Pasar Klithikan-nya Göteborg

kviberg gotenborg sweden
Pasar Kviberg dilihat dari atas, menempati tiga gudang bekas markas tentara. Selalu penuh setiap minggu.

Orang Jogja pasti tahu pasar Klithikan. Pasar yang dibuat oleh pemkot Ngayojokarto Hadiningratan untuk menampung pedagang barang-barang bekas dan -katanya- barang-barang ‘spanyol’ (separo nyolong). Ternyata di Götenborg pun ada pasar seperti pasar Klitikan ini.

Pasar ini ada di daerah Kviberg (baca kwiberi). Menempati tiga gudang besar, konon dulu adalah bekas maskas tentara. Pasar Kviberg (begitu saja saya menyebutnya) hanya buka hari sabtu-minggu. Ramai sekali pasar ini.
Untuk mencapai pasar ini dari apartemenku di Våstra Frölunda cukup naik tram satu kali, tram no. 7. Waktu tempuhnya kurang lebih 30 menit. Turun di halte Kviberg. Tak sulit mencari tempat pasar ini, karena orang seperti menyemut datang dan pergi. Ikuti saja arah orang-orang berjalan, pasti sampai.

Pasar ini sangat terkenal dan ramai, terutama untuk para pendatang bin imigran. Pembeli dan pedagang sebagian besar para pendatang ini. Umumnya dari timur tengah (Iran, Irak, Arab), Turki, Sudan, Somalia, Ethiopia, dan Asia (Indonesia Raya, Thailand, China, Philiphine, Korea, Laos, India, Pakistan),  juga dari eropa timur (Bosnia, Armenia), dan lain-lainnya yang tak mungkin saya sebutkan satu per satu (seperti kata sambutan aja..). Hanya sedikit orang Swedia yang terlihat di pasar ini. Banyak tampang-tampang arab di pasar ini, karena itu kami sering juga menyebut pasar ini pasar Arab.

kviberg gotenborg sweden

Pasar ini terkenal karena harga-harganya yang super miring, sebagian second hand, dan apa aja ada. Memang tidak semua barang yang dijual adalah barang bekas, ada juga barang-barang baru meskipun tidak banyak jumlahnya. Kabar angin (katanya) ada juga barang-barang ‘spanyol’ dan BM ( Black Market).

kviberg gotenborg sweden

Pasar ini sangat lengkap. Apa saja ada. Mau cari baju, sepatu, tas, celana, jaket ada. Mau cari HP, alar-alat elektronik, TV, radio, laptop pun ada. Mau cari alat-alat pertukangan, onderdil mobil, ban, vacuum pump, bahkan meubeler pun ada. Mau cari sayuran, buah-buahan, bumbu, roti, ikan, daging, juga ada. Pendek kata sangat komplit-plit ngalahin jamu komplitnya sidomuncul.

kviberg gotenborg sweden
Bagian luar sebagian besar lapak pakaian.

kviberg gotenborg sweden
Barang-barang second yang dijual di pasar ini.

kviberg gotenborg sweden

kviberg gotenborg sweden
Sebagian sayuran yang dijual di pasar ini. Sangat mirip dengan yang dijual di pasar tradisional di Indonesia. Kalau beli di supermarket bentuk dan rasanya lain baget.

Salah satu alasan kami sering ke pasar ini adalah membeli daging halal. Daging yang dijual di toko-toko umum banyak yang “meragukan” kehalalannya. Di pasar ini pedagang dagingnya muslim dan ada tulisannya HALAL. Macam-macam daging tersedia, daging sapi, daging kambing, daging ayam, daging beku, sosis, daging giling, dan lain-lain. Pusat penyembelihan daging halal juga berada di dekat Kviberg ini-Beleviu- satu stop sebelum Kviberg.

Kami sering ke pasar arab hanya sekedar untuk beli Kebab tallrik. Di sini ada satu kios kebab yang jadi langganan orang Indonesia. Di bagian depan jelas tertulis HALAL. Biasanya kalau orang Indonesia yang membeli dan kebetulan sedang tidak ada antrian, kami sering diberi bonus. Atau, kadang-kadang minumannya gratis seharga 5 SEK, kadang-kadang discount, kadang-kadang diberi bonus seperti bakso goreng. Yang paling sering adalah porsinya dilebihkan. Harganya pun murah sekali, cuma 35 SEK. Di tempat lain harga kebab tallrik sampai 60-70SEK.

kviberg gotenborg sweden
Pasar arab juga jadi langganan cukur alias potong rambut (Klippning dalam bahasa swedia). Klippning bukan urusan sederhana di sini.  Harga rata-rata klippning adalah 150-200 SEK. Kalau dirupiahkan kurang lebih Rp. 180-240rb. Kalau di salon bisa lebih mahal lagi. Bandingkan cukur di Tukang Cukur ASGAR (Asli Garut) atau Tukang Cukur Madura, paling juga cuma Rp. 5000 (4-5 SEK).   Di pasar arab ongkos klippning paling murah, karena klippning cuma 70SEK. Modelnya memang tidak macam-macam, standard saja. Yang penting rapi dan tidak awut-awutan.

Tips belanjan di pasar Kviberg. Kalau mau cari barang biasanya kita overview dulu. Ini kalau kita punya cukup waktu. Kelilingi dulu semua gudang, ketiga-tiganya, sampai sudut-sudut dan pinggiran jalan. Perhatikan dengan seksama dan lihat harganya. Kalau ada yang menarik dan cocok, baru mulai tawar-menawar.

kviberg gotenborg sweden

Membeli barang di pasar ini mesti ekstra teliti, lebih khusus lagi untuk barang-barang ‘second’. Cek dengan cermat detailnya, double check. Kalau boleh mencoba, coba dulu barang itu. Setelah yakin baru ditawar.
Menawarnya juga mesti pinter-pinter plus adu kesabaran dengan penjualnya. Terutama untuk barang-barang secondhand. Tawar-menawar adalah hal yang biasa, apalagi kebanyakan pembeli dan penjualnya berasal dari ‘negara yang sedang berkembang’. Misalnya saja,  kereta dorong untuk bayi, barangnya masih bagus sekali, tidak ada cacat, bahkan plastik pembungkusnya sebagian masih ada. Kereta dorong itu dihargai 450 SEK. Setelah tawar menawar akhirnya harganya jadi 300 SEK. Murah sekali, karena kalau beli di Norstand (mall terbesar di pusat kota Göteborg) harganya bisa sampai 1500 SEK.

Cara menawarnya bisa pakai trik yang sering kita pakai di pasar. Coba tawar dulu dengan harga setengahnya. Jangan terlalu kaku, dibumbui sedikit canda. Kalau kebetulan penjualnya  orang arab dan kamu bisa berbahasa arab akan lebih baik lagi. Tarik ulur harganya ( seperti orang mancing lah…). Kalau sudah menthok, coba pura-pura acuh-acuh tak butuh. Pura-pura tinggal pergi, kalau harganya Ok, biasanya penjual akan memanggil kita lagi. Deal….!!! Bayar dan angkut barangnya.

‘Ono rego ono rupo’ kata pepatah jawi kuno. Harga murah kwalitas mengikuti. Contohnya untuk sayur mayur dan buah-buahan. Sayur yang dibeli di pasar ini mesti segera di masak. Kalau mau disimpan di dalam kulkas tidak boleh lama-lama. Tiga – empat hari sudah mulai tidak layak makan. 

Yang saya agak heran, di sini ada juga lho petani yang menjual hasil kebunnya langsung. Saya lihat ada beberapa sayur-mayur yang seperti baru dipetik, masih ada tanahnya. Ada sayur bayam, loncang (daun bawang), seledri, kol, wortel, dan lain-lain. Penjualnya biasanya orang tua. Harganya juga murah.

Pasar Kviberg selalu menarik dikunjungi, karena harganya pas dikantong, terutama mahasiswa Indonesia yang kantongnya pas-pasan. Rasanya kalau ada mahasiswa Indonesia yang belum datang di pasar ini kurang afdhol.

Tip-tips Belanja di Kviberg & Belleveau

[tambahan baru]
Pasar Kviberg dan Belleviaeu memang pasar favorit untuk kaum imigran, termasuk mahasiswa yang uang sakunya pas-pasan. Kalau kita pintar dan sabar, kita bisa mendapatkan barang-barang bagus di pasar-pasar ini.
Berikut ini sedikit tips kalau mau belanja di Kviberg & Belleviau:
1. Beli barang secondhand saja. Meskipun barang secondhand kualitasnya masih bagus-bagus. Pandai-pandai memilih saja. Kalau mau beli barang baru beli di Torg saja. Tunggu kalau ada REA.
2. Beli di ‘lapak’nya orang swedia yang bukan pedagang. Ciri-cirinya mudah dikenali.:
a. Mereka menjual barang-barang mereka sendiri yang sudah tidak mereka pakai.
b. Dagangannya biasanya sedikit, tidak terlalu banyak macamnya, dan biasanya juga satu-satu. Kalau pedagang biasana satu item tertentu banyak jumlahnya.
c. Mereka tampak tidak seperti pedagang profesional, tidak mahir menawarkan barang, dan mudah ditawar.
d. Rambutnya blonde, jarang orang swedia yang rambutnya hitam. Orang rambutnya hitam umumnya orang arab, turki, greek, atau daerah sekitarnya.
e. Kalau di Pasar Kviberg, umumnya di bangunan nomor 2 dan 3. Gedung nomor 1 umumnya pedagang.
3. Sabar memilih & mencari. ‘Display’ dagangan orang swedia ‘tiban’ ini memang tidak profesional dan kurang menarik. Jadi kita mesti sabar dan jeli. Sabar saat mencari-cari, karena seringkali tersembunyi dan mungkin tidak cocok dengan selera atau ukuran kita. Kadang-kadang kalau kita sedang mencari sesuatu barang, mesti rajin-rajin datang ke Kviberg.
4. Kalau harganya dirasa cukup tinggi, coba tawar. Jangan terlalu rendah, turun 20-30% sdh cukup bagus. Meskipun harganya sudah sangat murah, biasanya mereka mau turun sedikit harganya.
5. Kalau Anda suka, Anda butuhkan, & barangnya bagus, segera bayar. Karena kalau ditunda akan diambil orang lain.
Dengan sedikit tips ini kita bisa mendapatkan barang bagus dengan harga super miring. Contoh paling gampang, saya mendapatkan syal wool asli hanya SEK 20. Padahal syal seperti ini di Myrorna atau Emmaus harganya sekitar SEK 80-100. Kalau baru harganya sekitar SEK 200-300. Saya juga dapat jaket hanya dengan harga SEK 80, padahal di toko kalau baru harganya sekitar SEK 1500, di Emmaus yang sama-sama secondhand harganya paling tidak SEK 300.
Selamat belanja di Kviberg.

Posted from WordPress for Android

Advertisements

5 responses to “Pasar Klithikan-nya Göteborg

  1. Telpon yang di foto terakhir itu … kelihatannya unik, ya, pak.. he..he..

    *menunggu tulisan berikutnya ttg Goteborg* :d

  2. Laporan pandangan mata yang menarik. soal tawar menawar, sana dengan di pasar bringharjo juga ya mas.
    Sayang diatas saya tidak melihat gambar sepatu padahal, saya lagi dagang barang itu. btw, enak juga jadi tukung cukur disana. Mungkin laporan ini perlu di sosialisasikan pada tukung cukur di Indonesia raya ini, sapa tau ada yang tertarik jadi TKI disana, jangan ke malaysia atau tanah arab, sesekali ke eropa.

  3. Ejawantah's Blog

    Memang enak bila kita dapat menemukan barang yang murah namun masih layak pakai dan bermutu tinggi.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s