Category Archives: Limbah Perkebunan

Kompos limbah perkebunan

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches

Slide Presentasi; Teknologi Produksi Pupuk Organik dari Limbah Agroindustri

Teknologi Produksi Pupuk Organik dari Limbah Agroindustri

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches – International Symposium on Integrated Biorefinery (ISIBio)

My poster presentation for International Symposium on Integrated Biorefinery (ISIBio), Sept 17tg, 2015, Bogor, Indonesia. Please, visit their official website http://symposium-biorefinery.org/home.html.

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches

Tubuh Silika (Silica Bodies), salah satu keunikan tandan kosong kelapa sawit

tandan kosong kelapa sawit

Serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) diselimuti oleh tubuh silika (silica bodies).

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) jika dicacah-cacah akan menghasilkan serabut seperti serabut kelapa. Jika di lihat di bawah mikroskop, serabut-serabut kelapa sawit ini seperti ditempeli dengan paku-paku yang menyelimuti seluruh permukaan serabut TKKS tersebut. Bentuk-bentuk seperti mata paku ini adalah tubuh silika (silica bodies). Tubuh silika ini adalah pelindung. Tubuh silika ini juga yang menyebabkan pisau mesin cacah tankos sawit cepat aus. Apalagi kalau tidak dibuat dari baja yang kuat.

tubuh silika tandan kosong kelapa sawit

Serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) diselimuti oleh tubuh silika (silica bodies).

Selulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) volumenya luar biasa besarnya di Indonesia. TKKS bisa dimanfaatkan untuk bermacam-macam produk, tidak hanya sekedar kompos saja. Salah satu langkah awal pemanfaatan TKKS adalah mengekstrak selulosa.

Beberapa tahun yang lalu, saya sudah bisa membuat pulp dari TKKS. Prosesnya dengan sedikit memodifikasi teknik yang banyak dipakai di industri pulp. Saya juga mencoba membuat pulp dengan memanfaatkan jamur.

image

Pulp dari tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)

Continue reading

Pembuatan Kompos Sisa Pangkasan Pelepah Sawit dengan Promi

kompos pelepah sawit promi

Sisa pangkasan pelepah yang bisa dimanfaatkan untuk bahan pengomposan dengan menggunakan aktivator Promi.

Salah satu limbah biomassa yang banyak terdapat di kebun sawit adalah sisa pangkasan pelepah sawit. Pelepah sawit yang sudah tua dan menguning akan dipangkas dan ditumpuk di kebun sawit. Sisa pangkasan ini hanya dibiarkan saja dan tidak dimanfaatkan. Sisa pangkasan pelepah sawit bisa dibuat kompos dan digunakan untuk memupuk tanaman sawit. Pengomposan pelepah sawit dengan Promi sangat sederhana dan mudah dilakukan. Berikut ini adalah cara pengomposan pelepah sawit dengan menggunakan Promi yang dilakukan oleh Bp. Cut Zaini di Aceh. Bapak Cut Zaini memiliki kebun sawit seluas 40 ha dan sudah berumur kurang lebih 15 tahun dan ada juga yang masih TBM. Dalam pengomposan ini Bapak Cut Zaini juga menggunakan kotoran sapi, karena kebetulan harga kotoran sapi di tempat tersebut sangat murah dan tersedia melimpah. Pengomposan pelepah sawit bisa dilakukan tanpa menggunakan kotoran sapi, namun jika ada bahan tambahan seperti kotoran sapi akan lebih baik.

Cara pengomposan pelepah sawit mirip dengan cara pengomposan jerami (baca di sini: Kompos Jerami). Peralatan yang diperlukan untuk pengomposan pelepah sawit:

  1. Parang
  2. Cetakan bambu, ukuran 2m x 1m x 1 m yang bisa dipasang dan dilepas
  3. Ember atau drum volume 150 liter
  4. Gayung
  5. Cangkul atau garpu
  6. tali untuk mengikat
  7. plastik mulsa atau terpal untuk menutup kompos

kompos pelepah sawit promi

Persiapan cetakan dan bahan-bahan pengomposan pelepah sawit.


Continue reading

Pelatihan Limbah Pertanian, Pasar dan Industri Berbasis Bioteknologi

Media Tanam Jahe: Abu dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit

kompos tandan kosong kelapa sawit

Kompos tandan koson kelapa sawit


Melanjutkan lagi tentang bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai media tanam untuk jahe, terutama bahan-bahan alami yang mengandung ‘gizi’ K alias pottasium yang tinggi. Sebelumnya saya sudah menceritakan tentang coco peat sebagai media tanam jahe yang kaya K (Bacaa di sini: coco peat). (Silahkan baca dulu: Pola dan Kebutuhan Makan (pupuk) Tanaman Jahe). Bahan alami yang juga kaya akan kandungan K adalah tandan kosong kelapa sawit. Indonesia adalah negera produsen sawit terbesar dan memiliki kebun sawit terluas di dunia. Artinya, ada banyak sekali sumber tandan kosong kelapa sawit. Melimpah ruah di pabrik-pabrik kelapa sawit.

tandan koson kelapa sawit

Tandan kosong kelapa sawit

tkks utuh

Tandan koson kelapa sawit

Tandan kosong kelapa sawit atau TKKS atau sering disebut juga tankos kaya akan kandungan ‘gizi’ K. Berikut ini adalah kandungan hara tanaman tkks segar: 0,54% N total, 0,06% P, 2,03% K, dan 0,19% Mg (Sumber: Heriansyah).

Namun, bahan organik segar seperti tankos kurang baik jika langsung digunakan sebagai media tanam. TKKS perlu dikomposkan terlebih dahulu dengan menggunakan Promi. Promi bisa digunakan untuk pembuatan kompos dari bahan organik apa saja, termasuk TKKS dengan waktu yang singkat dan tanpa membutuhkan bahan tambahan.

Kompos TKKS

kompos tkks kaya K

Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawwit

Kompos tkks juga kaya akan K. Kandungan hara kompos TKKS adalah sebagai berikut: 1.45% N, 2,9% K, 0,25% Mg, dan 0,37% Ca. Kandungan N-nya meningkat daripada tkks segar, tetapi kompos tkks lebih baik daripada tkk segar.

Kompos TKKS mudah diperoleh di daerah-daerah sentra kelapa sawit, seperti di P Sumatera, sebagian Kalimantan dan sulawesi. Kalau di P jawa memang sangat jarang pabrik dan kebun kelapa sawit. Hanya di jawa Barat dan Banten saja yang ada Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Abu TKKS

abu tankos janjang tkks yang kaya akan K

Abu tankos (tkks) yang kaya akan unsur K

Jaman dulu tkks lebih banyak dibakar di pabrik-pabrik sawit. Janjang segar dimasukkan ke dalam acinerator/tungku dan dibakar sampai jadi abu. Karena bahan asalnya kaya akan K, abu tkks juga kaya dengan unsur K. Di jurnal terbitan PPKS Medan yang pernah saya baca, kandungan K di dalam abu tkks sampai 27-30%. Kandungan ini sangat tinggi sekali. Namun, K di dalam abu berada dalam bentuk oksida yang tidak mudah tersedia bagi tanaman. Abu tankos juga mengandung ‘gizi’ mikro yang lain seperti: Mg, Zn, dan Fe. Hara mikro ini juga diperlukan oleh tanaman jahe.

Abu tankos sudah lama digunakan sebagai pupuk di perkebunan sawit atau perkebunan lain yang membutuhkan unsur K yang tinggi. Tanaman jahe juga sangat membutuhkan K yang tinggi, karena itu menurut saya abu janjang sawit cocok digunakan sebagai salam satu bahan untuk media penanaman jahe. Abu janjang juga bereaksi basa, jadi perlu diperehatikan rasio pemakaiannya, jika terlalu tinggi bisa kurang bagus untuk tanaman.