Tag Archives: islam

Healing Level Langit: Ketika Nabi Diajak “Jalan-Jalan” Melintasi 7 Dimensi Saat Sedang Terpuruk

Namaku terinspirasi dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini. Aku lahir dini hari di hari Sabtu, 14 Rajab. Bulan Rajab adalah bulan terjadinya Isra’ Mi’raj. Simbah kakung, Mbah Amad Dakwan, memberiku nama ISROI. Entah kenapa jadi ISROI aku juga tidak tahu, tapi nama itulah yang tertulis di surat lahir dari desa.

Makanya, peringatan Isra’ Mi’raj selalu menjadi momen istimewa bagiku pribadi. Rasanya seperti diingatkan kembali pada identitas diri dan peristiwa agung yang melekat pada namaku.


Pernah nggak sih kamu merasa sedih banget? Merasa terpuruk, hopeless, karena kehilangan support system terbaik, sampai rasanya dunia sempit sekali?

Itulah fase yang dialami Rasulullah Muhammad SAW sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj. Sejarah mencatat tahun itu sebagai ‘Amul Huzni (Tahun Kesedihan). Beliau baru saja kehilangan istri tercinta, Khadijah r.a. Kehilangan kekasih hati yang sangat dicintai dan selalu ada saat suka duka itu mellow banget, Bro. Rasanya separuh jiwa pergi.

Berikutnya, paman pelindungnya, Abu Thalib, yang selama ini selalu membela, menjadi pendukung utama, dan sosok yang disegani oleh kafir Quraisy, juga meninggal dunia. Belum lagi, dakwah beliau di Thaif ditolak mentah-mentah dengan lemparan batu hingga beliau berdarah-darah.

Coba bayangkan dirimu berada di posisi Rasulullah waktu itu. Sedih, hampa, dan manusiawi banget kalau merasa lelah mental.

Di titik terendah itulah, Allah SWT memberikan penghiburan (Tasliyah) yang nggak tanggung-tanggung. Kalau anak sekarang healing-nya main ke mall atau staycation ke tempat wisata, Nabi beda. Beliau diundang langsung “main” ke rumah-Nya di Sidratul Muntaha.

Ini bukan dongeng. Ini adalah perjalanan dinas lintas dimensi yang terekam abadi dalam Al-Qur’an (QS. Al-Isra: 1 & An-Najm: 13-18).

Mari kita bedah faktanya berdasarkan data yang valid (Sahih Bukhari & Muslim) dan sedikit tinjauan sains biar makin mind-blowing.

1. Kendaraan Super Cepat: Al-Buraq

Perjalanan dimulai dari Masjidil Haram (Makkah). Jibril membawa kendaraan dinas bernama Al-Buraq.

Dalam hadits riwayat Muslim, hewan ini dideskripsikan berwarna putih, lebih besar dari keledai tapi lebih kecil dari bagal. Kecepatannya? Mind-blowing.

“Ia meletakkan langkah kakinya sejauh pandangan matanya.” (HR. Muslim No. 164)

Ini bukan teleportasi sihir, tapi perjalanan fisik dengan kecepatan super tinggi yang melipat jarak. Kalau pakai logika fisika, ini teknologi Ilahi yang melampaui kecepatan cahaya.

2. Waktu yang Sangat Singkat vs Jarak Antariksa

Mari kita bicara data. Jarak darat dari Makkah ke Masjidil Aqsa adalah sekitar 1.239 km. Kalau zaman dulu naik unta butuh waktu sebulan pergi, sebulan pulang.

Lalu, jarak ke langit? Wah, ini lebih gila lagi. Untuk kamu yang belum tahu, satuan jarak antariksa itu ukurannya adalah Tahun Cahaya (Light Year). Kecepatan cahaya itu 300.000 km per detik. Bayangkan kamu berlari secepat itu selama satu tahun tanpa henti. Nah, jarak yang kamu tempuh itu disebut 1 tahun cahaya (setara 9,4 triliun km).

Sebagai gambaran betapa luasnya langit: Jarak Bumi ke pusat galaksi Bima Sakti kita saja diperkirakan sekitar 26.000 tahun cahaya. Itu baru satu galaksi, belum jarak antar galaksi, apalagi jarak antar langit, sampai ke Sidratul Muntaha (Langit ke-7 dan seterusnya).

Tapi, menurut dalil Al-Qur’an (Surat Al-Isra ayat 1), Allah menggunakan kata “Lailan” (suatu malam), yang dalam kaidah bahasa Arab (Nakirah) bermakna “hanya sebagian kecil dari malam”. Bukan semalam suntuk.

Ulama memperkirakan perjalanan ini terjadi selepas Isya dan Nabi sudah kembali sebelum waktu Subuh. Bayangkan! Jarak ribuan kilometer di bumi plus jutaan tahun cahaya di langit (pulang-pergi), hanya ditempuh dalam waktu beberapa jam saja (kurang dari sepertiga malam). Ini bukti bahwa hukum fisika tunduk total pada Penciptanya.

3. Transit di Palestina: Reuni Para Nabi

Tujuan pertama bukan langsung ke langit, tapi ke Masjidil Aqsa (Palestina).

Di sini, Rasulullah SAW melakukan sholat 2 rakaat. Menurut riwayat shahih (HR. Muslim), beliau menjadi imam bagi ruh para Nabi terdahulu. Ini adalah simbolisasi bahwa risalah Islam adalah penyempurna dari ajaran Nabi-Nabi sebelumnya. Persaudaraan Sesama Muslim (Ukhuwah), Ikhwanul Muslimin. One brotherhood, one mission.

4. Menembus 7 Langit (The Sky Tour)

Langit yang tampak di atas kita itu ternyata berlapis-lapis dan setiap lapis ada pintu serta penjaganya. Setelah dari Palestina, barulah Jibril membawa Nabi naik (Mi’raj) menembus lapisan langit. Di setiap pintu langit, Jibril harus meminta izin penjaga (protokol keamanan langit ternyata sangat ketat!).

Di sinilah terjadi “Meet and Greet” dengan para senior, nabi-nabi terdahulu (Sumber: HR. Bukhari, Kitab Bad’ul Khalq):

  • Langit 1: Bertemu Bapak Manusia, Nabi Adam a.s.
  • Langit 2: Bertemu sepupu, Nabi Isa a.s. & Yahya a.s.
  • Langit 3: Bertemu pria tertampan (diberi setengah ketampanan dunia), Nabi Yusuf a.s. Artis Korea mah lewat!
  • Langit 4: Bertemu Nabi Idris a.s.
  • Langit 5: Bertemu Nabi Harun a.s.
  • Langit 6: Bertemu Nabi Musa a.s. (Ada momen haru di sini, Nabi Musa menangis karena tahu umat Nabi Muhammad akan lebih banyak masuk surga dibanding umatnya).
  • Langit 7: Bertemu Bapak Para Nabi, Nabi Ibrahim a.s. yang sedang bersandar di Baitul Ma’mur (Ka’bah-nya penduduk langit).

5. Oleh-Oleh Istimewa: Negosiasi “Diskon” Sholat

Puncak perjalanan ini adalah di Sidratul Muntaha, tempat yang tidak bisa dijangkau nalar manusia. Di sinilah Allah memberikan perintah Sholat 50 Waktu sehari semalam.

Bayangkan kalau kita harus sholat 50 kali sehari? Mungkin kita nggak sempat kerja, apalagi scroll medsos.

Di sinilah peran Nabi Musa a.s. (di langit ke-6) menjadi mentor. Beliau menyarankan Rasulullah untuk minta keringanan (diskon), berkaca dari pengalaman beliau mengurus Bani Israil yang fisiknya kuat tapi jiwanya sering membangkang.

Rasulullah pun bolak-balik menghadap Allah untuk meminta keringanan.

  • Dari 50 jadi 40…
  • Turun terus… per 10 atau per 5 waktu…
  • Hingga akhirnya deal di angka 5 waktu.

Sebenarnya Nabi Musa masih menyarankan untuk minta kurang lagi, tapi Rasulullah SAW bersabda: “Aku sudah meminta hingga aku merasa malu. Sekarang aku ridha dan berserah diri.” (HR. Bukhari).

Meski jumlahnya jadi 5, Allah memberikan bonus luar biasa: Pahalanya tetap dicatat setara 50 kali sholat! Win-win solution banget, kan? Satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.

6. Pagi Hari yang Menggemparkan: Logika Iman Abu Bakar

Rasulullah kembali ke Makkah sebelum subuh. Saat beliau menceritakan hal ini di pagi harinya (di Hijr Ismail), penduduk Makkah heboh. Mereka mengejek, “Mana mungkin ke Palestina cuma semalam? Biasanya butuh waktu sebulan!”

Mereka mencoba meruntuhkan mental Abu Bakar dengan kabar “gila” ini. Namun, jawaban Abu Bakar justru menjadi standar keimanan kita hari ini:

“Kalau Muhammad yang mengatakannya, PASTI BENAR. Aku percaya dia menerima wahyu dari langit (yang jaraknya tak terhingga) dalam sekejap, masa urusan ke Palestina saja aku ragu?” (HR. Al-Hakim).

Sejak saat itulah Abu Bakar bergelar As-Siddiq (Sang Pembenara Sejati).


Takeaway Buat Kita

Perjalanan Isra’ Mi’raj mengajarkan kita beberapa hal penting:

  1. Sholat adalah “Healing”: Perintah ini turun saat Nabi sedih. Perintah yang langsung disampaikan oleh Allah ke Rasulullah tanpa perantara Malaikat (jemput bola). Artinya, sholat adalah cara kita “naik” menemui Allah untuk mengadu masalah hidup, layaknya Mi’raj-nya orang mukmin.
  2. Validitas Mutlak: Kisah ini valid, diriwayatkan dalam kitab-kitab hadits terpercaya (Bukhari-Muslim), bebas dari dongeng-dongeng seram (israiliyat) yang nggak jelas sumbernya.
  3. Kasih Sayang Nabi: Perjuangan Nabi negosiasi sholat dari 50 ke 5 waktu itu bukti betapa beliau peduli sama kita, umatnya yang lemah ini.

Jadi, kalau hari ini kamu merasa berat melangkah ke sajadah untuk sholat 5 waktu, ingatlah: Perintah ini dijemput langsung ke Langit ke-7, bukan sekadar “titipan” via kurir malaikat.

Kisah-kisah di ArasoE: Meninggalnya Imam Masjid ArasoE

Meninggalnya Imam Masjid ArasoE

Pagi ini saya ke kebun ArasoE. Di ujung komplek dekat timbangan ada keramaian dan bendera kuning. Siapa yang meninggal. Biasanya kalau di Bogor, kalau ada orang meninggal diumumkan lewat speaker masjid. Di sini tidak seperti itu. Karena saya tidak tahu, saya lewati saja.

Pak Mapesangka, mandor Arasoe IV, menceritakan kalau yang meninggal adalah Pak Haji Imam. Usianya di atas 110 tahun. Subhanallah. Beliau adalah tokoh desa. Jabatannya imam masjid. Tapi di sini imam masjid tidak hanya sekedar mengimani sholat fardu di masjid saja. Tugasnya juga sebagai penghulu pernikahan dan memimpin acara2 keagamaan yang dilaksanakan warga.

Beliau sudah tua, tapi badannya masih sehat dan kuat. Bahkan katanya masih bisa membawa mobil sendiri. Beberapa hari ini beliau jatuh sakit. Mungkin beliau merasa ajalnya sudah dekat. Sebelum meninggal beliau kumpulkan keluarganya. Beliau ambil simpanan uangnya. Jumlahnya tidak sedikit, ratusan juta. Beliau minta kepada anaknya untuk mensedeqahkan uang itu untuk masjid2 di sekitar desa ArasoE. Dua masjid yang di dekat rumahnya mendapat bagian 50jt. Masjid yang agak jauh mendapat 25jt. Masjid komplek PG mendapat bagian 10jt. Masjid2 lain mendapat 10jt. Tidak kurang uang yang disedeqahkan malam itu lebih dari 300jt. Beliau berpesan, jika uangnya masih ada sisa, dikasihkan ke anak yatim. Subhanallah.

Hari jumpat dini hari tadi, menjelang subuh beliau menghembuskan nafas terakhir.

Innalilahi wainnailaihi roji’un. Husnul khotiman, insya Allah.

Kenapa kita perlu berdo’a ketika masuk kamar mandi dan WC..??

Dalam agama Islam ada banyak sekali sunnah-sunnah berdoa ketika memulai aktivitas tertentu. Salah satunya ketika mau masuk ke kamar mandi, kamar kecil atau WC. Do’anya sederhana, setelah membaca Basmallah (Bismillahirrohmanirrohim), lalu membaca do’a di atas.

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan dan kotoran”

Waktu saya masih kecil, saya mikir-mikir kenapa kalau masuk kamar mandi membaca do’a perlindungan dari syathon. Memangnya di kamar mandi ada jin..? Masih belum masuk di pikiran saya yang masih kecil waktu itu.

Bahkan Yusuf, ketika diajari membaca doa masuk kamar mandi dan tahu artinya malah jadi nggak mau masuk, karena dia pikir di kamar mandi ada ‘hantu’-nya. Bahkan, kadang-kadang jadi minta ditemeni kalau mau ke kamar mandi. Walah…

Jin dan Syaitan Suka Tinggal di Kamar Mandi

Saya bukan orang indigo, tidak punya kemampuan untuk melihat ‘mahluk-mahluk’ ghoib, mahluk astral, jin, setan, demit, pocong, gendruwo dan sebangsanya. Agak sulit bagi saya untuk menerima fakta bahwa mahluk-mahluk itu berdiam di kamar mandi. Lha wong nggak sensitif sama sekali.

Tapi kini, mulai marak acara-acara yang menampilkan cerita-cerita mistis. Sekaligus juga membawa dukun, paranormal, paratidaknormal dan orang-orang indigo yang bisa melihat mahluk-mahluk tidak kasat mata itu. Youtuber-youtuber yang mengkhususkan diri pada hal-hal mistik juga banyak. Kehidupan makhluk-mahluk dunia lain ini pun mulai banyak terkuak. Salah satunya tentang kesukaan jin ini tinggal atau menempati kamar mandi dan WC. Bahkan, temen saya waktu umroh, juga melihat ‘nenek-nenek’ di atas kamar mandi hotel di Negeri Sembilan yang kami singgahi.

Ada beberapa tayangan di YouTube yang menceritakan tentang dukun ‘ghoshbaster’ yang menunjukkan tempat tinggal jin di sebuah kamar mandi. Di tayangan lain, artis indigo yang menunjukkan tempat tinggal jin di kamar mandi. Atau ada selebgram indigo yang menceritakan tentang kepala jin yang nonggol ketika sedang berada di WC. WC yang jadi tempat tinggal jin bukan hanya WC yang sudah kuno dan nggak pernah dipakai. Bahkan, WC rumah mewah dan hotel mewah pun konon ada jin yang tinggal di situ.

Ustad-ustad di pengajian pun pernah menceritakan tentang WC dan kamar mandi yang jadi tempat tinggal jin. Hanya saja, kalau yang ngomong ustad yang mempercayai hanya orang mukmin (punya keimanan) saja. Orang awam, apalagi abangan akan sulit menerimanya. Justru, orang-orang awam dan abangan ini lebih percaya kepada dukun dan orang ‘indigo’. Apalagi orang yang dipercaya memiliki ‘kesaktian’ dan ‘mata batin’. Apa pun yang dikatakan dukun ini, meski pun ada ‘bohong-nya’, banyak orang yang manggut-manggut percaya.

Kata orang-orang indigo ini, WC dan kamar mandi memang menjadi salah satu tempat favorit jin untuk berdiam diri dan menetap. Semakin kotor dan bau semakin suka mereka tinggal di situ. Katanya ada gendruwo, kunti, atau pocong. Jin dan setan ini bisa melihat manusia, sedangkan manusia secara alami tidak bisa melihat jin dan setan. Jin ini juga punya ‘napsu birahi’ seperti manusia, bahkan pada manusia pun mereka bisa ‘birahi’. Terutama ‘gendruwo’ yang katanya matanya keranjang dan suka mengoda perempuan. Bahnyak kan cerita-cerita tentang wanita yang ‘digauli’ oleh gendruwo, bahkan ada yang sampai punya anak dari gendruwo. Gendurwo ini bisa menyerupai orang yang kita kenal. Hiiii….. menyeramkan.

Jadi, intinya, kalaua kita masuk ke WC dan kebetulan ada yang tinggal di situ, mereka bisa melihat kita sedangkan kita tidak bisa. Coba bayangkan, pas kita mandi dan telanjang bulat, tanpa sepengetahuan kita, ada ‘mata’ gendruwo yang sedang menikmati kemolekan tubuh kita. hiiii……

Nah, bagaimana caranya agar tidak dilihat oleh gendruwo atau jin penghuni kamar mandi? Caranya adalah dengan membaca ‘Basmallah’ sebelum masuk ke kamar mandi. Lalu membaca do’a perlindungan di atas. Bacaan ini, meskipun terdengar sepele, akan menjadi tabir antara dunia kita dengan dunia lain. Mereka, para jin, setan, demit dan gendruwo ini, tidak akan bisa melihat kita. Bahkan, mereka akan pergi ‘kepanasan’ karena kita meyebut Asma Allah.

Dukun-dukun dan orang-orang indigo ini pun mengakui, jika bacaan-bacaan tertentu bisa mengusir mereka dan membuat jin-jin ini tidak berkutik.

Salah satu adab masuk ke WC dan kamar mandi adalah mendahulukan yang kiri. Cebok pun pakai tangan kiri. Nah, waktu keluarnya baru mendahulukan kaki kanan dan membaca doa keluar kamar mandi. Adab ini tidak disukai jin. Mereka akan merasa terganggu dan minggat dari lokasi itu.

Saya jadi semakin sadar dan bisa memahami akan ajaran sunnah Rasulullah ini. Do’a sederhana yang bisa melindungi kita dari godaan dan gangguan jin penghuni WC dan kamar mandi. Bahkan; do’a sederhana ini juga bisa mengusir mereka.

Wallahu a’lam.

99 + 1 = 0

99 + 1 = 0. Rumus yang menyalahi kaidah matematika. Tapi artinya dalam dan filosofis sekali. Rumus itu saya dapatkan dari sabahat baru saya, Pak Bambang S. Rumus yang jadi peringatan untuk mengarungi kehidupan ini.

Rumus itu didapatkan dari pengalaman hidup Pak Bambang sendiri yang penuh liku-liku. Pak Bambang orang yang hidup mapan. Kuliahnya di Amerika. Bekerja di tempat yang ‘basah’, tidak hanya sekedar ‘basah’ tapi ‘basah kuyup’. Punya istri yang baik dan cantik, dikaruniai anak-anak yang baik-baik dan pinter-pinter. Istrinya tipikal istri yang soleh, rajin mengaji dan haus akan ilmu agama. Seperti sempurna hidupnya.

Namun semua itu kemudian barubah. Secara lahiriyah, perubahan itu bukan perubahan yang ‘buruk’. Namun ini hanya permukaan luarnya saja.

Suatu hari istrinya, yang memang suka mengaji, belajar agama dan membaca, mendapatkan sebuah buku. Buku itu dicap oleh orang sebagai ajaran menyimpang, karena penasaran dia tetap menelaahnya sampai selesai. Menurut istrinya itu isinya bagus banget, buku yang mengajarkan kebaikan, suka menolong, banyak sedekah, rajin beribadah, dan semua perbuatan kebajikan yang lain. Istrinya semakin penasaran dan ingin ketemu langsung dengan yang mengajarkannya. Maka dia pun mencari alamatnya. Gampang dicari tinggal tanya mbah Google saja.

Kalau orang Jawa bilang ‘lha kok ndelalah’; kebetulan di tempat yang ditujunya itu istrinya bertemu dengan kawan sekolahnya dulu, bapak2 yang sudah lebih dulu mengikuti ‘ajaran baru’ ini. Singkat cerita istrinya kemudian akrif di pengajian dan pertemuan yang dilakukan oleh kelompok itu. Isinya baik semua. Bahkan baik banget. Orangnya juga baik-baik. Tidak melakukam kekerasan atau menyakiti orang. Istrinya semakin masuk ke dalam. Saking rajinnya beribadah sholat malam saja diwajibkan dalam kelompok itu. Dari ketiga anaknya dua orang akhirnya ikut masuk juga. Pak Bambang pun semakin binggung.

Setelah lama mulai kelihatan ‘penyimpangan-penyimpangannya’. Kemudian dia tahu syahadat kelompok itu diubah. Sekilas seperti tidak ada yang salah, artinya bener. Beberapa ibadah mulai ada ‘improvisasi’ dan ‘modifikasi’. Ujungnya yang memberi ajaran itu dindeklarasikan sebagai ‘nabi baru’. Pengikutnya banyak, bahkan sempat heboh di Indonesia. Dalam sejarah agama-agama samawi, nabi2 adalah laki-laki, kalau ini nabinya ‘wanita’. Kelompok ini percaya ‘akhir jaman’ sudah dekat, karena itu turunlah ‘nabi yang dijanjikan’ itu.

Kehidupan yang ‘sempurna’ itu akhirnya berubah. Biduk rumah tangganya pecah. Satu anaknya berhasil lepas dan ‘kembali’ ke jalan yang lurus. Mantan istrinya akhirnya menikah dengan laki2, kawan lamanya yang bertemu pertama kali di rumah ‘nabi baru’ itu.

****
Kisah ini dituliskan oleh Pak Bambang dalam sebuah buku. Bukunya belum diterbitkan karena banyak pertimbangan.

Godaan syaitan ternyata tidak hanya yang jahat-jahat saja. Syaitan mengoda dengan yang ‘baik-baik’, bagus-bagus, sholeh-sholeh. Godaan itu dibungkus dengan kebajikan-kebajikan. Namun, semuanya hanya ‘fatamorgana’ saja. Semua kebaikan itu hancur lebur dan tidak berbekas karena satu hal saja: akidahnya menyimpang. Tuhannya bukan Allah SWT, nabinya bukan Nabi Muhammad, dan kitabnya bukan Al Quran. Kasihan.

Software Quran Lengkap, Multiplatform dan Gratis dari King Saud University

Quran Ayat King Saud University Tafsir

Tampilan aplikasi Quran dari King Saud University.

Quran adalah kitab suci orang muslim di seluruh dunia. Membaca Quran setiap hari menjadi wirid harian yang banyak pahalanya. Mempelajari dan mengamalkan Quran adalah keharusan bagi setiap muslim. Di masa sekarang aplikasi Quran menjadi salah satu aplikasi wajib yang diinstall di komputer, PC, laptop, gadget maupun smartphone lainnya. King Saud University mepublikasikan sebuah softwere aplikasi Quran yang lengkap,gratis, mudah digunakan dan sangat bermanfaat bagi kaum muslimin seluruh dunia.

Aplikasi ini adalah apikasi multiplatform, tersedia untuk semua OS (operating system), baik Microsoft Windows, Android, Apple Mac, Symbian dan Blackberry. Intinya apapun perangkat yang Anda pakai bisa mendownload dan menginstall aplikasi Quran ini. Silahkan kunjungi link berikut ini untuk menginstall aplikasi Quran http://quran.ksu.edu.sa/ayat/?l=en.

Tampilan halaman download Ayat Quran King Saud University

Tampilan halaman download Ayat Quran King Saud University

Saya sudah coba install aplikasi ini di HP Smartpone Samsung Galaxy yang pakai Android. Aplikasi berjalan smooth. Sudah instaal di Apple MacBook, iPad dan Iphone. Semua bisa berjalan dengan lancar jaya.

Sebelumnya saya sudah install aplikasi iQuran yang berbayar di Android. Kemudian saya install juga aplikasi ini. Ada beberapa kelebihan aplikasi ini daripada aplikasi Quran yang sudah saya install sebelumnya:

  1. Tampilannya seperti Quran versi cetak. Jadi bisa digunakan untuk tilawah dengan batasan pojok.
  2. Tersedia banyak sekali tilawah Quran yang bisa didownload: Syeih Husary, Syeih Sudais, Syeih Al Ghamdi dan lain-lain. Saya download Syeih Husary, karena bacaan ini mengingatkan saya akan Masjid Fatimatuzzahra.
  3. Tersedia tafsir Quran untuk berbagai bahasa.
  4. Ada fasilitas pengulangan bacaan tilawah. Sangat memudahkan untuk yang sedang menghafal Quran.
  5. Ada fasilitas untuk mengingat hafalan Quran.

Saya sangat merekomendasikan bagi Anda untuk mendownload aplikasi ini di gadget atau komputer Anda.

Semoga, siapa pun yang membuat aplikasi ini, mendapatkan pahala dan barokah dari Allah. Amin.

Cara Penyembelihan Hewan Qurban

Berkurban adalah salah satu sunnah muakad yang dilaksanakan pada hari raya Idhul Qurban. Saya menemukan beberapa video menarik dari YouTube tentang cara-cara penyembelihan hewan Qurban. Video yang paling menarik adalah video dari Sam Kouka. Terus terang, saya penakut dengan darah. Pingin banget mempraktekkan sendiri tapi tidak berani. Silahkan kalau ada yang mau mempraktekkannya. Ada juga video lain yang saya peroleh dari group WA.

Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis

image

Buku kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami

Saya akan kutipkan penggalan cerpen A.A. Navis yg judulnya ‘Robohnya Surau Kami’. Meskipun cerpen ini pertama kali terbit sdh cukup lama (1956), namun isinya masih tetap relevan sampai sekarang. Dikisahkan bahwa H Saleh yang rajin ibadah berdemo kepada Allah karena dimasukkan ke neraka. Mereka tidak terima dimasukkan ke neraka, padahal waktu hidupnya hanya dihabiskan hanya untuk beribadah dan menyembah Allah semata. Berikut cuplikannya:
‘Kalian di dunia tinggal di maja?’ Tanya Tuhan.
‘Kami adalah umat-Mu yang tinggal di Indonesia, Tuhanku.’
O, di negeri yang tanahnya subur itu?’
‘Ya, benarlah itu,Tuhanku.’
‘Tanahnya yang mahakaya raya, penuh oleh logam, minyak, dan berbagai bahan tambang lainnya, bukan?’
‘Benar. Benar. Benar. Tuhan Kami. Itulah negeri kami.’
Mereka mulai menjawab serentak. Karena fajar kegembiraan telah membayang di wajahnya kembali. Dan yakinlah mereka sekarang, bahwa Tuhan telah silap menjatuhkan hukuman kepada mereka itu.
‘Di negeri di mana tanahnya begitu subur, hingga tanaman tumbuh tanpa di tanam?’
‘Benar. Benar. Benar. Itulah negeri kami.’
‘Di negeri, di mana penduduknya sendiri melarat?’
‘Ya. Ya. Ya. Itulah negeri kami.’
‘Negeri yang telah lama diperbudak oleh orang lain.’
‘Ya. Tuhanku. Sungguh terlaknat penjajah itu. Tuhanku.’
‘Dan hasil tanahmu, mereka yang mengeruknya, dan diangkut ke negerinya, bukan?’
‘Benar, Tuhanku. Hingga kami tak mendapat apa-apa lagi. Sungguh laknat mereka itu.’
‘Di negeri yang selalu kacau itu, hingga kamu dengan kamu selalu berkelahi, sedang hasil tanahmu orang lain juga yang mengambilnya, bukan?’
‘Benar, Tuhanku. Tapi bagi kami soal harta benda itu kami tidak mau tahu. Yang penting bagi kami adalah menyembah dan memuji Engkau.’
‘Engkau rela tetap melarat, bukan?’
‘Benar, kami rela sekali, Tuhanku.’
‘Karena kerelaanmu itu, anak cucumu tetap melarat, bukan?’
‘Sungguhpun anak cucu kami melarat, tapi mereka semua pintar mengaji. Kitab-Mu mereka hafal di luar kepala.’
‘Tapi seperti kamu juga, apa yang disebutnya tidak dimasukan ke hatinya, bukan?’
‘Ada, Tuhanku.’
‘Kalau ada, kenapa engkau biarkan mereka melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedangkan harta bendamu kau biarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedangkan aku meyuruh engkau semuanya beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja. Tidak. Kamu semua mesti masuk neraka. Hai, malaikat halaulah mereka ini kembali ke neraka. Letakkan di keraknya!’

Sungguh. Apa yang diceritakan itu memang seperti kenyataan di negeri ini. A.A. Navis berdakwah tanpa perlu menyitir ayat2 dan hadist2. Kata2nya langsung menusuk ke ulu hati, ke jantung bangsa ini.
Mestinya cerpen ini dibaca oleh para pemimpin negeri, para ulama, para ustad, para cerdik cendekia, para ulama, para pejabat, dan rakyat. Khususnya ummat Muslim.

Catatan buku: Hadits Arbain Imam Nawawi

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Jangan anggap remeh buku mungil ini. Meski ukurannya kecil, tapi buku ini adalah salah satu buku luar biasa. Andaikan ada penghargaan tentang buku paling laris sepanjang abad, buku yang dicetak ulang beribu-ribu kali, buku yang paling banyak dibaca, buku yang paling banyak dihafal, buku yang paling mendunia, dan buku yang paling banyak diterjemahkan, buku kecil ini layak mendapatkannya.

Buku kecil karya Imam Nawawi ini adalah salah satu karya monumental beliau. Imam Nawawi menuliskannya pada tahun 6.. H atau …. M. Artinya ditulis ….. tahun yang lalu. 

Hadits-hadits ini dikumpulkan berdasarkan sebuah hadits dari Rasulullah, bahwa Rasulullah bersabda:
“Barang siapa di antara umatku menghafal empat puluh hadits tentang agamanha maka dia akan dibangkiykan Allah pada hari kiamat bersama golongan ahli-ahli figh dan para ulama.”

Banyak ulama-ulama sebelumnya yang mengumpulkan empat puluh hadits. Namun, kita empat puluh hadits Imam Nawawi ini yang paling terkenal dan paling banyak dipelajari oleh Umat Islam di seluruh dunia.

Diceritakan oleh Ustad bahwa ketika memilih hadits-hadits yang akan dimasukkan ke dalam kumpulan hadits ini Imam Nawawi melakukan sholat istikhoroh berkali-kali. Beliau memilih dari ribuan hadist Rasulullah berdasarkan ilmu yang beliau kuasai. Namun, Imam Nawawi tetap ‘berkonsultasi’ kepada Allah untuk diberi petunjuk memilih hadits yang benar. Hadits2 di dalam buku kecil itulah hasilnya. Subhanallah.

Sungguh luar biasa amal jariyah dari Imam Nawawi itu. Pahala amal itu terus mengalir dari dulu hingga sekarang dan mungkin akan terus mengalir sampai hari kiamat nanti.

image

image

Buku kusam ini saja sudah cetakan ke-35..

Catatan buku: Islam dan Kebatinan

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Buku ini salah satu koleksi buku ‘kuno’ yang ada di rak buku kami. Judulnya “Islam dan Kebatinan” karangan Prof. Dr. H. M. Rasjidi. Buku ini ditulis 47 tahun yang lalu. Pertama kali buku ini saya dapatkan ada di tumpukan bawah meja tahu rumahnya Pak Arifin Mukti. Ternyata isinya menarik dan tidak saya dapatkan di buku2 keislaman kontemporer. Lalu, buku ini saya minta bersama dengan beberapa buku kuno yang lain. Isi buku ini menarik karena membahas tentang beberapa aliran kebathinan yang ada di masyarakat dan sebagian “bercampur aduk” dengan Islam.

Realitanya kebathinan memang eksis dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika SMA dulu saya pernah membeli sebuah buku terjemahan dari bahasa jawa. Judulnya: Kitab Gatoloco dan Kitab Darmogandul. Buku itu dijual di toko buku Cahaya yang ada di samping masjid Agung Magelang. Toko buku ini adalah toko buku Islam yang paling besar dan paling lengkap waktu itu. Saya tertarik membelinya karena di pengantarnya tertulis bahwa buku ini menceritakan tentang sejarah masuknya Islam di Indonesia. Bukunya cukup unik, karena dicetak dalam dua bahasa; satu sisi bahasa jawa dan sisi yang lain terjemahannya.

Saya mulai membaca buku itu. Ternyata isinya benar2 diluar dugaan saya. Isi buku itu bukannya tentang cerita sejarah Islam di Indonesia, tapi justru isinya melecehkan ajaran Islam. Saya tidak meneruskan membaca buku itu. Beberapa bulan kemudian saya mendengar di tvri kalau peredaran buku itu dilarang. Saya jadi ingat dan saya cari buku2 itu lagi. Tidak ketemu. Entah saya buang ke mana buku2 itu. Beberapa tahun kemudian baru saya tahu kalau buku itu merupakan salah satu kitabnya orang kebathinan.

Ketika kuliah saya pernah menginap di rumah teman saya di lereng gunung Sumbing. Bapak teman saya memiliki beberapa koleksi buku di ruang tamunya. Iseng2 saya baca satu buku. Saya terkejut ketika membaca isinya; isinya tentang ibadah yang campur2 dan tentang kitab kejadian manusia. Ternyata bapak teman saya adalah penganut aliran kebathinan.

Ketika KKN saya tinggal di desa terpencil di lereng pegunungan Dieng di Kab. Banjarnegara. Warga di desa saya ada dua kelompok penganut agama; Islam dan Hindu. Ternyata; di desa itu atau di kecamatan itu ada juga penganut aliran kebathinan.

Ketika saya menemukan buku ini baru saya memahami jika orang2 tersebut adalah penganut aliran kebathinan atau aliran kepercayaan. Di KTP mereka mungkin saja tertulis Islam, tapi mereka tidak menjalankan syariat Islam. Mereka beribadah denga cara lain. Ya…kebathinan itu.

Budaya manusia akan saling mempengaruhi. Dalam kasus kebathinan ini entah Islam yang mempengaruhi ‘kebathinan’ orang dulu atau justru ‘kebathinan’ yang mengotori ajaran Islam. Sesudah ratusan tahun Islam masuk ke Indonesia, masih ada beberapa kelompok orang Islam yang mencampur adukkan antara ajaran Islam dengan kebathinan. Akan lebih baik jika orang-orang ini mengikuti dan memilih salah satu saja. Dalam Islam, syirik adalah dosa yang tidak terampuni. Saya rasa demikian juga dalam ‘kepercayaan’ lain. Kalau tidak ‘murni’ tidak akan ‘diterima’ amalannya.

Buku karya Prof. Rasjidi ini sangat membantu saya dalam memahami tentang ‘kebathinan’ itu. Untung saja saya tidak melanjutkan sampai selesai ketima membaca kitab Gatoloco dan Darmogandul. Namun, saya kecewa karena kedua buku itu hilang dan tidak pernah saya temukan sampai sekarang.

Salam membaca.

Catatan buku: Buku-buku Panduan Do’a

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Berdoa adalah intinya ibadah. Islam mengajarkan untuk selalu berdoa dalam setiap kesempatan, setiap keadaan, dan setiap waktu. Ibaratnya sejak bangun tidur sampai tidur lagi ada doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah. Sebut saja; doa bangun tidur, doa masuk wc, doa keluar wc, doa berwudhu, doa setelah wudhu, doa keluar rumah, doa berangkat ke masjid, doa masuk ke masjid, doa setelah adzan, doa setelah sholat, doa keluar masjid, doa pagi hari, doa pakai baju, doa berangkat kerja/keluar rumah, doa naik kendaraan, doa mulai kerja, doa mau makan, doa setelah makan, doa sore hari, doa mau tidur, doa ketika mimpi buruk. Masih ada lagi doa-doa untuk keadaan tertentu; doa ketika bersin, doa ketima melihat sesuatu yang mengembirakan, doa ketika hujan, doa ketika mendengar petir, doa menengok orang sakit, doa mohon kesembuhan, doa memohon keturunan yang baik dan masih banyak doa-doa yang lain.

Kita tidak perlu menghafal semua doa-doa itu. Hafalkan saja sesuai kemampuan kita dan amalkan secara rutin dan istiqomah agar kita mendapatkan pahala atas setiap perbuatan kita.

Doa-doa itu ada yang bersumber dari Al Quran dan ada pula yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Karena doa adalah ibadah kita perlu belajar dari sumber-sumber yang terpercaya. Terutama untuk doa-doa yang bersumber dari hadist Rasul.

Kami membeli beberapa buku tentang doa-doa itu. Mulai dari buku yang tipis hingga tebal. Mulai dari buku yang kecil hingga buku yang besar. Kami mencoba menghafal doa-doa itu.

Salah satu koleksi buku tentand berdoa yang bagus menurut saya adalah buku “Kumpulan Doa dalam Al Quran dan Hadist” karya Syech Al Qothoni. Saya pernah ditunjukki oleh ustad versi asli dari buku saku ini. Buku ini telah diterjemahkan dengan ukuran yang sama dengan buku aslinya.

image

Keunggulan buku ini adalah ukurannnya yang kecil sehingga mudah disaku dan dibawa ke mana-mana. Dalil2 yang digunakan shahih dan terpercaya. Penulisnya juga salah satu ulama terkenal yang terpercaya. Isinya lengkap dan hampir meliputi setiap aktivitas seorang muslim.

Jika Anda sedang mencari buku rujukan tentang doa, sebaiknya Anda membeli buku ini. Selamat berdoa dan selamat membaca.