Monthly Archives: March 2017

Bermain Arung Jeram di Sungai Cikanini Desa Citalahab

Di desa Citalahab mengalir sungai Cikaniki yang airnya jernih dan bersih. Sungai Cikaniki membelah desa Citalahab Central. Tidak ada sampah sama sekali. Penduduk desa tidak pernah membuang sampah ke sungai. Bahkan air buangan dari kamar mandi dan WC rumah pun tidak ada yang dialirkan ke sungai. Bersih-sih pokokknya.

Sungainya tidak terlalu dalam. Bagian paling dalam paling cuma sepusar anak-anak. Tapi banyak batu-batu di sungai ini. Batu-batunya ada yang besar-besar/ Anak-anak desa Cikaniki senang bermain di sungai ini. Salah satunya adalah bermain arung jeram dengan menaiki ban dalam. Asik sekali. Kami pun ikut senang menyaksikan mereka bermain di sungai.

Salah satu dari mereka menawarkan ban kepada kami. Mungkin mereka tahu kami pun ingin mencoba arung jeram ini. Saya dipinjami ban yang berukuran besar. Ban dalam bis. Yusuf pun berjingkrak-jingkrak kegirangan. Dia ingin merasakan sensasi naik ban di sungai. Maklum, di kota tidak pernah ada yang seperti ini.

Anak-anak itu menunjukkan jalan kepada kami di mana startnya. Cukup jauh juga. Kami mesti berjalan sekitar 200an meter dari tempat kami. Sampainya di tempat itu, saya duduk duluan dan Yusuf aku pangku. Meski sungainya dangkal, sebenarnya saya khawatir juga kalau Yusuf jatuh ke sungai.

Pelan-pelan kami mulai mengikuti arus. Pantatku terbentur-bentur batu. Asik…. tapi sakit juga. Anak-anak desa ada di depan dan belakangku. Mereka mengawal kami dan menunjukkan arus air yang lancar untuk dilalui.

Seru tapi juga sedikit mengerikan. Ban berputar mengikuti arus. Sesekali terbentur batu-batu besar. Ketika arus semakin deras Yusuf agak panik dan mulai ketakutan. Akhirnya dia menangis juga. Tapi tidak mungkin untuk berhenti, kami berada di tengah sungai dan airnya cukup deras. Sambil menangis kami terus mengikuti aliran sungai. Lewat bawah-bawah pohon yang rimbun. Khawatir juga kalau ada ular atau binatang melata lainnya. Alhamdulillah, lancar tidak ada apa-apa.

Cukup jauh juga. Saya kira lebih dari 500 meter kami menyusuri sungai Cikaniki. Kami menepi di ujung desa. Karena setelah itu akan melewati hutan dan ada air terjunnya.

Sekali mencoba kami ingin mencoba lagi. Royan dan Abim pun ikutan juga. Kini pakai ban sendiri-sendiri. Anak-anak desa meminjami kami ban. Kami belum cukup pengalaman mengarungi sungai ini. Di air yang deras, sempat saya jatur berguling. Kepala kena batu. Lumayan juga.

Kami tidak kapok. Justru semakin tertantang. Kami mencoba hingga 4 kali putaran. Kalau hari tidak menjelang gelap. Mungkin kami masih terus main di sungai. Kembali jadi anak kecil.


Kontak Person Desa Wisata Citalahab Pak Suryana 0857 1681 8469 atau 0858 1494 1502


#Halimun
#Cikaniki
#Citalahab

Petunjuk Cara Pemakaian Hormon Gibereline

giberelin

Klik di sini untuk informasi Hormon Giberelin

Hormon giberelline bermanfaat untuk pembesaran sel, merangsang pembungaan dan pembuahan, berpengaruh pada sifat genetik, mobilisasi karbohidrat selama perkecambahan, perpanjangan sel, aktivitas kambium, pembentukan RNA baru dan sintesa protein. Hormon yang termasuk golongan giberellin adalah GA1, GA2, GA3, GA5 s/d GA53. Hormon giberelline dapat diaplikasikan langsung ke tanaman dengan cara disemprotkan ke daun atau untuk kultur jaringan dalam pertumbuhan kalus dan tunas. Hormon giberellin juga diaplikasikan untuk merekayasa tanaman agar berbuah di luar musim. Tanaman yang diberi perlakuan giberelin akan menyebabkan tanaman berukuran lebih besar, daun lebih lebar, buah lebih banyak dan umur panen lebih lama.


Informasi tentang sejarah, cara kerja dan fungi hormon giberelin klik di link ini: Hormon Giberelin.


Isi Kemasan:

  • 10 mg giberelline dalam 100 ml. Kemasan 100 ml, 500 ml dan 1000ml
  • hormon pekat 1 gr dalam 100 ml. Kemasan 100ml

Dosis Aplikasi :
A. Aplikasi hormon gibereline biasa (100mg dalam 100ml):

  1. Larutkan 10 – 15 ml dalam 1 liter air.
  2. Aduk hingga tercampur merata.
  3. Semprotkan ke tanaman seminggu s/d dua minggu sekali.

B. Aplikasi hormon gibereline pekat (1 gr dalam 100ml):

  1. Gibereline pekat bisa dipakai langsung atau diencerkan menjadi 10 liter air. Simpan hormon di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.
  2. Dosis pemakaian gibereline pekat adalah 0.5 ml s/d 5 ml dilarutkan dalam 1 liter air.
  3. Semprotkan ke tanaman seminggu s/d dua minggu sekali.

C. Aplikasi hormon gibereline untuk perendaman benih:

  1. Larutkan 15 ml gibereline dengan 1 liter air bersih. Aduk hingga tercampur merata.
  2. Rendam benih tanaman atau akar bibit tanaman.
  3. Benih yang berukuran kecil/lunak lama perendaman beberapa jam saja.
  4. Benih yang berukuran besar dan keras direndam satu malam.

Download Dokumen Petunjuk Pemakaian Hormon Giberelin dari SCRIBD di bawah ini:


Hormon Tanaman: | Auksin | Gibereline | Sitokinin | Colchicine | 2.4-D | Paclobutrazol | Strepson

Informasi dan Pemesanan hubungi: Ummi Happy: WA dan SMS 082325489277 | Manto: 085643907204
Cara Pemesanan klik di sini: Pemesanan


Bioplastik Pengganti Kotak Styrofoam

biofoam

Kotak tempat makan pengganti styrofoam

Plastik ada banyak jenisnya, salah satunya adalah styrofoam (polystyrene). Plastik ini banyak dimanfaatkan sebagai tempat makan (kotak/box). Selain bahanny yang ringan dan kuat, plastik ini juga tahan air. Sayangnya, seperti halnya plastik-plastik yang lain. Styrofoam tidak bisa terurai. Sampah plastik ini menjadi masalah besar di kota-kota di Indonesia. Pak Ridwan Kamil, walikota Bandung bahkan membuat larangan terhadap penggunaan styrofoam di kota Bandung.

Sebagai pengantinya adalah bahan semacam styrofoam yang dibuat dari biomassa. Bahan ini lebih ramah lingkungan karena bisa dikomposkan dan bisa terdegradasi di alam.

Saya mendapatkan contoh penganti styrofoam ini yang produk import. saya ingin membuatnya dari bahan-bahan bioplastik sawit yang sudah saya kembangkan sebelumnya. Semoga bisa terwujud.

Amiin.

Biofoam penganti styrofoam

Biofoam penganti styrofoam

Biofoam penganti styrofoam

Biofoam penganti styrofoam

Biological pretreatment of oil palm empty fruit bunches using Pleurotus floridanus

Bioplastic Production from Cellulose of Oil Palm Empty Fruit Bunch (in press)