Tindihan Ketika Tidur

Apakah Anda pernah ‘tindihan’? Saya coba cari padanan kata ‘tindihan’ dalam bahasa Indonesia, sulit banget. Tindihan itu orang yang dalam posisi tidur, merasa sudah bangun dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Tubuhnya terasa berat dan seperti ditindih sesuatu. Ada beberapa pendapat yang mengaitkan tindihan ini dengan hal-hal ghoib. Entahlah.

Seingat saya, saya belum pernah atau setidaknya sangat jarang sekali tindihan. Padahal sering sekali saya diceritain saudara yang sering ‘tindihan’. Baru kemarin malam saya merasakan sendiri pengalaman tindihan ini. Jadi saya merasa perlu mengabadikan dalam tulisan di blog ini. Kelak suatu saat nanti akan memudahkan saya untuk mengingat dan menceritakan kembali pengalaman ini.

Malam itu saya tidur seperti biasanya. Tidur miring ke kanan. Lampu kamar dimatikan dan hanya lampur ruang utama saja yang dinyalakan. Entah berapa lama saya tertidur. Suatu ketika saya merasa sudah tersadar dari tidur. Saya membuka mata. Kamar masih gelap. Saya bisa melihat almari dan cermin di dekat tempat tidur. Tetapi ketika saya mencoba berpindah posisi tidur dan ‘mengolet’, badan tidak bisa digerakkan. Badan terasa berat banget. Saya coba meronta, tetapi tidak bisa bergerak.

Seperti ada sesuatu yang menindih dari punggung saya. Tengkuk saya bergidik, bulu kuduk berdiri. Saya ingin berteriak, tapi tidak ada suara yang keluar dari mulut. Sekilas, saya tersadar; mungkin saya tindihan.

Saya coba untuk membaca ta’awudz, sebisanya…. meski mulut terkunci, tetapi saya terus membaca ta’awudz. Hanya suara ‘argh–argh’ yang keluar. Saya terus berusaha membaca. Saya baca istighfar. Lalu pelan-pelan saya coba menggerakkan jari-jari tangan saya. Lalu jari-jari kaki. Bisa bergerak sedikit.

Saya coba meronta sekuat tenaga….. Allahuakbar…..

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa bergerak normal. Saya bangkit dari tempat tidur. Badan sedikit berkeringat. Lalu saya keluar dan ke kamar mandi. Buang hajat. Lalu, ambil air wudhu.

Saya lihat jam di dinding. Pukul 03.15. Subuh masih cukup lama.

Saya sholat beberapa rakaat… lalu berdzikir dan berdoa seperti biasanya.

Saya coba ingat-ingat, apakah sore tadi saya lupa tidak baca dzikir petang, apakah saya sudah baca doa dan dzikir tidur….. Tidak ingat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s