Tulisan Ilmiah Tentang Jahe. Penting untuk Praktisi Jahe.

image

Budidaya jahe, terutama jahe gajah, sedang marak di Indonesia. Ini tidak lepas dari tingginya permintaan eksport jahe gajah. Penting rasanya bagi praktisi jahe; petani, eksportir, penyedia bibit, pupuk, dll; untuk membaca artikel2 ilmiah tentang jahe. Banyak informasi praktis yang bisa dimanfaatkan di lapang. Salah satunya artikel yang berjudul ‘Status dan Prospek Peningkatan Produksi dan Ekspor Jahe Indonesia’ oleh Ekwasita dari Balitro Bogor. Tulisan ini bisa diminta ke perpustakaan Balitro atau Pustaka Deptan.

Beberapa isi artikel yang menarik adalah tentang fluktuasi produksi jahe di Indonesia selama 20 tahun terakhir. Yang lebih membuat saya terkejut adalah produktivitas jahe kita yang rendah. Produksi jahe tertinggi ada di Sulawesi dan Maluku sebesae 28 ton/ha. Di jawa malah rendah sekali 17.5 ton per ha. Data ini mungkin data umum, bukan data khusus tanaman jahe.

image

Hanya saja, produktifitas ini masih sangat rendah dibandingkan dengan produktivitas jahe di China, India, dan Afrika. Di China bisa 60-80 ton per ha.

Belum lagi masalah umur panen. Panen jahe di Indonesia masih 8 bulan. Di China sudah bisa panen 5-6 bulan, hebatnya produktivitasnya juga sangat tinggi.

Satu lagi adalah tentang rekomendasi pemupukan jahe. Di artikel tersebut tertulis bahwa pemupukan jahe per ha adalah 20-30 ton pupuk kandang, 300 kg urea, 300 kg SP-36, dan 300 kg KCl. Jahe gajah adalah tanaman yang ‘rakus’ untuk mendapatkan prosuktivitas tinggi perlu ‘makanan’ yang banyak. Sebagai contoh; pemupukan N di China sampai 800 kg per ha. Gila…..

image

Teknik budidaya yang sekarang banyak dikembangkan adalah dengan polybag tidak di tanah langsung. Satu ha jahe gajah kira2 ekwivalen dengan 6000 polybag. Data pemupukan itu mestinya bisa dipakai sebagai dasar juga untuk pemupukan di polybag. Misalnya saja; dosis pupuk kandang per polybag 5 kg.

Artinya, jika petani jahe ingin mendapatkan produktivitas yang tinggi harus berani pemupukannya. Kalau hanya pakai pupuk sedikit tidak akan bisa tercapai produktivitas yang tinggi.


Pupuk Organik Cair Khusus Jahe


Advertisements

One response to “Tulisan Ilmiah Tentang Jahe. Penting untuk Praktisi Jahe.

  1. ampun ahhhhhhh,,,,saingan sama negri cina mah,,,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s