Jenang Blendung

Makanan jaman dulu kadang-kadang ngangeni. Ketika itu masih SD, 29 tahun yang lalu, aku sekolah di sebuah SD Inpres, namanya SD Cacaban 2. Letaknya di balik bukit Gunung Sukorini, bukit kecil yang digunakan untuk makam. Nah…di sekolah kami ada beberapa makanan yang dijual di belakang sekolah. Tidak seperti sekolah jaman sekarang, makanannya kebanyakan makanan olahan yang banyak mengandung bahan pengawet dan pewarna. Makanan jaman dulu makanan tradisional. Salah satu makanan favoritku yang sering aku beli adalah JENANG BLENDUNG. Harganya waktu itu masih sangat murah, kalau tidak salah cuma Rp. 5 atau Rp. 10 per pincuk. (catatan: bayar sekolahku waktu itu cuma Rp. 150/bulan).

Jenang Blendung

Jenang Blendung



Jenang Blendung adalah makanan yang dibuat dari jagung dan jenang. Jagungnya adalah jagung lokal yang warnanya putih itu. Jagung dikukus sampai matang dan pecah-pecah. Jagung ini diurap dengan kelapa muda yang diparut dan diberi garam agar lebih terasa gurih. Sedangkan jenangnya adalah jenang dari tepung beras dan gula jawa. Jadi warnanya merah. Penjajiannya jagung plus parutan kepala kemudian diberi jenang diletakkan di atas pincuk daun pisang. Makannya pakai suru, sendok yang dibuat dari daun pisang. Rasanya sangat khas: gurih dan manis.

Sudah lama sekali aku tidak makan makanan ini. Mungkin sudah belasan tahun tidak pernah ketemu lagi. Sampai beberapa waktu yang lalu, aku jalan-jalan ke pasar Cacaban. Sekedar mengenang masa kecil dulu. Ternyata di sana ada nenek-nenek yang jual jenang blendung ini. Langsung saja aku membeli beberapa bungkus. Harganya murah, cuma Rp. 500 untuk yang ukuran kecil dan Rp. 1000 yang besar.

Ketika makan Jenang Blendung rasanya seperti flashback ke beberapa belas tahun yang lalu. Ingatanku kembali ke masa-masa ketika masih ingusan. Aku jadi ingat temen-temenku dulu: Gunawan, Mamik, Topo, Ahmad, Santo, Kusarmanto, Heru, dan Judik. Di mana kau sekarang kawan….?????!!!!!

Jenang Blendung…membawaku ke masa lalu……

4 responses to “Jenang Blendung

  1. Sama gak kang ma Jenang Candil?

  2. kecilku dulu..ya sebangsa SD gitu, makanan ini jualnya lewat depan rumah, di Gg Puspo pinggir sungai, malah spsertinya ben sore jajan ini, jadi kalau ditanya gimana rasanya, yo masih apal rek !!!!

  3. mantabz….keliatannya uenake pol

  4. saya belum pernah coba, tapi rasanya kebayang, la wong sama2 lidah jawa…. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s