Pengalaman PROMI 4

Pupuk organik diperkaya dari kotoran sapi untuk budidaya tanaman hortikultura di Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Bpk Prasetyo, Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Komentar: “Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak dengan Promi sangat sederhana dan sangat murah, sehingga saya dapat menekan harga produksi secara nyata”.

kotoran sapi
Kotoran sapi ditutup dengan plastik

mengamati kompos kotoran sapi
Mengamati kompos kotoran sapi dengan PROMI

Kotoran sapi yang masih segar dicampur dengan Promi kemudian ditutup plastik, tanpa dibalik.

kompos dari kotoran sapi

Setelah 3-4 minggu, pupuk organik yang kesat dan tidak bau siap digunakan

13 responses to “Pengalaman PROMI 4

  1. saya tertarik dengan promi berapa harga nya

  2. mas isroi…
    apa itu PROMI,kurang paham. apakah bahan utk fregmentasi yg dicam[pur dgn kotoran lembu ?????

  3. Punten, mungkin ada yang memerlukannya, mohon ijin saya kutipkan info dari komen lain blog ini.
    >:
    Di pengalaman-promi-4 itu berapa dosis promi dalam pengomposan kotoran sapi?
    <:
    Untuk kotoran sapi dosisnya sama saja, untuk 1 – 2 m3 diberi Promi 0.5 kg. Tetapi tanpa pengenceran air. Kalau ada ditambah bahan-bahan yang bisa mengurangi kadar air dalam kotoran sapi. Sisa-sisa pakan sapi bisa ditambahkan

    (https://isroi.wordpress.com/promi/#comment-2124)

  4. pak saya tertarik pada promi,kebetulan saya kerja di bogor jadi untuk membelinya nga susah yang notabenenya tempatnya sebelah kampus saya dulu(FKH.kecuali untuk sendiri juga buat petani yang sekarang masih membakar jerami dan menjual kompos darikotoran ternak padahal mereka membutuhkan pupuk untuk sawah.mudah mudahan nanti mereka sadar akan manfaat jerami dan limbah peternakan mereka.seperti sekarang ini mereka sudah sadar akan kawin suntik pada sapi sapi mereka.

  5. Untuk pengomposan limbah pertanian/perkebunan maupun kotoran hewan, perlu dipertimbangkan dengan cermat 3 masalah utama yaitu, waktu yang dibutuhkan (cepat atau lama), harga dari suatu bioaktivator (mahal atau murah), dan teknologi aplikasinya (gampang atau rumit). Hal ini sangat penting mengingat ketiga masalah tersebut sangat mempengaruhi biaya produksi (baik dari segi waktu, tenaga dan sebagainya).
    Pada tahun 2002, PT. Multi Agro Nabatindo (MAN), Medan dan UPBP, Bogor telah melakukan percobaan pada kotoran hewan (baik yang kering maupun basah), memerlukan waktu hanya 1 minggu dengan dosis 1 kg per ton. Kenapa bisa demikian, karena pada prinsipnya tidak ada bahan yang akan diuraikan/didegaradasi oleh suatu bioaktivator apapun dari kotoran hewan tersebut. Fungsi bioaktivataor disini hanya untuk menghilangkan bau dan mematikan mikroba-mikroba yang bersifat patogen yang terkontaminasi sesaat setelah kotoran hewan tersebut keluar dari perut hewan.
    Saya sarankan, jadilah tangan kanan Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan, Bogor dengan cara mengulas semua produk-produk yang ada dan jangan hanya mengulas salah satu produk yang notabene usianya relatif masih muda dan belum banyak diaplikasikan pada berbagai bahan. Satu lagi, sebaiknya yang anda posting di blog anda adalah sesuatu yang benar2 telah anda lakukan, jangan mencomot hasil penelitian orang, baik tulisan maupun gambar2, kalaupun anda ingin memposting di blog anda sebaiknya sebutkan referensinya. Mulailah menjadi penulis yang baik sebab segala sesuatu mempunyai kode etik tersendiri.

    • Terima kasih komentar, saran, dan kritiknya Pak Yufnal.
      Selamat berkunjung di blog saya. Perlu saya tambahkan di sini, bahwa data, foto, atau pun gambar hampir semuanya saya foto dengan kamera saya sendiri. Data-data yang saya tampilkan adalah data yang saya lakukan sendiri atau Dr. Agus dan Dr. Darmono lakukan atas sepengetahuan mereka. Data-data atau citasi yang saya ambil selalu saya cantumkan sumbernya. Sehingga pembaca bisa menelusuri sendiri ke data-data aslinya.
      Blog ini bukan scientific paper, so saya menuliskannya secara populer.

  6. Cara mengolah kotoran ternak selama 3-4 mg (dengan promi) tanpa pembalikan adalah sangat praktis tidak merepotkan dan mencari bahan tambahan lain(serbuk gergaji,sekam padi,gula pasir,molases Dll).saya pernah sebagai petani peternak pengomposan waktu 3-4 mg adalah pas dengan pengumpulan kembali kotoran selama satu bulan(daftar tunggu kompos matang)di karenakan tempat terbatas.terima kasih pak di lain blog bapak telah menjelaskan pengomposan kotoran kambing.Perlu bapak ketahui saya lagi mencoba padi VUB (inhibrida) varietas inpari 6 jete dari BB padi sukamandi dengan pupuk dasar kompos matang(maaf)bukan dengan promi karena baru tahu sekarang.tetapi insya Allah selanjutnya pasti dengan promi(praktis)dengan POC promo termasuk pengolahan jerami nanti MT 1.

  7. pak isroi,penggunaan promi secara aerob, tapi kenapa harus di tutup plastik?. bagaimana jika saya taburkan di kotoran ayam langsung saya karungi? perlu tambahan gula/ molase gak? perlu diencerkan dengan air gak?

    • Ditutup bukan berarti anaerob, saya sudah tuliskan tetang cover compos. Coba cari & dibaca diposting saya yang lain. Promi tidak perlu ditambah molases. Kotoran ayam klo sdh basah tdk perlu diencerkan dg air. Bisa saja langsung dikarungi. Klo terlalu banyak air jadi fermentasi anaerob.

  8. Salam pak Isroi…, Saya mau nanya neh. untuk membuat pupuk kompos dengan memakai kotoran sapi, itu campurannya apa saja?

  9. maksud saya , tanpa memakai Promi, yang alami…, dan cara pembuatannya itu bgaimana..??, saya akhir2 ini tertarik soalnya dengan bercocok tanam,, salam saya dari kota Makassar Sul-sel

    • Di timbun saja, lalu dibolak-balik secara berkala. Apalagi kalau kotorannya banyak airnya. kompos yang sudah jadi tandanya sudah tidak bau kotoran sapi lagi dan tidak terasa panas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s