Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia

Buku Kompos Banyak orang yang sering salah presepsi dalam menggunakan pupuk kimia, pupuk hayati dan pupuk organik. Pupuk organik dan pupuk hayati seringkali disamakan dengan pupuk kimia. Padahal pupuk-pupuk ini sebenarnya berbeda sama sekali.


Baca juga: Membuat Pupuk Organik Granul | Membuat Pupuk Organik Sendiri |Rahasia Membuat Biofertilizer | Membuat Pupuk Organik Cair (POC) | Membuat Kompos Secara Cepat dengan PROMI

Download artikel ini versi pdf pdf


Pupuk Kimia

Seperti namanya pupuk kimia adalah pupuk yang dibuat secara kimia atau juga sering disebut dengan pupuk buatan. Pupuk kimia bisa dibedakan menjadi pupuk kimia tunggal dan pupuk kimia majemuk. Pupuk kimia tunggal hanya memiliki satu macam hara, sedangkan pupuk kimia majemuk memiliki kandungan hara lengkap. Pupuk kimia yang sering digunakan antara lain Urea dan ZA untuk hara N; pupuk TSP, DSP, dan SP-26 untuk hara P, Kcl atau MOP untuk hara K. Sedangkan pupuk majemuk biasanya dibuat dengan mencampurkan pupuk-pupuk tunggal. Komposisi haranya bermacam-macam, tergantung produsen dan komoditasnya.

Pupuk Organik

Kompos
Kompos, pupuk organik yang murah dan mudah dibuat. Baca: Membuat Kompos Jerami

animasi tanamanPupuk organik seperti namanya pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik atau alami. Bahan-bahan yang termasuk pupuk organik antara lain adalah pupuk kandang, kompos, kascing, gambut, rumput laut dan guano. Berdasarkan bentuknya pupuk organik dapat dikelompokkan menjadi pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Beberapa orang juga mengkelompokkan pupuk-pupuk yang ditambang seperti dolomit, fosfat alam, kiserit, dan juga abu (yang kaya K) ke dalam golongan pupuk organik. Beberapa pupuk organik yang diolah dipabrik misalnya adalah tepung darah, tepung tulang, dan tepung ikan. Pupuk organik cair antara lain adalah compost tea, ekstrak tumbuh-tumbuhan, cairan fermentasi limbah cair peternakan, fermentasi tumbuhan-tumbuhan, dan lain-lain.

Pupuk organik memiliki kandungan hara yang lengkap. Bahkan di dalam pupuk organik juga terdapat senyawa-senyawa organik lain yang bermanfaat bagi tanaman, seperti asam humik, asam fulvat, dan senyawa-senyawa organik lain. Namun, kandungan hara tersebut rendah. Berdasarkan pengalaman saya, tidak ada pupuk organik yang memiliki kandungan hara tinggi atau menyamai pupuk kimia.

Buku Pupuk Organik GranulOrang sering kali menghitung kebutuhan pupuk organik berdasarkan kandungan haranya saja. Kandungan hara pupuk organik disetarakan dengan kandungan hara dari pupuk kimia yang biasa digunakan. Akibatnya kebutuhan pupuk organik jadi berlipat-lipat dibandingkan dengan dosis pupuk kimia. Sebagai contoh kompos dengan kandungan sebagai berikut: 2.79 % N, 0.52 % P2O5, 2.29 % K2O. Maka dalam 1000 kg (1 ton) kompos akan setara dengan 62 kg Urea, 14.44 kg SP 36, dan 38.17 kg MOP. Cara menghitungnya sebagai berikut:

Hara N =
(%N Kompos x 1000 kg)/%N Urea = (2.79% x 1000 kg)/45% = 62 kg

Hara P=
(%P2O5 kompos x 1000 kg)/%P2O5 SP-36 = (0.52% x 1000 kg)/36% = 14.44 kg

Hara K=
(%K2O kompos x 1000 kg)/%K2O MPO = (2.29% x 1000 kg)/60% = 38.17 kg

Misalkan padi biasanya diberi pupuk kimia dengan dosis 200 kg Urea,100 kg SP-36, dan 150kg MOP/KCl. Agar haranya sama maka kompos yang diperlukan kurang lebih sebanyak 7 ton. Dosis yang besar ini akan berimplikasi langsung terhadap biaya pemupukan. Jika dihitung biaya pemupukan dengan pupuk organik/kompos jauh lebih besar daripada biaya pemupukan dengan pupuk kimia. Belum lagi biaya untuk aplikasi kompos tersebut. Perbandingan biayanya sebagai berikut:

Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa pupuk organik/kompos tidak bisa dihitung berdasarkan unsur haranya saja. Kalau Anda tidak percaya Anda bisa melakukan percobaan sederhana untuk membandingkan kedua pupuk ini. Ambil tanah, sebaiknya gunakan tanah-tanah marjinal. Masukkan ke dalam dua polybag yang ukuran dan isinya sama. Satu polybag diberi kompos dengan dosis 0.5 – 1 kg. Polybag yang lain diberi pupuk kima beberapa sendok. Ya… kira-kira kandungan haranya sebanding. Trus tanam sembarang tanaman, bisa biji cabe, tomat, cay sim, mentimum, atau tanaman-tanaman lainnya. Letakkan di tempat yang sama. Beri perlakuan penyiraman, penyiangan, dan perlakuan lainnya yang sama. Tunggu beberapa lama hingga tanaman tumbuh besar dan menghasilkan. Coba bandingkan, tanaman mana yang lebih bagus hasilnya?


Uji pupuk
Cara sederhana menguji pupuk kimia, pupuk organik, dan pupuk hayati. (A) kontrol, tanpa pemupukan sama sekali. Tanaman terlihat sangat merana. (B) Diberi pupuk kimia, tanaman tetap merana meskipun tumbuh lebih baik. (C) Diberi kompos/pupuk organik. Hasilnya jauh lebih baik. (D) Diberi pupuk organik/kompos dan biofertilizer. Tumbuhnya paling baik.


Saya hampir yakin 90% kalau tanaman yang diberi kompos akan tumbuh lebih baik daripada tanaman yang diberi pupuk kimia, meskipun kandungan haranya sebanding. Pertanyaannya adalah MENGAPA BISA DEMIKIAN????

sampuldepantumbnailOrang sering lupa bahwa selain kandungan hara, pupuk organik juga mengandung senyawa-senyawa organik lain. Meskipun kandungan haranya rendah tetapi kandungan senyawa-senyawa organik di dalam kompos ini memiliki peranan yang lebih penting dari pada peranan hara saja. Misalnya, asam humik dan asam fulvat. Kedua asam ini memiliki peranan seperti hormon yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Kompos diketahui dapat meningkatkan nilai KTK (kapasitas tukar kation) tanah. Artinya tanaman akan lebih mudah menyerap unsur hara. Tanah yang diberi kompos juga menjadi lebih gembur dan aerasi tanah menjadi lebih baik. Tanah yang diberi kompos lebih banyak menyimpan air dan tidak mudah kering. Jika diamati lebih jauh, aktivitas mikroba pada tanah yang diberi kompos akan lebih tinggi daripada tanah yang tidak diberi kompos. Mikroba-mikroba ini memiliki peranan dalam penyerapan unsur hara oleh tanaman. Singkat cerita, kompos dapat memperbaiki sifat kimia, sifat fisik, dan sifat biologi tanah.

Lalu bagaimana menghitung kebutuhan pupuk organik/kompos?

Sampai saat ini saya belum menemukan rumus, baik dari pengalaman saya sendiri atau dari literatur orang lain, untuk menghitung kebutuhan pupuk organik/kompos ini. Kandungan pupuk organik sangat beragam. Karakteristiknya pun bermacam-macam. Sama-sama pupuk kandang, pupuk kandang di P Jawa bisa saja sangat berbeda dengan pupuk kandang di P Sulawesi. Belum lagi hubungannya dengan jenis tanah, iklim, kondisi lingkungan, cara budidaya dan komoditas tanaman yang berbeda-beda. Umumnya dosis pupuk organik/kompos ditentukan secara empirik. Ini adalah hasil penelitian dan ujicoba. Mungkin juga pengalaman lapang petani selama bertahun-tahun.

Pupuk Organik
Contoh pupuk organik berbentuk granul yang ada dipasaran.

Dalam kondisi tertentu, pupuk organik/kompos dapat diberikan tanpa menambahkan pupuk kimia sama sekali. Cara ini dipraktekkan dalam budidaya pertanian organik. Yang lebih sering dilakukan adalah mengkombinasikan antara pupuk organik dengan pupuk kimia. Sebagian kebutuhan hara tanaman disubstitusi antara pupuk kimia dan pupuk organik. Caranya dengan menghitung berapa kombinasi yang paling ekonomis, baik dilihat dari sisi biaya maupun hasilnya. Patokan yang sering dipakai adalah 50% dosis pupuk kimia diganti dengan sejumlah pupuk organik. Dosisnya bisa 1 – 2 kg atau bahkan hingga 30 kg/pokok.

Untuk mendapatkan dosis yang paling tepat dilakukan dengan ujicoba di rumah kaca dan di lapang dalam skala yang cukup luas.


Baca juga: Kompos jerami: murah, mudah, dan cepat | Video Pengomposan Jerami


Pupuk Hayati


Contoh biofertilizer import dalam bentuk cair.


Link terkait: Penjelasan tambahan tentang mikroba untuk memperkaya kompos

animasi mikrobaNama keren pupuk hayati adalah biofertilizer. Ada yang juga menyebutnya pupuk bio. Apapun namanya pupuk hayati bisa diartikan sebagai pupuk yang hidup. Sebenarnya nama pupuk kurang cocok, karena pupuk hayati tidak mengandung hara. Pupuk hayati tidak mengandung N, P, dan K. Kandungan pupuk hayati adalah mikrooganisme yang memiliki peranan positif bagi tanaman. Kelompok mikroba yang sering digunakan adalah mikroba-mikroba yang menambat N dari udara, mikroba yang malarutkan hara (terutama P dan K), mikroba-mikroba yang merangsang pertumbuhan tanaman.

Kelompok mikroba penambat N sudah dikenal dan digunakan sejak lama. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dengan tanaman dan ada juga yang bebas (tidak bersimbiosis). Contoh mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman antara lain adalah Rhizobium sp Sedangkan contoh mikroba penambat N yang tidak bersimbiosis adalah Azosprillium sp dan Azotobacter sp.

rhizobium02
Koloni Rhizobium yang tumbuh dalam media cawan agar.

scan0001b
Rhizobium dilihat di bawah mikroskop dengan pembesaran 30.000x

bintilo1b
Bentuk bintil akar yang terinfeksi Rhizobium.

bintil02
Bintil yang aktif jika dipecah akan berwarna merah darah (kiri), sedangkan bintil yang tidak aktif berwarna pucat (kanan)

Mikroba pelarut P dilaporkan oleh orang Rusia bernama Pikovskaya pada tahun 1948 yaitu Bacillus megatherium var. phosphaticum, dan mulai digunakan sebagai inokulum pertanian sejak tahun 1950-an Beberapa mikroba yang diketahui dapat melarutkan P dari sumber-sumber yang sukar larut ditemukan baik dari kelompok kapang/fungi seperti Penicillium sp dan Aspergillus sp, atau dari kelompok bakteri seperti Bacillus sp dan Pseudomonas sp.

Bakteri Pelarut Fosfat
Bakteri Pelarut Fosfat

Jamur Pelarut fosfat
Jamur/cendawan Pelarut Fosfat

pupuk granul fosfatalam04


Mikroba pelarut fosfat dimanfaatkan untuk memperkaya fosfat alam. Fosfat alam granul di dalam foto di atas sudah diperkaya dengan mikroba pelarut fosfat.

Baca juga: Mikroba Pelarut Fosfat untuk Memenuhi Kebutuhan Pupuk Fosfat


mycorrhizaeMikroba lain yang juga sering digunakan adalah Mikoriza, yang terdiri dari dua kelompok utama yaitu: endomikoriza dan ektomikoriza. Mikoriza bersimbiosis dengan tanaman. Secara mudahnya endomikoriza berarti mikoriza yang ada di dalam dan ektomikoriza adalah mikoriza yang ada di luar. Endomikoriza atau VAM umumnya adalah fungi tingkat rendah sedangkan ektomikoriza adalah jamur tingkat tinggi. Mikroriza memiliki peranan yang cukup komplek. Dia tidak hanya berperan membantu penyerapan hara P, tetapi juga melindungi tanaman dari serangan penyakit dan memberikan nutrisi lain bagi tanaman.

Mikoriza
Mikoriza

Mikroba yang juga sering digunakan sebagai biofertilizer adalah mikroba perangsang pertumbuhan tanaman. Mikroba dari kelompok bakteri sering disebut dengan Plant Growt Promoting Rhizobacteria (PGPR), namun sekarang juga diketahui bahwa ada juga fungi yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Bakteri yang diketahui dapat merangsang pertumbuhan tanaman antara lain adalah Pseudomonas sp,  Azosprillium sp, Sedangkan fungi yang sudah diketahui adalah Trichoderma sp.

Pseudomonas sp
Pseudomonas sp, salah satu bakteri PGPR yang menghasilkan hormon.

Mikroba-mikroba bahan aktif pupuk hayati dikemas dalam bahan pembawa, bisa dalam bentuk cair atau padat. Pupuk hayati juga ada yang hanya terdiri dari satu atau beberapa mikroba saja, tetapi ada juga yang mengklaim terdiri dari bermacam-macam mikroba. Pupuk hayati ini yang kemudian diaplikasikan ke tanaman.

Saat ini dipasaran banyak beredar pupuk hayati. Sebagian mengklaim memiliki kandungan mikroba yang banyak dan lengkap dengan kemampuan luar biasa. Secara pribadi saya tidak percaya dengan biofertilizer yang memiliki banyak mikroba dan efektif di semua tempat, semua komoditas, dan semua kondisi.

Salah satu kelembahan mikroba adalah sangat tergantung dengan banyak hal. Mikroba sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik. Jadi biofertilizer yang cocok di daerah sub tropis belum tentu efektif di daerah tropis. Demikian juga biofertilizer yang efektif di Indonesia bagian barat, belum tentu efektif juga di wilayah Indonesia bagian timur. Mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman lebih spesifik lagi. Misalnya Rhizobium sp yang bersimbiosis dengan kedelai varietas tertentu belum tentu cocok untuk tanaman kacang-kacangan yang lain. Umumnya mikroba yang bersimbiosis berspektrum sempit.

Trend Saat Ini

Pupuk hayati, pupuk organik, dan pupuk kimia adalah jenis pupuk yang tegas perbedaanya. Namun saat ini ada kecenderungan untuk mengkombinasikan jenis-jenis pupuk tersebut. Misalnya ada produk pupuk yang menyebut dirinya pupuk NPK organik. Pupuk ini merupakan pupuk kimia yang dikombinasikan dengan pupuk organik. Ada juga yang menyebut sebagai pupuk bioorganik. Maksudnya adalah kombinasi antara pupuk organik dengan pupuk bio (hayati). Namun masih sedikit atau bahkan tidak ada yang mengkombinasikan pupuk NPK dengan pupuk hayati. Karena umumnya mikroba tidak tahan jika disatukan dengan pupuk kimia dalam konsentrasi tinggi.

Begitu banyak sekali produk-produk pupuk dipasaran. Terserah Anda akan memilih yang mana. Saya sarankan Anda memilik pupuk hayati atau pupuk organik jika memungkinkan. Karena kedua pupuk ini sejauh ini lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Memperkaya Kompos dengan Mikroba buku pupuk organik granul
| Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati | Tata Letak Mesin Pabrik Pupuk Organik | Bagan Pabrik POG | Permentan No. 70/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011 | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011

 



Download buku yang lebih lengkap silahkan klik di sini: Daftar Buku Gratis.

Untuk sementara link-link di bawah ini tidak berfungsi, silahkan gunakan link yang ada di atas.

donwload ebook gratis microbiology

DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.


Artikel ini merupakan salah satu artikel paling sering diakses. Namun, sayangnya ada beberapa oknum yang menjiplak mentah-mentah artikel ini tanpa permisi, tanpa ijin, dan tanpa mencantumkan sumbernya. Lebih menyakitkan lagi, digunakan untuk tujuan komersial. Sangat memalukan dan sangat tidak etis.
Saya membolehkan setiap orang untuk memanfaatkan tulisan ini, memodifikasinya, menyebarluaskannya, dan memperbaikinya. Tetapi dengan beberapa syarat: (1) bukan untuk tujuan komersial, (2) tetap mencantumkan credit dan sumbernya, (3) mencantumkan alamat url/link artikel tersebut.
Saya berharap, semoga tulisan ini banyak memberikan manfaat untuk yang lain. Url asli posting ini adalah : http://isroi.wordpress.com/2008/02/26/pupuk-organik-…an-pupuk-kimia/


About these ads

111 responses to “Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia

  1. Numpang tanya pak. Apakah ada pupuk hayati yang isinya campuran bakteri dan jamur pelarut fosfat? Atau hanya baktei dg bakteri, fungi dengan fungi? Biasanya pupuk hayati fungi dalam bentuk spora atau tubuh buahnya? Terima kasih pak, kapan2 saya tanya lagi yah

  2. Ada pupuk hayati yang berisi campuran bakteri pelarut fosfat dan fungi pelarut fosfat. Contohnya adalah PHE (Pupuk Hayati Emas) yang ditemukan oleh Dr. Didiek Hadjar Goenadi. Mikroba pelarut fosfat yang ada adalah Aspergillus niger dan bakteri pelarut fosfat. Untuk fungi yang umum digunakan adalah spora-nya atau potongan-potongan miseliumnya. Saya belum pernah menemukan biofertilizer yang menggunakan tubuh buahnya.

  3. bobby setiawan

    Pak, kebetulan saya dapat tugas yang membahas tentang pupuk organik. Nah, setelah melakukan wawancara dengan pengusaha pupuk X, saya jadi bingung. Beliau berkata bahwa pupuknya dibuat dengan bahan tinja manusia, sekam bakar dan ampas tebu. Apakah benar, tinja manusia mempunyai zat-zat yang berguna bagi tanah ataupun tanaman yang akan ditanam??
    terima kasih sebelumnya…

  4. Terima kasih telah berkunjung di blog saya.
    Memang benar tinja bisa dibuat menjadi pupuk organik. Tentunya setelah melalui proses dekomposisi. Tinja pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tinja-tinja mamalia yang lain. Tinja atau kotoran binatang, seperti sapi, kambing, ayam, dll, sering di sebut dengan pupuk kandang dan termasuk pupuk organik.
    Semoga bermafaat.

  5. pak saya setuju dengan pendapat bapak tentang pupuk hayati tidak bisa efektif di semua tempat,,mengingat kinerja mikroba dangat tergantung kondisi alam.
    so apa bisa pak kita rekayasa genetik mirkoba dalam pupuk tsb biar bisa survive di mana aja..
    mengingat negri kita alamnya bermacam- macam,,
    matur nuwun

  6. Saya tidak ahli dalam rekayasa genetika mikroba. Pengetahuan saya tentang hal ini sedikit sekali. Secara teori sih mungkin-mungkin saja. Mungkin agak sedikit rumit, pertama kita harus mempelajari mekanisme bertahan hidup dari mikroba terhadap kondisi iklim dan lingkungan yang berbeda-beda. Kemudian mencari gen-gen yang terkait dengan mekanisme bertahan hidup tersebut. Setelah ketemu baru kemudian mengisolasi DNA-nya. Setelah ketemu DNA-nya langkah selanjutnya adalah mengkloning ke mikroba kita. Karena saya bukan ahlinya, saya tidak tahu seberapa rumit dan peluang keberhasilan dari metode ini.

    Namun, ada trik sederhana yang sering dilakukan orang. Biasanya dalam biofertilizer tidak hanya single strain. Tetapi terdiri dari beberapa strain. Misalnya kita memiliki 1 mirkroba yang unggul di daerah sumatera, 1 unggul di daerah kalimantan, 1 unggul di daerah sulawesi yang memiliki kondisi yang berbeda-beda. Buat saja biofertilizer dengan bahan aktif 3 mikroba tersebut. Jika untuk daerah sumatera maka yang berperan adalah mikroba unggul wilayah sumatera, demikian pula untuk daerah-daerah lainnya.

    Cara ini saya rasa lebih sederhana dan lebih mudah dilakukan.
    Demikian, semoga bermanfaaat.

  7. Pak Isroi yth.,
    Saya lagi asyik mengikuti pengetahuan tentang pupuk, lagi ingin masukan dari hal-hal yang mendasar sampai hal-hal yang rumit yang perlu dimengerti. Insya Allah apa telah Bapak tuliskan di blog ini memberikan dan membuka wawasan tentang sains pupuk ini. Semoga perkembangan baru akan terdaftar terus di blog ini di bawah komando Pak Isroi. Satu hal ingin ditanyakani, apakah dapat dihasilkan jenis pupuk universal yang adaptif untuk semua jenis tanaman maupun keadaan tanah mengingat trend teknologi ke depan yang semakin canggih. mungkin kah !
    Akhirul kalam , semoga usaha yang telah dirintis Pak Isroi semakin sukses di masa yang akan datang untuk kemaslahatan kita semua.
    Wassalam,
    Abubakar AR

  8. terima kasih atas informasinya….
    kalo boleh saya katakan, Bapak adalah calon Pembimbing 3 saya.

    Kenalkan saya mahasiswa S1 Program studi Agronomi Faperta Universitas Mataram. Saya ada problem dengan rencana penelitian. Saya punya judul, “PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI BAWANG MERAH PADA PEMUPUKAN ORGANIK SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMULIHAN KONDISI TANAH (perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tahah).
    Penelitian ini bukan tidak mungkin saya lakukan, akan tetapi sepertinya saya tidak punya waktu yang panjang untuk menelitinya karena ada hubungannya dengan jatah masa kuliah.

    Atas alasan di atas, maka saya di tuntuk untuk menspesifikasi ruang kajian yang hendak di teliti. Namun, saya bingung terutama; pertama, terkait dengan jenis pupuk organik yang akan saya aplikasikan ke tanaman dan yang kedua, rasanya saya harus mempersempit pada kategori sifat tanah, karena ada hubungannya dengan parameter-parameter yang saya pikir jumlahnya cukup banyak.

    Sifat yang mana yang harus saya ambil, sifat kimia-kah? sifat fisik-kah? atau sifat biologi-nya?
    Kalau memungkinkan yang ke-tiga-nya dengan memperkecil jumlah parameter pengukuran, maka parameter-parameter apa saja yang paling tepat (yang menjawab kajian penelitian) dalam kaitannya dengan sifat-sifat tanaman bawang merah tersebut?

  9. Terima kasih atas kunjungannya. Tetapi saya tidak tahu apakah saya bisa jadi pembimbing atau tidak. Mungkin jika hanya sekedar diskusi sedikit tentang pupuk organik/kompos, inysa Allah saya akan membantunya.

    Baik. Sebelumnya saya mau tanya, penelitian ini skripsi atau thesis atau desertasi. Kalau sekedar untuk skripsi, saya sarankan tidak perlu terlalu ambisius untuk meneliti sampai dalam sekali. Kecuali jika untuk thesis atau desertasi ya.. harus ada nilai ilmiah yang lebih.

    Kalau dilihat dari judulnya: PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI BAWANG MERAH PADA PEMUPUKAN ORGANIK SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMULIHAN KONDISI TANAH (perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tahan), banyak sekali parameter yang harus diamati.

    Misal:
    PERTUMBUHAN berarti harus mengamati tentang parameter pertumbuhan/agronomi bawang merah (silahkan dicari sendiri ada berapa parameter yang harus diamati)
    HASIL mungkin lebih dekat dengan yield/panen, jadi harus diamati pula bobot panennya. Saya tidak tahu apakah memungkinkan untuk mengamati parameter PERTUMBUHAN dan HASIL dalam satu unit percobaan bawang merah.
    PEMULIHAN KONDISI TANAH, ini yang mungkin agak lebih complicated. Jika kalimatnya demikian ada kesan bahwa tanah dalam konsisi ‘sakit’. Apa parameternya? Trus apa para meter pemulihannya? Belum lagi untuk menjawab pertanyaan, apakah ada korelasi antara PEMULIHAN KONDISI TANAH dengan PERTUMBUHAN DAN HASIL.

    Judul ini rasanya lebih cocok untuk judul desertasi. Ini akan berimplikasi pada metode penelitian yang akan dilakukan. Silahkan didiskusikan dengan pembimbing utamanya.

    Saran saya judulnya sebaiknya lebih disederhanakan agar lebih mudah dilakukan, lebih cepat, dan lebih murah biayanya.

    Saran saya yang lain:
    PUPUK ORGANIK, gunakan pupuk organik yang tersedia melimpah di NTB/sentra pertanian bawang merah setempat. Mungkin pupuk kandang, kompos atau yang lainnya.
    PARAMETER PERTUMBUHAN, saya tidak terlalu paham dengan bawang putih, mungkin saja tinggi tanaman, bobot basah dan bobot kering tanaman, jumlah daun, dll.
    PARAMETER HASIL, bobot panen per ha.
    SIFAT FISIK TANAH DAN SIFAT KIMIA TANAH: porositas, daya serap air, KTK, pH, kandungan bahan organik, Al dapat ditukar, dll.
    SIFAT BIOLOGI TANAH: populasi mikroba tanah dengan menghitung total plate count. metodenya ada di bidang mikrobiologi tanah.

    Perlakuannya bisa dosis pupuk organik, jenis pupuk organik, waktu pemberian, dan lain-lain.

    Demikian, semoga membantu.
    Wassalam,

    Isroi

  10. mau tanya tentang bahan-bahan pembuat pupuk organik, termasuk, mohon dijelaskan bahan-bahan kimia apa saja (secara detail, jenis atau namanya) yang dibutuhkan
    trims

  11. Mas Ardha,
    Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel tersebut, jika pupuk organik bahan-bahanya juga harus organik. Tidak boleh menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan Anda tentang bahan kimia untuk pembuatan pupuk organik.

    Bahan-bahan untuk organik yang sering digunakan adalah:
    - limbah biomassa organik seperti: sampah organik, jerami, dedaunan, TKKS;
    - limbah industri kehutanan, seperti: sisa pengergajian, sisa kayu, sludge pulp, dll;
    - kotoran ternak: seperti: kotoran sapi, kambing, ayam, kencing binatang, dll
    - bahan-bahan organik lainnya: minyak ikan hiu, sari laut (seperti yang di pupuk SAPUTRA)
    - ramuan dari bahan-bahan alami: rempah-rempah, extrak daun-daun tertentu

    Beberapa bahan tersebut harus didekomposis terlebih dahulu. Biasanya dengan cara dikomposkan untuk bahan-bahan padatan atau difermentasikan terlebih dahulu untuk bahan-bahan cair.

    Demikian, semoga bermanfaat.
    isroi

  12. Menarik pupuk-pupukan ini. :) Pupuk organik jadi lebih alami untuk pertumbuhan tanaman dan baik untuk yang makan. Betul gak ?

  13. Betul sekali. Jangan tertipu dengan pupuk kimia.

  14. rekan-rekan sesama bidang tanaman, ada yang bisa beri tahu saya tidak mengenai komposisi pupuk daun hyponex 20:20:20, soalnya yang ada di boksnya hanya komposisi hara makronya saja, sedang hara mikronya tidak disebutkan kadarnya. saya mrmrtlukannya untuk analisis unsur hara pada penelitian saya, mohon bantuannya. jawaban ke : si_achmad@yahoo.co.id. atau ke serj_svesky@yahoo.com
    atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih terima kasih.

  15. Anton Nofrizal

    Pak isroi, saya angat senang sekali menambah pengalaman da pengetahuan di bidang pertanian khususnya pupuk. Kalau bisa saya ingin mendapatkan penjelasan mengenai pupuk.
    Saya mempunyai lahan sawit sekita 8hektar dan memiliki sedikit ternak Sapi. Yang ingin saya tanyakan, adalah bagaimana cara memanfaatkan kotoran sapitersebut supaya bisa menambah hasil produksi buah sawit yang saya punya? Saya ingin memanfaatka kotoran sapi tersebut sebagai pupuk tambahan dari pupuk kimia yang saya peke sekarang.
    Mohon Penjelasannya (b_b4nk@yahoo.com)

    Anton Nofrizal

  16. Sdr. Anton Nofrizal

    Terima kasih atas kunjungannya, semoga banyak memberikan manfaat dan inspirasi buat Anda.
    Memang saat ini harga pupuk semakin mahal dan susah diperoleh lagi. Salah satu solusinya dengan memanfaatkan pupuk organik/kompos/pupuk kandang. Kata orang ‘nafasnya’ kebun sawit ya.. dipupuk itu.
    Anda memiliki kebun seluas 8 ha, kalau rata-rata populasinya 137/ha berarti ada sekitar 1096 pokok. Saya pernah mengaplikasikan kompos rata-rata 60kg per pokok/semester, dengan asumsi ini berarti kebutuhan pupuk organiknya kira-kira 65 ton/semester untuk seluruh tanaman. Ini saja baru bisa mengurangi kebutuhan pupuk kimia sekitar 25%.
    Kalau Anda memiliki beberapa ekor sapi, harus dihitung dulu berapa kotorannya. Setahu saya, sapi biasanya dibiarkan berkeliaran di kebun dan tidak dikandangkan. Ini agak susah menghitung pupuk kandangnya. sebagai gambaran begini, satu ton kotoran sapi basah bisa diperoleh sekitar 300 kg pupuk kandang kering. Agak sedikit susah saya menghitungnya, karena saya tidak punya data jumlah produksi kotoran sapi per ekor per hari. Dari data tersebut bisa sih dihitung perkiraanya.
    Kalau jumlah sapinya sedikit dan pupuk kandang juga sedikit, bisa saja dilakukan pemupukan pupuk kandang secara bertahap. Disebarkan semampunya setiap selang waktu tertentu.
    Cara lain adalah dengan memanfaatkan kotoran sapi tetangga, atau dengan mengomposkan bahan-bahan organik yang banyak tersedia di sekitar kebun. Dengan cara ini, secara perlahan kesuburan tanah dapat meningkat dan pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitas lahan.
    Demikian, semoga membantu.

  17. pak isroi, saya mencoba untuk melakukan penelitian tentang air rendaman teh. mau menanyakan apakah air rendaman teh dapat digunakan sebagai pupuk? dan bagaimana pengaruhnya terhadap tanah atau tanaman jika diaplikasikan pada tanaman. dan kandungannya apa saja?mohon penjelasannya

  18. Terima kasih atas kunjungannya.
    Dulu waktu saya masih kecil, saya senang dengan tanaman. Banyak tetangga yang bilang kalau air teh bisa menyuburkan tanaman. Ini sudah menjadi semacam ‘mitos’. Secara ilmiah saya belum pernah memcobanya. Kalau dilihat dari kandungan teh, rasanya juga tidak ada kandungan hara yang cukup signifikan. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini. Maaf.

  19. Rusdy Kartono

    pak isroi, terima kasih atas informasinya. sekarang ini kami sudah produksi pupuk organik butiran / granul cap traktor cangkol kemasan 50kg/zak
    domisili kota medan.
    tolong di informasikan juga pada rekan sejawat. jika membutuhkan pupuk tersebut silahkan hubungi rusdy kartono 081 163 7769.
    kami juga memproduksi kompos tepung.
    kedua produk kami telah lulus uji lab deptan sumut

    salam sukses

  20. Bicara tentang banyaknya produk pupuk organik dan pupuk hayati, saya jadi bingung, seperti diketahui di pasaran terdapat banyak sekali jumlah dari model pupuk begini (organik dan hayati), saya juga pernah mencoba berbagai macam dan bahkan kenal baik dengan beberapa pembuat pupuknya, tapi yang saya pertanyakan, bagaimana standardisasi pupuk yang baik atau apa saja parameter yang harus diketahui untuk mengetahui bahwa pupuk ini adalah layak digunakan. Misalnya kalo pupuk hayati baiknya yang mengandung mikroorganisme ini dan itu baru bisa dikatakan layak. Tolong saya dibantu untuk mengenali pupuk organik dan hayati yang ‘layak’ daripada saya mencoba-coba sehingga memakan waktu dan biaya, terimakasih.

  21. Mas, saya mau tanya nih kalau tdk salah pupuk organik yg beredar sekarang semuanya menggunakan mikroba ddalam pembuatannya, terus ada tidak batasan penggunaan dlm aplikasi ke tanah bagaimana efek dari mikroorganisme tersebut kalau kita gunakan terus menerus ? dan kalau kita gunakan terus menerus omikroorganisme itu akan bertambah banyak, ada efek negatif tdk thdp lingkungan? dan bagaimana pengendalian mikroorganisme tsb?

  22. Pak Ifan,
    Pupuk mikroba/hayati berbeda dengan pupuk kimia/pupuk organik. Kalau pupuk kimia dan pupuk organik memang ada batas maksimumnya. Artinya kalau kebanyakan justru akan berakibat kurang baik bagi tanaman. Misalnya saja: tanaman kalau dikasih urea terlalu banyak justru akan mati. Demikian pula kalau tanaman langsung di tanam di atas pupuk kandang juga akan mati, atau tanaman langsung disemprot pake pupuk organik cair tanpa pengenceran, biasanya juga akan mati.
    Berbeda dengan pupuk hayati. Dikasih banyak pun tidak apa-apa (tergantung bahan pembawa yang digunakan juga). Pengalaman saya bahkan langsung dari kultur murni tanpa diencerkan juga ngak apa-apa. Tapi ada batas maksimal efek yang dihasilkan. Misalnya, tanaman diberi biofertilizer 10 gr/tanaman hasilnya mungkin saja sama dengan diberi 500 kg/tanaman. Kendalanya adalah masalah biaya dan efektifitas, semakin banyak berarti semakin mahal juga. Makanya biasanya dicari dosis terkecil yang memberikan efek maksimum dan ekonomis.

    Memang benar, dalam kondisi yang optimal, mikroba dapat berkembang biak di dalam tanah. Ini yang kita inginkan. Namun dengan berjalannya waktu, jumlahnya juga akan mencapai titik kesetimbangan dan efeknya biasanya juga mulai menurun. Biofetilizer adalah mikroba yang sudah umum di dalam tanah. Umumnya tidak memberikan efek negatif bagi tanah maupun lingkungan. Bisa saja terjadi perubahan di dalam ekosistemnya, tetapi efeknya sejauh ini tidak berbahaya. Saya belum mendapatkan laporan bahwa penggunaan biofertilizer yang berlebihan memberikan efek negatif bagi tanaman atau lingkungan.

    Mikroba tersebut rasanya tidak perlu dikendalikan. Alam yang akan mengaturnya sendiri.
    Semoga membantu.

  23. pak, saya mau bertanya tentang potensi ampas tebu sebagai pupuk organik, kandungan unsurnya, cara memproses, lalu komoditas yang pas untuk pupuk ampas tebu ini. untuk jawabannya saya ucapkan terimakasih.

  24. Pak Isroi, terimakasih pak atas jawaban di japri-nya. Saya kirim email lagi lho pak…. saya tunggu balasannya lagi…

  25. Mau nanya ni…, Ada bukti perbandingannya tidak? misalnya data uji perbandingan hasil panen antara menggunakan pupuk organik dengan yang lain? atau data perbandingan pertumbuhannya?

  26. Pak Isroi, saya sedang mengolah kompos sampah sayur2an dan menghasilkan air lindi yang saya pakai untuk pupuk cair. Air lindi yang saya simpan di botol beberapa waktu meledak cukup keras sehingga isinya tumpah tinggal 1/3 nya. ( sudah 3 kali terjadi ledakan / letupan yang keras ) Saya mau tanya gas jenis apa yang terjadi didalam penyimpanan air lindi tersebut ? Apakah gas tersebut dapat ditampung dan dicairkan /disuling dan bisa dimanfaatkan ? dan pada suhu berapa agar bisa mencair / menjadi cairan ? Terima kasih.

  27. Malam pak…
    Bukankah pupuk urea itu juga organik pak? Bukankah yang dinamakan organik menurut istilah kimia adl senyawa yang mengandung C, H, O? Berhubung unsur2 tsb terdapat pada mahluk hidup, maka digampangkan saja pupuk organik itu berasal dari mahluk hidup. Di urine dan keringat juga ada urea, di air kelapa juga. Saya kok lebih stuju jika urea, SP dkk diistilahkan sebagai Synthetic fertilizer (pupuk sintetis) dan kompos, pukan dll, kita namai pupuk natural.
    Pak Erwin HP, gas yang ada pada lindi itu methan (hasil sekresi mnethanobacter) dan sisa-sisa CO2 yg brasal dari penguraian zat-zat organik. Kalau mau gak meledak cukup diaerasi aja atau ditambahi asam cuka / asam sitrat (organik kan?).

  28. Terima kasih masukannya. Memang benar urea termasuk bahan organik menurut definisi kimia organik. Istilah yang lebih tepat memang syntehetic fertilizer.

  29. assalamu ‘alaikum pak

    kalo pemupukannya menggunakan vermikompos(kotoran cacing)
    apakah penggunaan biofertilizer masih dibutuhkan?
    kalo masih dibutuhkan, bisa tidak penngunaannya dilakukan bersamaan?

    wassalam

  30. Vermikompos sama seperti kompos yang lain, tetapi dibuat dengan bantuan cacing. Jadi termasuk pupuk organik.
    Untuk penambahan biofertilizer sangat relatif. Tetapi yang jelas pemberian pupuk organik bisa dibarengkan dengan biofertilizer.

  31. Assalammualaikum wr wb..
    Pak Isroi saya seorang mahasiswa yang sedang melakukan isolasi bakteri pelarut fosfat dari rizhosfer mangrove dan ingin mengaplikasikannya dalam bentuk biofiltilizer.
    Yang ingin saya tanyakan…pak dalam pembuatan biofiltilizer umumnya menggunakan medium pembawa apa y?…sehingga dapat disimpan dalam bentuk cair seperti gambar diatas. Atau mungkin ada bentuk lain dari biofiltilizer selain bentuk cair?…Jika iya tolong saya diberitahukan beserta dengan medium pembawanya.
    Terima kasih…^^
    Wassalam

  32. Ass. Pak saya minta informasi mengenai pengendalian dengan pestisida secara kimia hayati yang memiliki potensi ekonomi. apakah perbedaanya dengan pestisida nabati???
    tolong dibalas ke alamat email saya. http://www.rudinyere@yahoo.com

  33. Frenky Handinata

    Pak Isroi, saya mencoba memperkaya kompos dari janjang sawit yang telah matang dengan menambahkan urea kira kira 10 %. tapi keesokan harinya kompos tersebut mengeluarkan bau amoniak. saya pikir ureanya menguap. apakah ada cara untuk mengatasinya. terima kasih

  34. Memang penambahan urea yang terlalu banyak akan menimbulkan bau amoniak karena urea berubah menjadi anomiak (NH3). Salah satu caranya adalah dengan mengurangi konsentrasi urea-nya.
    Kenapa ditambah urea sebanyak itu? Harga urea sekarang kan mahal sekali.
    Untuk pupuk organik, kandungan urea sekitar 2% wajar. Selain itu kalau dicampur langsung ada kemungkinan urea tidak merata, karena bentuknya yang butiran.

    Semoga membantu.

    isroi

  35. Pagi pak isroi…
    Apakah bisa kotoran babi di buat menjadi pupuk kompos ?pa kekurangany dan kelebhanya?mohon blzany ke emaìl saya di colas_pieter@yahoo.co.id.terima kasih

  36. Pada prinsipnya semua bahan organik bisa dijadikan kompos. Terutama kotoran-kotoran binatang dan manusia. Untuk kotoran ini lebih dikenal dengan pupuk kandang. Kotoran babi juga bisa dijadikan kompos. Untuk kelebihan dan kekurangan saya belum tahu, karena selama ini saya belum pernah mengkomposkan kotoran babi. Kebetulan di tempat saya jarang sekali.
    Saya rasa untuk kotoran ini hampir saya dengan kotoran-kotoran binatang yang lain. Memang dimasyarakat ada semacam anggapan kalau kotoran binatang tertentu lebih baik dari yang lain. Misalnya: kotoran kambing katanya lebih baik dari pupuk kandang ayam, atau kencing kelinci yang harganya jadi tinggi.
    Demikian semoga membantu.

    isroi

  37. met siang pak. saya mau tanya, apakah efek bagi tanaman padi yg baru di tanam jika diberikan pupuk kandang kotoran kambing? kapankah sebaiknya pupuk tersebut dipakai? seberapa seringkah? terima kasih.

  38. pak tapi knapa orang jarang yang mau menggunakan pupuk hayati maupun pupuk kompos?
    ataukah ini trend dari jaman revolusi hijau sehingga orang lebih seneng dengan pupuk kimia, pupuk kimia dengan harga berapapun akan tetep diburu beda dengan pupuk organik!
    trus kira2 butuh pupuk organik berapa kilo untuk mengganti pupuk kimia dalam lahan 1 ha dengan tanaman jagung?

  39. klo bisa tolng diblas di email juga? c_prist@yahoo.co.id

  40. Selamat berkunjung di blog saya.
    Pada dasarnya bahan organik mentah tidak bisa digunakan langsung ke tanaman. Karena tanaman tidak bisa menyerap hara yang terikat dalam ikatan organik. Jadi harus diuraikan terlebih dahulu. Bahan organik apa saja, entah itu kotoran hewan, sisa tanaman, atau yang lainnya. Jadi untuk kotoran ternak sebaiknya dikomposkan terlebih dahulu baru dipakai untuk tanaman.
    Penggunaan pupuk organik juga dicampur dengan tanah. Artinya tidak bisa semuanya pake pupuk kandang. Perbandingannya kira-kira 1:3.
    Sekali lagi saya sampaikan penggunaan pupuk organik dan biofertilizer tidak bisa menggunakan pola pikir pupuk kimia. Kalau dihitung berapa kompos yang diperlukan untuk menggantikan pupuk kimia bisa banyak sekali. Sebagai contoh, untuk tanaman padi jika dihitung dengan pola pikir ini kira-kira diperlukan sekitar 21 ton/ha. Ini jelas tidak mungkin. Untuk padi sekitar 5 – 7 ton per ha.
    Saat ini memang jarang petani yang menggunakan kompos, karena mereka sudah didoktrin selam beberapa dekade untuk menggunakan pupuk kimia. Sulit sekali merubah kebiasaan petani dan pola pikir petani ini.

    Semoga bermanfaat.

    isroi

  41. Pak Isroi Yth.
    saya sangat tertarik dengan blog bapak, saya juga sangat tertarik dengan pembuatan pupuk, yang saya mau tanyakan adalah
    bahan apa saja untuk membuat pupuk NPK semi maupun kimia murni dan kira2 bisa di beli dimana ya pak.
    untuk membuat granular bahan perekat yang perlu ditambahkan apa dan berapa % dari jumlah bahan yang digunakan.
    saya punya rock phospat dengan kandungan P205 20%bagaimana cara memisahkan pospat agar bisa murni (membuang residu yang 80%).
    Terimakasih

  42. Pak, terima kasih untuk info perbandingan penggunaan pupuk kimia dan pupuk organic. mungkin akan lebih baik untuk memberikan contoh penggunaan bukan hanya padi, tetapi juga untuk tanaman lain seperti kelapa sawit, coklat, atau industri industri yang saat ini sedang berkembang, karena dengan kondisi ekonomi yang sedang buruk, kebanyakan industri pasti akan beralih kepada pupuk kompos, atau organic.
    Sehingga dapat membantu perkembangan penggunaan pupuk dalam industri perkebunan.
    Oh iyah, saya sangat mendukung perkembangan produksi dan penggunaan pupuk buatan sendiri, atau kalo mungkin menggunakan bibit sendiri….sehingga tidak terlalu tergantung dengan kebutuhan dasar dari modal awal perkebunan.
    Thanks, sukses selalu.

  43. Terima kasih atas sarannya. Insya Allah saya akan menuliskannya.

  44. Terima kasih atas sarannya. Insya Allah akan saya tulis.

  45. Tolong dong cari tau tentang manfaat pupuk…
    tq

  46. Pupuk kan makanannya tanaman, jadi manfaatanya ya.. seperti makanan yang kita makan.

  47. Mas Isroi,

    Mari sama-sama kembangkan pertanian nusantara berbasis organik tentunya dengan pemakaian pupuk organik berkualitas

  48. pak mau tanya, saya sedang penelitian tentang pengaruh pupuk organik terhadap kacang tunggak.. nah pupuknya saya campur ke medium pasir..yang saya tanyakan adakah pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetatif dan produksinya?
    trus saya pake jerami untuk bahan pupuknya, kira kira berapa dosis yang ideal untuk 1 polybagny? mohon bantuannya ya pak soalnya penelitian ini segera akan saya mulai..

  49. Selamat datang di blog saya.

    Jika untuk penelitian, kalau ditanya apakah ada pengaruh atau tidak, jawabnya saya tidak tahu. Bisa ya..bisa tidak. Diketahuinya setelah penelitian dan tergantung pada percobaan yang anda lakukan.

    Pada dasarnya pupuk/pemupukan akan berpengaruh baik pada pertumbuhan vegetatif maupun generatif/produksinya. Sebaiknya anda mengukur parameter-parameter agronomi tersebut. Saya tidak tahu, paramter apa yang biasa digunakn untuk kacang tunggak, mungkin bisa dicari di literatur sebagai panduan awal. Parameter yang sering diamati antara lain adalah produksinya, dalam massa/berat kering. Bisa juga biomassa tanamannya, atau bobot bagian bawah (akar) dan bobot bagian atas (batang dan daun).

    Pupuk organik juga berpengaruh terhadap sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Ini juga berperan dalam peningkatan produksi tanaman. Jika anda menggunakan pasir, saya tidak tahu pengaruhnya.

    Dosis pupuk organik dihitung dengan cara pendekatan di lapangan. Misal, dilapangan biasa digunakan pupuk organik dengan dosis 10 ton/ha, berarti dosis per polybagnya adalah 10/ton dibagi dengan populasi tanaman per ha.

    Semoga membantu.

    isroi

  50. SALAM SUKSES SELALU

    kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, peternakan, tanaman hias menawarkan pupuk hayati dengan merk “MIG” untuk bapak, besar harapan kami untuk sekiranya bapak mau bergabung… dan mensejahterakan petani bersama kami

    Profil Perusahaan

    MIGRO Corp.

    adalah group perusahaan yaitu

    CV. Tani Sukses Sejahtera yang berkedudukan di Bandung dan CV. Sri Putra Bakti yang berkedudukan di Semarang.

    Latar Belakang

    Penggunaan pupuk kimia (anorganik) dalam jangka panjang akan dapat berpengaruh terhadap struktur tanah yang selanjutnya dapat mengurangi kesuburan dan produksi tanaman. Pemupukan anorganik terus menerus akan menyebabkan pengurasan unsur mikro, penurunan produktivitas dan masalah hama penyakit tanaman. Pada kondisi kejenuhan pupuk kimia dan ditambah aplikasi pemakaian pestisida yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan jasad renik , antara lain menekan perkembangan mikroba yang berguna. Permintaan produk-produk pertanian yang aman dikonsumsi semakin meningkat dari tahun ke tahun sejalan dengan meningkatnya pendapatan serta pengetahuan masyarakat akan pentingnya nilai gizi nabati. Oleh karena itu salah satu peneliti utama negara kita tercinta Dr. Lukman Gunarto telah melakukan research yang lama untuk menemukan kombinasi mikroba-mikroba ( AGPI Teknologi ) yang efektif dan berguna mengembalikan kesuburan tanah di Indonesia. Dengan teknologi AGPI generasi ke empat (4G) ini yang dikombinasi dengan teknologi produksi MiG Corp. beliau berharap pupuk hayati produk MiG corp akan semakin effektif dan efisien penggunaan pupuk anorganik yang digunakan (mengurangi beban subsidi pupuk kimia) serta mendapatkan hasil yang optimal dan sehat dikonsumsi. Dan beliau juga berharap dengan harga produk yang wajar, petani dapat meningkat kesejahteraannya seiring meningkatnya permintaan produk-produk pertanian secara global, yang lebih penting lagi produk kami ini dapat turut serta mendukung program pemerintah saat ini yaitu Ketahanan Pangan Nasional

    Visi MIG Corp

    Melalui produk-produk MiG Corp, kami berharap pertanian, perikanan dan peternakan di negara Indonesia tercinta menjadi lebih produktif, efisien dan hasil produknya sehat dikonsumsi.

    Dengan teknologi produksi yang kami kembangkan ini masyarakat petani, petambak dan peternak mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya.

    Misi MiG Corp.

    · Dengan diserapnya produk-produk kami di masyarakat pertanian, pertambakan dan peternakan akan menjadikan negara Indonesia tercinta menjadi negara agraris terkemuka di Dunia.

    · Dengan harga yang wajar, sarana produksi menjadi lebih efisien.

    · Optimalnya hasil produksi, akan meningkatkan pendapatan.

    · Hasil produksi yang sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.

    · Turut serta mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.

  51. lumayan tulisannya, sangat bermanfaat untuk saya

  52. Saya saat ini sedang tertarik dengan masalah sampah. Salah satu upaya mereduksinya dengan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. namun, saya belum mengetahui kandungan unsur hara sampah organik (Sebelum jadi kompos). Apakah bapak sudah pernah melakukan uji lab…sampah organik…klo boleh minta diemailke ref_dayat@Yahoo.com

    Karena backgrnd studi saya planologi saya belum banyak tahu mengenai karakteristik sampah… trm ksh atas kerjasamanya.

  53. Saya saat ini sedang tertarik dengan masalah sampah. Salah satu upaya mereduksinya dengan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. namun, saya belum mengetahui kandungan unsur hara sampah organik (Sebelum jadi kompos). Apakah bapak sudah pernah melakukan uji lab…sampah organik…klo boleh minta diemailke refi_dayat@Yahoo.com

    Karena backgrnd studi saya planologi saya belum banyak tahu mengenai karakteristik sampah… trm ksh atas kerjasamanya.

  54. denger2 ada pupuk pembenah tanah apakah benar?

  55. Memang deptan mengolongkan salah satu jenis pupuk sebagai pembenah tanah. Tetapi saya belum mendapatkan definisi yang jelas tentang pupuk ini.

    isroi

  56. Salam Sejahtera Buat kita semua….

    Pak Isroi yth,

    Saya ingin bertanya mengenai perkembangan pupuk saat ini yg banyak beredar di masyarakat umum, seperti; Pupuk Organik Agro Bos, Golden Harvest buatan China, RI1, JBL, dsb yg membingngungkan saya. Saya masih sangat awam sekali tentang berbagai jenis pupuk yg di tawarkan. Sekiranya ada masukan dari Bapak, mengenai manakah pupuk2 yg baik atau lebih baik digunakan untuk tanaman jenis cengkeh, kelapa sawit, Strawberry, Durian, dan tanaman bunga, dengan melihat kondisi jenis tanah di P. Jawa.

    Saya ucapkan terima kasih atas informasi dan masukannya dari bapak, agar saya lebih yakin dalam menjalankan usaha saya dibidang perkebunan yang hendak saya tekuni.

    Wassalam

    Ahmad Muzaky

  57. shiroku nafisa

    pak, saya tertarik dengan tulisan-tulisan bapak. kebetulan saya sedang mencari sumber untuk laporan PKL saya mengenai pupuk kalsium nitrat. saya sudah browsing internet berkali-kali tapi belum menemukan hasil yang diinginkan. menjelajah buku juga belum dapat hasil. mungkin bapak bisa membantu saya. saya menguji kandungan pupuk kalsium nitrat diantaranya Nitrogen, Kalsium, Klorida, dan air. yang ingin saya tanyakan, bagaimana sih pak proses pembuatan PUPUK KALSIUM NITRAT itu? apa saja keunggulan & kelemahan dibanding pupuk lainnya? dan mengapa ada kandungan klorida disana?
    terimakasih banyak pak atas jawabannya. Saya punya alamat email: assalamatun_nisa@yahoo.co.id. jika bapak tidak keberatan, jawaban bisa dikirim ke alamat tersebut pak.
    semoga bapak makin sukses.

  58. pak isro’i, saya mau tanya ni…
    apa si bedanya pupuk hayati atau biofertilizer dan bioaktivator. EM4 itu termasuk biaktivator atau biofertilizer (pupuk hayati). Apa keduanya juga termasuk pupuk organik? Mohon bantuannya ya pak, karena saya sedang mencari referensi untuk tulisan pembuatan pupuk terutama yang berasal dari limbah peternakan. Tulisan bapak sangat membantu saya dalam penyusunan tulisan tersebut, karena saya juga masih awam mengenai pupuk dan pemupukan.
    Terima kasih sebelumnya yapak.. Semoga sukses selalu…

    • Selamat datang di blog saya, semoga bermanfaat. Pupuk hayati adalah terjemahan dari biofertilizer (bio = hayati, fertilizer = pupuk). Sedangkan bioaktivator ya.. aktivator hayati, bisanya digunakan untuk menyebut aktivator pengomponsan. Sedangkan EM4 setahu saya adalah bioaktivator pengomposan. Kalau anda membaca dengan lebih hati-hati lagi, rasanya bisa membedakan yang namany pupuk organik, pupuk organik adalah pupupk dari bahan-bahan organik. Benda mati bukan hayati. Semoga membantu.
      isroi

  59. buagus banget mas, …. membuka wawasan saya dari dunia laut.

  60. Terima kasih Pak Isroi sdh bagi2 ilmunya.
    Saya ingin tanya, kalau untuk tambak ikan bandeng (air payau/asin) pupuk organik dan pupuk hayati yg bagaimanakah yg cocok untuk merangsang pertumbuhan kelekap sebagai pakan alami bandeng? Apakah EM4 bisa juga merangsang pertumbuhan kelekap?
    Terima kasih banyak sebelumnya.

  61. Pingback: www.joudie.com » Blog Archive » Pupuk ORGANIK, HAYATI, KIMIA

  62. Pak Isroi Yth,

    Saat ini saya banyak berkecimpung didunia komputer, memang pernah ke Agrobisnis jamur merang dan mengalami kekagalan karena faktor minyak tanah langka dan saat itu cuaca kurang mendukung didaerah utara Jawa kira2 10 km dari pantai yang sekitarnya persawahan.

    Nah saat ini saya ada yang menawari bibit pupuk organik cair dalam kemasan botol dengan komposisi AZOTOBACTER SP, AZOSPIRILIUN SP, MYCORRHIZA SP, RHIZOBIUM SP, ASPERGILLIUS SP, LACTOBACILLUS SP, SACCHAROMYCES SP (waduh beda sekali dengan bahasa sehari-hari saya Microsoft, Oracle, Cobol, Unix, MVS).
    Promosinya per kg hasil kompos nya bisa dijual Rp. 1.500,- dengan keuntungan sekitar Rp 250,- dan hasilnya sawah yang diberi pupuk organik itu panennya baik, sayangnya saya belum mendapatkan nilai kwantitatif nya.Sedangkan dari investor sudah ada yang siap mencoba bidang agrobisnis, namun saya belum rekomendasikan sebelum mengetahui lebih jauh. khususnya faktor resiko.

    Kiranya Pak Isroi dapat memberikan pandangan bibit pupuk mikroba tsb.

    Terima kasih infonya

    • Memang mikroba-mikroba yang disebutkan adalah mikroba yang biasa digunakan untuk biofertilizer. Tetapi mikroba itu bukan mikroba dekomposer yang biasa digunakan untuk pembuatan kompos. Namun, saran saya jika menerima penawaran sebaiknya dicoba dulu sebelum diaplikasikan dalam skala besar. Dicoba dengan mengikuti petunjuk dari mereka. Ini untuk membuktikan apakah klaim mereka benar atau tidak. Saya biasanya selalu mencoba dulu, meskipun sudah ada data-data dari mereka.
      Kompos umumnya dijual dengan harga yang murah sekali. Di tingkat produsen harganya rasanya tidak lebih dari Rp. 300/kg. Jika sudah diperkaya dengan mikroba memang bisa naik harganya. Memang tidak ada patokan harga yang pasti, setiap produsen boleh saja mematok harganya sendiri-sendiri. Memang nanti pada akhirnya pasar yang akan menentukan. Keuntungan yang ditawarkan 16% sudah cukup wajar saya rasa.
      Semoga bermanfaat.

      isroi

  63. Ass.
    Saya ingin membuat pupuk dengan menggunakan dekomposer. Apakah jenis dekomposer yg saat ini cepat untuk menguraikan seresah maupun limbah perkebunan?
    Saat ini banyak limbah perkebunan seperti sawit maupun karet sehingga saya tertarik untuk memanfaatkannya
    Wass

    • Wassalamu’alaikum wr wb.
      saya banyak menulis tentang pengomposan limbah perkebunan. Silahkan cari di kotak pencarian dengan kata kunci kompos. Semoga bermanfaat.

      isroi

  64. Rahmat Sadi Sargani

    Semakin banyak WEB yang membahas pupuk organik semakin baik, termasuk ISRIO terimakasih telah memberikan informasinya.
    Selamat & Bravo -

  65. Ass.
    Pak isroi.mohon informasi untuk mendapatkan jamur mikoriza. Saya ingin penelitian tentang mikoriza tetapi tidak tahu dimana saya bisa mendapatkan mikorozanya. Apakah dijual bebas?? Mohon informasi dimana bisa saya membeli??
    Wass

    • Saya tidak tahu dengan bahan-bahan yang Anda tambahkan, dan informasinya terlalu sedikit. Mungkin saja terbentuk asam, karena kalau pH tidak optimun, atau suhunya tidak optimum, yeast bisa juga membentuk asam. Coba cari diliteratur ada kok yang menjelaskan tentang hal ini.

  66. Pak Isroi, mohon sarannya untuk cara yang sangat sederhana memperbanyak mikroorganisme komposer agar biakannya murni, apakah mungkin hal itu tanpa alat-alat yang mahal. Kalaupun tidak mungkin murni, apakah mikroorganisme yang tidak diharapkan dapat mendominasi.
    saya sering membaca pembuatan yogurt yang hanya didihkan, kemudian ditunggu suhu turun sampai optimum bagi pertumbuhan bakteri (40oC) dan tanam yogurt yang ada di pasaran sebagai starter.
    apakah cara ini hanya untuk bakteri asam laktat saja?

    • Memang menumbuhkan mikroba ada yang mudah dan ada yang sulit. Contoh yang mudah, ya..membuat tape, tempe, kecap, atau ciu, termasuk yogurt. Mereka memanfaatkan aktivitas mikroba. Untuk membuat ciu, misalnya tidak perlu ditambah apa-apa. Dibiarkan saja juga jadi ciu, karena memang dialam sudah ada mikroba yang akan merubah gula menjadi alkohol. Dengan sedikit pengaturan, mikroba ini bisa tumbuh dengan baik. Untuk dekomposer ada juga, istilahnya adalah MOL (mikroorganisme lokal). Ada orang yang mengunakan pelepah daun pisang, ada juga yang menanam nasi basi di tanah, lalu setelah beberapa hari nasi itu digunakan untuk pengomposan. Ada yang menggunakan garam saja, jerami disiram air garam lalu dibiarkan saja sampai jadi kompos. Ada yang pake bekicot dicacah, lalu digunakan untuk pengomposan. Banyak cara sudah dilakukan orang. Namun, cara ini kadang-kadang tidak berhasil di tempat yang berbeda-beda. Beberapa petani mengembangkan cara mereka sendiri untuk mempercepat proses pengomposan.

  67. Pingback: Rhizobium Sahabat Kacang-kacangan « isroi

  68. salam kenal pak isroi
    saya mau tanya kl rhizhobium yang ada pada bintil akar kacang kacangan itu bisa diserap sama akar tumbuhan lain tidak, seperti akar tanaman cabe? terus kalau daun daun yg termasuk tumbuhan kacang kacangan bagus tidak kalau dibuat pukuk kompos/bokashi atau pupuk cair, apakah kl dari tanaman tersebut bisa menghasilkan kadar N yg lebih tinggi?

    terimakasih

    • Yang diserap bukan bintil akarnya, tetapi hara N yang telah ditambat oleh rhizobium. Memang tanaman/daun tanaman kacang-kacangan sangat bagus untuk dibuat kompos, salah satunya karena kandungan N-nya yang tinggi. Tetapi tinggi ini relatif untuk tanaman, jangan dibayangkan bisa setinggi pupuk kimia kandungan N-nya. Semoga membantu.

  69. Pingback: Membuat Pupuk Organik Granul « isroi

  70. Ass. Saya sangat berterimakasih dengan tulisan bapak sehingga pemahaman tentang pupuk organik terlebih hayati sangat bermanfaat sekali.Mengingat mulai banyaknya produk pupuk hayati sehingga kadang dilapangan sering petani bertanya karena mereka baca tidak ada kandungan unsur haranya apakah akan mampu membuat tanaman mereka bagus ini karena pemahaman tentang kerja pupuk hayati tdk mereka mengerti dan sayangnya kadang krn kurang pemahaman tersebut mereka tetap membeli karena sistem pemasarannya yg membuat mereka membeli, bagi mereka pupuk organik yg ada unsur hara yg besarnya sesuai kriteria ppk organik itu reaksinya ke tanaman kadang mereka sangsikan, maklum pak maunya minum obat sekarang besok harus sembuh artinya aplikasi hari ini seminggu harus keliatan pengaruhnya???
    Pak Isroi, apakah asam asam organik bekerja efektif di tanah Gambut (masam)? karena kalau ditanah mineral atau marginal reaksi humat vulpat serta asam2 organik sepertinya kok lebih bagus? terimakasih pak,semoga tulisan bapak memberikan bnyk pencerahan bagi saya dan pembaca yg lain.

  71. Reaksi di tanah gambut kan sudah masam, kalau ditambah asam ya…tidak ada pengaruhnya. Yang sering dilakukan adalah dengan menambahkan basa (kaptan) agar pH-nya meningkat. Asam-asam organik/ asam humat memang digunakan untuk tanah-tanah marjinal.

  72. Yth.Bpk Isroi
    Mohon pencerahanya, apa yang di maksud dengan meningkatkan kadar posphat sebagai p2o5 dengan metode kalsinasi?
    Terimakasih semoga pencerahan bapak dapat membawa manfaat untuk kita semua

  73. pagy pak

    mo nanya nech mengenai proses katalisator pada pembuatan pupuk kimia 2h gimana y, Pak

    terima kasih

  74. Dear Pak, Isroi,

    Mohon bantuan informasi, untuk bahan-bahan tambahan pembuatan pupuk organik (granular) berapa persentasenya :
    Dolomit, Zeolit, dan bahan perekatnya untuk membuat granular dari bahan apa?

    Terima kasih.

  75. Pingback: Pabrik Pupuk Organik 2 « isroi

  76. dimana kami bisa mendapatkan bibit mikroba AZOTOBACTER SP, AZOSPIRILIUN SP, MYCORRHIZA SP, RHIZOBIUM SP, ASPERGILLIUS SP, LACTOBACILLUS SP, SACCHAROMYCES SP dan berapa harganya? hub 08133626118 terima kasih

  77. assalamu’alaikum…
    salam kenal mas
    alamsyah

  78. Ass Wr Wb,
    Mas Isroi yang baik saya mohon penjelasan tentang pembuatan pupuk organik berbahan dasar limbah Bioethanol tetes tebu

    Wass,

    Raksa

  79. Pak saya mau bertanya tentang Aplikasi asam hufat dan fulvat pada kompos.
    Itu bagaimana ya penjelasannya terhadap tanaman mentimun??
    terimakasih sebelumnya

  80. Ass wr wb

    denagn segala hormat
    Mas Isro saya mohon informasi kalo mau beli bakteri biofertilizer di mana ya..? mohon infonya

    terimakasih

    Hormat saya
    badrudin
    081578737504

  81. Ass Wr Wb,
    maaf bila tulisan saya kurang jelas(maklum saya bekerja dipengecoran logam), kalau limbah bioethnol namanya Vinasse, maksud saya apakah Vinasse bisa diolah menjadi pupuk? kalau bisa bagaimana cara pengolahannya?

    Wass,

    Raksa

    • Ada beberapa orang yang menginformasikan ke saya kalau vinase bisa dibuat pupuk organik cair. Tetapi saya sendiri belum membuatnya. Jadi saya belum berani menuliskan tentang hal itu.
      Dalam waktu dekat saya ingin berkunjung ke sebuah pabrik etanol/spirtus di jawa. Coba saya cari informasi tentang hal ini dan insya allah akan saya posting.

  82. Pingback: Praktek Membuat Pupuk Organik Granul « isroi

  83. Pingback: Beberapa Mesin untuk Membuat Tepung Bahan Organik « isroi

  84. Assalamualaikum WrWb
    Disebutkan biakan mikroba dalam bentuk cair hanya akan bertahan dalam beberapa bulan. Tetapi pada kenyataannya banyak produk dalam bentuk cair yang berdaya simpan (katanya) bertahun-tahun. Apakah ada cara atau metoda tertentu sehingga cairan biakan mikroba tersebut bisa bertahan lama dalam wadah botol tertutup?
    Terima kasih atas tanggapannya,salut utk situs ini yang ikut mencerdaskan bangsa kita.

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    • Assalamu’alaikum wr wb.
      Kalau ada produk mikroba yang bisa disimpan dalam waktu bertahun-tahun kok rasanya mustahil bin mustahal. Paling cuma satu tahun atau ada yang setengah tahun saja.
      Memang banyak produk-produk yang beredar dalam bentuk cair, tetapi saya sendiri belum tahu bagaimana cara mempertahankan aktivitas mikroba tetap tinggi dalam waktu cukup lama. Mungkin ini ‘rahasia perusahaan’.
      Terima kasih.
      Wassalam.
      isroi

  85. nurul hidayati

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bapak, saya nurul dari jurusan Biologi,IPB.saya dibimbing oleh bapak Hamim. saya sedang menulis skripsi sekarang. tentang penyimpanan pupuk biologi (Biofertilizer). apakah bapak ada literatur tentang penyimpanan Biofertilizer? mohon infonya. terimakasih.

    • Memang zulit sekali cari literatur untuk topik yang satu ini. Tetapi rasanya saya pernah baca di salah satu artikel yang nulis orang UGM, cuma lupa judulnya. Sudah lama sekali. Tetapi coba cari di perpusnya BPBPI, mungkin ada tulisan Pak Didiek HG tentang hal ini. Coba tanyakan ke petugas perpustnya. Semoga membantu.
      Salam untuk Pak Hamim.
      isroi

  86. Bill Wantono

    apa sih bahan bahan kimia dari pupuk pupuk? saya ada project nih…

  87. ass.wr.wb pa isroi kalo bekas sampah yg ada di tpa2 disetiap kota itu ada 2 sistim yaitu sanitari landfile [sampah ditutup pake tanah ] dan bulk [dibuang langsung dan diratakan pake buldozer aja ]kalo untuk dijadikan kompos yang bagus yang mana nih karena 2 [dua ] sistem itu beda c/n rasio dan c/n organicnya mohon jawabannya trims ya pak isroi

    • Perbedaan rasio C/N mungkin sedikit tergantung pada sistemnya. Jika umurnya cukup rasanya rasio C/N sama saja. Tumpukan sampah yang sudah lebih dari 2 tahun rasio C/N-nya sudah cukup rendah dan bisa langsung dipakai menjadi pupuk organik.

  88. sinthya pertiwi

    senang sekali membaca artikel yang bapak buat. menambah informasi mengenai biofertiliser. yang ingin saya tanyakan adalah apakah bapak mengatahui mengenai kandungan mikoroba apa saja yangterdapat dalam biofertiliser MIZA Plus karena saya membelinya tapi tidak ada kadar kandungan mikrobanya

    • Miza plus isinya kalau tidak salah adalah mikoriza, bakteri pelarut fosfat, dan PGPR. Coba tanyakan ke Dr. Happy Widiastuti atau Bp. Suharyanto, inventor Miza Plus, agar lebih jelas dan lengkap.

  89. Asslm…
    bpk yg baek hati… sy dpt tgs untuk analisa kandungan pupuk organik, spt pupuk kompos dkk….
    bpk bs bantu sy g… bwt ngasi prosedur pengujiannya???
    makasih….

    • Sudah ada SNI-nya dan ada prosesudur untuk uji-nya. Silahkan cari di situsnya BSN dan cari SNI tentang pupuk organik atau uji standard pupuk organik. Semoga membantu.

  90. Bagaimana hasilnya bila semua dikombinasi pak, pupuk anorganik, organik, dan biofertilizer?
    Kalau kombinasi pupuk anorganik dengan biofertilizer, kira2 bagaimana hasilnya pak?

    • Sesuai keperluan saja, Pak. Saya rasa tidak ada pupuk super yang bisa untuk biofertilizer, untuk fertilizer, dan untuk pupuk organik sekaligus. Dalam beberapa hal, beberapa biofertilizer tidak dapat digabungkan dengan pupuk kimia. Kalau kombinasi pupuk organik dengan biofertilizer sudah banyak yang menerapkannya. Saya lihat ditoko pertanian ada yang menawarkan produk seperti ini. Tetapi saya juga belum tahu efektivitasnya. Belum sempat mencoba. Semoga bermanfaat.

  91. ass….
    pak tolong kasih tahu saya kandungan pupuk apa saja pada bawan merah dan kebutuhannya tiap Ha berapa. terimakasih.

  92. Bawang merah memang bisa digunakan sebagai pupuk organik, tetapi bukan sebagai sumber hara utama.

  93. Salam sejahtera
    Saya petani di Banyuwangi, merasa curiga dengan lahan tani saya. Produksi padi saya cenderung menurun dari pada bertahan. Dan Saya mulai interest dengan pupuik organik. Seorang teman memberi saran untuk membuat pupuk peram-an, yaitu feses sapi (5 kg) dan pupuk organik cair 2 lt (kata label: berperan meningkatkan kinerja mikroba dlm menselaraskan kesuburan tanah dan memacu hijau daun untuk produktifitas fotosistesis) dan air 100 lt. Kemudian diaerasi selama 1 minggu. Setelah itu larutan peraman tadi ditambahkan air dan disemprotkan ke lahan sawah.
    Mohon pendapat Bapak, teknologi pertanian macam apakah saran teman tersebut, dan apakah ada kajian teorinya. Mohon pencerahannya.
    Terima kasih sebelumnya.

    • Selamat berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat.
      Saya rasa apa yang anda maksudkan adalah salah satu cara pembuatan pupuk organik cair. Memang ada kecendrungan terjadi penurunan daya dukung tanah. Salah satu cirinya adalah produksi terus menurun, meskipun pupuknya diberi lebih banyak. Penggunaan pupuk organik memang bisa membantu untuk meningkatkan daya dukung tanah ini. Pupuk organik yang saya maksud di sini pupuk organik padat, bukan pupuk organik cair.
      Saya belum pernah mencoba cara yang Anda sebutkan di atas, tetapi dicoba saja dalam skala terbatas, kalau terbukti baru diperluas aplikasinya. Dan silahkan di-share di blog ini.
      Saran saya yang lain, mulai digunakan pupuk organik padat yang dikombinasikan dengan pupuk kimia. Misalnya dengan kompos jerami, pupuk kandang, atau yang lainnya. Pupuk organik ini akan menambah kandungan bahan organik tanah dan memperbaiki kondisi tanah.
      Silahkan dipertimbangkan dari sisi ekonominya.
      Semoga bermanfaat.