Tag Archives: syariah

Belajar Menabung Saham

Nabung uang koin dicelengan mah itu jaman dulu. Nabung di uang di bank sama saja. Nilai uang lama-lama akan turun termakan inflasi. Cara terbaik menyimpan uang (harta kekayaan) adalah dalam bentuk investasi. Misalnya; emas atau saham.

Bagaimana cara saya menabung emas sudah saya sampaikan di postingan terdahulu (Baca: Menabung Emas). Nah, menabung saham yang saya belum tahu. Kata saham sih sudah dari dulu saya dengar. Tapi saya nggak ngerti sama sekali apa itu saham, wujudnya kaya apa, bagaimana cara membeli dan menjualnya, apalagi cara menabung saham. Nggak ngerti sama sekali.

Suatu ketika saya pergi ke Bank untuk satu urusan. Sambil menunggu nomor antrian saya lihat ada selebaran yang tulisannya “Ayo Nabung Saham”. Saya coba baca2, sepertinya menarik. Tapi, bagaimana caranya. Sampai beberapa waktu kemudian saya masih belum tahu cara menabung saham.

Pada kesempatan lain saya lihat postingan di IG tentang Pasar Modal Syariah. Intinya tentang jual beli saham dan bentuk investasi lain yang berdasarkan prinsip syariah. Dijelaskan juga perusahan2 yang sudah masuk ke Pasar Modal Syariah. Menarik. Saya ikuti lebih lanjut. Sebagai orang awam, saya coba cari2 informasi tentang nabung saham syariah ini.

Membuat Akun Saham

Saya baru tahu kalau mau jual beli saham kita harus mendaftar di salah satu agen saham dan punya rekening ‘saham’ dulu. Setelah saya cari2, ada satu rekomendasi perusahaan sekuritas yang melayani perdagangan saham syariah; namanya IndoPremier. Apalagi perusahaan ini sudah mengembangkan aplikasi untuk memudahkan seseorang melakukan perdagangan saham. Nama aplikasinya IPOTGo. Saya coba kunjungi websitenya dan cari tahu bagaimana cara mendaftarkan akun. Yang cukup menarik bagi saya adalah saya bisa mendaftarkan diri tanpa harus datang langsung ke kantornya. Sangat mudah. Apalagi saat ini saya sedang di desa kecil; Desa Arasoe. Masih 5 jam dari Makassar.

Lalu saya donwload semua formulirnya. Saya isi lengkap. Syaratnya saya penuhi. Lalu saya print dan saya kirim via pos ke Jakarta.

Formulir saya sampai tiga hari kemudian. Hari selasa siang saya dapat pesan dari petugas Indopremier yang akan melakukan video call. Padahal saya sedang di tengah kebun tebu. Saya okey kan saja. Setelah proses verifikasi selesai; petugas itu bilang kalau rekening saya akan jadi dalam beberapa hari. Setelah itu baru saya bisa melakukan pembelian saham. Mudah sekali menurut saya.

Gagal Membeli Saham

Dua hari kemudian saya mendapatkan email kalau akun saya di IndoPremier sudah jadi. Besoknya; rekening syariah saya juga jadi. Ada kiriman username; password sementara dan pin.

Saya sudah download aplikasi IPOTGO. Saya coba login dan ikuti petunjuknya. Saya lihat2 list saham. Saya coba beli. Nggak bisa; ada pesan pesanan saya di-suspend. Apa yang salah nih…

Karena beberapa kali saya gagal, saya coba kontak CS Indopremier. Setelah mereka cek; baru ketahuan klo rekening saham saya isinya “0” rupiah. Saya harus isi dulu rekening itu dengan sejumlah uang baru saya bisa melakukan pembelian. Maklum pemula; masih Oon.

Saya coba isi rekening saya dengan sejumlah uang. Nggak banyak, soalnya saya masih takut2 klo uangnya hilang. Jiwasraya saja rugi trilyunan rupiah gara2 saham. Saya isi agar saya bisa belajar beli saham.

Akhirnya Berhasil Beli Saham Petama Kali

Sebenarnya saya masih binggung dan tidak tahu saham apa yang mesti ditabung. Saya coba cari tahu. Saya ikuti postingan di IG, video YouTube dan artikel yang tersebar di jagad maya. Dari beberapa postingan saya dapatkan beberapa rekomendasi saham2 yang cocok untuk ditabung oleh orang seperti saya.

Terus terang, saya masih buta banget tentang saham. Apa kata orang-orang itu saya ‘telan’ saja.

Saya pilih saham yang harganya murah dulu; cuma beberapa ratus perak sampai beberapa ribu saja. Harga satu lotnya masih terjangkau lah. Masih lebih mahalab harga kuota saya per bulan. Murah.