Tag Archives: NREL

Uji Digestibility Biomassa Lignoselulosa untuk Produksi Bioethanol

Uji digestibility biomassa lignoselulosa adalah uji untuk mengetahui kemudahan biomassa lignoselulosa dihydrolisis dengan enzyme. Uji ini berdasarkan pada protokol standard NREL (National Renewable Energy Laboratory). Protokol lengkapnya bisa dibaca di referensinya langsung di link ini (Klik di sini). Saya akan menjelaskan berdasarkan pengalaman melaksanakan uji digestibiliti.

Substrat atau Bahan Lignoselulosa

  1. Substrat atau bahan yang digunakan adalah biomassa lignoselulosa. Bisa bahan apa saja, misalnya: kayu, jerami, tongkol jagung, serbuk kayu, atau limbah lignoselulosa lainnya. Bahan mestinya sudah dihaluskan. Kalau akan dikeringkan, sebaiknya menggunakan vacuum drier (Baca penjelasannya di protokol NREL). Bahan yang berbentuk bubur bisa saja digunakan.
  2. Bahan ini mesti diukur total solidnya terlebih dahulu atau bersamaan pada saat pengambilan sampel untuk uji digestibiliti.
  3. Bahan ini juga sudah dikarakterisasi dan sudah diketahui berapa kandungan selulosa, hemiselulosa, dan ligninnya.

Continue reading

Advertisements

Penentuan Kandungan Zat Ekstraktive dalam Biomassa Lignocellulosa

Penentuan kandungan zat ekstraktive dalam biomassa lignocellulosa dilakukan dengan mengacu pada metode NREL (dokumen bisa didownload di link ini: Metode NREL). Penentuan kadar zat ekstraktif ini dilakukan sebelum melakukan analisis kandungan biomassa yang lain, seperti lignin, cellulosa, dan hemisellulosa.
Analisa lignin, cellulosa, dan hemiselulosa menggunakan sampel yang bebas zat ekstraktif. Karena kandungan zat ekstraktif bisa mengacaukan hasil analisis biomassa, terutama kandungan lignin. Sampel yang tidak bebas zat ekstraktif akan terbaca lebih tinggi dari yang seharusnya.
Analisis ini sebenarnya sederhana tetapi cukup makan waktu, sekali analisis 6 s/d 12 jam. Kalau sampelnya banyak pekerjaan yang tidak sederhana.

Digital Calculator for theoretical ethanol yield

ethanol yield
(source: http://www.nrel.gov/data/pix/Jpegs/17376.jpg)

Baca juga: Menghitung potensi bioetanol dari TKKS | Sirup gula dari TKKS


NREL, National Renewable Energy Laboratory dari negeri Paman Sam, menyediakan web calculator untuk menghitung hasil teoritik (theoritical yield) etanol dari biomassa lignosellulosa. Kalau Anda memiliki bahan baku biomassa dan ingin tahu berapa (secara teori) ethanol yang bisa dihasilkan dari biomassa itu, Anda bisa mencoba fasilitas ini. Silahkan kunjungi: http://www1.eere.energy.gov/biomass/ethanol_yield_calculator.html.
Berikut ini contoh perhitungan dari theoritical yield ethanol dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Datanya saya peroleh dari literaturnya Law et al. (2007). Law et al. (2007) menganalisis TKKS lengkap sekali, termasuk kandungan gula (C5 dan C6)-nya. Kalau data dari Law et al. (2007) ini dimasukkan hasilnya sangat menarik sekali. Ini hasil dari calculatornya NREL:

179,4 gallon/ton bahan baku kering

atau kurang lebih

679 liter/ton bahan baku kering.

Hasil ini lebih tinggi dari semua bahan baku yang dicontohkan oleh NREL di websitenya (ada di bagian bawah calcultor).
Continue reading