Menambahkan Error Bar (Standard Deviation) pada Grafik Microsoft Office Excel

Error Bar

Error Bar seringkali ditambahkan pada grafik (garis atau batang) untuk menunjukkan besarnya variasi dari data-data yang ditampilkan. Informasi ini juga dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya perbedaan antar data. Apabila error bar semakin kecil berarti variasi data juga kecil. Demikian pula apabila error bar semakin besar, maka variasi data juga besar.

Untuk data-data percobaan ilmiah, error bar ini juga bisa menggambarkan pengaruh dari perlakuan yang dicobakan. Apabila error bar dari dua data berdekatan atau saling berpotongan, maka kemungkinan besar kedua perlakuan tersebut tidak nyata.

Error bar dapat ditambahkan dengan cara sebagai berikut:
1. Misalkan data-data hasil percobaan adalah sebagai berikut:

Gambar error bar 1

2. Tambahkan pada kolom F, baris ke-3 rata-rata dari setiap perlakuan. Klik menu Insert>Function
3. Pilih fungsi AVERAGE (Rata). Klik OK.
4. Di dalam kotak dialog Function Arguments, ketikkan B3:E3. Tekan Enter.

Gambar error bar 2

5. Copykan fungsi ini ke baris-baris dibawahnya, sehingga seluruh perlakuan telah dihitung nilai rata-ratanya.

Gambar error bar 3

6. Hitung nilai standard deviasi (SD) untuk tiap-tiap perlakuan. Pilih sel H3.
7. Klik menu Insert>Function. Pilih fungsi STDEV.
8. Pada kotak dialog Function Arguments ketikkan B3:G3, yaitu data ulangan tiap perlakuan. Klik OK.

Gambar error bar 4

9. Copykan fungsi ini ke baris-baris dibawahnya, sehingga seluruh perlakuan telah dihitung nilai SD-nya.

Gambar error bar 5

10. Menyembunyikan kolom ulangan. Klik dan seret kolom B hingga kolom E, sehingga kolom B s/d E dalam kondisi terpilih.
11. Klik menu Format>Column>Hide. Sehingga data yang tampak hanya seperti gambar berikut ini.

Gambar error bar 6

12. Pilih kolom A1:F9.

Gambar error bar 7

13. Klik icon Chart Wizard. Pilih grafik batang.

Gambar error bar 8

14. Klik tombol Next dan ikuti langkah-langkah berikutnya.

Gambar error bar 9

15. Klik salah satu bar, sehingga seluruh bar dalam kondisi terpilih.
16. Klik tombol kanan mouse dan pada menu yang muncul pilih Format Data Series.
17. Pada kotak dialog Format Data Series, klik tab Y Error Bars.
18. Pada pilihan display, pilih Both.
19. Pada pilihan error amount, pilih Custom. Di kotak teks +, klik icon dan pilih sel yang berisi nilai SD untuk masing-masing perlakuan.

Gambar error bar 10

20. Lakukan langkah yang sama untuk kotak teks – .

Gambar error bar 11

21. Klik OK. Hasilnya seperti gambar ini.

Gambar error bar 12

Contoh file Excel dapat didownload di sini errorbar.xls


Baca bukuku di Google Books:


Buku ms word buku ms power point Trik Efek Animasi PowerPoint sgspowerpoint

Buku MS Office lain:
MS Excel Office download gratis

Advertisements

6 responses to “Menambahkan Error Bar (Standard Deviation) pada Grafik Microsoft Office Excel

  1. andi rahmanto

    terima kasih atas bantuannya sangat bermanfaat….

  2. Gambarnya koq ga keluar yah? lalu ini untuk excel 2007 ato 2003?

  3. nice webblog..sangat berguna disaat saya membutuhkannya..thank you so much.

  4. Thanks ya……Sangat membantuku

  5. kok gak bsia didownload??? gambar di blognya kok gak ada?? -,-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s