Tag Archives: Aspergillus

Media untuk Pertumbuhan Jamur: Media Kentang

Media yang paling umum digunakan untuk menumbuhkan jamur/kapang/fungi adalah media PDA (Potato Dextrose Agar). Bahan baku utama media ini adalah ekstrak kentang dengan penambahan sumber karbon berupa dextrose. Saat ini sudah ada media PDA instant dari Merk, tetapi harganya selangit. Terakhir aku beli tahun lalu sudah di atas rp. 1 jt/kg. Membuat PDA sendiri cukup mudah, namun gula dextrose-nya yang harganya juga lumayan mahal. Untuk penggunaan rutin pemakaian PDA cukup memakan biaya.


Continue reading

Advertisements

Fungi (Kapang) Pelarut Fosfat

Pikovskaya, seorang peneliti Rusia, pada tahun 1948 mengisolasi bakteri yang dapat melarutkan fosfat. Bakteri ini kemudian diberi nama bakteri P (Bacillus megaterium var. phosphaticum). Penelitian-penelitian selanjutnya banyak menemukan mikroba pelarut fosfat dari kelompok bakteri, aktinomicetes, dan fungi. Fungi pelarut fosfat yang ditemukan adalah dari genus Aspergillus dan Penicillium. Sedangkan dari bakteri dan aktinomicetes yang dominan melarutkan fosfat dari genus Bacillus, Pseudomonas dan Streptomyces. Daftar fungi yang dilaporkan dapat melarutkan fosfat dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 1. Daftar Fungi Pelarut Fosfat yang Pernah Dilaporkan

Fungi Referensi
Penicillium, Aspergillus Speber, 1959
Acrotecium, Aspergillus, Cephalosporium, Fusarium,
Paecilomyces, Penicillium, Phoma, Rhizoctonia
Subba Rao, 1983
Aspergillus niger, A. candidus, A. flavus, A. ustus,
Cyndrocladium sp, Fusarium solani, F. oxysporum, Gliocladium sp,
Mortierella nana, M. longicollis, Penicillium sp, P. janthinellus,
Pythium iregulose, Rhizoctonia solani, R. praticola, Sclerotium
rolfsii, Trichoderma viridae, Verticillium alba-atrum
Agnihotri, 1970
Aspergillus awamori Goyal, 1983
Cylindrocarpon abtusisporum, Spegazzinia tessarthra,
Scopulariopsis brumtii, Phoma exigua, Eladia roccula, Curvularia
lunata, Myrothecium roridum, Humicola fuscoartra, Robillardo
sessilis, Gliomastrix murorum, Syncepholastrum racemosum,
Peniconia cambrensis, Cladosporium sphaerospermum, Scolecobasidium
viriable
Surange, 1985
Aspergillus, Penicillium, Phialotubus Thomas et al, 1985
A. niger, A. fumigatus, A. regulosus, A. terreus, Penicillium,
Acrophialophora, Alternaria
Tarafdar et al. 1992
P. bilaji Goos et al 1994
A. niger, P. citrinum Omar, 1998
Trichoderma harzianum Rifai Altomare et al, 1999
A. asculeatus Narsian & Patel, 2000
P. variabile P16 Fenice et al, 2000

Continue reading

Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia

Buku Kompos buku pupuk organik granul Banyak orang yang sering salah presepsi dalam menggunakan pupuk kimia, pupuk hayati dan pupuk organik. Pupuk organik dan pupuk hayati seringkali disamakan dengan pupuk kimia. Padahal pupuk-pupuk ini sebenarnya berbeda sama sekali.


Baca juga: Membuat Pupuk Organik Granul | Membuat Pupuk Organik Sendiri |Rahasia Membuat Biofertilizer | Membuat Pupuk Organik Cair (POC) | Membuat Kompos Secara Cepat dengan PROMI | Pupuk Organik Cair (POC) | POC Khusus Jahe |


Download artikel ini versi pdf pdf


Continue reading

Aplikasi Trichoderma harzianum dan Aspergillus sp pada Tanaman


Aplikasi Trichoderma harzianum dan Aspergillus sp pada tanaman dapat meningkatkan pertumbuhan/produktivitas tanaman terutama di tanah-tanah marginal. Itu kesimpulan sementara yang saya peroleh dari beberapa hasil percobaan yang kami lakukan.

Kami memiliki beberapa koleksi fungi unggul. Salah satunya adalah Trichoderma harzianum DT 38. T. harzianum DT 38 ini memiliki beberapa keistimewaan, antara lain yang paling menarik adalah kemampuannya untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Selain daripada itu T. harzianum DT 38 juga dapat digunakan untuk agen pendedali hayati penyakit yang disebabkan oleh Gonoderma. Isolat unggul lainya adalah Aspergillus sp yang merupakan fungi pelarut fosfat. Aspergillus sp ini sudah terbukti dapat melarutkan fosfat dari sumber-sumber yang sukar larut.

Continue reading