Akhirnya Dapat Approval dari ShutterStock

Lihat galery foto-foto saya di Shutterstock.com ini: Isroi.

Saya suka memotret dari dulu. Hanya suka saja, foto-foto dikumpulin di hardisk, dipamerin di FaceBook, Blog, atau Instagram. Ada sebagian foto-foto yang saya cetak dan dipajang di album foto. Profesor-profesor pembimbing saya dulu saya kasih kenang-kenangan foto-foto ini. Lama-lama foto-foto ini menumpuk di hardisk. Lalu buat apa. Teman saya yang kebetulan juga suka foto-foto memposting sebuah artikel tentang ‘jualan foto on-line di Shutterstock.com. Menarik juga pikir saya. Saya coba ikuti saran-saran dia. Saya membuat akun di Shutterstock, mengisi semua data-datanya dan mulai mengupload beberapa foto.

Eh…lha kok ndelalah semua foto-foto saya ditolak. Padahal foto yang saya upload sudah saya pilih-pilih foto-foto yang terbagus menurut saya. Sempat males upload lagi. Di email penolakannya ada keterangan kalau foto saya tidak mengikuti ‘guide line’ dari Shutterstock. Saya coba baca link ini. Saya coba cermati satu per satu. Lalu saya siapkan beberapa foto lagi dan upload lagi. Setelah sehari lagi, saya dapat email penolakan lagi. Ampun dah….

Kegagalan ini semakin membuat saya penasaran. Masak gagal maning gagal maning. Lalu saya pilih sembarangan foto. Yang penting mengikuti ‘guide line’. Saya coba upload. Tapi akun saya ‘off’. Semprul tenan….

Shutterstock meminta saya untuk memasukkan beberapa data lagi. Termasuk data Kartu Kredit. Gombal tenan. Lha wong saya tidak pernah pakai Kartu Kredit. Kebetulan saya pernah dapat hadiah kartu kredit dari sebuah bank yang belum pernah saya aktifkan dan belum pernah saya pakai. Singkat cerita, saya aktifkan kartu kredit itu dan saya coba untuk login lagi ke Shutterstock. Eh.. data-data saya di-approve dan saya bisa upload foto-foto lagi.

Setelah kegagalan yang bertubi-tubi, saya coba ikuti lagi guide line dari Shutterstock. Saya siapkan satu dua foto. Lalu saya upload.

Eng…ing…eng…. sehari kemudian saya dapat email kalau beberapa foto saya disetujui. Upload lagi….ditolak lagi dan disertai alasan penolakan itu. Saya belajar dari komentar-komentar penolakan ini. Lalu saya bongkar-bongkar lagi file-file foto lama saya. File foto RAW-nya. Lalu saya coba olah ulang dan saya upload lagi.

Sekarang persentase foto saya yang disetujui sudah semakin besar. Saya lebih hati-hati ketika menyiapkan foto sebelum meng-upload foto-foto ini.

Target saya sekarang adalah upload foto sebanyak-banyaknya. Saya bongkar-bongkar file-file lama. Saya mulai memotret-motret lagi objek-objek yang kira-kira bisa dikirim ke Shutterstock. Tapi sekarang saya lebih banyak memotret pakai HP saja. HP sekarang kameranya sudah canggih-canggih, untuk level tertentu tidak kalah dengan kamera DLSR.

Target berikutnya belajar memasarkan foto-foto di Shutterstock. Saya perlu belajar dari orang-orang yang sudah sukses berjualan foto di shutterstock. Pasti ada rahasia-rahasianya dan ada trik-triknya.

Saya tidak punya target muluk-muluk akan tajir dari jualan foto di shutterstock. Laku saja sudah senang. Saya yakin, ini akan bisa menjadi pasif income. Yah… ibaratnya ‘coba-coba’ berhadiah.

***
Saya coba-coba untuk membaca di forum-forum diskusi Shutterstock.com. Cari-cari bagaimana menjual foto dan membaca kisah-kisah sukses fotografer yang mendapat $ dari jualan foto di Shutterstock.com. Alkisah ada satu anggota contributor Shuttersctock yang punya penghasilan sampai ribuan dollar. Tapi, ada rahasinya. Dia menceritakan kalau dia mendapatkannya setelah aktif selama 10 tahun dan mengupload 1500 foto lebih. Nah…loh.. Dia sudah gabung sejak tahun 2015 dan saat saya cek foto di gallerynya sudah mencapai angka 1540.

Sepertinya saya mesti bersabar dan yang penting di tahap awal ini adalah upload-upload, foto lagi, upload lagi foto lagi upload lagi. Begitu seterusnya.

***

Selamat menikmati foto-foto saya. Kalau Anda suka dan membutuhkan silahkan dibeli dari Shutterstock.

Daisy flowers at night

stock photo, shutterstock

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s