Potensi Bioethanol dari Biomassa Lignoselulosa

Limbah lignoselulosa memiliki potensi besar sebagai bahan baku bioethanol. Sebagai contoh dari 1 ha sawah dapat diproduksi sebesar 766 hingga 1.148 liter bioethanol. Jika harga ethanol sekarang adalah Rp. 5.500,- maka nilainya adalah Rp. 4,210 juta hingga Rp. 6,316 juta. Jumlah yang tidak sedikit.

Ethanol dari Jerami Padi

Jerami padi mengandung kurang lebih 39% sellulosa dan 27,5% hemiselullosa. Kedua bahan polysakarida ini dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana yang selanjutnya dapat difermentasi menjadi ethanol. Potensi produksi jerami padi per ha kurang lebih 10 – 15 ton, jerami basah dengan kadar air kurang lebih 60%. Jika seluruh jerami per ha ini diolah menjadi ethanol (fuel grade ethanol), maka potensi produksinya kurang lebih 766 hingga 1,148 liter/ha FGE (perhitungan ada di lampiran). Dengan asumsi harga ethanol fuel grade sekarang adalah Rp. 5500,- (harga dari pertamina), maka nilai ekonominya kurang lebih Rp. 4,210,765 hingga 6,316,148 /ha. Lumayan besar juga.

Continue reading

Pengolahan Jerami untuk Biopulping dan Bioethanol

Sebelum dilakukan pengolahan lebih lanjut jerami perlu dilakukan perlakuan pendahuluan.  Perlakuan pendahuluan ini antara lain adalah pengeringan dan pencacahan.  Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air jerami sehingga jerami dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama.  Pencacahan bertujuan untuk memperkecil ukuran jerami sehingga lebih mudah dilakukan pengolahan.

Continue reading

Tidak Mengirimkan File Presentasi

Hari ini aku seharian pergi ke Pabrik Kertas Bekasi Teguh.  Ada beberapa urusan yang aku kerjakan di sana.  Kira-kira jam 15.30 WIB, pas ditengah-tengah jalan tol, aku ditelepon oleh Biotropllewat HP pak Mustarih, karena hp-ku ketinggalan.  Intinya mereka menanyakan tentang file presentasi yang diminta.  Dan katanya kalau sampai jam 16.00 file presentasi tidak diterima Biotrop maka presentasiku dibatalkan dan aku dianggap gugur (WO).  Weladalah… seingatku aku tidak membaca ada perintah mengirimkan file presentasi.  Sebenarnya sejak dua hari yang lalu presentasiku sudah aku siapkan.  Kalau aku tahu, pasti aku sudah kirimkan sejak kemarin-kemarin.
Continue reading

Biotrop Research Proposal

Awal bulan aku mendapat informasi tentang udangan proposal penelitian dari SEAMEO BIOTROP.  Dengan dukungan beliau aku mencoba membuat sebuah proposal penelitian dengan topik biofuel, lebih khusus lagi tentang cellulosic ethanol.  Judul proposal yang aku buat adalah Production of Bioethanol from Rice Straw at Laboratory Scale.
Continue reading

Pengayaan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Efisiensi Pemupukan

Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003). Sedangkan proses pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.
Continue reading

State of the art of cellulosic ethanol

Ethanol or ethyl alcohol (CH3CH2OH) is an important organic chemical because of its unique properties, and therefore can be used widely for various purposes. Under ordinary conditions, ethanol is a volatile, flammable, clear, colorless liquid, miscible in both water and non-polar solvents. Ethanol and ethanol-gasoline blends have a long history as automotive fuels. In the late 1800 for example, Henry Ford, Nicholas Otto and others built engines and cars that could run on ethanol (Solomon, Barnes, & Halvorsen, 2007).
Continue reading

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!