479
Continue reading

Bunga-bunga yang Menarik

Di waktu-waktu luang, saya sering suka memotret dengan kamera digital saku. Banyak objek yang suka saya foto, apa saja. Tetapi umumnya adalah objek-objek yang dekat dengan penelitian saya, seperti: jamur, pabrik, atau tanaman-tanaman yang lain. Berikut ini adalah beberapa foto yang jarang aku foto, yaitu bunga. Ternyata bunga itu sangat indah, apapun bunganya atau bunga yang biasa-biasa saja. Foto-foto ini aku ambil di sekitar saung Pak Haji Zaka. Di suasana pedesaan yang asri, di tengah-tengah sawah, di bawah gunung pangranggo, bunga-bunga ini tampak indah sekali.

bunga
Continue reading