Pentingnya Dolomit untuk Pemupupukan Jahe

pola serapan hara mineral pupuk oleh tanaman jahe

Pola serapan hara mineral (pupuk) oleh tanaman jahe. (Gambar dari buku Ginger The Genus of Zingiber

Salah satu unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman jahe adalah Ca dan Mg, selain hara K, N, dan P. Bahkan kebutuhan hara Ca dan Mg ini lebih besar daripada hara P, seperti yang terlihat pada grafik serapan hara di atas. (Baca juga: Pola dan Kebutuhan Pupuk Tanaman Jahe). Meski kebutuhannya tidak sebanyak hara K, namun kebutuhan hara ini cukup banyak dan perlu mendapatkan perhatian bagi petani jahe.


Panduan aplikasi pupuk anorganik khusus jahe
Pupuk Organik.Cair Khusus Jahe
Aplikasi hormon atau ZPT (zat pengatur tumbuh) Giberelin untuk meningkatkan produktivitas jahe


Meski kebutuhannya cukup besar, hara Ca dan Mg ini tidak banyak mendapatkan perhatian. Beberapa petunjuk budidaya jahe yang saya dapatkan jarang sekali menambahkan hara Ca dan Mg sebagai pupuk tanambahan untuk tanaman jahe (Silahkan baca di artikel ini: Pemupukan pada tanaman jahe). Pupuk yang dianjurkan hanyalah kompos/pupuk kandang, urea atau ZA, KCl dan SP36.

Ca dan Mg memang cukup banyak tersedia di tanah, terutama di daerah-daerah yang banyak mengandung kapur seperti di Gunung Kidul, Pacitan, dan beberapa tempat lainnya. Mengingat kebutuhannya yang cukup besar, untuk daerah-daerah lain yang tidak banyak mengandung kapur perlu ditambahkan pupuk Ca dan Mg. Beberapa pupuk mineral alami maupun anorganik bisa digunakan sebagai sumber Ca dan Mg, antara lain: dolomite (Ca dan Mg), kaptan (Ca), kieserite (Mg), kalsium nitrat (Ca dan N), atau magnesium sulfat (Mg).

dolomite Mg dan Ca jahe

Dolomite yang kaya akan mineral Ca dan Mg, sangat diperlukan untuk tanaman jahe.

Menurut saya, dolomite adalah pilihan yang tepat. Dolomit kaya akan Ca dan Mg, selain itu dolomit adalah mineral alami.(Baca artikel: Media Tanam Jahe: Dolomit. Kandungan hara dalam dolomit kurang lebih adalah 30% CaO dan 20% MgO.

Penambahan dolomit ke dalam media tanam tidak terlalu besar. Berdasarkan data kebutuhan hara dari Kun et al (1999), per 1000 kg jahe membutuhkan kurang lebih 1,3 kg Ca dan Mg atau kurang lebih setara dengan 6 kg dolimit. Jika diperhitungkan dengan efisiensinya, kebutuhan dolomit per polybag media tanam cukup dengan <100 gr saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s