Cara Mudah Menguji Keaslian Pupuk Kandang atau Kohe (Kotoran Hewan)

Buku Pupuk Organik GranulTingginya permintaan pupuk organik granul (POG) mendorong permintaan bahan baku POG ini. Bahan baku utama POG adalah kompos, baik kompos dari sisa tanaman atau kotoran hewan (pupuk kandang). Permintaan kompos, terutama kohe sangatlah tinggi.

Andaikan saja, menurut bocoran (jangan dipercaya ya..), kebutuhan POG tahun depan mencapai ratusan ton. Taruhlah 500 ton saja. Proporsi pupuk kandang dalam POG kurang lebih 60%, jadi kebutuhan kohe mencapai 300 ton. Ini kohe kering (kadar airnya di bawah 10%), halus, dan sudah matang. Perkiraan jumlah kohe mentah yang diperlukan bisa mencapai 1000 ton. Permintaan yang luar biasa besar.

Karena permintaan besar, banyak orang-orang oportunis yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Banyak broker-broker kohe yang nakal dan mencoba menipu para produsen POG. Untuk menambah volume/bobot kohe, para broker mencampur kohe dengan tanah (perkiraan saya seperti ini). Kohe yang sudah dicampur tanah sulit dibedakan secara visual dengan kohe asli. Namun secara kimia, kohe ini jelas-jelas tidak masuk ‘spek’ (baku mutu).

Salah satu persyaratan POG adalah kandungan bahan organik (C organik) minimal 12%. POG yang dibuat dengan berbahan baku kohe aspal (asli tapi paslu), kandungan bahan organiknya tidak memenuhi spek. Tidak jarang kandungan bahan organiknya tidak mencapai 10%. Ini disebabkan karena kandungan bahan organik di dalam kohe sangat rendah, kurang dari 20%. Bahkan pernah saya menguji kohe yang kandungan bahan organiknya hanya 8%. Kohe yang asli kandungan bahan organiknya > 20%, bahkan bisa mencapai 30%.

Beberpa pengusaha UKM yang terkena tipu para broker ini dan merugi ketika mulai membuat POG. Terutama POG-POG yang bersubsidi.

Sebenarnya ada cara yang mudah dan sederhana untuk melihat apakah kohe yang dikirimkan tersebut memenuhi spek atau tidak. Cara praktis ini hanya perkiraan saja. Untuk lebih tepatnya memang perlu dikirim ke laboratorium untuk diuji kandungan bahan organiknya. Meskipun demikian, cara ini bisa dijadikan langkah awal untuk menguji keaslian kohe.

Berikut ini cara sederhana untuk menguji keasliah kohe.
1.Kohe yang asli umumnya berwarna coklat kehitam-hitaman. Jika ditambah tanah umumnya warnanya lebih cerah.
2.Jika kohe dikirim dalam bentuk sudah kering dan halus, umumnya kohe ini terasa ringan ketika diangkat. Ini karena berat jenis (BJ) kohe relatif rendah. Jika kohe terasa berat, meskipun kondisinya kering, mamak kohe ini perlu dicurigai kalau tidak asli.
3.Siapkan air di dalam gelas. Masukkan satu sendok kohe dan diaduk merata.
4.Kohe yang baik seharusnya sebagian kohe yang mengambang di atas permukaan air. Kira-kira seperlima dari berat kohe tersebut.
5.Jika kohe yang mengapung sangat sedikit/sedikit sekali, dan lebih banyak kohe yang tenggelam, maka kohe ini perlu dicurigai kalau aspal.

Cara-cara di atas adalah pengujian secara visual dan kasar. Kalau Anda belum puas, contoh kohe bisa dianalisakan ke lab tanah terdekat. Cara-cara tersebut di atas juga bisa untuk menguji keaslian kompos dari sisa-sisa tanaman/sampah.
(Foto-foto menyusul ya…..isr)


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Advertisements

10 responses to “Cara Mudah Menguji Keaslian Pupuk Kandang atau Kohe (Kotoran Hewan)

  1. pak isroi,
    Saya baru memulai mengumpulkan sampah dedaunan dan limbah meuble. ini saya kredit setiap pagi saat mengantar anak kesekolah dan pulangnya membonceng sekarung sampah. niatnya mau kempanye sih. (maaf bukan cari kedudukan politis ) Apakah limbah meuble jati berupa serutan agak kasar dapat hancur bila diproses dengan promi. Terus bagaimana caranya memasak sekam supaya tidak jadi abu untuk campuran kompos. saya sudah tidak sabar lho melihat hasil kerja promi yang unikitu pak. sayang sampahnya belum cukup. sabar, sabar

  2. pak, kriteria keaslian kohe yang disebutkan apa berlaku untuk semua jenis kohe untuk pembuatan bokasi?

    • Sebenarnya cara di atas adalah cara umum untuk melihat keaslian kompos. Bisa digunakan untuk kompos-kompos yang lain selain kohe. Selamat mencoba.

      • Mas Isroi, Kok rasanya sedikit aneh ya mas. Judulnya:
        Cara Mudah Menguji Keaslian Pupuk Kandang atau Kohe (Kotoran Hewan)
        Terus pas ada yg tanya apakah teknik tsb bisa dipakai untuk menguji semua jenis KOHE, kok Mas Isroi malah menjawabnya:
        Sebenarnya cara di atas adalah cara umum untuk melihat keaslian kompos. Bisa digunakan untuk kompos-kompos yang lain selain kohe. Selamat mencoba.
        So, yg benar teknik itu bisa dipakai menguji keaslian KOHE atau hanya bisa dipakai untuk menguji keaslian kompos?
        Mana yg benar Mas Isroi?

      • Kohe sebenarnya kompos juga, tetapi asalnya dari kotoran hewan. Kotoran hewan yang masih baru keluar dari dubur ternak tidak bisa digunakan untuk bahan baku pupuk. So….teknik ini sebenarnya untuk pengujian kompos secara umum termasuk kohe.
        Memang saya belum sempat membuat foto-fotonya. Sampel kohe dan kompos di saya kurang lengkap, jadi kurang mewakili untuk kohe-kohe aspal.
        Prinsipnya sebenarnya adalah bahwa BJ kompos/kohe lebih rendah dari BJ tanah/pasir yang sering digunakan untuk mencampur kohe/kompos. Kohe/kompos yang mau diuji juga harus kering dan dalam bentuk serbuk/dihaluskan terlebih dahulu. Kadar airnya kurang dari 10.
        Dalam kondisi ini sebagian kohe/kompos akan melayang atau terapung dalam air. Setelah kohe/kompos diaduk kemudian didiamkan beberapa lama. Kohe/kompos yang asli tidak mudah mengendap dan biasanya baru mengendap keesok harinya. Selain itu ada juga yang masih terapung.
        Tetapi kalau tanah atau pasir, dalam waktu tidak begitu lama akan sudah mengendap dan airnya akan terlihat jernih.
        Semoga bermanfaat.

  3. Pingback: Cara Sederhana Menguji Kualitas Kohe (kotoran hewan) atau Pupuk Kandang « Berbagi Tak Pernah Rugi

  4. Salam pak Isroi,
    Saya Efendy petani di pasuruan Jatim.saya sekarang mencoba enzim untuk membuat biokultur sebagai alternatif pupuk yang makin mahal.Apa bapak ada referensi tentang biokultur?

    tks.
    wassalam.
    efendy

  5. assalam, pak isro sy baru membuka usaha penggilingan n pengeringan kohe yg nanti akan sy jual ke pabrik pog, kendala sy ketika sudah digiling dan lembut terkadang kotoran sapi tersebut menjadi timbul warna putih dan suhunya sangat tinggi (panas) seperti terbakar, kira2 apa Penyebabnya…??, apa proses fermentasinya blun sempurna…??, mohon pencerahannya, trimaksih

    • Wa’alaikum salam.
      Warna putih itu adalah jamur yang sedang tumbuh. Kemungkinan karena proses fermentasinya belum selesai. Seharusnya ketika kohe sudah jadi kompos tidak lagi tumbuh jamur seperti itu. Salah satu tanda kalau fermentasi sudah selesai adalah suhunya sudah turun ke suhu normal dan tidak panas lagi.
      Semoga bermanfaat.
      Wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s