Tag Archives: insaf

Om Tino; Pergi Haji adalah Panggilan

Sudah cukup lama cerita ini mengendap di kepalaku. Cerita tentang kisah hidupnya Om Tino. Ini adalah lanjuta kisah yang saya tulis sebelumnya: Berbagi Pengalaman dengan Om Tino.

*****
Om Tino menceritakan bagaimana dia akhirnya menunaikan ibadah haji. Beberapa tahun sebelumnya istrinya sudah lebih dulu pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Om Tino tidak mau ikut. Ketika itu sama sekali tidak terbesit dalam pikirannya untuk pergi ke tanah suci. Ada banyak alasan yang dia utarakan untuk memenuhi ajakan istrinya itu. Intinya adalah Om Tino belum merasa terpanggil untuk pergi haji.

Entah dari mana awalnya, Om Tino lama kelamaan jadi ingin pergi haji. Om Tino sudah mulai sholat dan rajin ke masjid. Keinginan untuk pergi haji semakin kuat. Dia mengajak saudaranya untuk ikut serta dan Om Tino yang akan membayar semua biayanya. Padahal waktu itu Om Tino sedang jadi penggangguran dan dia tidak memiliki uang cukup. Saldo rekening bank menipis.

Continue reading

Beli Makanannya, Mbak?

Masa remaja adalah masa mencari jati diri. Makanya tidak heran kalau banyak remaja yang sering bertingkah aneh-aneh. Gaya, pakaian, rambut, dan tingkah polahnya ‘nyleneh’ untuk menarik perhatian dan minta diakui. Dulu saya pun pernah mengalami masa-masa seperti itu. Masa di mana ketika aku tidak tahu ingin jadi apa.

Ketika semester satu aku ingin diangap gagah, ganteng, dan ‘smart’. Aku panjangkan rambutku. Mungkin satu setengah tahun aku tidak potong rambut. Aku pake gelang besi, gede lagi. Aku pake celana jin ketat. Badanku kurus, maklum anak kos-kosan.
Continue reading