Potensi Seresah Tebu untuk Menambah Bahan Organik Tanah

Tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah-tanah pertanian lainnya, kondisi tanah di perkebunan tebu juga miskin bahan organik.  Sebagai contoh, kandungan bahan organik di kebun PG Subang kira-kira hanya 2%.  Kondisi ini tentu saja membutuhkan perhatian serius dari pihak PG, terutama untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah.

Limbah hasil pengolahan tebu menjadi gula sebenarnya adalah bahan potensial untuk pembuatan kompos yang dapat digunakan untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah.  Paha saat giling limbah dari pabrik gula antara lain: 32% ampas (persen terhadap bobot tebu), 3,64% blotong pada pabrik gula sulfitasi dan 7.5% pada pabrik gula karbonasi, serta 0.3% abu ketel.  Di lahan tebu sendiri dapat dihasilkan 24 ton seresah /ha (Aris Toharisman, 1991).  Jumlah limbah yang sangat besar. Saya belum punya data terakhir kondisi tebu di Indonesia, jadi tidak dapat menyampaikan perkiraan besarnya limbah pabrik tebu saat ini.

Dulu mungkin limbah-limbah ini kurang berharga, tetapi saat ini limbah pabrik gula sudah ada harganya.  Contohnya: ampas/bagas untuk pabrik kertas, molases untuk pabrik micin, blotong dan abu ketel untuk pupuk.  Limbah yang belum banyak dimanfaatkan adalah seresah tebu.  Limbah ini hanya dibakar saja di areal tebu.  Pertimbangannya adalah cara ini lebih praktis, cepat, dan murah.


Sebenarnya pihak PG ingin sekali memanfaatkan seresah ini, namun hingga saat ini belum ada sebuah teknologi  yang murah, efektif, dan efisien untuk memanfaatkan seresah ini.  Pihak PG sangat berharap kepada para peneliti untuk mendapatkan satu terobosan teknologi pemanfaatan seresah, khususnya untuk menambah bahan organik tanah.  Mengingat kondisi lahan yang miskin bahan organik, kebutuhan pupuk meningkat, sedangkan harga pupuk juga melambung tinggi.


Berangkat dari alasan-alasan di atas, saya tergerak untuk mencoba meneliti atau mencoba mencari sebuah teknologi pengomposan seresah tebu yang murah, mudah, dan efisien.

Sekitar dua tahun yang lalu, aku pernah mencoba untuk mengomposkan seresah tebu, namun kurang memuaskan hasilnya.  Belajar dari pengalaman sebelumnya, saat ini aku mencoba lagi mengomposkan seresah tebu.  Targetnya satu: HARUS BERHASIL.

Aku coba lakukan pengomposan ini di PG Rajawali II Unit Subang, sebut saja PG Subang.  Aku mencoba dua cara, cara pertama dibenam di dalam tanah dan kedua disungkup di atas tanah.  Perlakuan berikutnya adalah dengan penambahan aktivator PROMI dan urea.  Percobaan ini hanya percobaan sederhana untuk menguji beberapa asumsiku saja.  Dari hasil coba-coba ini aku merencanakan untuk melakukan percobaan dalam skala yang lebih luas lagi.

Percobaan pengomposan dengan cara disungkup dengan plastik.

Percobaan pengomposan dengan cara dibenam di dalam tanah.

Dalam pembuatan kompos ini ada beberapa pertimbangan atau boleh juga disebut tantangan, yaitu:

  • Bahwa proses pembuatan kompos harus mudah dan menyesuaikan dengan baku teknis kebun/PG.  Untuk tanaman Ratoon waktu yang tersedia untuk pengomposan kira-kira satu minggu, sedangkan untuk PC (plant cane) tersedia waktu satu bulan.
  • Mudah dilaksanakan dan murah.  Teknik-teknik yang dikembangkan sebisa mungkin tidak terlalu membebani PG/Petani.  Begitu juga harus mudah dikerjakan, baik oleh PG maupun oleh petani sendiri.
  • Untuk PG atau areal yang menggunakan alat mekanisasi pertanian, kompos yang dihasilkan harus tidak mengganggu pekerjaan alat mekanis tersebut (traktor contohnya).

Aku banyak berdiskusi dengan pihak PG, khususnya dengan Pak Kaprawi.  Beliau adalah kepala libang PG Subang.  Banyak masukan yang saya dapatkan, dan dari sini saya akan mencoba membuat sebuah teknologi pengomposan untuk seresah tabu.  Terima kasih Pak Kaprawi.

Harapanku, kira-kira satu bulan lagi kompos yang dibuat tadi sudah jadi.

10 responses to “Potensi Seresah Tebu untuk Menambah Bahan Organik Tanah

  1. aslkm.Bapak saya mahasiswa IPB, kalau boleh saya ingin tahu bagaimana membuat kompos dari serasah tebu yang bapak buat. saya rasa akan sangat bermanfaat bagi saya jika bapak berkenan. terimakasih sebelumnya atas ilmunya.wassalam

  2. Asw..
    Pak, boleh tau bagas tu bentuknya kayak apa?
    ^____^

  3. Sayang saya tidak punya foto bagase. Kapan-kapan saya posting.
    Bagase itu adalah sisa batang tebu yang telah diperas niranya. Bentuknya ya..seperti remah-remah begitu. Batang bagian luar mirp dengan kulit bambu, sedangkan dari bagian dalamnya seperti ampas.
    Semoga bermanfaat.

    isroi

  4. Ass.. P. Is.. pengomposan seresah tebunya sdh berhasil? bgmn prosesnya? tks. Wass..

  5. intam fachrunnissa

    Assalam….
    pa Is…kalo bagase bisa dibkin kompos ga ya?
    trus yang di ambil tuh bagian dalamnya saja atau sama bagian batang luarnya juga? bgmna proses pembuatannya? terima kasih sebelumnya ^^

    • Bagas bisa dibuat kompos, karena termasuk bahan organik. Cuma agak lama untuk bisa jadi kompos, terutama bagian yang luarnya. Bagian kulit tebu banyak mengandung silika. Agar lebih cepat sebaiknya dicampur dengan bahan lain. Bisa ditambah pupuk kandang/kotoran sapi, misalnya.

  6. aslmkm..
    pak gmana caranya membuat kompos dari limbah tebu??

    • Pengomposan tebu sama seperti pengomposan yg lain. Coba baca-baca di posting yang lain.
      Untuk pengomposan skala besar bisa ditambahkan kotoran ternak 10%.

  7. pak saya telah mlkkan pngompsan bagas dngan aktivator aktinmstes..sdah berhsil jga..hanya saya butuh bnyak referensi untuk bagas tebu itu sndiri pak..mohon bantuannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s