Category Archives: MyPoems

Puisi-puisiku

*

I love some one
or some girl
She is veri pretty
very nice
And she love me, too
Who is she…?
I know who she is only
Because she live in my heart

Purwokerto, November 1992
Isroi

Rintihan Semusim Kepada Penguasa Jagad

Tuhan……..
Ketika matahari tidak mau lagi
hilang di batas cakrawala
Panas sinarnya telah berubah jadi
neraka
Untuk sekian kalinya aku makan
bangkai yang kian mengering

Tuhan……
Manusia telah keranjingan dengan
bualan setan
Manusia telah terlelap
di atas duri-duri kenikmatan
Seakan lupa akan diri Mu

Tuhan….
Mengapa tak kau turunkan
azab bagi kami?
Mengapa tak kau kiamatkan
dunia ini?

Tuhan…
Aku sudah bosan..
Aku sudah muak….

Tuhan…..
Kalau boleh aku meminta
Bagaiman kalau nerakaMu
dipindahkan ke sini saja?

Maret 1989
Isroi

Hey…

Hey….kau…..
…….ya…..kau
tekadmu membaja
tapi keberanianmu
tidak ada

Juni 1990
isroi

Tentang Aku

Kalau kau bertanya siapa aku
Aku adalah seorang penghayal
yang ingin jadi burung
burung gereja
memang, kakekku yang seorang petani
dan sudah sangat tua
yang sekarang tinggal sendirian
di gubuknya
sangat membenci burung itu
Dia rela teriak-teriak
dengan suara seraknya sambil
membunyikan kaleng bekas
untuk mengusir burung gereka
bahkan pernah membunuh harapanku
untuk menangkapnya
walau hanya seekor

Alasannya, karena burung itu memakan
kebutuhan pokok batinku
Mungkin karena itu tubuhku jadi kurus

Kalau kau tanya apa hobbyku
Hobbyku adalah diam atau
merenung tentang burung gereja
sambil melihat dia yang
dengan rakus melahap bagianku

aku senang pada debu
tapi sangat benci kesepian
kalau orang sering bilang bahwa
diam itu emas
tapi dari emas itu akan
tercipta kesepian
dan sepi adalah sesuatu yang sangat
menyakitkan bagiku

Kalau kau tanya apa cita-citaku
Aku soerang yang ingin menangkap
seekor burung gereja kecil
tapi… bukan-bukan gereja
burung dara
yang sering aku lihat di sangkar induknya
Aku tak tega menangkapnya
karena dia baru saja belajar terbang
biarkan saja dia sampai bisa terbang
kemudian aku tangkap
itu sangat mengasikkan

1989
Isroi

Bunga Desember Curian

Bunga Desember yang aku
curi dari taman pagi ini
Yang satu untukmu
Yang satu untukku
Biarkan saja bunga itu layu
setelah ditanam
Mungkin memang harus begitu
Turuti saja nasehat ibumu
Disiram terus
Nanti juga tumbuh tunas-tunas baru

Desember 1989
Isroi

Mungkin

Bahasa cintaku yang unik
berbatas aspal
berseberang jalan
Dengan buku
Dengan ciuman
yang disembunyikan

Desember 1989
Isroi

*

Telah kau karungi
berjuta-juta menit
dengan hembusan nafasmu
dengan mandi keringatmu

Ingatlah
bahwa menit-menit itu
adalah tonggak sejarah kita
yang menggerogoti tiap jengkal umur

Lihatkah di depanmu
berjuta-juta menit melambaikan
tangannya
menunggu uluran tanganmu
menunggu kreativitasmu

Sambutlan lambaiannya
dengan usapan lembut jemarimu
Karena mereka hanya melambaikan tangan
sekali saja

Desember 1989
Isroi

Sajak Anak Gembala

Sebelum fajar menampak
Ku ayunkan langkahku ke
padang gembala
Yang tak berluas dan tak bertepi
Mengekori setiap langkah gembalaanku

Selangkah kemudian aku duduk
Termenung
di tengah padang yang kian
Gersang
Bernaung di bawah mega yang
tak kunjung datang

Kumengadah menatap langit
Sambil mencari segumpal
awan perindang
Namun, langit itu biru tak berbintang bulan

Aku menatap ke padang luas
Di nama mata memandang
Hanya melihat bertaburnya bunga
rumput kering
Di tiup angin panas yang kian
gersang

Ku dengan lati gembalaanku
mengembik
Seakan tahu apa yang aku
renungkan
Seakan dia menghiburku dengan berkata
“Allah memberikan yang
terbaik untuk kita
walau itu suatu kekecewaan”

Aku tersenyum mendengar itu
Ku ayunkan langkahku lagi
Mengarungi padang yang belum
ku lalui
yang penuh duri merintang

Oktober 1988
Isroi

/*****\

Ketika kita berdebat
Tentang hitam dan putih
malam gerimis di sudut beranda rumahmu
Kita tak pernah sampai pada pemahaman
bahwa yang putih itu putih
dan yang hitam itu hitam
semua kelabu

Tidakkah kau tahu bahwa putih itu
kumpulan dari mi ji ku hi bi ni u
Jadi satu
Semua harus dalam perbandingan yang sama
Agar putih terlihat putih
Tidak “putih mangkak”
Dan hitam itu
Hakekat
Di sanalah bersemayam semua rahasia
tak terpecahkan
Hitam tetap hitam
Tak pernah jadi putih

Lukisan paling indah
Adalah goresan tinta hitam
Di atas putih
Tidak mi
Tidak ji
Tidak ku
Tidak hi
Tidak bi
Tidak ni
Tidak u

Lukisan paling indah
Adalah campuran harmonis
Antara mi
ji
ku
hi
bi
ni
u
dengan hitam disela-selanya

Sudahlah..!!!
Kita yakini saja kebenaran
yang tlah sekian lama mempertebal
dinding-dinding kalbu
karena kebenaran yang kita cari
ada di dalam hati
Mari,
Kita pandangi timur
Matahari akan selalu terbit
Di sana

Purwokerto, 30 juni 1995
Isroi

………..Ssssttttt………

Tolong jangan katakan
pada siapa-siapa
kalau mereka
bangsaku

Isroi