Flying Fox di antara Dua Gunung

Letaknya di tebing yang membentang di antara dua gunung, Merapi & Merbabu, Flying fox dengan tinggi lebih dari 25m dan panjang 300m ini sangat menantang untuk dicoba.

Tempatnya di jalur alternatif Magelang/Joga – Solo via ‘Bajul Kesupen’ alias Boyolali. Kalau dari arah Magelang/Jogja ke Blabak, di pertigaan Blabak belok ke utara. Jalan terus ke arah gunung. Jalur ini pemandangannya cukup menarik, karena kita akan melewati celah diantara dua gunung, Merapi & Merbabu.

Setelah lewat desa Ketep, terus ke arah Selo. Dalam bahasa jawa selo (huruf e dibaca seperti dalam kata selatan) artinya ‘celah’, tapi kalau huruf e dibaca seperti pada kata setan, artinya batu. Nah, dari desa selo ini turun sedikit, di jalan yang berkelok-kelok itu akan ditemui tulisan merah dengan latar belakang kuning “FLYING FOX”.

Berhenti saja di tempat parkir yg agak luas. Petugas flying fox biasanya ‘ngetem’ disitu. Dari atas tebing ini sudah kebayang ketinggian jalur luncurnya yang lebih tinggi dari pohon albasia di bawahnya. Panjangnya juga puanjang sekali, 300 m.

Sambil meluncur silahan berteriak sekeras-kerasnya. Tumpahkan semua beban pikiran. Bebaskan dirimu dan rasakan andrenalin yang menjalar di syaraf-syaraf otakmu. Bebas Merdeka.

Rasanya dengan biaya hanya Rp. 20 ribu, sangat murah jika dibandingkan dengan kepuasan saat meluncur di tali ini.
Kalau kebetulan Anda sedang lewat Selo, tidak ada salahnya berhenti sejenak dan meluncur dengan flying fox ini. Selamat mencoba.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s