Praktek Membuat Pupuk Organik Granul

Buku Pupuk Organik Granul


Baca juga: Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati


Meskipun cara membuat pupuk organik granul sudah banyak aku tulis di blog ini, ternyata masih ada yang belum paham cara mempraktekkannya. Oleh karena itu, aku memberi contoh bagaimana praktek membuat pupuk organik granul.

Praktek Granulasi

Praktek Granulasi

Pertama bahan-bahan disiapkan terlebih dahulu. Bahan baku utamanya adalah kompos dari sampah kota. Kompos ini harus dicacah dulu sampai halus sekali. Pencacahan menggunakan mesin pencacah yang sudah aku posting di sini (Mesin Cacah Kompos untuk Pupuk Granul). Mesin ini adalah tipe mesin pencacah kering. Jadi bahan komposnya harus benar-benar kering.

Dengan mesin ini kompos benar-benar halus sekali. Namun demikian, masih ada sedikit yang ukurannya lebih dari 1 mm. Jumlahnya kira-kira 1 – 2 %. Bagian ini sebaiknya dihilangkan dengan cara diayak, karena bisa menjadi inti granul dan granulnya jadi besar-besar.

Bahan-bahan tambahan lainnya seperti zeolit, bentonit, kapur, dolomit, atau yang lain juga harus berukuran halus. Kurang lebih 60 – 80 mesh.

Langkah berikutnya adalah menyiapkan bahan sesuai takaran yang diinginkan.

Untuk perekat bisa menggunakan molases. Banyaknya molases sangat tergantung pada karakteristik bahan dan kekerasan granul yang kita inginkan. Jadi tidak ada aturan bakunya. Semakin banyak molases, granul akan semakin keras.

Kemudian bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam pan granulator. Biarkan pan berputar beberapa saat agar semua bahan tercampur merata. Jika tidak diberi perekat, pan granulator juga bisa berfungsi sebagai mixer.

[Googlevideo=]

Sambil pan granulator terus berputar, semprotkan larutan perekat ke atas permukaan bahan. Penyemprotan diberikan secara bertahap sambil sesekali bahan diaduk. Ini bertujuan agar tidak terjadi akumulasi perekat di satu titik yang dapat menyebabkan granul berukuran besar-besar. Pemberian perekat diteruskan sampai cukup basah dan terbentuk granul dengan ukuran yang seragam, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.

[Googlevideo=http://video.google.com/videoplay?docid=-8565692879118409314&hl=en]

Granulasi dihentikan setelah ukuran granul cukup dan seragam.

Granul yang baru saja selesai dibuat. Masih basah dan ukurannya tidak seragam.

granul basah

granul basah


Granul yang sudah terbentuk kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari atau dengan mesin pengering. Setelah kering granul di ayak untuk mendapatkan ukuran granul yang seragam.

Granul yang sudah dikeringkan dan sudah diayak.


Buku Pupuk Organik Granul


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Advertisements

16 responses to “Praktek Membuat Pupuk Organik Granul

  1. hallo pak, pa kabar? lama tidak berbincang-bincang dengan bapak… masih aktif di bidang pertanian, wah hebat… gmn kabar keluarga pak? semoga sehat selalu..

  2. Bidang pertanian adalah dunia saya, jadi tetap semangat dan tetap aktif di sini. Saya sering diskusi dengan dosen teknik kimia, ternyata banyak hal yang menarik sekali di limbah pertanian. Di antaranya adalah pemanfaatan sekam untuk pembuatan silika amorf. Kapan-kapan saya posting.

  3. benar sekali pak isroi, abu sekam padi kalau dicampur dengan beton, dapat meningkatkan kualitas betonnya. Ingat tentang lignosulfat dan Black liquor? itu juga salah satu yg penting, sayangnya teman saya gak jadi ambil skkripsi tentang penelitian black liquor tersebut, padahal dosen2 sudah setuju… Sukses selalu juga pak isroi… saya sangat senang dapat berbincang-bincang lagi…

  4. pak isroi, dimana bisa dapat pan granulator? bisa gak buat sendiri? saya tertarik sekali dengan cara membuat POG.

  5. mas isroi,

    mesin granulator kapasitas sejam berapa ton n mau hubungi siapa .
    tolong alamat nya,

    wasalam,
    danielthe

    • Kapasitas tergantung ukuran pannya. Semakin besar semakin banyak. Kalau yang kecil dengan diameter 80cm kurang lebih 200 – 300 kg per hari. isroi

  6. Assalamu’alaikum
    gimana kabarnya pak Isroi? Mudah-mudahan baik-baik saja. Kalau boleh usul pak, gimana kalau pan granulatornya (juga beberapa alat lain sperti pencacah kompos dll) di close up, bagian-per-bagian secara detil jadi kalau ada yang mau bikin tinggal ke bengkel kasih gambar, jadi deh!
    Saya tunggu inovasi dan informasi lainnya.
    Wassalamu’alaikum
    herman

  7. Salam kenal pak isroi,kira2 ada info dimana ada jual alat/mesin pangranulator dan mesin penepung atau pendulung..saya berencana membelinya tuk membuat produk kecil2an

    terima kasih

  8. Salam kenal pak isroi,kira2 ada info dimana ada jual alat/mesin pangranulatorsaya berencana membelinya tuk membuat produk kecil2an. kebetulan saya peternak cacing yang menghasilkan pupuk organik kascing.Apakah saya bisa ketemu dengan Pak isroi dan dimanakah alamatnya?

    terima kasih

    billy.f

  9. bapa nama saya agilan
    dan saya juka mahasiswasah dari univarsiti pajajaran]

    saya nak maklumat tentang
    mesin pak
    saya amat memerlukan pertolangan pak

    kasip pak

  10. Salam kenal P.isroi, saya mau tanya dalam pembuatan pupuk granul digunakan molases apakah ada bahan perekat yang lainnya?

    • Ada banyak bahan yang bisa digunakan untuk perekat selain molase, misalnya: bentonit, zeolit, gypsum, liat, pati, perekat sintetik, dan lain-lain.

    • saya ada lignosulfonat bu Tanti,
      fungsi nya sebagai perekat dan coating.
      dosis pemakaianya lebih sedikit dibanding molase, cuma 0.4% dari jumlah berat bahan produksi. contact saya di 0813 8303 6313

  11. pak kira kira harga mesin tersebut berapa ya???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s