Jamur Di Tumpukan TKKS

dsc_2910_bBeberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di salah satu perkebunan sawit di Palembang. Luas kebun sawit itu tidak terlalu luas, kurang lebih sekitar 8000 ha (kebun inti) dan 40000 ha (kebun plasma). Tandan buah segar (TBS) yang dipanen dari kebun tersebut kemudian diolah di pabrik kelapa sawit yang letakknya di salah satu ujung kebun. Kapasitas pengolahan pabrik saat ini kurang lebih 50 ton TBS/jam. Dari pengolahan TBS di hasilkan CPO (crude palm oil), limbah TKKS (tandan kosong kelapa sawit), dan limbah cair. Volume limbah TKKS cukup besar. Dalam satu hari bisa mencapai 150 ton.
Continue reading

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Hama Tikus

Memandulkan Tikus


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


| Perangkap Tikus Sederhana |

Bahan:

1.Umbi gadung KB 1 kg
2.Dedak padi 10 kg
3.Tepung ikan 100 gr
4.Kemiri beberapa biji
5.Air secukupnya


Umbi Gadung Jamu/KB yang sudah siap pakai. Gadung ini biasa dijual di toko-toko jamu tradisional di pasar-pasar P Jawa (jateng & jatim)

Cara Pembuatan:

Umbi gadung dikupas dan dihaluskan bersama kemiri. Kemudian dicampurkan secara merata dengan dedak padi, tepung ikan, dan air hingga menjadi adonan. Adonan tersebut kemudian dibuat pelet kering.

Cara Aplikasi:

Pelet tersebut disebarkan di pamatang sawah, di sarang atau di lubang-lubang tikus.

Catatan: resep di atas jika bahan gadung diganti dengan gadung racun maka dapat digunakan untuk membunuh tikus.

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Walang Sangit, Pengerek Batang, dan Ganjur 3


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


Bahan:

1.Daun mimba 1 genggam
2.Daun mindi 1 genggam
3.Daur sirsak 1 genggam
4.Daun tembakau 1 genggam
5.Cabai merah 1 genggam
6.Umbi gadung racun 1 kepal tangan
7.Garam dapur 150 gr
8.Kapur 500 gr
9.Pupuk kandang 4 kg
10.Air 50 liter

Cara Pembuatan:

Semua bahan direndam dan diaduk-aduk dalam air kemudian dibiarkan selama 2 – 4 minggu. Air rendaman tersebut digunakan sebagai pestisida.

Cara Aplikasi:

Setiap liter air rendaman diencerkan dengan 9 liter air. Larutan kemudian disemprotkan ke seluruh permukaan tanaman.

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Walang Sangit, Pengerek Batang, dan Ganjur 2


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


Bahan:

1.Daun mimba 8 kg
2.Lengkuas 6 kg
3.Sereh 6 kg
4.Sabun colek 20 gr
5.Air 20 liter

Cara Pembuatan:

Daun mimba, lengkuas, dan sereh ditumbuk hingga halus sambil dicampur sabun colek. Ramuan yang telah halus selanjutnya dicampur dengan air 20 liter, diaduk hingga tercampur merata, dan didiamkan selama 24 jam. Larutan selanjutnya disaring dengan kain halus.

Cara Applikasi:

Setiap liter larutan diencerkan dalam tiga liter air. Disemprotkan secara merata ke tanaman padi.

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Walang Sangit, Pengerek Batang, dan Ganjur 1


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati


Bahan:

1. Daun mimba 1 kg
2. Daun mindi 1 kg
3. Sereh 2 batang
4. Bawang putih 10 siung
5. Bawang merah 10 siung
6. Jahe 1 jari jempol
7. Kunyit 1 jari jempol
8. Kencur 1 jari jempol
9. Alkohol 100 cc
10. Cuka 100 cc
11. Air cucian beras 1 liter

Cara Pembuatan:

Daun mimba, daun mindi, bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kunyit, dan sereh ditumbuk hingga halus. Hasil tumbukan bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam air cucian beras yang sudah dicampur dengan alkohol dan cuka. Campuran tersebut dibiarkan selama dua minggu. Kemudian airnya disaring.

Cara Aplikasi:

Setiap 0.25 liter air diencerkan dengan 10 liter air, kemudian disemprotkan ke tanaman padi.

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Wereng 3


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


Bahan:

1. Paitan 2 – 3 batang
2. Air 10 liter
3. Garam dapur 200 gr

Cara Pembuatan:

Seluruh bagian tanaman paitan direndam dalam air selama kurang lebih 2 minggu sampai membusuk. Air rendaman tersebut diambil dan ditaburi dengan garam dapur.

Cara Aplikasi:

Larutan ini tidak perlu diencerkan. Disemprokan secara merata ke bagian bawah batang padi.

Pestisida Nabati : Wereng 2


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


Bahan:

1. Biji mimba 500 gr
2. Alkohol 100cc
3. Air 10 liter

Cara Pembuatan:

Biji mimpa ditumbuk halus, kemudian diaduk dengan 100 cc alkohol. Cairan selanjutnya diencerkan dalam 10 liter air. Larutan diendapkan selama satu malam. Setelah itu larutan disaring dengan kain halus.

Cara Aplikasi:

Larutan ini tidak perlu diencerkan. Larutan disemprotkan ke bagian bawah tanaman padi secara merata.

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Wereng 1


hormon tanaman giberelin auksin sitokininLink terkait:
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


Bahan:

1. Daun sirsak 1 genggam
2. Rimpang Jeringau 1 genggam
3. Bawang putih 20 siung
4. Sabun colek 20 gr
5. Air 20 liter

Cara Pembuatan:

Daun sirsak, rimpang jeringau, dan bawang putih ditumbuk sampai halus, kemudian dicampur dengan sabun colek. Campuran tersebut kemudian direndam dalam air 20 liter selama dua hari. Larutan selanjutnya disaing dengan kain halus.

Cara Aplikasi:

Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 literr air, kemudian disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi.

Keris Seharga Puluhan Juta Rupiah

aku_keris02Keris. Sebenarnya saya tidak terlalu paham dengan senjata warisan nenek moyang orang jawa ini. Sampai suatu ketika aku bertemu dengan salah seorang saudaraku dari solo. Saudaraku ini berprofesi sebagai pedangang keris. Dia menunjukkan padaku sebuah keris yang cukup istimewa. Katanya keris ini harganya sampai puluhan juta rupiah. Weleh-weleh….

Continue reading

Keris Seharga Puluhan Juta Rupiah

keris, jawa, java, solo, senjata, tradisional, sakti, emas, nogosapto

Keris. Sebenarnya saya tidak terlalu paham dengan senjata warisan nenek moyang orang jawa ini. Sampai suatu ketika aku bertemu dengan salah seorang saudaraku dari solo. Saudaraku ini berprofesi sebagai pedangang keris. Dia menunjukkan padaku sebuah keris yang cukup istimewa. Katanya keris ini harganya sampai puluhan juta rupiah. Weleh-weleh….

Keris adalah senyata tradisional dari tanah jawa. Senjata ini dulu sering dipakai oleh para bangsawan kerajaan. Bentuk keris sangat khas, mirip pedang pendek yang tajam di kedua sisinya. Di bagian bawahnya sedikit melebar. Ada keris yang meliuk-liuk bentuknya, atau istilahnya ada luk-nya. Tetapi ada juga yang tidak ada luk-nya. Bagian bawah keris tersebut biasanya diukir membantuk hiasan tertentu. Keris dibuat dari besi campuran yang ditempa berkali-kali. Hasil tempaan ini akan membentuk alur khas sepanjang keris yang disebut pamor. Konon keris ini juga ada ‘isi’-nya. Keris dapat memiliki kesaktian dan dapat memberikan pengaruh pada pemiliknya.

Aku coba mengamati keris tersebut dan mencoba mengetahui kenapa benda ini bisa memiliki harga sampai puluhan juta rupiah.

Panjang keris ini sekitar 40-50 cm. Rangkanya sangat istimewa, karena dibagian mukanya dihias dengan ukiran perak berbentuk bunga-bunga. Di ukiran bunga-bunga tersebut terpasang butiran-butiran berlian. Berliannya warnanya memang tidak putih, tetapi agak sedikit kuning. Meskipun begitu tampak artistik dan indah sekali. Di bagian atas rangka ini juga terdapat logo kerajaan surakarta.

Rangka keris yang sangat artistik. Detail yang indah. Ada logo kerajaan surakarta, kasunanan surokarto.

Detail bagian pangkal keris yang sangat indah.

Ketika keris dibuka dari sarungnya, tampak keindahan yang lebih menajubkan lagi. Bagian tengah keris ini dilapisi emas yang diukir sangat indah. Ukiran berbentuk ular naga. Ekor naga berada di bagian paling ujung dan kepala naganya berada di bagian pangkalnya.

Bagian yang tajam dari keris ini tidak dilapisi emas, sehingga tampak pamor dari keris ini. Besinya tampak hitam kelas, sangat keras, dan pamornya tampak putih memancar dari bawah ke atas sepanjang keris. Bagian hitamnya tampak hitam kelas. Hitam dan keras. Warna ini tampak kontras sekali dengan warna pamornya yang putih.

Perhatikan detail dari keris ini. Tampak keris ini dikerjakan dengan sangat hati-hati dan teliti. Sisik-sisk naga itu tampak rapi dan indah sekali. Demikian juga bagian pangkalnya yang lebih banyak ukirannya. Kepala naganya tampak sedang membuka mulutnya. Konon di beberapa keris, kepala naga ini ada yang diberi butiran mutiara yang cukup besar.

Keris ini berluk-6. Nama-nya keris Nogosapto. Bukan keris nogososro, karena keris nogososro berluk 12. Panjang banget.

Kayu yang digunakan untuk rangka juga spesial. Katanya kayunya khusus didatangkan dari negeri cina, kayu dengan motif seperti ini tidak ada tumbuh di Indonesia.

Menurut saudara saya keris ini harganya masih cukup murah, meskipun harganya sudah mencapai beberapa puluh juta rupiah. Salah satunya karena umur keris ini masih cukup muda, karena dibuat pada jaman kemerdekaan.

Saya kemudian menanyakan beberapa hal yang membuat sebuah keris bisa berharga sangat-sangat mahal. Bahkan katanya ada keris yang harganya sampai ratusan juta rupiah. Pertama, dari umur keris tersebut. Semakin tua, semakin mahal harganya. Ada keris yang dibuat pada jaman kerajaan-kerajaan hindu budha dulu, jaman majapahit, jaman kerajaan mataram, dan lain-lain.

Kemudian kualitas bahan yang digunakan. Keris dibuat dari campuran besi dari bumi dan logam dari meteor. Kedua macam logam ini diditempa berkali-kali. Semakin banyak lipatan tempanya akan semakin bagus kualitasnya. Ada keris yang dibuat beberapa ratus tempaan dan ada yang sampai ribuan. Bisa dibayangkan berapa lama waktu pembuatannya. Lipatan-lipatan ini akan membuat pamor keris lebih memancar.

Paramater lainnya adalah kualitas ukuran dari keris tersebut. Keris yang dikerjakan dengan hati-hati dan oleh empu yang mumpuni akan menghasilkan keris yang berkualitas. Tidak hanya bentuknya yang kokoh tetapi juga indah. Apalagi kalau diberi lapisan emas dan bertatahkan berlian. Harga keris tersebut akan semakin mahal.

Ini cerita tentang keris untuk seni dan budaya, bukan untuk kesaktian dan tuah. Itu cerita lain lagi dan bisa membuat kita jadi sirik. Na’udzubillah.