Tag Archives: Arab

Selintas Surat Cinta

puisi selintas surat cinta

Manisku
Ada banyak, banyak sekali
Yang mesti kuucapkan padamu

Dari mana ya permata, mesti kumulai
Segalam padamu serba terpuji

O kau, yang membuat indung sutera
Dari tulisanku dengan segala maknanya

Inilah nyanyianku, dan aku di sini
Dan kita terangkum dalam buku kecil ini

Esok, bila kubuka halaman-halaman buku ini
Maka lampu akan meratap dan ranjang akan bernyanyi

Karena rindu, akan menjadi hijau huruf-hurufnya
Dan seakan hendak terbang koma-komanya

Jangan katakan: kenapa orang muda ini
bicara tentang diriku pada sungai dan jalan yang berkelok sunyi

Pada pohon badam dan bunga tulip sehingga ke mana aku pergi
Dunia pun akan selalu mengikuti

Dan mengatakan apa yang dikatakan orang muda itu
Bahwa tiada lagi bintang yang tak diharumi semerbak wangiku

Esok, orang akan melihatku dalam sejaknya, dan tampak:
Mulut rasa anggur dan rambut dipotong pandak

Jangan pedulikan kata mereka, karena kau akan besar
Hanya dengan kasihku yang besar

Apa artinya dunia ini tanpa kita
Dan tanpa matamu, apa jadinya

———————————-
Nizar Gabbani, 1923 —

Advertisements

Uang Logam Kuno Diameter 1cm

image

Saya lupa entah kapan uang kuno ini ada di laci almari saya yang di Magelang. Saya juga tidak terlalu perhatian. Sampai Royan & Abim menemukannya dan menyimpannya. Royan banyak tanya dan saya juga tidak tahu.

Setelah saya perhatikan. Ternyata uang ini berangka tahun 1941. Diameternya cuma 1 cm. Kecil sekali. Di sisi gambarnya ada lambang kerajaan dan tertulis Nederl Indie. Lalu ada nilainya 1/10. Di sisi sebelahnya ada tulisan arabnya. Saya tidak tahu artinya.

Entah ini uang penjajah Belanda atau uang Belanda atau mungkin uang arab. Entah.

Mungkin diantara pembaca ada yang tahu uang apa ini.
image

Catatan buku: Puisi Arab Modern

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Kali ini saya ingin berbagi tentang buku yang lain yang tersimpan di ranjangku. Kadang-kadang saya  membaca buku sastra; cerita, novel, cerpen, dan kumpulan puisi. Buku ini adalah buku terjemahan kumpulan puisi dari Timur Tengah. Buku ini dulu saya ‘pinjam’ dari perpustakaan sekolah SMAku; SMANSA.

Ceritanya dulu saya langganan pinjam buku di perpus sekolah. Saking seringnya saya pinjam, petugas perpusnya membolehkan saya masuk ke ruangan koleksi dan meminjam buku-buku ‘Res’ yang ada tandanya merah. Banyak buku yang saya pinjam; baik yang resmi maupun yang ‘tidak resmi’. Ketika lulus buku-buku itu saya kembalikan, tapi ada beberapa buku yang ‘tetap saya pinjam’ sampai sekarang. (Hehehehe….maaaffff).

Penerjemah buku ini juga sastrawan Indonesia; Hartojo Andangdjaja. Ulasannya dan terjemahannya bagus. Saya suka sekali. Makanya buku ini tetap saya pinjam dan masih sering saya buka-buka sampai sekarang.

image

image

Technology German Vs Arab

Mobil cangih dari German yang bisa parkir sendiri


Teknologi kreatif dari arab untuk parkir di tempat sempit