Pengalaman Kerja Pertama Arroyan; Jadi Pelayan Warung Bakso

royan membuat bakso

Royan sedang membuat mie ayam di warung bakso Cibereum 2

Liburan sekolah tahun ini bertepatan dengan libur puasa dan lebaran. Arroyan dan Abim libur cukup lama, lebih dari sebulan. Sayangnya, waktu liburan mereka lebih banyak diisi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat: tidur, main game dan lihat YouTube. Sekali-kali mereka mengaji. Ini yang membuat saya dan Umminya anak-anak uring-uringan. Diarahkan untuk mengisi dengan kegiatan yang bermanfaat susah.

Saya berfikir bahwa anak-anak, terutama Arroyan harus diberi kegiatan yang lebih bermanfaat. Saya tahu Arroyan suka tantangan baru dan kegiatan yang ‘menantang’. Ketika di Gothenburg dulu, kalau liburan musim panas anak-anak seusia Royan bisa kerja parttime. Kerja apa saja dan mereka mendapatkan bayaran dari kerjaannya itu. Tapi di Indonesia kebiasaan seperti ini tidak ada. Di sini tidak ada liburan musim panas, dan ketika liburan masih banyak orang yang kerja, lowongan kerjaan juga sedikit. Lalu kerja apa ya Royan? pikir saya.

“Mas Royan, daripada kamu tidar-tidur aja, mendingan kerja saja. Malah dapat duit!”
“Aku kerja apa?”
“La kamu mau kerja apa?”
“Nggak tahu”.
“Ya sudah, nanti Abi cari informasi orang yang bisa ngasih kamu kerja”.

Aku jadi ingat, ada teman yang mempunya warung bakso yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Kira-kira jaraknya hanya 200-300 meter saja. Tepatnya di jalan masuk Perum. Villa Ciomas. Namanya Warung Bakso Cibereum 2. Malam sehabis sholat tarawih saya main ke warung bakso. Kebetulan teman saya, Akh Ansyori sedang berjualan sendiri. Dia juga sudah kenal dengan Royan.

“Assalamu’alaikum”
“Wa’alaikum salam,” Dia menyambut saya dengan wajah ceria dan sumringah.
“Mau makan?” katanya
“Enggak. Pingin main saja,”
“Ngomong-ngomong antum perlu tenaga kerja lagi nggak?”
“Perlu juga sih, memangnya ada yang mau kerja?”
“Royan. Liburan ini kerjaannya kalau tidak tidur ya main game. Bikin jengkel saja anak itu. Kalau boleh biar dia kerja di sini saja?”
“Boleh saja sih, kalau anaknya mau. Tapi bayarannya tidak seberapa?”
“Masalah bayaran mah tidak masalah. Yang penting dia tidak main game saja. Biar liburannya bisa lebih bermanfaat.”
“Baik, coba nanti ane bicarakan dengan istri ane dulu. Besok dikabari lagi”
“Syukron, Akh.”
“Royan ane suruh ke sini saja, biar antum wawancara,”
“Ok”.

Lalu kami ngobrol ngalor-ngidul sampai warung hampir tutup.

Esok harinya saya tunggu-tunggu kabar dari Ansyori. Kok dia tidak ngirim kabar? Saya jadi mulai ragu apakah dia menerima Royan untuk kerja atau tidak? Ternyata nomor saya yang ada di Ansyori adalah nomor lama yang tidak aktif.

Habis magrib, Royan saya suruh ke warung bakso. Dia ke sana dengan naik sepeda. Cukup lama dia di sana sampai selesai sholat tarawih.
“Bagaimana Royan? Kamu mau jadi pelayan warung?”
“Mau aja,”
“Nggak malu,”
“Nggak lah!”
“Ok, kalau begitu.”

Singkat cerita, Royan mulai kerja di warung bakso itu. Berangkat habis sholat asar untuk siap-siap. Mulai buka pukul 4.30. Buka puasa di rumah. Kembali kerja lagi. Balik lagi untuk sholat tarawih. Kembali kerja lagi sampai tutup pukul 10-11 malam. Ini rutinitas baru Royan selama liburan.

****
“Kamu suka kerja di sana?”
“Suka”
“Apa yang kamu suka?”
“Bisa makan bakso dan mie ayam gratis”
“….!!!!!???????…”

****
Meski motivasi awalnya “makan bakso gratis”, bagi saya yang penting Royan bisa mengisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat daripada hanya sekedar main game dan tidur saja. Sekalian dia belajar merasakan susahnya mencari uang dan menghargai uang.

Kadang-kadang Royan bawa pulang mie ayam atau bakso atau tulang-tulang sapi. Lumayan, adik-adiknya bisa ikut menikmati jerih payahnya.

Alhamdulillah.

Advertisements

One response to “Pengalaman Kerja Pertama Arroyan; Jadi Pelayan Warung Bakso

  1. Reblogged this on Kumpulan Kata Untuk Beta and commented:
    Salut sama Royan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s