Category Archives: Auksin

Penjelasan Tentang Hormon Tumbuhan dari Bio-Resources

Berikut ini adalah sebuah video yang memberikan penjelasan umum tentang hormon tumbuhan dari Bio-Resources. Ada banyak jenis hormon tumbuhan. Masing-masing hormon tumbuhan memiliki fungsi dan peranannya masing-masing. Namun, peranan hormon ini tidak berdiri sendiri. Hormon berfungsi dalam interaksinya dengan berbagai hormon lain atau pun faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Beberapa hormon tumbuhan yang umum dan banyak dipakai di dunia pertanian untuk merangsang buah, bunga, daun, akar dan tunas adalah giberelin, auksin, sitokinin, kolkisin, paclobutrazol dan lain-lainnya.

Penjelasan ini sangat menarik dan bisa digunakan untuk memahami jenis-jenis hormon tumbuhan, peranan, fungsi, manfaat dan penggunaan dari hormon-hormon tumbuhan ini. Beberapa video YouTube ini memberikan penjelasan umum tentang hormon tumbuhan atau zpt.

Silahkan klik di link ini untuk mengetahui tentang hormon tumbuhan.

Advertisements

Materi Presentasi tentang Penggunaan Hormon Tumbuhan Auksin, Giberelin dan Sitokinin

Dokumen berikut ini adalah materi presentasi yang menarik tentang penggunaan berbagai macam hormon tumbuhan atau zpt (zat pengatur tumbuh) tanaman di dalam budidaya pertanian dan hortikultur. Materi presentasi ini merupakan materi yang disampaikan oleh mahasiswa pacasarjana yang bernama Mara Grossman.

Penggunaan hormon tumbuhan seperti auksin, giberelin dan sitokinin atau pun hormon-hormon tumbuhan yang lain sudah banyak diterapkan dalam budidaya tanaman. Hormon mengatur karakteristik fisik dan kimia tanaman. Misalnya saja, hormon bisa dimanfaatkan untuk memperbesar ukuran daun, batang, dan buah. Hormon bisa dimanfaatkan untuk meransang percabangan tanaman. Hormon juga bisa digunakan untuk merangsang pembungaan dan produksi buah, sehingga tanaman bisa berbuah di waktu yang bukan musimnya.

Kemampuan hormon ini sangat menarik. Seperti diketahui bahwa komoditas tanaman sangat fluktuatif. Harga biasanya turun di saat-saat musim buah dan akan naik ketika musim buah itu berakhir. Apabila petani bisa mengatur agar tanamannya bisa berbuah pada saat harga naik/tinggi, petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hormon tumbuhan yang biasa dimanfaatkan untuk mengatur dan merangsang pembungaan/pembuahan adalah paclobutrazol. Di perkebunan karet, aplikasi hormon juga dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi lateks/karet. Hormon yang dipakai adalah etilen. Aplikasi hormon etilen terbukti bisa meningkatkan produksi latek/karet.


Informasi tentang hormon tumbuhan auksin, giberelin dan sitokinin silahkan klik di link ini: Hormon Tumbuhan.


Cara aplikasi hormon umumnya dengan cara disemprotkan ke bagian daun tanaman. Hormon diaplikasikan dalam konsentrasi yang sangat rendah, beberapa ppm saja. Hormon juga bisa diaplikasikan dengan cara disuntikkan atau diinfus. Contoh cara aplikasi hormon dengan cara disuntikkan adalah hormon paclobutrazol untuk merangsang buah di luar musim. cara suntik digunakan untuk tanaman yang sudah besar dan berkayu. Hormon disuntikkan ke batang. Cara aplikasi hormon dengan sistem infus mirip dengan infus pada manusia. Cairan hormon dimasukkan ke dalam tubuh tanaman melalui selang dan jarum. Contoh hormon yang diapliksikan dengan cara diinfus adalah hormon etilen. Infus juga bisa dilakukan pada akar tanaman.

Pengenceran Hormon Pekatan (ZPT)

File ini bisa juga didownload di link berikut ini: PENGENCERAN HORMON TANAMAN

Literatur Tentang Penggunaan Hormon Tanaman dalam Produksi Tanaman

Untuk teman-teman yang suka belajar dan ingin mempelajari tentang penggunaan hormon tanaman pada budidaya tanaman silahkan download literatur ini.

HORMON TANAMAN

auksin sitokinin giberelin

Video Penjelasan ZPT/Hormon Tanaman Auksin

Video YouTube.com ini menjelaskan tentang peranan hormon auksin pada tanaman. Penjelasannya jelas, singkat, dan mudah dimengerti.

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Video Penjelasan Tentang Hormon Tanaman

Hormon tanaman lebih mudah dijelaskan dengan gambar atau animasi. Video YouTube di atas menjelaskan tentang hormone-hormone utama tanaman dan peranannya pada pengaturan pertumbuhan tanaman.

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Aplikasi Hormon atau ZPT (zat pengatur tumbuh) Tanaman untuk Bibit Jahe

bibit jahe sehat

Bibit jahe (zingiber officinale) yang bagus dan sehat, bebas dari hama dan penyakit


Bukti ilmiah pengaruh aplikasi hormon (zpt) giberelin terhadap produktivitas jahe


Salah satu kunci sukses budidaya jahe adalah pemilihan bibit yang bagus, sehat dan varietas unggul. Varietas unggul penting banget, karena bibit unggul dengan produktivitas tinggi menjadi salah satu jaminan jika produksinya akan tinggi. Secara genetik varietas unggul memiliki potensi produksi yang tinggi. Syarat penting kedua berikutnya adalah bebas dari hama dan penyakit. Bibit bisa menjadi salah satu cara penularan dan penyebaran hama dan penyakit. Bibit jahe yang kelihatan sehat, tetapi jika ditanam di lahan yang terserang penyakit bisa menjadi carrier pembawa penyakit. Hama juga sama, beberapa hama seperti kutu dan nematoda bisa ditularkan melalui bibit.

Nah, syarat yang tidak kalah pentingnya adalah bibit yang sehat dan bagus. Di posting sebelumnya saya sudah menyampaikan tentang ciri tunas yang bagus, yaitu tunas yang sedang dan kecil dari rimpang yang gemuk. (bada di link ini: Tips memilih bibit jahe dari bentuk tunasnya). Bibit dan tunas jahe yang sehat bisa dirangsang dengan mengaplikasikan hormon atau zat pengatur tumbuh (zpt) tanaman. Aplikasi hormon dan zpt pada awalnya banyak digunakan di dalam kultur jaringan jahe. Namun, ternyata aplikasi hormon juga bisa digunakan pada persiapan bibit jahe. Aplikasi hormon ini dapat memecah dormansi tunas jahe, merangsang pembelahan sel-sel embrio, pertumbuhan tunas, sehingga tunas yang dihasilkan tumbuh seragam, serempak dan sehat. Aplikasi hormon atau zpt dilakukan setelah perlakuan dormansi rimpang jahe.

Hormon yang bisa memecah dormansi tunas jahe adalah sitokinin dan giberelin. Hormon auksin sudah lama sekali diketahui merangsang munculnya tunas-tunas dan percabangan baru. Ketiga hormon ini masing-masing, sendiri-sendiri maksudnya bukan dijadikan satu sekaligus, bisa merangsang pertumbuhan tunas jahe. Selain itu, aplikasi larutan gula/sukrosa juga bisa merangsang dan memecah dormansi bibit jahe.

Cara aplikasinya adalah dengan merendam bibit jahe tua dengan larutan hormon. Ada beberapa konsentrasi hormon atau zpt yang disarankan yang berkisar antara 100 – 160 ppm. Direndam dalam waktu yang cukup lama sampai hormon bisa masuk ke dalam rimpang. Setelah itu, rimpang jahe ditiriskan hingga tidak menetes lagi airnya. Jahe yang sudah diberi perlakuan hormon ini baru diperam hingga muncul tunas-tunasnya. Tunas akan segera muncul dan rellatif seragam.

Selamat mencoba.

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Melarutkan Hormon Auksin

Informasi hormon tanaman: Hormon Tanaman

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Panduan Pembuatan POC dengan Biang POC

PANDUAN PEMBUATAN POC (Pupuk Organik Cair)

Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair —Gratis

Buku KomposBuku ini membahas secara lengkap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC. Pembahasan dimulai dari latar belakang POC, manfaat POC bagi tanaman dan perbedaannya dengan Pupuk Organik Granul (POG), seni meramu POC, dan strategi pemasaran POC. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani atau kelompok tani yang ingin mandiri dalam menyediakan pupuk; terutama pupuk organik. Buku ini juga berguna bagi penyuluh pertanian, kelompok tani, maupun pengusaha yang bergerak di bidang pupuk organik. Semoga buku ini bermanfaat.
Klik di sini untuk menddownload buku ini.
Download buku gratis saya yang lain: klik di sini.