Tag Archives: ngeri

Pengalaman Serem; Boneka Pocong Menoleh Setelah Dipanggil

Baru kali ini aku mengalami pengalaman aneh saat hunting foto. Aku memotret boneka pocong yang digantung di atas pohon. Waktu pertama kali aku foto, dia menghadap ke samping. Nggak bagus lah. Lalu aku panggil pelan agar menoleh ke arah kamera. Eh… menoleh benaran.

Jadi ceritanya aku mengantar pacarku jalan-jalan ke pasar, cuci mata. Seperti biasa aku membawa kameraku, antisipasi kalau ada pemandangan yang menarik untuk difoto. Awalnya, aku tertarik dengan pohon yang akarnya saling bertalian. Foto genik menurutku. Aku foto akar itu. Nah, bapak-bapak penjual lapak di sebelah pohon itu menunjuk ke atas sambil bilang: “Tuh….klo mau foto yang di atas. Ada jalangkung.” Aku reflek menoleh ke atas, ada boneka putih yang digantung di pohon, bentuknya dibuat seperti pocong.

Aku berjalan agak menjauh dari pohon itu. Lalu aku mulai ambil fotonya. Foto pertama, si boneka pocong menghadap ke samping. Nggak kelihatan serem-seremnya sama sekali. Lalu, setenah berbisik aku bilang; “Nenggok dong ke kamera.” Eh…. tiba-tiba boneka itu bergerak pelan menghadap ke arah kameraku.

Kaget tentunya…. aku segera ambil foto itu. Dan, aku segera pergi dari tempat itu.

Setengah tidak percaya, apakah boneka itu mendengar dan merespon bisikanku. Atau, karena faktor angin saja…???? Aku masih berpikiran positif kalau gerakannya akibat tertiup angin. Semoga.

Mimpiku Semalam

Pagi ini aku bermimpi aneh sekali. Jarang2 aku bermimpi. karena itu aku ingin menuliskan mimpiku ini.
Di dalam mimpiku aku seperti tinggal di rumah kost. (memang aku sedang kost). satu kamar dengan kamar mandi. biasanya aku sering telpon keluargaku. setelah telpon, anehnya abim sudah ada di kamarku. entah dg cara bagaimana dia bisa datang ke sini secepat itu. lewat telepon kali.
saya ngobrol dan bercanda dengan abim. aku tanya ke dia bagaimana caranya dia bisa sampai ke kamarku. dia cerita kalau sambil menelpon dia membayangkan bersamandengan abi dan tiba2 sudah ada di sini.
mimpiku berubah cepat. kamarku seperti menjadi besar dan luas. di sebelah depan ada lorong sempit dan sepertinya ada kamar. tiba2 istriku sudah ada juga di kamarku. dia datang sama seperti cara abim datang. tapi abim sudah tidak terlihat di kamar.
aku dan istriku menyelidiki di lorong sempit itu. ketika kami berjalan, ternyata lorong sempit itu berisi seperti tumpukan gamping putih. tiba2 lantai yang kami injak pun bergerak dan isinya juga gamping putih. kami melonggok ke jendela kecil yang ada di dekat kamar itu. semuanya berisi gamping putih. kami buru2 kembali ke tempat kami semula.
sesaat kemudian kami sudah sampai di keramaian. sepertinya ada acara di kantor. semuanya terlihat ramai dan kalau saya perhatikan seperti di halaman lantai dua dan bentuknya seperti kotak.  ada panggung. ada juga penjual2.
saya dan istriku berjalan berkeliling. anehnya saya lihat ada orang yang mengali lubang di halaman. lubangnya bernentuk kotak besar. entah untuk apa.

saya terus berkeliling dan bertemu teman2 kantor. saya perhatikan pejualnya kebanyakan berjualan buku agama islam dan al quran. banyak sekali. saya lihat al alquran itu. ketikan saya berjalan saya sampai ke pintu. pintu terbuka dan bosku masuk ke dalam. tapi dia diam saja.
kemudian aku mencari makan di salah satu sudut. saya dan istriku makan. ketika makan, tiba2 datang teman lamaku waktu kecil; Hendi dan adiknya. katanya dia mau memeriksa air yang ada di terowongan air. karena airnya mengalir lambat. tapi dia takut dan menunggu teman2 yang lain.
saya pulang ke rumah (rumah bukan kost) dan masuk lewat pintu samping kecil. sepedaku ada di luar. istriku masuk dan aku membawa sepedaku ke dalam. lalu aku mau mengunci pintu samping itu. aku kaget, slot pengunci pintunya hilang. aku mencari2 sesuatu yang bisa untuk mengunci pintu. Aku mendapatkan potongan paku kecil yang bengkok. dengan paku itu aku mengunci pintu.
kami masuk rumah. dan ini rumah yang besar dan luas. aku dan istriku duduk di sofa ruang depan. tiba2 aku sudah terbangun.
begitu bangun aku tersadar bahwa barusan itu hanya mimpi. aku segera menuliskan mimpiku ini mumpung masih segar dalam ingatan saya. entah apa arti mimpiku ini.