Kwei-Nam Hukum, Wan Rosli Wan Daud, dan Amriza Ghazali
Bioresources, 2007, 2, 351-362
Download literatur [Jika muncul halaman iklan, klik iklannya atau klik tombol SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.]
Dalam karya ini kami mengamati karakteristik morfologi dan kimia dari serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang tertinggal setelah dirontokkan buah-buahnya yang digunakan untuk produksi minyak. TKKS dikoyak secara mekanis untuk menghasilkan serat, yang dapat digunakan dalam pembuatan kertas dan papan. Kami menemukan bahwa TKKS memiliki struktur yang unik dengan memiliki beberapa elemen yang berdiameter besar, panjang di wilayah inti mereka, dikelilingi oleh serat vaskular. Mereka memiliki banyak badan silika yang menempel pada permukaannya; lubang-lubang terdapat di bagian bawah. Mineral lainnya juga hadir dalam serat. Pengamatan mikroskopis kami menunjukkan bahwa badan – silika terhubung ke jaringan jalur silikous dalam matriks fibrosa, dan mineral cenderung terkumpul berdekatan dengan badan – silika. Temuan kami dapat berguna dalam menemukan teknik yang cocok untuk pengolahan serat kelapa sawit menjadi produk yang bernilai tambah.
Klik dua kali pada gambar animasi yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.
Ok. Semoga sukses presentasinya.
Klik dua kali pada gambar animasi yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.
Ok. Semoga sukses presentasinya.
Klik dua kali pada gambar animasi yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.
Ok. Semoga sukses presentasinya.
Permasalahan pupuk hampir selalu muncul setiap tahun di negeri ini. Permasalahan tersebut antara lain adalah kelangkaan pupuk di musim tanam, harga pupuk yang cenderung meningkat, beredarnya pupuk palsu, dan beban subsidi pemerintah yang semakin meningkat. Beberapa upaya dan program telah digulirkan oleh pemerintah melalui Departemen Pertanian RI. Sebagai contoh, subsidi pupuk kimia untuk petani, namun implementasi di lapangan masih banyak penyelewengan yang merugikan petani dan pemerintah.
Alternatif pupuk kimia adalah pupuk organik. Petani di dorong untuk menggunakan pupuk organik sebagai penganti/alternatif pupuk kimia. Baru-baru ini Deptan juga mengeluarkan kebijakan untuk memberikan subsidi pupuk organik. Penyediaan pupuk organik diserahkan kepada BUMN atau perusahaan pupuk besar dengan mekanisme penyediaan yang mirip dengan pupuk kimia. Dikawatirkan masalah yang terjadi pada pupuk kimia akan terulang pada penyediaan pupuk organik granul ini apabila masih melibatkan perusahaan-perusahaan pupuk kimia. Beberapa tahun sebelumnya pemerintah juga pernah mengeluarkan program GO ORGANIK 2010, tetapi gaung program ini seperti kurang terdengar.
Praktek pembuantan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor
Penggunaan pupuk kimia secara intensif oleh petani selama beberapa dekade ini menyebabkan petani sangat tergantung pada pupuk kimia. Di sisi lain, penggunaan pupuk kimia juga menyebabkan kesuburan tanah dan kandungan bahan organik tanah menurun. Petani melupakan salah satu sumber daya yang dapat mempertahankan kesuburan dan bahan organik tanah, yaitu: JERAMI. Pemanfaatkan jerami sisa panen padi untuk kompos secara bertahap dapat mengembalikan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas padi.
Diperkirakan kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. Kompos harus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula
Narasi bisa ditambahkan pada presentasi Microsoft Office PowerPoint. Microsoft Office PowerPoint 2007 memiliki fasilitas untuk merekam dan memainkan narasi bersamaan dengan presentasi. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk membuat presentasi yang dijalankan secara langsung tanpa perlu kehadiran kita dihadapan audien. Menambahkan narasi pada Microsoft Office PowerPoint caranya sangat mudah sekali. Agar fasilitas ini dapat berfungsi, sebelumnya Anda harus menyiapkan microphone pada komputer. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Buat presentasi sebaik-baiknya. Jika perlu siapkan pula naskah narasinya. Continue reading →
Waktu presentasi biasanya sudah dibatasi, entah 10 menit, 30 menit, atau satu jam. Apalagi jika presentasi dilakukan bersama-sama dengan pembicara lain, waktu presentasi menjadi lebih terbatas. Ketika menyiapkan sebuah presentasi, kita harus memperhatikan berapa waktu yang diberikan untuk presentasi.
Jumlah slide yang akan dibuat atau banyaknya informasi yang akan diberikan dipengaruhi oleh waktu presentasi tersebut.
Setelah slide presentasi selesai kita buat, sebaiknya kita mencoba dan menghitung waktu presentasi dari slide yang telah kita buat tersebut. Untunglah Microsoft Office PowerPoint menyediakan sebuah fasilitas untuk menghitung waktu presentasi. Fasilitas ini disebut dengan Rehearse Timing. Continue reading →
Saya sempat diminta untuk presentasi tentang pengolahan sampah untuk kompos. Sudah lama sekali dan waktu itu saya belum punya banyak pengalaman. Tetapi ada yang menarik dari presentasi yang saya buat ini, yaitu: ada video sampah dan kompos. Semoga bermanfaat.
Kalau Anda tertarik dengan tulisan di blog ini dan berniat untuk meng-copy-nya serta menyebarluaskannya. Jangan malu-malu, copy aja langsung atau save as lewat menu bar. Boleh diubah, dimodifikasi, dan diperkaya, asal tetap mencantumkan credit-nya dan alamat URL-nya. Diperbolehkan selama untuk tujuan kebaikan, tidak melanggar hukum, norma-norma etika dan kesulilaan, tidak menyinggung SARA, dan BUKAN UNTUK TUJUAN KOMERSIAL. Yang terakhir ini harus bayar Royalti ;). Jika Anda memiliki sesuatu yang ingin ditambahkan, koreksian, komplain, bantahan, protes, gugatan, atau yang lainnya, silahkan masukkan di kolom komentar. Kalau Anda merasa bahwa isi blog bermanfaat, silahkan berbagi dengan yang lain. Silahkan klik icon-icon berbagi yang ada di bawah setiap artikel.