Lambrador Papua

batu akik lambrador papua

Batu lambrador dari papua. Ciri khasnya adalah salah satu sisinya memantulkan sinar pelangi yang bermacam-macam. Tapi pantulan pelangi ini hanya dari satu sisi saja, sedangkan dari sisi yang lain tidak ada pantulan pelangi.

Ini juga salah satu batu hasil ‘barter’ dengan adik saya lebaran kemarin. Selain batu ‘brajad api‘, saya juga mendapatkan batu ‘lambrador papua’. Waktu saya lihat sekilas batu ini tidak menarik sama sekali. Seperti kerikil biasa. Tapi adik saya menceritakan keunikannya, yaitu salah satu sisinya memantulkan warna pelangi. Mirip dengan batu kalimaya. Pantulan warnanya bermacam-macam, ada yang biru, emas, kuning, merah, hijau, dan pink. Hanya saja pantulan ini hanya dari satu sisi dan harus dalam posisi mendatar. Kalau permukaannya cembung pantulannya kurang terlihat.

Kelemahan batu ini juga sama seperti batu Kalimaya, yaitu mudah retak atau rapuh. Jadi jika akan mengosok batu ini, selain harus memeperhatikan arah pantulan, juga harus hati-hati agar tidak pecah.

Batu ini juga banyak garis-garis seperti retakan. Ada juga pengotor berwarna hitam atau gelap. Ketika memotong bahan batu lambrador ini harus diperhatikan juga retakan-retakan ini, agar retakannya terlihat bagus.

Saya mendapatkan beberapa potong kecil bahan batu lambrador. Saya senang sekali. Meskipun kecil kerikil batu lambrador ini bisa dibuat mata cincin kecil untuk perempuan dan mata cincin yang agak besar untuk laki-laki.

batu akik lambrador papua

Batu lambrador dari papua. Ciri khasnya adalah salah satu sisinya memantulkan sinar pelangi yang bermacam-macam. Tapi pantulan pelangi ini hanya dari satu sisi saja, sedangkan dari sisi yang lain tidak ada pantulan pelangi.

batu lambrador papua

Batu lambrador dari papua. Ciri khasnya adalah salah satu sisinya memantulkan sinar pelangi yang bermacam-macam. Tapi pantulan pelangi ini hanya dari satu sisi saja, sedangkan dari sisi yang lain tidak ada pantulan pelangi.

Advertisements

2 responses to “Lambrador Papua

  1. Sae sanget Pak Isroi, saya pernah punya banyak batuan yang bisa dipoles jadi perhiasan. Tapi ya nggak tahu sudah mangkrak di mana. Dulu koleksi jaman-jaman masih sering praktikum geologi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s