Tag Archives: Jamur

Uji Bavendamm Beberapa Isolat Fungi

Fungi pelapuk dapat dibedakan menjadi dua kelompok seperti yang telah aku tulis pada posting yang lalu (Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat). Aku melakukan uji Bavendamm pada beberapa isolat fungi pelapuk yang aku miliki. Hasilnya sebagai berikut:

Continue reading

Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat

Jamur yang terlibat dalam biodegradasi biomassa lignoselulosa dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu: jamur pelapuk putih (white-rot fungi), jamur pelapuk coklat (brown-rot fungi), dan jamur pelapuk lunak (soft-rot fungi), tergantung dengan tipe pelapukan yang disebabkan oleh jamur tersebut. Jamur pelapuk putih (JPP) dan jamur pelapuk coklat (JPC) termasuk di dalam kelompok basidiomycetes, sedangkan jamur pelapuk lunak (JPL) termasuk di dalam kelompok ascomycetes, dan aktivitasnya seringkali terkait dengan tinggi rendahnya kelembaban kayu (Blanchette 1995). JPC lebih mendegradasi poliskarida di dalam biomassa lignoselulosa dan hanya sedikit melarutkan lignin. JPP adalah mikroba yang paling efisien dalam mendegradasi lignin menjadi CO2 (Hammel & Cullen, 2008). Ligninolitik berhubungan dengan produksi enzim ekstraseluler pendegradasi lignin yang dihasilkan oleh JPP. Beberapa spesies JPP yang telah dimanfaatkan untuk pretreatment biomassa lignoselulosa disarikan di dalam Tabel 5.

Continue reading

Jamur Di Tumpukan TKKS


Beberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di salah satu perkebunan sawit di Palembang. Luas kebun sawit itu tidak terlalu luas, kurang lebih sekitar 8000 ha (kebun inti) dan 40000 ha (kebun plasma). Tandan buah segar (TBS) yang dipanen dari kebun tersebut kemudian diolah di pabrik kelapa sawit yang letakknya di salah satu ujung kebun. Kapasitas pengolahan pabrik saat ini kurang lebih 50 ton TBS/jam. Dari pengolahan TBS di hasilkan CPO (crude palm oil), limbah TKKS (tandan kosong kelapa sawit), dan limbah cair. Volume limbah TKKS cukup besar. Dalam satu hari bisa mencapai 150 ton.

Continue reading

Mengisolasi Jamur TKKS


Aku mencoba mengisolasi dan memurnikan jamur-jamur yang aku temukan di tumpukan TKKS. Sayangnya hanya sebagian yang berhasil dimurnikan. Jamur-jamur tersebut antara lain:

Continue reading

Menyimpan Kultur Fungi

Saya memiliki banyak koleksi jamur/fungi. Fungi/jamur ini saya isolasi dari lapang dan sebagian besar belum sempat diteliti potensinya. Oleh karena itu saya harus menyimpan koleksi ini agar tidak rusak. Cara penyimpanan yang saya gunakan sangat simpel sekali dan selama ini dapat mempertahankan koleksi dalam waktu beberapa tahun.
Continue reading

Isolasi Jamur Makro

Beginilah caraku mengisolasi jamur makro atau jamur pelapuk putih:

  1. Sampel dicari dari lapang, yaitu tubuh buah jamur atau miselium jamur yang tumbuh pada sisa-sisa bahan organik yang melapuk.
  2. Siapkan medium PDA yang diberi antibiotik kemicetin. Antibiotik ini banyak dijual diapotik-apotik.
  3. Medium ini dituang ke dalam cawan petri steril.
  4. Continue reading