Pengalaman PROMI 2

Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk reklamasi bekas tambang batubara tanpa top soil di
PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Prosedur penambangan pada tambang batubara terbuka adalah dengan menyisihkan top soil yang subur sebelum mengambil batubara sampai kedalaman 60 m. Namun sekitar 500 ha areal konsesi PT Arutmin Indonesia, Senakin telah diusahakan oleh penambang tanpa ijin (PETI) dengan tanpa menyisihkan top soil secara benar, sehingga reklamasi di areal ini sulit dilakukan.

Bpk Basyori, PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Komentar: ”Meskipun terlalu awal untuk menyimpulkan apakah metode reklamasi ini akan berhasil, tapi melihat tanaman mulai tumbuh, saya optimis metode ini bisa diterapkan”

arutmin1

arutmin2

Demplot reklamasi dilakukan dengan membuat lubang tanam berbagai ukuran, kemudian diisi dengan pupuk organik diperkaya dari limbah sawit sebanyak 50 kg sampai 300 kg, dan ditanam dengan berbagai tanaman hutan dan industri seperti akasia, sengon dan karet.

arutmin3
Akasia

arutmin4
sengon

arutmin5
karet
Tanaman akasia, sengon, dan karet mulai tumbuh di areal pertambangan tanpa top soil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s