Tag Archives: Kompos

Cara Mudah Mengolah Sampah Pasar Tradisional 1

Buku KomposMasalah sampah menjadi salah satu permasalahan di setiap kota, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Penanganan masalah sampah yang tidak baik akan menimbulkan dampak yang luas, tidak saja bagi lingkungan, tetapi juga berdampak buruk bagi perekonomian dan sosial. Contoh kongkrit adalah permasalahan sampah di kota Bandung beberapa waktu yang lalu.Penanganan masalah sampah pasar tradisional sebenarnya tidak terlalu susah. Namun juga tidak sederhana. Untuk menangani masalah sampah pasa tradisional ini diperlukan kemauan yang kuat baik dari pemerintah maupuan masyarakat. Kami ingin berbagi pengalaman tentang penanganan sampah organik dari pasar tradisional. Kegiatan ini adalah hasil kerjasama Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia dengan Yayasan Danamon Peduli. Tulisan ini ditulis berdasarkan laporan dari Dian Al Arief B yang berada di lapangan selama beberapa minggu. Semoga bermanfaat.


Baca juga: Mengelola Sampah Warga di Perkampungan


Mengelolah Sampah Pasar Tradisional Menjadi Pupuk Organik


Continue reading

Cara Sederhana Menguji Kualitas Pupuk Kompos

Pupuk kompos matang biasanya dilihat dari hasil uji rasio C/N. Namun uji ini harus dilakukandi laboratorium kimia. Sebenarnya ada cara yang sederhana dan mudah untuk menguji kualitas kompos, yaitu dengan uji kecambah dan uji dengan tanaman.

Uji Perkecambahan

Pupuk kompos diuji untuk perkecambahan biji. Biji yang digunakan adalah biji yang mudah diperoleh, mudah berkecambah, dan cepat berkecambah. Sebaiknya gunakan tanaman yang sensitif dan responsif terhadap kadungan hara kompos/tanah. Saya menggunakan biji kacang ijo untuk menguji kualitas kompos. Anda tidak harus menggunakan biji kacang ijo, boleh saja menggunakan biji-biji yang lain. Caranya sebagai berikut:
Continue reading

Mengatasi Masalah Pengomposan Jerami

Praktek pembuantan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor

Lihat lanjutan video ini di Video Praktek Pengomposan Jerami

Mengomposakan jerami gampang-gampang susah. Petani yang baru pertama kali mengomposkan jerami sering mengalami beberapa kendala. Kompos jerami yang petani buat sering tidak matang dan masih keras atau utuh. Kadang-kadang petani menjadi putus asa dan tidak mau lagi membuat kompos jerami. Padahal kompos ini sangat bermanfaat apalagi di saat harga pupuk semakin terbang tinggi.
Continue reading

Penjelasan Tambahan Tentang Mikroba untuk Memperkaya Kompos

mikroba


Tulisan ini sebagai tanggapan atas beberapa pertanyaan tentang pengayaan kompos dengan mikroba.  Semoga bermanfaat.
Link terkait: Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia


Pupuk organik (contohnya kompos) dan pupuk hayati (mikroba) sebenarnya adalah dua jenis pupuk yang berbeda. Pupuk organik mengandung unsur hara lengkap untuk tanaman, meskipun konsentrasinya rendah. Tetapi pupuk organik memiliki kandungan lain yang tidak ada di dalam pupuk kimia atau pupuk mikroba, yaitu senyawa-senyawa organik yang sangat berguna bagi tanaman maupun biota tanah. Contohnya adalah asam humik dan asal fulvat. Kedua asam ini diketahui berperan seperti hormon yang dapat merangsang perakaran dan pertumbuhan tanaman.
Continue reading

Pengalaman PROMI 7

Pupuk organik diperkaya dari limbah pertanian untuk budidaya padi di Desa Pudi, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Bpk Nasir, petani padi, Desa Pudi, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Komentar: “Saya sekarang mantap mau nanam padi dengan pupuk buatan sendiri, daripada beli pupuk mahal”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 5

Pupuk organik diperkaya dari jerami untuk budidaya padi semi organik di Gapoktan Sulih Asih, Ciburuy, Bogor, Jawa Barat

haji zakaBpk H. Ahmad Zakaria, Ketua Gapoktan Sulih Asih, Bogor
Komentar: “Untuk pengomposan jerami dengan Promi saya hanya perlu Promi dan air saja, dan yang lebih penting jerami tidak perlu dibalik. Mikroba yang terkandung dalam Promi ini ibaratnya preman atau anak jalanan karena tidak seperti mikroba pengomposan lain yang memerlukan molase, urea, dedak, kotoran hewan, dll untuk memulai hidupnya”.

Continue reading

Pengalaman PROMI 6

Pupuk organik diperkaya dari limbah pertanian untuk budidaya caisim di Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Bpk Sulaiman, petani sayuran, Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Komentar: “Dengan menggunakan pupuk organik dari limbah pertanian yang dibuat dengan Promi, tanaman caisim saya tumbuh lebih cepat, daun tebal sehingga tidak robek kalau kena hujan, dibanding kalau dipupuk dengan pupuk yang dibuat dengan bahan pengompos lain”.

Continue reading

Pengalaman PROMI 4

Pupuk organik diperkaya dari kotoran sapi untuk budidaya tanaman hortikultura di Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Bpk Prasetyo, Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Komentar: “Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak dengan Promi sangat sederhana dan sangat murah, sehingga saya dapat menekan harga produksi secara nyata”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 3

Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk budidaya sayuran organik di Koperasi Karyawan PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Bpk J. Julianto, PT Arutmin Indonesia, Senakin
HP: 081 150 6264

Komentar: ”Tomat dan timun organik lebih segar, lezat, tahan lama dan lebih ”kriuuuk”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 2

Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk reklamasi bekas tambang batubara tanpa top soil di
PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Prosedur penambangan pada tambang batubara terbuka adalah dengan menyisihkan top soil yang subur sebelum mengambil batubara sampai kedalaman 60 m. Namun sekitar 500 ha areal konsesi PT Arutmin Indonesia, Senakin telah diusahakan oleh penambang tanpa ijin (PETI) dengan tanpa menyisihkan top soil secara benar, sehingga reklamasi di areal ini sulit dilakukan.
Continue reading