Tag Archives: J

Manfaat tonjolan kecil di tuts huruf F dan J keyboard

Keyboard

Apakah ada yang memperhatikan, jika di atas tut huruf F dan J semua keyboard fisik, baik keyboard komputer, HP qwerty, atau mesin ketik, selalu ada tonjolan kecil? Tonjolan ini hanya ada di dua tut itu. Tonjolan ini bukanlah hiasan semata, tetapi ada fungsinya. Tahukan Anda fungsi tonjolan ini?

Saya jadi ingat ketika masa SMU dahulu. Salah satu extrakulikuler wajib di SMA saya adalah pelajaran mengetik 10 jari. Exkul yang paling membosankan dan saya benci. Salah satunya karena jari kelingking saya sering kejepit tut mesin ketik yang besar dan keras itu. Dari seluruh siswa yang ikut exkul mengetik, saya menempati ringking bagian bawah.

Dari pelajaran exkul mengetik ini saya tahu manfaat tonjolan pada tut huruf F dan J di keyboard, yaitu untuk panduan jari dalam mengetik 10 jari. Tonjolan pada huruf F untuk jari telunjuk kiri dan huruf J untuk telunjuk jari kanan. Jadi, pada saat pertama mau mengetik letakkan dua jari telunjuk ini pada tut F dan J. Tangan diletakkan di atas sandaran keyboard sehingga posisinya stabil. Posisi jari-jari yang lain, mulai dari jari kelingking kiri ke jari telunjuk adalah: A, S, D, dan F. Sedangkan tangan kanan mulai dari jari telunjuk ke jari kelingking adalah J, K, L, dan :. Sedangkan kedua ibu jari digunakan untuk memencet tombol space bar. Silahkan coba letakkan jari-jari tangan Anda pada posisi ini.

Setiap jari digunakan untuk memencet tombol di atas dan dibawah huruf-huruf di atas. Misalnya jari kelingking kiri untuk memencet tombol Q, A, dan Z. Khusus untuk jari telunjuk digunakan untuk memencet enam tombol huruf. Misal, telunjuk kiri untuk huruf R, F, V, T, G, dan B. Jari kelingking juga digunakan untuk memencet tombol tambahan. Misal untuk kelingking kiri juga untuk memencet tombol TAB, Caps Lock, dan Sift.

Kalau Anda ingin bisa mengetik 10 jari, cobalah menggunakan semua jari-jari tangan sesuai dengan fungsinya seperti saya sebutkan di atas.

Kembali ke tonjolan pada kedua tut F dan J. Ketika Anda sudah bisa mengetik dengan 10 jari, kedua tonjolan ini sangat bermanfaat sekali. Apalagi ketika mengetik dengan sistem buta, yaitu tidak melihat ke tombol keyboard, tetapi langsung ke layar. Jika kedua jari telunjuk kita berada pada posisi yang tepat dan tangan kita stabil tidak bergeser-geser, hampir dipastikan jari tangan tidak akan salah memencet huruf. Bahkan jika kita menulis dengan mata tertutup sekalipun.

Meskipun saya membenci exkul mengetik, saya merasakan manfaatnya setelah bertahun-tahun kemudian. Ketika saya kuliah dan ketika saya bekerja. Pekerjaan kulian dan kerja tidak jauh dari urusan ketik mengetik. Apalagi saya suka menulis, mengetik hampir saya lakukan setiap hari. Ketrampilan mengetik itu bermanfaat sekali.

Saya kembali mempraktekkan teori yang diajarkan guru saya dulu. Sampai akhirnya saya bisa mahir mengetik 10 jari dengan sistem buta. Kecepatan mengetik saya untuk bahasa Ingris adalah 53 wpm (word per minutes). Orang yang berbicara dengan kecepatan rendah bisa saya ikuti perkataannya dengan mesin ketik. Mungkin kalau saya belajar mengetik steno bisa lebih cepat lagi kali ya…?

Anda sudah tahu manfaat kedua tonjolan di huruf F dan J itu. Selamat mengetik 10 jari.