Memancing ikan di tengah sungai yang beku

This slideshow requires JavaScript.


Musim dingin tahun lalu, ketika naik tram saya sempat melihat beberapa orang yang sedang mancing di tengah kanal yang airnya membeku. Saya penasaran sekali, karena pemandangan semacam ini tidak pernah saya temukan di tanah air tercinta. Niat saya ini baru kesampaian di musim dingin berikutnya, musim dingin ini.

Dari kejauhan, Brunnsparken, saya lihat ada orang yang sedang duduk tafakur di tengah sungai. Pasti sedang mancing ikan nih orang, pikir saya. Saya segera mendekat ke tempat mereka memancing. Dari pingir sungai saya lambaikan tangah saya sambil saya tunjukkan kamera saya. Dia membalas lambaian tangan saya, artinya dia mau saya ambil fotonya. Saya pakai lensa zoom agar bisa mengambil foto dari jarak yang cukup jauh. Maklum, saya masih ragu-ragu untuk turun ke sungai.

Kemudian saya mencoba berjalan berkeliling. Rupanya dia tahu saya ingin turun dan dia menunjukkan jalan turun menuju sungai. Di pinggir sungai ada tangga, namun pinggir sungai es-nya tidak begitu tebal, jadi tidak bisa langsung turun ke sungai. Untuk menuju ke tengah sungai mereka menggunakan tangga besi yang biasa digunakan untuk menyelamatkan orang yang tenggelam. Melaluii tangga ini saya dan Royan turun ke sungai dan mendekat ke orang-orang yang sedang memancing. Saya mendekat dan sambil berbasa-basi.

Namanya Henrik Sandgren. Dia dengan beberapa orang temennya biasa memancing di sungai ini ketika airnya sedang membeku. Air sungai di musim dingin membeku menjadi es, tebalnya sampai 20 cm. Jadi aman untuk dipijak. Bahkan saya pernah lihat anak-anak main ice hockey di tengah sungai. Es dilubangi dengan bor, lalu pancing kecil yang sudah diberi umpan dimasukkan ke dalam lubang itu. Umpannya adalah Maggot, belatung lalat. Pancingnya juga kecil, seperti pancing mainan. Tidak perlu waktu beberapa lama, ada ikan yang termakan umpan itu.

Ikan yang dipancing adalah ikan sungai, orang Swedia menamakannya Abborre (Perca fluviatilis). Ikannya mirip ikan wader kali, tetapi siripnya belakang, dan sirip renangnya berwarna merah. Di bagian tubuhnya juga ada belang-belangnya. Ikan yang didapat lumayan banyak juga.

Mereka memancing ikan untuk dimakan sendiri. Tapi kalau ada yang ingin membelinya boleh saja. Mereka juga tergabung dalam klub memancing. Karena mancing ikan di Swedia juga tidak boleh sembarangan. Ada semacam lisensinya. Kalau tidak sedang musim dingin, mereka memancing dari pingir sungai, memancing di laut, atau di danau.

Advertisements

4 responses to “Memancing ikan di tengah sungai yang beku

  1. Mantep gan, ane selalu mengikuti berita dari Antum, KHUSUSNYA berita-beita yang mengandung unsur SALJUNYA, tentunya yang di video kan. Boleh dong cerita dan sejarah Antum dari Indonesia menuju luar negri, SHARE YACH…. kalau perlu di Shoot …

  2. Terima kasih, selamat berkunjung. Saya lebih suka bercerita, tetapi kurang suka menjadi objek cerita.

  3. kalau boleh tau anda ada dimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s